Top Stories

Grid List

DBFMRadio.id : Banjarmasin- Sebagian besar wilayah yang terdampak banjir di Kalimantan Selatan sudah mulai surut, sehingga berapa daerah saat ini fokus pada pembersihan sisa banjir, dan selesai pembersihan diharapkan pengungsi dapat kembali ke rumahnya masing-masing.

 

Komandan Korem (Danrem) 101/Antasari Kolonel Inf Firmansyah mengatakan, untuk kebutuhan korban banjir pun berubah dari makanan siap saji dari dapur umum, beralih ke sembako.

"Sebelumnya lebih banyak kepada makanan siap saji, namun  sekarang sudah mulai beralih kepada sembako yang akan mereka oleh sendiri. Kemudian juga akan terjadi perubahan kebutuhan nanti lebih banyak kepada pelayanan kesehatan bagi masyarakat yang terdampak." kata Firmansyah dalam virtual konferensi pers yang disiarkan akun Facebook BNPB, Jum'at (22/1/2021).

Sementara untuk bantuan kemanusiaan dari Mabes TNI Angkatan Darat berupa Kapal ADRI 50 telah tiba di pelabuhan Trisakti, Banjarmasin kemarin pada 17.25 WITA, dan sudah sudah bongkar untuk selanjutnya akan dibangun dapur lapangan.

"Dapur lapangan ini dibangun untuk membantu masyarakat terdampak, bantuan kesehatan dan bantuan pembangunan jembatan, apabila masih ada jembatan yang putus, kemudian sudah tiba bantuan kemanusiaan dari Kepala Staff Angkatan Udara, dan juga sudah bongkar di lanud Syamsudin Noor." terang Kolonel Inf Firmansyah.

Sementara Pj Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Kalsel, Roy Rizali Anwar mengatakan, untuk kebutuhan dasar untuk lansia wanita dan anak-anak yang sangat dibutuhkan saat ini, berdasarkan laporan dari Kabupaten terdampak, juga minta distribusi BBM, untuk daerah yang transportasi nya terputus. "beberapa laporan dari kabupaten kota yang memang membutuhkan distribusi BBM di beberapa lokasi yang terputus akibat dari jembatan yang putus, juga sekarang sedang terjadi antrian di SPBU yang bisa beroperasi." Jelas Roy Rizali Anwar. Selanjutnya, untuk jaringan listrik, beberapa gardu induk PLN masih di lakukan pemadaman, sehingga beberapa wilayah terdampak masih belum bisa menikmati penerangan. "Karena kondisi air yang masih tinggi, kemudian ada beberapa lokasi gardu induk belum bisa diperbaiki, akses ke lokasi terputus." Kata Sekda lagi.(db-facebookbnpb-aap).

DBFMRadio.id : Jakarta - Menyikapi kasus aktif COVID-19 terbaru, pemerintah melalui Kementerian Kesehatan melakukan intervensi pelayanan kesehatan guna meningkatkan pelayanan dan kapasitas tempat tidur bagi pasien COVID-19.

Strategi ini menjadi salah satu langkah tanggap untuk mengupayakan pasien mendapat perawatan dengan baik sembari berupaya menurunkan penularan COVID-19 dengan memperketat protokol kesehatan 3M dan meningkatkan 3T serta membatasi aktivitas publik dengan kebijakan PSBB hingga 8 Februari 2021, termasuk di Kabupaten Tangerang.

Sejak Maret 2020 hingga saat ini total terkonfirmasi kasus positif Covid 19 Kabupaten Tangerang ada 6.085 orang, dari 80.000 lebih swab test, 5.672 dinyatakan sembuh.

"Dan kami masih merawat kurang lebih sekitar 329 pasien positif dan baik dirawat di rumah singgah maupun dirawat dirumah sakit pemerintah maupun swasta aja di Kabupaten Tangerang dan juga ya sedang melakukan isolasi Mandiri " jelas Bupati Tangerang Ahmad Zaki Iskandar pada Dialog “Kesiapan Rumah Sakit Tangani Pasien COVID-19, Kesehatan Pulih Ekonomi Bangkit KPCPEN, Jumat, (22 /1/2021).

Dari total 6.085 kasus positif, lanjut Achmad Zaki, 2,2% atau 134 meninggal. Hal ini memang tidak sudah diprediksi, dari efek libur Nataru.

"Memang kalau melihat tren di bulan Januari ini memang kami sudah prediksi akan terjadi peningkatan yang sangat luar biasa karena libur akhir tahun kemarin baik Natal maupun atau baru. Walaupun kita sudah melakukan himbauan secara masif tentang tidak adanya libur dan juga tidak berpergian di hari-hari tersebut" terang Bupati.

Sementara dalam 2 minggu terakhir, peningkatannya sangat signifikan, pada 1 Januari kasus positif ada 302, sedangkan hari ini (22/1/2021) ada 329 kasus.

Demikian pula yang dirawat. Untuk kapasitas tempat tidur, setiap bulan selalu update dengan 3 Rumah Sakit Umum Kabupaten Tangerang dan dan 23 Rumah Sakit swasta yang ada di sekitar wilayah kabupaten Tangerang.

Siapkan 3 Tower Pademangan.

Pada forum yang sama, Komandan Lapangan RSDC Wisma Atlet, Kol Laut (K) dr RM Tjahja Nurrobi MKes Sp.OT menjelaskan, terkait efek samping libur panjang Nataru, RSDC juga sudah mengantisipasinya.

"Pada bulan Desember kita sudah melakukan upaya-upaya diantaranya menambah jumlah kapasitas tempat tidur sekarang kita mempunyai 94 Intermediate Care Unit (IMCU), 27 HCU dan 12 Intensive Care Unit (ICU). Jumlah ini akan bisa kita tingkatkan lagi melihat situasi ke depan ini kalau melihat grafiknya ada kecenderungan tetap naik." kata dr. Nurrobi.

Nurrobi menambahkan, kapasitas Wisma atlet atlet, saat ini sudah melebihi 80%, bahkan tadi malam menerima 350 kasus baru dan yang pulang 185, dan apabila ini terus meningkat telah disiapkan Wisma Atlet di Pademangan ada 3 tower, yaitu Tower 8, 9 sab 10 .

"Kita juga sudah siapkan seperti tempat tidur pasien termasuk di Pademangan Kemudian untuk personil nakes ini tetap kita mintakan dari Kementerian Kesehatan untuk menambah dan saat ini jumlah personil yang ada di Wisma Atlet itu sekitar 2.600 dari 2.300 yang medis dan 300 non medis" tukas dr. RM Tjahja Nurrobi.(db-kpcpen-aap).

DBFMRadio : Kalianda - Bupati Lampung Selatan, H. Nanang Ermanto menerima audiensi Dewan Perwakilan Cabang (DPC) Pemuda Batak Bersatu (PBB) Lampung Selatan, Kamis (21/1/2021), di Aula sebuku rumah dinas bupati setempat.

Audiensi tersebut berkenaan dengan rencana pelaksanaan Deklarasi Pelantikan Pengurus DPC PBB Lampung Selatan pada bulan Maret mendatang.

Ketua DPC PBB Lampung Selatan, Asiholan Silalahi, mengatakan saat ini organisasi tersebut tengah bergerak membantu masyarakat terutama dalam bidang sosial.

"Kami (DPC PBB Lampung Selatan ; red) bergeraknya dibidang sosial, dengan swadaya, bergotong royong, supaya organisasi batak ini dapat bergerak sesuai dengan visi misi," ungkapnya.

Oleh karena itu, Asiholan berharap, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan dapat turut membantu dan memberikan dukungan moral dan moril terkait dengan program DPC PBB Lampung Selatan.

Sementara, Bupati Nanang Ermanto mengatakan, terkait dengan pelaksanaan Deklarasi Pelantikan Pengurus DPC PBB Lampung Selatan pada bulan Maret mendatang, pihaknya masih akan melihat kondisi penyebaran Covid-19 di wilayahnya.

"Saat ini kita masih berada di zona merah Covid-19, konsenterasi menjadikan zona hijau, kita sudah keluar maklumat tidak bisa berkerumun," ujarnya.

Bupati Nanang Ermanto juga mengatakan, pihaknya akan mendukung keberadaan dan rencana deklarasi DPC PBB Lampung Selatan.

Dengan adanya DPC PBB di Lampung Selatan, Bupati Nanang berharap, dapat turut berkontribusi terhadap pelaksanaan pembangunan dan dapat bergerak ditengah masyarakat.

"Saya minta PBB juga ikut mensosialisasikan dan mendisiplinkan masyarakat untuk menjalankan prokes, sehingga kita dapat keluar dari zona merah ini," ujarnya lebih lanjut. (db/ptm-aap).

DBFMRadio : Kalianda - Wakil Kepala Kepolisian Daerah (Wakapolda) Lampung, Brigjen Pol Drs. Subiyanto, bersilaturahmi dengan Bupati Lampung Selatan, H. Nanang Ermanto, di Rumah dinas bupati setempat, Rabu (20/1/2020), didampingi Kepala Kepolisian Resor (Kapolres), AKBP Zaky Alkazar Nasution, SH, S.IK, MH., dan disambut anggota Forkopimda Lampung Selatan.

Ditemui usai pertemuan itu, Bupati Nanang Ermanto mengatakan, kegiatan kunjungan itu dalam rangka mempererat tali silaturahmi antara Pemerintah Daerah dengan Wakapolda Lampung serta sejumlah anggota Forkopimda lainnya.

"Kunjungan kerja polres dan pemerintah daerah aja, untuk saling silaturahim Wakapolda ke rumah dinas dan Forkopimda di Lampung Selatan," ungkapnya kepada Dbfm Radio.

Dalam kunjungan singkat ini, kata Bupati Nanang, Wakapolda juga turut meminta kepada jajaran Pemkab Lampung Selatan agar dapat bekerja sama dalam menuntaskan laju penyebaran Covid-19.

"Kita ditekankan oleh pak Waka, bahwa Covid-19 ini, sama-sama kita untuk turun dari tingkat desa sampai ke kecamatan dan provinsi," jelasnya.

Salah satu upaya yang dilakukan dalam menuntaskan permasalahan Covid-19 ini, kata Nanang, dengan memberikan edukasi kepada masyarakat, terkait kesadaran masyarakat dalam mendisiplinkan prilaku 3M.

"Kita edukasi, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk sama-sama sadar dengan 3M, kita sendiri mengumpulkan seluruh kepala desa untuk membangkitkan kembali gugus tugas Covid-19 di desa," jelasnya lebih lanjut.

Diketahui, Kunjungan Wakapolda Lampung ke Lampung Selatan itu dalam rangka ramah tamah bersama jajaran Forkopimda di Polres Lampung Selatan. (db/ptm-aap).

DBFMradio.id : Jakarta- Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat, hingga Senin (18/1) telah terjadi 31 kali gempa dengan Magnitudo 5.9 dan 6.2 serta 4.2 dirasakan di Mamuju.

Untuk memantau lebih jauh tentang gempa, BMKG juga telah memasang perangkat informasi diseminasi di Posko Penanggulangan Bencana sehingga Satgas PB Mamuju dan Majene yang ada di Posko dapat menerima informasi sesegera mungkin

"Kami telah memasang perangkat informasi diseminasi di Posko Penanggulangan Bencana sehingga Satgas PB Mamuju dan Majene yang ada di Posko dapat menerima informasi sesegera mungkin, kurang lebih dalam waktu sekitar 2-3 menit" jelas Kepala Pusat Seismologi Teknik BMKG - Rahmat Triyono, pada video perss conference langsung dari Posko Penanganan Darurat Gempa Bumi Sulawesi Barat di Kompleks kantor Gubernur Sulbar, Senin (18/1/2021).

Setelah kejadian gempa, lanjut Rahmat Triyono, bisa dihitung dan diharapkan dapat menjadi acuan masyarakat di Mamuju dan sekitarnya dalam memperoleh informasi, misalnya gempa tidak potensi tsunami sehingga tidak membuat keresahan yang lebih pada masyarakat di Mamuju.

Rahmat Triyono juga memahami, setiap kali kejadian bencana seperti ini bisa saja terjadi informasi simpang siur yang akan menimbulkan keresahan pada masyarakat. Untukdiketahui, gempa Mamuju dan Majene, sangat berbeda dengan gempa Palu, karena aktivitas pergerakan sesar antara Mamuju dan Palu sangat berbeda.

"Gempa Palu pergerakan sesarnya kurang lebih sekitar 35 mm/tahun sementara di Mamuju dan Majene mungkin sekitar 10- 15 mm/tahun." rinci Rahmat Triyono.

Sementara Deputi pencegahan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Dedi Kurniawan mengatakan, dalam penanganan gempa Sulawesi Barat ini BNPB bersama dengan Kementerian lembaga terkait seperti Kementerian Sosial, Kementerian Kesehatan, Kementerian PU PR, BMKG dan Komisi Perlidungan Anak Indonesia (KPAI) Kementerian Pendidikan Nasional serta Basarnas TNI dan Polri.

"Kami semuanya datang untuk mendukung apa yang terjadi di Sulawesi Barat Kami juga mengkoordinasikan berbagai elemen masyarakat termasuk relawan dari seluruh Indonesia yang saat ini kami himpun dalam satu koordinasi Desk Relawan, ada sekitar 33 organisasi relawan yang sudah hadir di Sulawesi Barat dari berbagai tempat di Indonesia" rinci Dedi Kurniawan.

Analisis di Media, Jadi Berita Hoax di Sosial Media.

Sedangkan Karo Ops Polda Sulawesi Barat, Kombespol Muhammad saw  Helmi mengatakan, gempa Sulawesi barat ini, terjadi dua gempa yaitu pada tanggal 14 Januari sore, kemudian di tanggal 15 pagi dini hari yang kekuatannya lebih besar daripada hari sebelumnya.

Dengan adanya dua kejadian yang berturut-turut ini kemudian muncul analisa-analisa di media atau bahkan juga berkembang kemudian menjadi Berita Hoax di sosial media.

"Hal ini menyebabkan masyarakat Mamuju banyak terpengaruh dengan informasi tersebut ini kemudian juga yang memperlambat pemulihan atau normalisasi kehidupan masyarakat di Sulawesi Barat. Kami melihat sampai dengan hari ini ke 3,  kegiatan perekonomian masih belum berjalan." Jelas Kombespol Helmi.

Belum pulihnya perekonomian di Mamuju dan Majene, lanjutnya akan menimbulkan persoalan tersendiri sebab masyarakat harus memenuhi kebutuhan hidupnya. Oleh karenanya, Polda Sulbar mengupayakan untuk pengusaha ritel yang berada di Sulawesi Barat untuk bisa kembali segera memulai aktivitasnya dan hari ini sudah ada 2 unit toko Alfamidi yang telah beroperasi.

"Kami Juga masih tunggu manajemen alfamaret harapan kami tentunya dengan operasionalnya ke 2 unit toko ini ya bisa membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari" harapnya.

BNPB Terus Lakukan Pendistribusian Logistik

Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Dr. Raditya Jati dalam keterangan pers yang diterima dbfmradio.id Selasa (19/1/2021) mengatakan, BNPB terus melakukan pendistribusian bantuan pascagempa M6,2 di Sulbar dengan rincian Rapid Test Antigen (SD Biosensor) sebanyak 1.000 test, tenda keluarga 17 unit, selimut 19 lembar, light tower 1 unit, genset 5 KVA 1 unit, kasur lipat Florence 20 pcs, velbed 20 unit, tenda pengungsi 2 unit, tenda pengungsi 5 unit, tenda keluarga 10 unit, selimut 250 lembar, kasur lipat 100 pcs, matras 200 pcs, sarung 250 lembar, sleeping bag 50 pcs, tenda indomaret 20 set dan tenda gulung 200 lembar.

Disamping itu, lanjut Raditya Jati, BNPB telah melakukan pendistribusian bantuan logistik pascagempa M6,2 yang terjadi di Provinsi Sulawesi Barat dalam beberapa tahap atau sortie pada Senin (18/1) melalui udara menggunakan helikopter.

"BNPB mengirimkan bantuan sortie kedua yang terdiri dari 4 set tenda isolasi, 8 set tenda pengungsi, 22 paket lauk pauk, 9 paket makanan siap saji, 30 paket makanan tambahan gizi, 37.000 pcs masker kain dan 60 dus mie sagu." terang dia.

Selanjutnya bantuan sortie ketiga via Palu terdiri dari 4 set tenda isolasi, 16 box tenda pengungsi, 22 koli lauk pauk, 9 koli makanan siap saji, 30 koli makanan tambahan gizi, 37 koli masker dan 60 box mie sagu. Kemudian bantuan sortie ketiga via Mamuju terdiri dari 4 set tenda isolasi, 30 koli genset, 5 koli lampu, 20 koli velbed, 20 koli lauk pauk, 30 koli makanan siap saji, 20 koli makanan tambahan gizi, 40 koli masker, 2 box antigen dan 20 koli mie sagu.(db-kapusdatinbnpb-aap).

DBFMradio.id : Kalianda -Perkembangan Kasus Covid 19 Kabupaten Lampung Selatan periode tgl 18 Maret 2020 sd 18 Januari 2021, ada penambahan 12 pasien konfirmasi baru dan, 1 Kasus Meninggal.

Plt. Kepala Dinas Kesehatan Lampung Selatan, Eka Riantinawati, dalam keterangan tertulis yang diterima dbfmradio.id menyebut Ke 12 pasien konfirmasi baru tersebut terdiri Pasien Nomor 527, (Tn). PS, (47), warga Sukanegara Kec. Tanjung Bintang, Merupakan kasus baru, tidak ada riwayat perjalanan luar daerah Bergejala, saat ini isolasi di RS Swasta Wilayah Kota Bandar Lampung Kemudian Pasien Nomor 528, Tn. HS, usia 29 thn, warga Sindang Sari Kec. Tanjung Bintang.

"Ke 12 nya merupakan kasus baru, tidak ada riwayat perjalanan luar daerah Bergejala, saat ini isolasi di RS Pemerintah dan swasta di Kota Bandar Lampung" tulis Eka Riantinawati, Selasa (19/1/2021).

Selanjutnya, Pasien Nomor 529, Tn. D, (59) warga Sukanegara Kec. Tanjung Bintang, Pasien Nomor 530, Tn. OA, (22), warga Sukanegara Kec. Tanjung Bintang. Pasien Nomor 531, Ny. MS, (26), warga Sabahbalau Kec. Tanjung Bintang. Kemudian Pasien Nomor 532, Ny. K, (54), warga Sukanegara Kec. Tanjung Bintang, Pasien Nomor 533, Ny. FK, (40) warga Way Galih Kec. Tanjung Bintang. Pasien Nomor 534, Ny. W, (41), warga Lematang Kec. Tanjung Bintang, bergejala, saat ini isolasi di RS Swasta Wilayah Kabupaten Lampung Selatan.

"Pasien Nomor 535, Ny. WT, usia 34 thn, warga Merak Batin Kec. Natar, Merupakan kasus baru, tidak ada riwayat perjalanan luar daerah. Bergejala, saat ini isolasi mandiri di rumah" terus Eka Riantinawati.

Sementara Pasien Nomor 536, Tn. EA, (25) warga Hajimena dan Pasien Nomor 537, Tn. NP, (32) keduanya warga Rejosari Kec. Natar, kasus baru, tidak ada riwayat perjalanan luar daerah dan tidak bergejala, saat ini isolasi mandiri di rumah.

Selanjutnya Pasien Nomor 538, Tn. S, (46), warga Margolestari Kec. Jati Agung, Merupakan kasus baru, tidak ada riwayat perjalanan luar daerah, bergejala, saat ini isolasi di RS Swasta Wilayah Kabupaten Lampung Selatan.

Untuk Kasus Meninggal, lanjut Eka Riantinawati, Pasien Nomor 527, Tn. PS, (47), warga Sukanegara Kec. Tanjung Bintang, merupakan kasus baru, tidak ada riwayat perjalanan luar daerah. Tanggal 30 Desember 2020, Pasien Mengeluh demam, mual, muntah, sesak nafas. Tanggal 2 Januari 2021, dirawat di RS Swasta di Wilayah Kota Bandar Lampung Tanggal 2 Januari 2021 dilakukan pemeriksaan swab 1 dan tanggal 3 Januari 2021, Pasien Meninggal Dunia.

"Keluarga Menolak Pemulasaran Jenazah dan Pemakaman secara Protokol Covid 19 Tanggal 6 Januari 2021 Hasil Lab Terkonfirmasi Positif" tutup Eka Riantinawati.(db-rill-aap).

DBFMRadio.id : Kalianda - Komunitas Triton Indonesia lakukan offroad di berbagai wisata pantai yang ada di wilayah Kabupaten Lampung Selatan, Minggu (9/8/2020).

Pada event pertama di Lampung Selatan ini, rute perjalanan yang dilalui yakni dimulai dengan start di depan Kantor Bupati setempat lalu mengelilingi daerah pesisir Rajabasa, melewati pantai Kedu, Batu Rame, serta pantai Masin.

Komunitas yang dibentuk pada 18 Januari 2018 ini, sudah banyak melakukan offroad diberbagai wilayah di Indonesia, Mulai dari Pangedangan BSD, Hambalang, Sukawarna, Cikole, serta Tawangmangu.

Ketua Umum Komunitas Triton Indonesia, Edo Hernanda menjelaskan bahwa selain untuk mempererat tali persaudaraan antar anggota komunitas, diselenggarakannya offroad ini juga untuk memperkenalkan berbagai wisata yang ada di Indonesia.

"Kalo untuk Offroad udah banyak, setiap seminggu atau dua minggu sekali pasti kami selenggarakan," jelasnya.

Tak hanya itu, Komunitas Triton Indonesia juga melakukan aksi Baksi Sosial untuk membantu masyarakat, serta tergabung dalam IMI Rescue, Jakarta 4×4 Rescue. Sebuah organisasi yang bergerak dibidang kemanusiaan. Juga tergabung dalam IAS (Indonesia Automotive Society) yang merupakan perhimpunan komunitas otomotif.

"Kami (Triton Indonesia) juga turut membantu untuk musibah yang ada di Indonesia, Covid-19 kemarin kami juga ikut membantu, Alhamdulillah kami juga membantu Panti Asuhan, Panti Jompo, Masjid Serta Yayasan Pesantren," ungkapnya lebih lanjut.

Sementara, Sekretaris Jendral (Sekjen) Komunitas Triton Indonesia, Ibnu Sujadi, mengatakan memilih rute ini, karena Kalianda merupakan 0 Kilometer Sumatera, yang perlu di eksplore wisata baharinya.

"Karena merupakan 0 Kilometer sumatera, selain itu Kalianda juga merupakan kota awal di Sumatera, dan kami bukan komunitas Offroad yang ekstream, santai serta lebih mengeksplore wisata pantai yang ada di Lampung, Khususnya Kalianda," tuturnya.

Komunitas Triton Indonesia juga akan menyelenggarakan Kopdar pada September mendatang yang akan dilaksanakan di Kota Garut. Pada event itu, juga akan diselenggarakan Deklarasi ADART serta Akte Legalitas Triton Indonesia.

Setelah kegiatan tersebut, rencananya juga akan diselenggarakan pengukuhan Komunitas Triton Indonesia Chapter Lampung yang akan di selenggarakan di Lampung Selatan.

Untuk diketahui, Komunitas Triton Indonesia merupakan Komunitas yang berbadan hukum serta legal, dan akan mendeklarasikan ADART serta Akte pada Bulan September mendatang. (db/ptm-aap).

DBFMRadio.id: Kalianda - Bupati Lampung Selatan, H. Nanang Ermanto menyambut pembukaan Kongres Asosiasi Kabupaten (Askab) PSSI Lampung Selatan Tahun 2020, Sabtu (11/7/2020).

Acara yang berlangsung di Lapangan Tenis Indoor Kalianda, dibuka langsung oleh Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Lampung Selatan, Rudi Apriandi.

Sementara pada kesempatan itu, terpilih oleh Ketua Askab PSSI Lampung Selatan Periode 2020-2024, Wawan Nur Ikhsan dan Frans S, sebagai wakil.

Pada Kesempatan itu, Bupati Nanang Ermanto, ikut mengapresiasi keberhasilan Ketua Askab PSSI Lampung Selatan Periode 2016-2020, Harun Shohar atas kinerjanya dalam mempimpin PSSI.

"Pak Harun Shohar ini, menginginkannya memang luar biasa, karena dia pernah menghadapku, berdiskusi tentang sepak bola, dia tidak pernah putus asa, kita berterima kasih dulu untuk dia," ungkap Bupati Nanang Ermanto.

Selain itu, dia juga memberikan selamat atas terpilihnya Ketua Askab PSSI Lampung Selatan yang baru dan berpesan agar mampu memajukan Prestasi dicabang Olahraga Lampung Selatan.

Dirinya juga berharap, dengan bimbingan Wawan Nur Ikhsan, dapat memberikan kenyamanan baru di dunia Sepak Bola di Lampung Selatan.

"Bagaimana bimbingannya, untuk membawakan Lampung Selatan, tetapi harus dilakukan koordinasi juga dengan pak Harun Shohar, tentang ilmu yang telah diterapkan di PSSI Lampung Selatan," katanya.

Sementara, Wawan Nur Ikhsan, pada kesempatan itu, turut diundang, mengatakan ingin memajukan cabang Olahraga Sepak Bola Lampung Selatan.

"Tujuan saya hanya satu pak (Bupati Nanang Ermanto: red), yaitu ingin memajukan Sepak Bola Lampung Selatan, dan insyaa allah saya akan menjalankan amanat yang dibutuhkan Bapak Bupati sampaikan," tuturnya usai dikukuhkan sebagai Ketua Askab. (db / ptm-aap).

(DBFMRadio.id) : Kalianda - Memiliki tubuh yang bugar dan ideal merupakan hal yang didambakan oleh banyak orang. Pusat kebugaran adalah salah satu tempat yang dituju untuk memenuhi keinginan tersebut.

Menyadari hal ini, Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Lampung Selatan, H. Nanang Ermanto turut mendukung hal tersebut.

Pada Jum'at (20/2/2020) Nanang Ermanto meresmikan fasilitas baru di area Gedung Olah Raga Way Handak (GWH). Fasilitas baru ini diberi nama GWH Gym, sebuah pusat kebugaran dengan peralatan olahraga yang terbilang lengkap.

Menurut Nanang Ermanto, fasilitas baru ini merupakan salah satu alternatif yang dapat digunakan masyarakat untuk meningkatkan kesehatan dan kebugaran.

"Untuk berolahraga agar masyarakat dapat lebih bugar, selain itu juga dengan berolahraga di GWH Gym tentunya dapat menghilangkan stres karena nantinya akan menambah teman baru yang memiliki hobi olahraga," jelasnya.

"Dengan bertemu teman baru, nantinya akan membuat semangat olahraga masyarakat menjadi meningkat, khususnya para pemuda Lampung Selatan," jelasnya lebih lanjut.

Di tempat yang sama, personal trainer GWH Gym, Sapto Suhendra, mengatakan akan ada banyak program kesehatan di GWH Gym, ditambah dengan program dan alat yang mendukung.

"Program untuk diet, untuk sehat, atau program lainnya nanti ada programnya, akan ada personal trainer yang akan membantu dan membimbing peserta gym," jelasnya.

Untuk masyarakat yang hendak fitness di GWH Gym cukup membayar maksimal 15 ribu rupiah perkedatangan atau 100 ribu rupiah perbulan untuk member, lanjut Sapto Suhendra.

Sapto Suhendra berharap kedepan dengan adanya GWH Gym ini, dapat menambah minat masyarakat yang berdatangan untuk berolahraga.

Turut hadir dalam peresmian tersebut jajaran pejabat struktural Pemkab Lampung Selatan juga Kapolres Lampung Selatan AKBP Edi Purnomo. (db/ptm).

 

 

(12:09:45) DBFMinfo, Kalianda : Pelaksana Tugas Bupati Lampung Selatan Nanang Ermanto membuka Turnamen Sepak Bola U11 bertajuk Dreams Come True Goes to China, Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Piala Bupati Lampung Selatan Tahun 2019, dalam rangkaian Peringatan Hari Olahraga Nasional (Haornas) Ke XXXVI Kab. Lampung Selatan Tahun 2019 di Stadion Zainal Abidin Pagaralam Kalianda.
Menurut Plt Bupati Nanang Ermanto, Turnamen Sepak Bola U11 merupakan ajang tingkat Nasional yang baru pertama kali diselenggarakan di Lampung Selatan. Nanang juga mengapresiasi kepada panitya, khususnya KONI Lamsel, dan berharap event ini menghasilkan bibit pesepakbola yang berprestasi serra dapat menjadi wadah bagi pemain muda untuk mengembangkan bakatnya dan membuka kesempatan bagi mereka untuk meraih prestasi yang lebih tinggi.
"Turnamen Sepak Bola U11 merupakan ajang tingkat Nasional yang baru kali pertama diselenggarakan di Kabupaten Lampung Selata, ini saya apresiasi saya ucapkan selamat kepada panitya, khususnya KONI beserta jajaran, yang mana ini merupakan satu kebanggaan, pertama kali kita mengadakan Turnamen sepak bola dibawah usia 11 tahun (Under -eleven), di Kabupaten Lampung Selatan yang kita cintai ini" Kata Nanang, Jum'at (6/9/2019)
Reporter DBFM Chika Dhea melaporkan, Ketua Panitya Penyelenggara yang juga Plt Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Lampung Selatan Ariswandi, mengatakan Turnamen Sepak Bola U11 Road to China, merupakan rangkaian kegiatan mempetingati Hari Olah Raga Nasional (Haornas) yang akan berlangsung hingga 8 September lusa, diikuti 16 tim yang berasal dari 13 provinsi, seperti Bangka Belitung, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, DKI Jakarta.
"Ini (Turnamen Sepakbola U 11) salah satu rangkaian kegiatan Haornas,diikuti 16 Tim dari luar Provinsi Lampung ada dari Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bangka Belitung DKI Jakarta juga hadir" kata Ariswandi.(cd/db).

(16.45.23) DBFMinfo Kalianda : Dua even bertaraf nasional akan mewarnai Peringatan hari olahraga nasional (Haornas) tingkat Kabupaten Lampung Selatan tahun 2019, yakni  Kompetisi Sepak Bola U 11 bertajuk Dream Come True to China yang dilaksanakan pada 6 – 8 September di Stadion Jati Kalianda dan Kejurnas Tae Kwondo di GOR Way Handak Kalianda, pada 28 September , mendatang.
Plt Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Lampung Selatan Ariswandi, pada dialog Publik Kabar Pemkab di Radio DBFM Kalianda siang ini mengatakan, berbagai kegiatan telah disusun untuk memperingati Haornas 2019 tingkat Kabupaten Lamsel yang akan dipusatkan di Lapangan Korpri Kalianda pada Senin (9/9/2019) mendatang.
"Namun, berbagai kegiatan dibidang olahraga lain bahkan yang bertaraf nasional juga menjadi bagian dari rangkaian peringatan Haornas di kabupaten Lampung Selatan" ungkap Ariswandi dalam dialog Kabar Pemkab di Radio DBFM Kalianda, Rabu (4/9/2019).
Pada upacara peringatan Haornas tanggal 9 September, Lanjut Ketua Federasi Olahraga Karate Indonesia (FORKI) Lamsel ini, usai melaksanakan upacara bendera, Plt Bupati Nanang Ermanto juga akan melepas Kontingen Pra PON Lampung Selatan disamping digelar turnamen futsal dan bola voli tingkat pelajar SMA sederajat di Lapangan Pemkab Lamsel.
“Rangkaian kegiatan lengkapnya adalah mulai tanggal 6 – 8 September kompetisi tingkat Nasional Sepak Bola U 11di Stadion Jati, lalu pada tanggal 9 September upacara Haornas dan langsung dilanjutkan pertandingan Bolla Volly dan Futsal Tingkat SLTA /SMA.  Setelah itu pada tanggal 28 September kita akan menggelar Kejurnas Tae Kwondo di GOR Way Handak,” katanya lagi.(db).

(11:55:37) DBFMinfo, Kalianda : Ribuan warga Kalianda dan sekirarnya nampak antusias mengikuti jalan sehat 5K BUMN Hadir Untuk Negri, sebagai rangkaian kegiatan memperingati HUT Ke 74 Kemerdekaan RI, Minggu (18/8/2019).
Rika, road manager Mata Hati Even Organizer (EO) menjelaskan, jalan sehat yang siawali senam bersama, dengan start dan finish di Lapangan Korpri, dilepas oleh staff ahli Bupati Burhanudin, didampingi direktur SDM PT. Bukit Asam (Persero) Tbk. PT.BA, Joko Purnomo dan Direktur KBN (Kawasan Berikat Nusantara) Lampung.
"Kita mulai dari jam 06.00 pagi, kita mulai dengan senam bersama, didepan Kantor Bupati (Lapangan Korpri: Red), tadi ada pelepasan start oleh Staff ahli Bupati dan didamping dua Direksi dari PTBA dan KBN" terang Rika, Minggu (18/8/2019).
Menurut Rika, Jalan sehat 3 Kilometer menyusuri Jalan Zainal Abidin Pagar Alam - Jalan Raden intan masuk kearah Gang Pengayoman dan kembali menuju jalan Zainal Abidin pagar alam, ini menyebar 4000 kupon menyediakan 102 macam dorprize dan grandprize sebuah sepeda motor.
"Ada 2000 kupon yang kami bagikan di Radio (DBFM) dan 2000 di Kecamatan Kalianda dengan 102 doorprize yang kita bagikan, dan grandprizenya sepeda motor, Lemari Es dan Mesin Cuci, yang diundi di Panggung diselingi Hiburan Band dari Lokal Lampung dan Jakarta" kata dia lagi. Akhirnya, Juriyah (28)  warga jalan Veteran Kelurahan Bumi Agung berhasil memperoleh Grand Prize Sepeda Motor.
Diketahui, PT. Bukit Asam (Persero) Tbk. (PTBA) selaku koordinator program BUMN Hadir Untuk Negeri untuk Provinsi Lampung disamping mengadakan kegiatan jalan sehat dan bhakti sosial di Kota Kalianda, juga menggelar pasar murah 4000 paket sembako seharga Rp. 100.000 namun dijual murah Rp. 25.000. (db).

DBFMRadio : Kalianda - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan, Senin, (11/1/2021), melaunching Bantuan Sosial Tahun 2021, di Aula Krakatau, Kantor Bupati, di Kalianda.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Lampung Selatan, Dulkahar, A.P., M.Si., mengatakan peluncuran bantuan sosial Tahun 2021 ini berupa Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Sosial Tunai (BST), dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).

Dengan data penerima program bantuan Tahun 2021 yang ditetapkan oleh Kementrian Sosial Republik Indonesia (RI), yakni PKH sebanyak 53.360 Keluarga Penerima Manfaat (KPM), dengan jumlah dana Rp. 37.474.950.000.

Selanjutnya, program BPNT sebanyak 107.616 KPM dengan besaran dana yang diterima oleh KPM sebesar Rp. 200.000, yang telah ditukarkan dengan sembako

"Jenis bantuannya ini bukan uang tapi ditukarkan berupa kebutuhan pokok yang telah di tetapkan oleh Kementrian Sosial," jelasnya.

Sementara, dalam rangka penanganan Covid-19, Pemerintah telah menyalurkan bantuan BST, dengan jumlah penerima usulan 52.784 KPM terealisasi 40.406 KPM, sementara sisanya masih dilakukan validasi data.

Besaran bantuan yang diterima oleh KPM BST yakni sebesar Rp. 300.000 per bulan.

"Semua program bantuan disalurkan melalui mekanisme perbankan dan kantor pos, jadi tidak ada yang disalurkan langsung kepada penerima," jelasnya lebih lanjut.

Sementara, Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Supriyanto, S.Sos, M.M., mengatakan pemberian bantuan ini diselenggarakan agar masyarakat dapat memulihkan kondisi ekonomi menjadi lebih baik.

Baik itu Program PKH yang bantuannya berkaitan dengan pelajar, BPNT yang diberikan berupa sembako maupun BST yang diberikan oleh Pemerintah pada masa pandemi ini.

"Jadi Pemerintah membantu bukan menanggung, jadi tidak mungkin semua kebutuhan dapat terpemuhi semua, kebutuhan kita tentunya tidak terbatas, walaupun itu hanya kebutuhan pokok," ujar Supriyanto. (db/ptm-aap).

DBFMRadio.id : Jakarta - Untuk meringankan beban keluarga yang terdampak pandemi Covid-19, tahun ini pemerintah kembali menyalurkan bantuan sosial melalui Program Keluarga Harapan (PKH) dalam empat tahap melalui bank pemerintah, kemudian program sembako dari Januari - Desember 2021 nilainya Rp.200.000 per bulan, selanjutnya Bantuan Sosial Tunai (BST) diberikan selama 4 bulan Januari - April nilainya Rp.300.000/bulan/KK.

“Kalau yang untuk beli sembako ya beli sembako, jangan ada yang digunakan untuk beli rokok. Hati-hati nih yang bapak-bapak terutama. Jangan dipakai untuk beli rokok, belikan sembako sehingga bisa mengurangi beban keluarga di saat masa pandemi ini.” pesanan presiden Joko Widodo pada Peluncuran Bantuan Tunai se-Indonesia tahun 2021, belum lama ini.

Pada peluncuran bantuan sosial tersebut, Menteri Sosial, Tri Rismaharini juga berpesan kepada penerima agar tidak menggunakan bantuan sosial tunai untuk membeli rokok.

Menanggapi pesan presiden, Pusat Kajian Jaminan Sosial Universitas Indonesia (PKJS-UI) mendukung demi peningkatan kualitas manusia, jangan sampai justru dimanfaatkan untuk beli rokok sehingga mengancam balik peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM).

Ketua PKJS-UI Aryana Satrya, M.M, Ph.D, dalam keterangan tertulis kepada dbfmradio.id mengatakan, Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018 melaporkan bahwa jumlah perokok aktif usia 15 tahun ke atas mencapai 33,8 persen dari populasi Indonesia.

"Selain itu, prevalensi perokok di kalangan remaja 10-18 tahun mengalami peningkatan dari 7,2% pada 2013 menjadi 9,1% pada 2018." katanya, Jum'at (8/1/2021).

Lebih lanjut, Aryana Satrya, mengatakan, data Susenas 2016 dan 2017 menunjukkan prevalensi merokok kelompok berpendapatan rendah meningkat lebih cepat dibandingkan dengan pendapatan yang lebih tinggi.

"Perilaku merokok pada keluarga Indonesia yang tinggi menjadi tantangan tersendiri dalam pencapaian sumber daya manusia yang berkualitas untuk masa depan negeri kita." katanya lagi.

Secara konseptual, bantuan sosial (bansos) akan meningkatkan pendapatan rumah tangga sehingga kebutuhan sehari-hari dapat lebih tercukupi. Namun, peningkatan konsumsi tersebut tidak terkecuali untuk barang non-essensial seperti rokok.

Tambahan pendapatan dari bantuan sosial dapat digunakan untuk membiayai konsumsi rokok. Hal ini dibuktikan dengan studi PKJS-UI yang menunjukkan penerima bantuan sosial berkorelasi positif dengan perilaku merokok, dengan efek tertinggi terjadi pada penerima Program Keluarga Harapan (PKH).

"PKH yang didistribusikan secara tunai meningkatkan pendapatan rumah tangga secara langsung sehingga rumah tangga dapat menggunakannya untuk membeli rokok." lanjut ke dia.

Pada bagian lain, Aryana Satrya, menjelaskan, Penerima bansos memiliki kecenderungan merokok lebih tinggi jika dibandingkan dengan bukan penerima bansos. Penerima PKH memiliki peluang 11 persen poin lebih tinggi untuk merokok dibandingkan bukan penerima PKH.

Pola ini konsisten untuk masing- masing kategori bantuan sosial, kelompok pendapatan, dan data Susenas 2016. Data panel Indonesian Family Life Survey (IFLS) menunjukkan bahwa penerima bansos memiliki peluang lebih besar menjadi perokok jika dibandingkan bukan penerima bansos.

"Sementara Penerima PKH memiliki pengeluaran rokok Rp3.660/kapita per minggu dan 3,5 batang/kapita per minggu lebih tinggi jika dibandingkan dengan bukan penerima PKH." rinci dia.(db-setneg-rell).

DBFMRadio : Kalianda - Pembelajaran Tatap Muka (PTM) untuk jenjang SD dan SMP di Kabupaten Lampung Selatan akan dimulai paling cepat pada tanggal 1 Februari 2021, dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

Hal ini terungkap pada Rapat Koordinasi Lintas Sektoral Terkait Permohonan Pembelajaran Tatap Muka, di Aula Krakatau, Sekdakab Lampung Selatan, Selasa (29/12/2020).

Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Lampung Selatan, Supriyanto, mengatakan keputusan tersebut mengacu pada pertimbangan jumlah kasus positif Covid-19 di Lampung Selatan serta kesiapan sekolah untuk melaksanakan PTM.

"Waktu yang ada agar dimanfaatkan untuk lebih mempersiapkan lagi, kemudian simulasi juga penting, nanti gugus tugas akan turun (ke Lapangan ; red) terkait kesiapan di Sekolah," ujarnya.

Dimulainya PTM pada tanggal 1 Februari 2021 itu juga telah mempertimbangkan adanya suspek kasus Covid-19 akibat libur panjang semester, sehingga dapat meminimalisir terjadinya penyebaran kasus Covid-19 semakin meluas.

Selain itu, sebelum dimulainya PTM di Sekolah, Tim Satgas Penanganan Covid-19 Lampung Selatan beserta instansi terkait akan kembali melakukan rapat terkait kondisi kesehatan masyarakat untuk menjalani PTM.

"Apa saja kendalanya, termasuk zona wilayah, jangan sampai tatap muka menjadi tertuduh naiknya Covid-19 padahal hasil dari liburan," kata Supriyanto.

Sementara, Juru Bicara Tim Satgas Penanganan Covid-19, Kristi Endarwati, mengatakan kasus Covid-19 selama beberapa bulan terakhir mengalami peningkatan yang cukup signifikan, ditambah lagi dengan penuhnya ruang isolasi di Lampung Selatan.

Pertanggal 28 Desember 2020, jumlah kasus kematian konfirmasi positif dan probable di Lampung Selatan telah mencapai 25 kasus.

"Data ini merupakan data dinamis, ada beberapa data swab yang dari RS Swasta, karena data administrasinya belum ada dalam kementrian jadi data tidak masuk kesini, akan tetapi kita sudah informasikan kepada teman-teman puskes untuk melakukan tracing," jelasnya.

Berdasarkan standar World Health Organization (WHO), lanjut Kristi, suatu wilayah dikatakan stabil apabila jumlah kasus positif Covid-19 harus kurang dari 5 persen sedangkan di Lampung Selatan mencapai 17 persen.

"Masih adanya virus Sars Cov 2 di tengah masyarakat, ditambah lagi dengan kurangnya kepatuhan masyarakat dari mulai usia muda hingga orang tua terhadap penerapan protokol kesehatan Covid-19," jelasnya lebih lanjut. (db/ptm-aap).

(DBFMRadio.id) : Kalianda - Kasus Positif Covid19 di Lampung Selatan Semakin meningkat, karena hampir setiap hari ada permintaan rujukan kasus Covid-19 dari berbagai puskesmas di seluruh kecamatan di Lampung Selatan. Sehingga, ruang Isolasi di rumah sakit rujukan tidak dapat menampung lagi.

Hal ini disampaikan Jubir Tim Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Lampung Selatan Kristi Endarwati pada rapat pembahasan tentang permohonan rekomendasi pembelajaran tatap muka dan antisipasi penyebaran covid-19 pada libur natal dan tahun baru 2020 di Aula Krakatau Kantor Bupati Lampung Selatan, Senin (21/12/2020).

Kristi mengungkapkan total kasus sampai tanggal 20 Desember 2020 ada 318 pasien

" Ada 318 pasien, meninggal 14 pasien, suspek atau probable meninggal 57 pasien" ungkapnya.

Kristi Endarwati menambahkan peningkatan kasus dari bulan Oktober sampai Desember 2020 sangat tinggi, seperti contoh kasus di Minggu ke 49 dalam satu Minggu ada 22 kasus, Minggu ke 50 ada 30 kasus.

"Minggu ke 51 tertanggal 14 sampai 20 Desember 2020 dalam satu Minggu mencapai 56 kasus dan hampir semua kasus yang saat ini ada di dasari dengan gejala" ujarnya.

Kristi juga menjelaskan kapasitas tempat tidur ruang isolasi dirumah sakit bandar Lampung maupun di Lampung Selatan semuanya sudah penuh.

"Setiap harinya puskesmas minta tolong untuk dicarikan tempat tidur untuk ruang isolasi karena mereka mau merujuk" tegasnya.

Dan setiap hari juga ada laporan meninggal dari kasus Covid-19 baik dari Kasus terkonfirmasi ataupun Suspek.

Mengakhiri laporannya Kristi mengatakan positif rapid di Lampung Selatan ada 38%, yang seharusnya dengan jumlah penduduk 1 juta jiwa harusnya pihak pemerintah melakukan test pcr setiap minggunya sebanyak 1000 test namun karena keterbatasan hal tersebut belum bisa di lakukan dan hal ini berarti Kasus covid-19 di Lampung Selatan belum terkendali secara maksimal.( db/lmhr-aap)

DBFMRadio : kalianda - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan masih mempertimbangkan, terkait pelaksanaan pembelajaran tatap muka di bulan Januari 2021 pada masing-masing satuan sekolah.

Hal itu diungkapkan oleh Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Lampung Selatan , Supriyanto, S.Sos, M.M., Senin (21/12/2020), pada Rapat permohonan rekomendasi pembelajaran tatap muka, di Aula krakatau, sekdakab setempat.

Supriyanto mengatakan keputusan mengenai izin pembelajaran tatap muka pada masing-masing satuan sekolah di Kabupaten Lampung selatan masih harus melewati berbagai tahapan.

"Terkait kesiapan pelaksanaan sekolah, yang terdapat beberapa poin, mulai dari kebersihan, pemakaian masker dan lain sebagainya, serta seperti apa kondisi kesehatan sekolah, sehingga kita tidak bisa putuskan hari ini," ujar Supriyanto.

Hal ini juga harus mempertimbangkan jumlah kenaikan kasus Covid-19 di Lampung selatan, sehingga pelaksanaan pembelajaran tatap muka nantinya tidak menjadi ruang untuk menambah jumlah suspek di bumi khagom mufakat ini.

Untuk itu, lanjut Supriyanto, secara khusus rapat mengenai rekomendasi pembelajaran tatap muka akan dilanjutkan pada tanggal 28 Desember 2020.

"Hasil daripada pengumpulan angket ini dibawa oleh para camat, nanti akan kita bahas kembali, terkait pelaksanaan pembelajaran, apakah tetap daring atau tatap muka," ujarnya lebih lanjut.

Sementara, Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Lampung Selatan, Thomas Amirico, mengatakan berdasarkan Surat Keputusan Bersama (SKB) 4, pelaksanaan pembelajaran tatap muka telah dianjurkan pada Tahun ajaran 2021 mendatang.

"Dimungkinkan seluruh satuan pendidikan untuk melakukan pembelajaran tatap muka, tetapi juga tidak diwajibkan," ungkap Thomas.

Namun, kata Thomas, harus tetap mempertimbangkan kesiapan serta kondisi kesehatan hingga penerapan protokol kesehatan yang ketat, pada masing-masing daerah dan lingkungan sekolah.

Dengan ketentuan, diizinkan oleh Pemerintah Daerah (Pemda) serta masing-masing satuan pendidikan wajib memenuhi kriteria yang menjadi persyaratan dalam menjalani pembelajaran tatap muka.

"Yang pasti, syaratnya orang tua setuju untuk pembelajaran tatap muka, dengan memberikan angket kepada seluruh wali murid, dengan demikian baru pembelajaran tatap muka ini bisa kita lakukan di bulan Januari, " jelasnya.

"Kita sudah mencoba memberikan angket dari Natar hingga Bakauheni, dan ternyata persentasenya lebih dari 90 persen mengizinkan anaknya untuk tatap muka, tapi semua itu, kami juga harus melihat penebaran virus corona terlebih dahulu," jelasnya lebih lanjut. (db/ptm-aap).

DBFMRadio : Kalianda - Pemakaman jenazah Covid-19 kerap menimbulkan perdebatan, pasalnya banyak masyarakat yang sering mempertanyakan mengenai prosedur pemakaman korban.

Mulai dari pemandian jenazah, pengkafanan, bahkan mengenai ketentuan pemakaman sesuai syariat agama masing-masing jenazah Covid-19.

Kepala Instalasi Forensik dan Pulasara Jenazah RSUD Bob Bazar, dr. C. Andriyani, Sp. Fm. M.H. Kes, pada Dialog publik DBFM Radio, Kamis (10/12/2020), mengatakan pemakaman jenazah Covid-19 di Kabupaten Lampung Selatan dilakukan sesuai dengan ketentuan protokol kesehatan virus korona, sesuai dengan ketentuan pemerintah.

"Yang pasti sih, pemakaman sesuai dengan protokol Covid-19 dan sesuai dengan aturan agama masing-masing, yang perlu digaris bawahi adalah kami tidak sendiri dan mengajak salah satu anggota keluarga dengan APD level tiga," ungkapnya.

Setelah jenazah dimakamkan, petugas Covid-19 RSUD Bob Bazar juga akan melakukan tes swab kepada salah satu anggota keluarga korban, sehingga tidak ada kecurigaan masyarakat terhadap keluarga tersebut.

"Keluarganya pun akan kami tes swab, salah satu anggota keluarga akan kami ambil, dalam arti disini kami tetap memikirkan agar tidak ada omongan mengcovidkan," ujarnya.

Selain itu, Pemerintah kabupaten Lampung Selatan juga menyiapkan pemakaman khusus bagi jenazah Covid-19, yang mendapatkan penolakan dari masyarakat tempat tinggal semula.

Pada dialog publik yang diselenggarakan di studio DBFM, Andriyani juga menjelaskan, pemakaman tersebut juga dibantu oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP) yang telah melalui tahapan pelatihan oleh tim kesehatan.

"Kami (Tim RSUD Bob Bazar ; red) meminta bantuan dari Tim Satpol PP, untuk kami latih secara penanganan untuk ke pemakaman, sudah berjalan dan mereka juga memberikan masukan dan berita kepada kami, mereka bahkan sudah mengambil jenazah tersebut dari Lampung tengah untuk dimakamkan di Lampung Selatan, tapi warga Lampung Selatan," jelasnya. (db/ptm-aap).

226551
Today
Yesterday
This Week
Last Week
This Month
Last Month
All days
435
523
3686
218798
12952
20555
226551

Your IP: 3.236.156.34
23-01-2021
disdukcapil
Virus Corona
Advertisement

Top Stories

Grid List

DBFMRadio : Kalianda - Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Kabupaten Lampung Selatan merupakan organisasi independen yang bergerak pada sektor ekonomi, dengan tiga unsur keanggotaan, seperti BUMN, BUMD, BUMS dan Koperasi.

Ketua Kadin Kabupaten Lampung Selatan, Budiman Dabo, pada acara dialog interaktif yang dipandu oleh presenter Melinda, di Studio DBFM Radio, menjelaskan bahwa kadin dapat menjadi salah satu organisasi yang dapat memajukan perekonomian pada masa pandemi, Selasa (22/9/2020).

Sesuai dengan tugas Kadin, yakni memfasilitasi pengusaha dalam permasalahan sumber daya, melaksanakan komunikasi, konsultasi dengan pemerintah, serta mewakili para pengusaha dalam berbagai forum.

"Sesuai dengan wewenang Kadin, memfasilitasi pengusaha, melaksanakan komunikasi, konsultasi, advokasi dengan pemerintah maupun pengusaha asing yang berkaitan dengan bidang usaha mewakili para pelaku usaha dalam forum kebijakan ekonomi," jelasnya.

Lebih lanjut dia menjelaskan, mengenai peran yang telah dilakukan oleh Kadin, pada masa pandemi Corona Virus Disease (COVID)-19, yang telah melanda Indonesia sejak beberapa bulan lalu, yakni memberikan motivasi dan inovasi usaha, pelatihan melaui webinar, serta modal.

"Pemfasilitasan motivasi dan inovasi usaha, pelatihan mental, itu perlu bagi pengusaha, pelatihan dengan sering mengadakan seminar, webinar ya karena pandemi, dan juga modal," jelasnya lebih lanjut.

Dengan mendukung para pelaku usaha, terutama UMKM, lanjut Dabo, dapat membantu dalam perluasan peluang usaha, sehingga dapat membantu tingkat perekonomian daerah, bahkan dapat menjadi jaring pengaman disaat situasi pandemi ini.

"Perluasan kesempatan kerja, gak perlu pergi ke seberang (Jakarta dan sekitarnya ; Red), karena kadang-kadang di tetangga saja sudah ada atau di Kampung sebelah juga banyak," ungkapnya. (db/ptm-aap).

DBFMRadio : Kalianda - Babak Final  Lomba Baca Puisi, Baca Berita dan Solo Song berlangsung meriah dan mendapat antusias dari peserta maupun penonton.

Kegiatan yang diselenggarakan dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) Ke 1 DBFM Radio dan Hari Ibu itu, berlangsung di Panggung terbuka Studio DBFM Radio, Sabtu (19/12/2020).

Dilaksanakan ditengah pandemi, acara tetap menerapkan protokol kesehatan, dengan menyediakan tempat cuci tangan, pengukuran suhu badan, memakai masker serta menjaga jarak.

Ketua Panitia Lydia Monica Hatu Riwu, dalam laporannya mengatakan kegiatan Lomba tersebut dimulai pada 1 November yang diikuti oleh 150 Peserta dari berbagai daerah di Indonesia.

"Peserta Lomba Baca Puisi, Baca Berita dan Solo Song ini diikuti oleh 150 peserta, yang terdiri dari berbagai daerah, seperti Metro, Pesawaran, Solo dan Yogyakarta," jelas Monica dalam laporannya.

Dilaksanakan secara virtual, kegiatan perlombaan itu, dilaksanakan dengan mengirimkan video lomba dan diseleksi oleh masing-masing juri perkategori.

Pada Kesempatan yang sama, Direktur Utama DBFM Radio, Rudi Suhaimi, SH., mengatakan HUT DBFM Radio ini tepat pada tanggal 25 November 2019 sesuai dengan Izin Penyelenggaraan Penyiaran (IPP) dari Kementrian Kominfo Republik Indonesia.

Sebagai salah satu media Pemerintah Daerah, kata Rudi, DBFM Radio memilki peran dalam mensosialisasikan pembangunan-pembangunan fisik maupun nonfisik yang ada di Kabupaten Lampung Selatan.

"Mensosialisasikan pembangunan ideologi, sosial, ekonomi, budaya dan lain-lain, saya rasa radio ini merupakan corong yang sangat efektif, terlebih di era digitalisasi yang dapat menjangkau seluruh dunia," ujarnya.

Dia juga mengucapkan selamat kepada para pemenang Lomba yang telah melalui berbagai tahapan dari awal hingga akhir.

Wadah Salurkan Kreativitas

Sementara, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Lampung Selatan, M. Sefri Masdian, S.Sos, mengatakan kegiatan ini merupakan wadah untuk masyarakat dalam menyalurkan kreatifitas serta bakat di bidang seni, sastra dan jurnalistik.

"Ditengah pandemi teman-teman panitia menyediakan ruang, menyediakan panggung untuk generasi muda, agar kawan-kawan kita berkreasi, berprestasi ditengah pandemi," jelasnya.

Sefri Masdian juga berpesan kepada seluruh generasi muda agar dapat berkreatifitas meski ditengah pandemi. Kemudian, Asisten Bidang Ekonomi Pembangunan dan Kemasyarakatan, Burhanudin, S.H., M.H., mengatakan Radio merupakan salah satu sarana untuk pendidikan di Indonesia.

"Sebagai sarana pendidikan radio harus mampu memberikan proses pembelajaran kepada masyarakat, bagaimana masyarakat memiliki kemampuan dan pengetahuan melalui informasi yang diberikan oleh radio," ungkapnya.

Melalui lomba ini, kata Burhanudin, juga dapat memberubah karakteristik dan kegembiraan masyarakat di tengah pandemi, dimana masyarakat sudah mulai jenuh terhadap keadaan.

"Apalagi sekarang ditengah-tengah Covid-19, masyarakat sudah mulai jenuh karena tidak bisa menikmati lingkungan lebih luas, tidak bisa berpariwisata, dan berkumpul dengan keluarga," ungkapnya lebih lanjut.

Melalui Radio ini, melalui kegiatan yang luar biasa, karena radio mampu menciptakan kegiatan yang digemari oleh masyarakat.

Lomba Baca Puisi, Juara 1 diraih oleh Syifa Azzuhaira Ramadhani dari SDN 1 Jati Indah, Juara II diraih oleh Meyrifa Zyvara Marsabaya dari SDN Palas Aji, dan Juara III diraih oleh Arafat Baratasyah dari SMP N 1 Kalianda.

Selanjutnya, Baca Berita, Juara 1 diraih Tiara Meili Neza dari SMA N 1 Kalianda, Juara II diraih Mutiara Rahmah dari Universitas Terbuka Bandar Lampung dan Shilvia Ajeng M dari Universitas Muhammadiyah Surakarta sebagai juara III.

Sementara, untuk Lomba Solo Song, Juara 1 diraih Handi Julian Saputra dari SMA N 1 Kalianda, Juara II diraih oleh Keila Naza Amalia dari SMP 1 Penengahan, dan Juara III diraih oleh Chandra Yulia Rahma dari SMA N 1 Kalianda.

Selain itu, juara terfavorite yang didapatkan dari hasil like terbanyak video lomba yang telah di upload di Kanal YouTobe DBFM Radio id dari masing-masing kategori lomba.

Dengan juara terfavorite Lomba Baca Puisi disematkan kepada Ayra Calma Nabila dari SD IT Insan Taqwa Lampung, juara terfavorite Lomba Baca Berita disematkan kepada Ririn Handayani dari SMA N 1 Kalianda dan juara terfavorite Lomba Solo Song disematkan kepada Hugies Imelca Putri dari SD N 03 Sidoasri.

Pada kegiatan itu, diselenggarakan juga pemotongan tumpeng secara simbolis oleh Burhanuddin yang diberikan kepada Lydia Monica dan Sefri Masdian diberikan kepada Rudi Suhaimi.

Selain itu, acara tersebut juga disiarkan secara live di kanal YouTobe DBFM Radio id dan facebook DBFM Radio di Pemda LPPL Lamsel. (db/ptm-aap).

DBFMRadio.id : Pahawang - Perjalanan dari Kalianda Ibukota Kabupaten Lampung Selatan, ke Pantai Sari Ringgung, di Kabupaten Pesawaran, terbilang singkat.

Melalui jalan bebas hambatan, TOL Bakauheni - Terbangi Besar dan keluar di exit Tol Kota Baru Bandar Lampung, tidak lebih dari 2 Jam. Untuk sampai ke Pulau Pahawang, Teluk Punduh, Kecamatan Marga Punduh Pindada, Kabupaten Pesawaran, dari Pantai Sari Ringgung, rugi Jika tidak singgah ke Pulau Tegal Mas, Harga sewa kapal sangat bervariasi, semua tergantung dari kapasitas kapal serta pulau mana yang hendak dikunjungi.

Regular trip dari Sari Ringgung - Tegal Mas - Pahawang memakan waktu hampir 1 jam dengan menerjang ombak yang bersahabat.

Sepanjang perjalanan, kita akan disuguhi beberapa pulau berpasir putih, ada juga pulau pasir timbul, saat surut dan tenggelam saat air pasang. Tidak saja itu, ada banyak pilihan spot snorkling beragam.

Panas matahari masuk dari pinggiran kapal di jam-jam siang tadi, Sabtu (16/1/2020).

Biasanya pemilik kapal juga menyediakan jasa sewa alat snorkling seharga Rp35.000/orang atau dengan Rp. 30.000 /orang bisa merasakan sensasi Water Sport, Banana Boat atau Sofa Boat,  di Cukuh Bedil yang juga spot snorkling dengan transplantasi terumbu karang yang indah serta ikan-ikan Nemo nan cantik penghuni karang yang memanjakan kita untuk berlama lama mengapung.(db-aap).

Upcoming Events

Advertisement