Top Stories

12:52:33 DBFMRadio.id : Jakarta - Selama pandemi covid 19 keterpurukan sektor ekonomi kreatif sangat dirasakan oleh para kreator seni, karena banyak event ditunda bahkan dibatalkan.

Oleh karena itu, untuk membangkitkan kembali, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, meluncurkan KHARISMA EVENT NUSANTARA, dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat serta vaksinasi kepada pelaku ekonomi kreatif.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan, kharisma event Nusantara yang sebelumnya bernama Calender Of Event,

"Kharisma event Nusantara yang sebelumnya bernama Calender Of Event, menjadi sangat esensial bahwa kharisma mengandung makna kagum dan Nusantara itu sangat indah, sementara event seni dan budaya Nusantara sudah sangat dinantikan, yang kick offnya akan dilakukan nanti malam," kata Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan, Sabtu (10/4/2021).

Kick Off KHARISMA EVENT NUSANTARA ini, lanjutnya, gaungnya diharapkan sampai ke pelosok nusantara, dari event kecil ditingkat RT hingga Event berskala Nasional dengan mematuhi protokol kesehatan ketat.

Pada Podcast WONDERFUL INDONESIA Kemenparekraf, Sandiaga Uno bersama Titi DJ dan Ayu Dewi ini, juga mengatakan kuncinya agar ekonomi kreatif dapat bangkit kembali, harus mampu beradaptasi dan berinovasi dalam bingkai kolaborasi.

"Dengan menggelar event di daerah, dapat membangkitkan jumlah wisatawan, Sandiaga mencontohkan, Kampanye Beli Kreatif Danau Toba, mampu mendongkrak jumlah kunjungan wisatawan di Danau Toba, tentunya dalam bingkai protokol kesehatan yang ketat." tegas mantan Wagub DKI ini.

Disamping itu, setiap event pasti melibatkan banyak pihak, dari promotor, produser sampai ke yang terbawah, UKM.

"Semua akan terdampak baik secara langsung maupun tidak langsung dari gelaran Event seni budaya yang satu tahun ini mati suri." tutup Sandiaga Uno.(db-nett-aap).

DBFMRadio : Kalianda - Sanggar Seni Bringin Jaya akan mengadakan reuni dalam rangka silaturahmi antar pengurus dan anggota yang berkecimpung di sanggar tersebut yang akan digelar pada tanggal 19 September 2020.

Untuk mengikuti acara reuni itu, dapat langsung menghubungi Contact Person pengurus Sanggar Bringin Jaya atau datang langsung ke Sekretariat Sanggar tersebut, yakni di Jln. Veteran No.1 B, Kalianda. Tepatnya di kompleks Rumah Wakil Bupati Lampung Selatan.

Hal itu di ungkapkan oleh Ketua Harian Sanggar Seni Bringin Jaya, Idkhomsyah, pada acara Bincang Santai di Studio DBFM Radio. Ia juga mengatakan bahwa, reuni tersebut nantinya akan diikuti oleh seluruh alumni atau seniman mulai dari tahun 1984 higga Tahun 2020.

"Alumni, seniman atau orang yang pernah bekerja di sanggar bringin jaya, selain yang masih aktif maupun tidak aktif lagi. Dari wacana kita, bermula dari ngobrol bersama kawan disini, enak juga ya kalau kita reuni," kata Idhom, Kamis (27/8/2020).

Pria yang dahulu fokus sebagai salah satu penari di sanggar Seni Bringin Jaya itu juga mengungkapkan, nantinya akan ada beberapa kegiatan yang akan diselenggarakan. Mulai dari Bhakti Sosial, berkunjung ke Panti Asuhan dan juga Pentas Seni yang akan turut menghiasi kegiatan reuni tersebut.

Dia juga mengungkapkan bahwa Sanggar Seni Bringin Jaya yang berdiri sejak Tahun 1984 itu, kini merupakan Sanggar Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan, dengan ketua Umum, Ketua TP PKK Lampung Selatan, H. Winarni Nanang Ermanto.

"Sanggar bringin jaya itu, semua cabang seni ada, dari seni tari, teater, musik serta pertunjukan. Jadi kita mencakup semua elemen kesenian yang ada. Kalau saya dulu sebagai penari, karena dulu memang Sanggar tersebut fokus pada penarinya. Namun, seiring berkembangnya jaman, sekarang ada modelnya juga," jelanya lebih lanjut.

Sementara, Penasehat Kegitan Reuni Sanggar Seni Bringin Jaya, Jul Amir, megatakan bahwa kesiapan dari acara reuni itu sudah mencapai 80% selesai. dan akan diikuti oleh seluruh anggota yang berjumlah hampir 300 orang.

"Jadi sanggar ini merupakan sanggar yang besar, sehingga persiapan harus matang, hingga saat ini, setelah diadakan rembukan dan pembentukan panitia, sudah mencapai hampir 80%. dan anggotanya bisa sekitar 300 orang," jelasnya.

Selain itu, dalam kegitan itu juga nantinya akan mengulas kembali kegiatan pentas seni yang terkenang pada saat aktif di Sanggar Seni Bringin Jaya, baik berupa penampilan anggota, karya seni ataupun bazar hasil karya anggota tersebut.

Pada kesempatan itu, Zul Amir mengucapkan terimakasih kepada H. Winarni Nanang Ermanto atas dukungan yang telah diberikan, untuk terselenggaranya kegiatan itu, ia berharap nantinya seluruh anggota dapat berpartisipasi dalam acara reuni itu.

Meski diadakan ditengah pandemi, reuni tersebut nantinya akan tetap dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan, mulai dari memakai masker, saling menjaga jarak dan sering mencuci tangan. (db/ptm-aap).

dbfmradio.id (Kalianda) : Kecamatan Rajabasa diwilayah pesisir Lampung Selatan ada 16 desa dengan potensi desanya yang sangat beragam, seperti di desa Kunjir, kawasan pesisir rajabasa ini terkenal dengan potensi wisata bahari atau pantai, namun sejak bencana tsunami akhir tahun 2018 lalu, kawasan ini sempat lumpuh, terutama disektor ekonomi.

Dialog interaktif Warta Desa DBFM Radio LPPL Lampung Selatan, menghadirkan Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) yang juga Kaur Perencanaan Desa Kunjir Kecamatan Rajabasa,  Iyung, dengan topik Menata Kembali Desa Wisata Kunjir Pasca Tsunami.

Menurut Iyung, sebelum tsunami Wisata Bahari sangat potensial di desa Kunjir, yang ditunjang oleh wisata kuliner dan wahana bermain anak anak, disamping wana (hutan) wisata seperti air terjun dan sumber air panas.

"Sebetulnya (sebelum tsunami : red) potensinya banyak, di atas ada air terjun ada sumber air panas, waktu itu memang belum kita kembangkan karena memang dana desa tidak mendukung, karena banyaknya kebutuhan pembangunan infrastruktur" terang Iyung, Rabu (4/3/2020).

Sebelum dilanda Tsunami, terus Iyung, obyek wisata di Kunjir dikelola oleh Karang Taruna bersama Pokdarwis, berkoordinasi dengan Dinas Pariwisata Kabupaten Lampung Selatan.

"Sebelum tsunami itu memang setiap dusun pemuda pemudanya itu mengelola pantai didusunnya masing2, mereka bersama dengan pokdarwis dan pokdarwislah lah yang yang melanjutkan koordinasi dengan pihak dinas pariwisata" terus Iyung lagi.

Kebetulan, lanjut Iyung, Pokdarwis di bawah naungan Dinas Pariwisata dan di SK kan Bupati, namun mengandalkan swadaya masyarakat, sehingga sulit sekali berkembang.

"soalnya kan kita harus mengandalkan swadaya masyarakat ya makanya sulit sekali berkembangnya tapi setelah mendekati tsunami di tahun 2017 mulai terlihat geliat kunjungan wisatawan, namun tahun 2018, diporak porandakan Tsunami" sesal Iyung.

Pasca tsunami, Iyung menambahkan, Pokdarwis Rajabasa mulai mempromosikan kembali wisata bahari, khususnya yang ada di Desa Kunjir.

"Kita mulai menggaungkan apa potensi yang ada di pulau mengkudu dan batu lapis, kita promosikan lewat media sodial dan alhamdulillah kebanyakan pengunjung yang mau ke sana itu (pulau mengkudu : red) transitnya di Kunjir" tukasnya.

Memang, untuk memulhkan geliat wisata di Kecamatan Rajabasa, perlu banyak keterlibatan masyarakat, perlu perahu nelayan yang telah diluluh lantakkan saat tsunami serta ibu ibu PKK yang membuka pusat kuliner di di di pulau mengkudu.

"Tidak hanya itu destinasi wisata alam sepanjang pesisir rajabasa itu pun rusak dan kini masih dalam proses pemulihan seperti yang ada di desa kunjir dan desa lain, di Kecamatan Rajabasa" Ujar Iyung mengakhiri. (db).

 

DBFMRadio : Kalianda - Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Supriyanto, melantik Badan Pengurus Harian (BPH) Himpunan Mahasiswa Lampung Selatan (Himals) periode 2021-2023, di Aula sebuku rumah dinas bupati setempat, Kamis (18/3/2021).

Pelantikan itu berdasarkan Surat Keputusan Nomor : 01/KTSP/HIMALS/A/III/2021 Tentang Komposisi Pengurus Himpunan Mahasiswa Lampung Selatan Periode 2021-2023.

Usai melantik, Supriyanto berharap agar seluruh pengurus organisasi Himals dapat saling menjaga konsistensi serta rasa solidaritas dalam melaksanakan tugas kedepan.

"Semoga adek-adek mahasiswa yang tergabung dalam BPH Himals, selalu dapat menjaga solidaritas dan konsisten dalam menjaga roda organisasi, sehingga Himals kedepannya menjadi organisasi terdepan dan berkembang," ujarnya.

Sebagai organisasi yang mewadahi seluruh mahasiswa asal Lampung Selatan se-Indonesia, lanjut Supriyanto, Himals mempunyai peranan penting dalam konteks pembangunan daerah.

Mulai dari gagasan, ide, serta masukan terkait perencanaan pembangunan di Lampung Selatan, yang dapat dijadikan sebagai bahan pertimbangan pemerintah dalam mengambil sebuah kebijakan pembangunan fisik maupun nonfisik.

"Seluruh mahasiswa, dimanapun berada, saat ini ada organisasi yang mewadahinya, yaitu yang namanya Himals, bahwa sekretariat dan pengurusnya ada disini," ujarnya lebih lanjut.

Oleh karena itu, ia berharap, seluruh mahasiswa yang tergabung dalam organisasi Himals dapat proaktif dalam mendorong keberhasilan pembangunan Lampung Selatan.

Sementara, Ketua Umum BPH Himals Periode 2021-2023, Tio Alim Fatwa, berterimakasih kepada seluruh rekan mahasiwa, yang telah memberikan kepercayaan untuk mengemban amanah untuk memimpin Himals kedepan.

"Berdirinya saya disini, sampai detik ini, bukan lain karena dorongan kekuatan dari rekan-rekan Himals yang telah mempercayai saya, memberikan amanah selaku ketua umum Himals periode 2021-2023," ungkapnya.

Pada kesempatan itu, dirinya mengajak seluruh jajaran pengurus maupun anggota organisasi Himals, untuk berjuang bersama dalam memajukan organisasi dan turut membantu dalam pembangunan daerah Lampung Selatan.

"Mari bersama-sama kedepan, kita jadikan Himals sebagai organisasi sejahtera yang mengoptimalkan potensi perjuangan kemahasiswaan, memberikan sumbangsih terhadap pengabdian masyarakat, serta mengawal kemajuan daerah kabupaten Lampung Selatan," kata Tio. (db/ptm-aap).

21:50:27 DBFMRadio.id : Kalianda - Bupati Lampung Selatan, H. Nanang Ermanto, membuka Kongres Himpunan Mahasiswa Lampung Selatan (HIMALS) ke-X 2021 di Aula Sebuku Rumah Dinas Bupati Lampung Selatan, Selasa (09/03/2021).

Bupati mengatakan Pemerintah kabupaten Lampung Selatan mengapresiasi atas terselenggaranya kongres HIMALS ini untuk generasi muda kedepan sebagai pemimpin-pemimpin kabupaten Lampung Selatan.

"Atas nama Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan, saya menyambut baik dan mengapresiasi terselenggaranya kongres  Ke X HIMALS, mudah mudahan akan memberi warna tersendiri, semoga HIMALS  dapat mencetak calon  pemimpin di Lampung Selatan." harap Bupati.

Sesuai dengan tema Terwujudnya HIMALS Lampung Selatan Yang berkarakter dan Berintegritas, lanjut Bupati Nanang Ermanto, diharapkan Kongres bisa menghasilkan kesepakatan yang dapat menciptakan karakter dan integritas HIMALS.

"Saya mendukung program kegiatan yang dilaksanakan oleh HIMALS, Kongres ini juga diharapkan  dapat  menghasilkan kesepakatan baru sebagai perwujudan karakter dan integritas HIMALS." harap Bupati.

Dengan berkumpulnya Mahasiswanya/Mahasiswi dari berbagai Universitas yang ada di Lampung Selatan, harus mampu menjadi organisasi yang visioner.

"Maka dari itu kongres HIMALS harus memiliki kepengurusan yang mempunyai tekad serta komitmen yang kuat untuk memajukan organisasinya" ujar Bupati mengakhiri sambutannya.(db-bnga-aap).

DBFMRadio : Kalianda - Pembelajaran Tatap Muka (PTM) untuk jenjang SD dan SMP di Kabupaten Lampung Selatan akan dimulai paling cepat pada tanggal 1 Februari 2021, dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

Hal ini terungkap pada Rapat Koordinasi Lintas Sektoral Terkait Permohonan Pembelajaran Tatap Muka, di Aula Krakatau, Sekdakab Lampung Selatan, Selasa (29/12/2020).

Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Lampung Selatan, Supriyanto, mengatakan keputusan tersebut mengacu pada pertimbangan jumlah kasus positif Covid-19 di Lampung Selatan serta kesiapan sekolah untuk melaksanakan PTM.

"Waktu yang ada agar dimanfaatkan untuk lebih mempersiapkan lagi, kemudian simulasi juga penting, nanti gugus tugas akan turun (ke Lapangan ; red) terkait kesiapan di Sekolah," ujarnya.

Dimulainya PTM pada tanggal 1 Februari 2021 itu juga telah mempertimbangkan adanya suspek kasus Covid-19 akibat libur panjang semester, sehingga dapat meminimalisir terjadinya penyebaran kasus Covid-19 semakin meluas.

Selain itu, sebelum dimulainya PTM di Sekolah, Tim Satgas Penanganan Covid-19 Lampung Selatan beserta instansi terkait akan kembali melakukan rapat terkait kondisi kesehatan masyarakat untuk menjalani PTM.

"Apa saja kendalanya, termasuk zona wilayah, jangan sampai tatap muka menjadi tertuduh naiknya Covid-19 padahal hasil dari liburan," kata Supriyanto.

Sementara, Juru Bicara Tim Satgas Penanganan Covid-19, Kristi Endarwati, mengatakan kasus Covid-19 selama beberapa bulan terakhir mengalami peningkatan yang cukup signifikan, ditambah lagi dengan penuhnya ruang isolasi di Lampung Selatan.

Pertanggal 28 Desember 2020, jumlah kasus kematian konfirmasi positif dan probable di Lampung Selatan telah mencapai 25 kasus.

"Data ini merupakan data dinamis, ada beberapa data swab yang dari RS Swasta, karena data administrasinya belum ada dalam kementrian jadi data tidak masuk kesini, akan tetapi kita sudah informasikan kepada teman-teman puskes untuk melakukan tracing," jelasnya.

Berdasarkan standar World Health Organization (WHO), lanjut Kristi, suatu wilayah dikatakan stabil apabila jumlah kasus positif Covid-19 harus kurang dari 5 persen sedangkan di Lampung Selatan mencapai 17 persen.

"Masih adanya virus Sars Cov 2 di tengah masyarakat, ditambah lagi dengan kurangnya kepatuhan masyarakat dari mulai usia muda hingga orang tua terhadap penerapan protokol kesehatan Covid-19," jelasnya lebih lanjut. (db/ptm-aap).

(01:20:37) DBFMinfo, Kalianda : Komandan Kodim (Dandim) 0421 /Lamse| Letkol Kav Robinson Oktovianus Bessie  menjadi Inspektur Upacara Apel Kehormatan dan Renungan Suci Dalam Rangka Peringatan HUT Ke 74 Kemerdekaan RI Tahun 2019, Jum'at tengah malamPukul 00.00 Wib di Taman Makam Pahlawan Kesuma Bangsa, Kalianda.
Nampak Dalam renungan suci tersebut Sekreraris Daerah Lampung Selatan Fredy SM bersama anggota forkopimda dan sejumah pejabat Pemkab Lamsel, serta anggota pramuka dengan hikmat melakukan renungan untuk mengingat dan mendo'akan para pahlawan yang gugur dalam memperjuangkan kemerdekaan Indonesia.
Kepada info.dbfmradio.id Fredy SM mengatakan, apel kehormatan dan renungan di makam pahlawan Kesuma Bangsa ini, bertujuan untuk merenungkan diri mengenang para pahlawan yang telah gugur, agar dapat merasakan perjuangan mereka.
"kita merenung ya, inikan para pahlawan yang sudah gugur mendahului kita, dan ditengah malam kita ya ikut merasakan istilahnya ya, perjuangan mereka saat itu" terang Fredy SM, Sabtu (17/8/2019) dinihari.
Apel kehormatan dan renungan suci ditutup dengan penghormatan terakhir untuk arwah para pahlawan dan dilanjutkan meletakkan karangan bunga.(hen/db).

 

 

Kasdam II/Sriwijaya Brigjen TNI Syahrial dan Gubernur Arinal Djunaidi serta Pamen Yonif 143/TWEJ, menyambut kepulangan 450 personel TNI dari Perbatasan RI-PNG (foto: hmsprv)

Hankam

(17:40:34) DBFMinfo, Bandarlampung : Kasdam II/Sriwijaya Brigjen TNI Syahrial dan Perwira Menengah (Pamen) Batalyon Infantri (Yonif)143/Tri Wira Eka Jaya menyambut kepulangan 450 personel TNI dari Yonif 143/TWEJ, menggunakan KRI Tanjung Kambani 971, dalam upacara penyambutan di Dermaga IV Pelindo II Pelabuhan Panjang, Bandarlampung, yang juga dihadiri Gubernur Lampung Arinal Djunaidi.
Pangdam II/Sriwijaya Mayjen TNI Irwan, S.IP, M.Hum, dalam amanat tertulis mengatakan, selaku Pangdam II/SWJ dan atas nama seluruh keluarga besar Kodam II/SWJ, mengucapkan selamat datang kepada Satgas pengamanan perbatasan Yonif 143/TWEJ dari daerah penugasan pengamanan perbatasan darat sektor Selatan RI-Papua New Gini (PNG) ke Home base.
"Terima kasih yang sebesar-besarnya atas dedikasi dan pelaksanaan tugas dalam menjaga integritas dan keutuhan wilayah Perbatasan NKRI." ucap pangdam seperti dibacakan Brigjend TNI Syahrial, Sabtu (10/08/2019).
Dikatakan Kasdam, Prajurit Satgas pengamanan perbatasan RI-PNG yang saya banggakan, selama lebih kurang 12 bulan kalian telah melaksanakan tugas pengamanan perbatasan dan disadari bahwa melaksanakan tugas pengamanan wilayah perbatasan bukan tugas yang ringan namun sangatlah mulia dan strategis.
"Karena wilayah perbatasan merupakan beranda depan NKRI yang bernilai strategis bagi kedaulatan bangsa dan Negara, tugas pengamanan di wilayah perbatasan RI-PNG yang memiliki tingkat kerawanan dan risiko yang tinggi terutama aktivitas berbagai kegiatan ilegal seperti permasalahan lintas batas human trafficking dan tindakan kriminalitas penyelundupan narkoba dan kelompok separatis bersenjata yang ingin memisahkan diri dari NKRI" terang Kasdam.
Keberhasilan yang telah dicapai di daerah penugasan, tegas Kasdam, tentu menjadi bekal dan pengalaman yang sangat berharga dalam menyongsong tugas-tugas kedepan yang semakin berat dan penuh dinamika.
Oleh sebab itu, lanjutnya,  perlu melakukan evaluasi secara menyeluruh terhadap pelaksanaan tugas yang telah dilakukan, sebagai bahan penyempurnaan dalam peningkatan kualitas pembinaan satuan, sehingga kredibilitas dan reputasi Satuan yonif 143/TWEJ tetap terjaga dan terpelihara bahkan dapat lebih ditingkatkan. (hmsprv).

DBFMinfo (Bandarlampung) : Peningkatan kualitas lingkungan hidup di Provinsi Lampung akan dipercepat dengan memperkuat regulasi guna mengatasi isu lingkungan di Provinsi Lampung, salah satunya mengenai pengelolaan sampah.

Kabag Humas & Komunikasi Publik Biro Humas dan Protokol Setprov Lampung Heriyansyah mengatakan, Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Provinsi Lampung Irwan Sihar Marpaung saat membacakan sambutan tertulis Gubernur Lampung, pada Upacara Mingguan Pemprov Lampung, Senin pagi di Lapangan Korpri mengatakan, Lebih dari 7.200 ton sampah/hari dihasilkan penduduk Lampung yang mencapai 9 juta jiwa.

"Sampah di Lampung paling tidak 7.200 ton per hari, 3,5 % dibuang ke sungai yang dipastikan akan bermuara ke laut" terang Irwan Sihar Marpaung, Senin (22/7/2019).

Guna mengatasi hal tersebut, lanjut Irwan SM, saat ini Pemerintah Provinsi Lampung sedang menyusun naskah akademik dan Rencana Peraturan Daerah (raperda) mengenai pengelolaan sampah.

"Raperda ini menjadi point penting agar permasalahan sampah seperti di wilayah Pesisir Teluk Lampung dapat terselesaikan" Kata Irwan SM lagi.

Ia mengatakan, selain menyusun raperda pengelolaan sampah, Pemprov Lampung juga sedang menyusun studi pendahuluan pembangunan TPA sampah regional dan membentuk Pokja pengelolaan sampah regional. Selain itu, Pemprov Lampung juga akan bekerjasama dengan perguruan tinggi dan para ahli dalam rencana penanganan dan pengelolaan sampah Teluk Lampung.

"Untuk itu diperlukan sinergitas antar Organisasi Perangkat Daerah guna menyelesaikan permasalahan tersebut, sehingga program perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup tidak bersifat kewilayahan administratif melainkan berbasis ekosistem” ujarnya. (hmsprv).

BFMRadio.id : Kalianda - Bupati Lampung Selatan H. Nanang Ermanto mengatakan, sesuai instruksi Mendagri Nomor 48 tahun 2021, tanggal 18 Oktober 2021 seluruh vaksin harus selesai. 40% untuk lansia dan 50% untuk 12 tahun keatas.

"Alhamdulillah pada hari ini kita sama-sama mengadakan gebyar vaksin menuju herd immunity, insyaallah dengan gebyar vaksin ini Lampung Selatan bisa berjalan dengan baik untuk masyarakat dengan antusias masyarakat yang luar biasa", ujarnya pada Gebyar Vaksinasi Covid-19 Lampung Selatan Menuju Herd Immunity, di GOR Way Handak Kalianda Lampung Selatan, Senin (11/10/2021).

Dengan adanya gebyar vaksin menandakan kebermasaan pemerintah daerah dengan masyarakat menuju kondisi ekonomi Lampung Selatan yang stabil.

Nanang Ermanto juga meminta kepada seluruh elemen masyarakat (kepala desa, para camat dan beserta jajaran) mengajak masyarakatnya untuk vaksinasi.

"Saat ini kita berada di zona orange dan PPKM Level 2. Kalau tanggal 18 Oktober 2021 tidak terlaksana Lampung Selatan akan kembali naik level 3 yang akan menimbulkan suatu pekerjaan yang luar biasa", kata Nanang Ermanto.

Pemerintah juga menjamin vaksin yang digunakan untuk masyarakat luas dengan standar keamanan dan telah melewati uji klinik yang ketat, aman dan efektif.

"Saya harapkan dengan kegiatan vaksin pada hari ini akan menimbulkan suatu yang positif bagi masyarakat Lamsel dan gebyar vaksin di GOR way handak pada hari ini akan melayani vaksin setiap hari. Gebyar juga dilakukan setaip kecamatan di Lampung Selatan", tutup Nanang Ermanto

Lampung Selatan Segera Herd Immunity.

Ditempat yang sama, Duta Vaksin Lampung Selatan Hj. Winarni Nanang Ermanto, menyampaikan rasa terimakasih kepada semua pihak yang telah memberikan kepercayaan sebagai duta vaksin Lampung Selatan.

Winarni Nanang Ermanto juga menyampaikan terimakasih kepada pemerintah daerah Lampung Selatan dan semua pihak untuk bagaimana Lampung Selatan penyediaan vaksin yang maksimal dan juga memberikan vaksin kepada masyarakat agar Lampung Selatan cepat herd immunity.

"Disini saya selaku duta vaksin hanya bisa mengucapkan terimakasih kepada semua jajaran pemerintah daerah yang telah berusaha selama ini bagaimana masyarakat Lampung Selatan paham tentang vaksin dan mau di vaksin, penyediaan vaksin yang ada segera dilakukan", ujarnya

Sementara, dalam laporannya Kepala Dinas Kesehatan Joniyansyah, SKM, MM mengatakan, tujuan kegiatan yakni tercapainya vaksinasi untuk mencegah penyebaran covid-19 di Kabupaten Lampung Selatan dan meningkatkan cakupan imunisasi covid-19 pada seluruh sasaran vaksinasi hingga mencapai minimal 70%.

'Disamping itu,meningkatkan cakupan vaksinasi covid-19 pada usia lanjut 60 tahun keatas mencapai minimal 40%. Menurunkan kasus covid-19 secara signifikan sekaligus covid-19 dengan gejala baru." Terang dia.

Launching Gebyar Vaksinasi Covid-19 Menuju Herd Immunity Lampung Selatan tahun 2021, ini dilaksanakan secara serentak di seluruh kecamatan dikabupaten Lampung Selatan.

"Sasaran vaksinasi Lampung Selatan selanjutnya, kelompok 12 tahun keatas sampai 59 tahun dan lansia 60 tahun keatas" tutup Joniyansyah.

Hadir pada kegiatan itu, Sekda Thamrin, S.Sos, MM, Ketua DWP Yanie Thamrin, anggota forkopimda, Para Asisten Sekda, para kepala OPD terkait dan para camat beserta forkopimcam hadir melalu Virtual zoom meeting.(db-bngpsp-aap).

13:23:22 DBFMRadio.id - Way Urang - Ikatan Bidan Indonesia -IBI- Ranting Way Urang Lampung Selatan menggelar Bakti Sosial di Dusun Lakar Kelurahan Way Urang Kecamatan Kalianda Senin (21/6/2021).

Bakti Sosial dalam rangka memperingati HUT IBI ke-70 dan HARGANAS Tahun 2021 ini, menurut Ketua IBI  Ranting Way Urang Nyimas Evi Safitri Maya Sari, S.Tr.Keb. pihaknya memberikan pelayanan terkait Kesehatan Ibu dan Anak (KIA), seperti Imunisasi, Sistim Deteksi Dini Tumbuh Kembang (SDTK) dan layanan KB.

"Kami memberikan Pelayanan KIA, Imunisasi, SDTK,  Pelayanan KB IUD dan Implant kepada warga masyarakat didusun Lakar ini" terang Bidan Evi Safitri, didampingi Sekretaris IBI ranting Way Urang Juni Ekawati, S.Tr.Keb beserta para anggota.

Sedangkan tujuan diselenggarakannya bakti sosial ini, kata Evi, Kesehatan merupakan hal yang sangat penting untuk diperhatikan karena akan mendasari peningkatan kualitas dan kuantitas hidup seseorang dalam bermasyarakat.

" Untuk meningkatkan kualitas hidup para Ibu,  kami memberikan pelayanan kepada Ibu Hamil, Bayi Balita, Ibu Menyusui dan Sosialisasi Kesehatan Ibu dan Anak. Bagi Bayi Balita kebutuhan akan Imunitas menjadi sangat penting untuk mendapat kekebalan tubuh dan terhindar dari penyakit, dan Sosialisasi Kesehatan Ibu dan Anak." terangnya lagi, sembari menjelaskan, Dalam agenda HUT IBI  baik Pusat, Cabang maupun Ranting, memiliki agenda rutin tahunan yang dilaksanakan bersamaan dengan Hari Ulang Tahun IBI.

Dari keterangan tertulis yang diperoleh dbfmradio.id menyebut, antusias  warga masyarakat yang memiliki Bayi Balita serta Ibu Menyusui dan Ibu Hamil cukup besar, namun, IBI  membatasi jumlah peserta  sesuai Protokol Kesehatan, hanya difokuskan  kepada Bayi, Balita yang membutuhkan Vaksinasi 5 Dasar Lengkap.

"Kami tetap menerapkan protokol Kesehatan,   makanya peserta kami batasi, hanya  Bayi dan Balita untuk di vaksin 5 Dasar Lengkap" tutup Bidan Evi Safitri.(db-aap).

16:19:49 DBFMRadio.id : Kalianda - ketua Tim Penggerak PKK Lampung Selatan, Hj. Winarni Nanang Ermanto, menjenguk Abhan Sultanul Alam (2,4) yang mengidap thalassemia mayor dan leukimia di Desa Kedaton Simpur, Kecamatan Kalianda, Jum'at (18/6/2021).

Pada kesempatan itu, Winarni memberikan semangat serta dukungan kepada keluarga Abhan, terutama kepada Desi (24)  ibu kandung dari anak berusia 2,4 Tahun itu.

"Nanti kalo ada apa-apa ngomong ya, kami akan sering-sering kesini. Jangan putus asa, vonis dokter itu belum tentu terjadi, dokter juga manusia sama seperti kita. Semua yang ada dunia ini, semesta ini, Allah yang berkuasa," ujar Winarni memberi semangat kepada ibu dari tiga anak itu.

Dalam kunjungan singkat itu, winarni mendoakan Abhan agar terus semangat dan kuat. Dengan demikian, diharapkan Abhan mampu menjalani menjalani berbagai proses pengobatan sehingga keadaannya lekas pulih.

"Sehat ya Abhan, kami berdoa semoga Abhan segera diangkat penyakitnya, sehat, nanti besar bisa jadi anak yang berguna bagi nusa dan bangsa, sholeh dan berbakti kepada kedua orang tua," ujarnya lebih lanjut.

Sementara, Ibu Kandung Abhan, Desi, mengucapkan terimakasih kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan beserta jajaran yang telah perduli dan mendukung kesembuhan anaknya.

"Alhamdulillah seneng banget, terimakasih sudah diberi support, bisa mengeluarkan keluh kesah, ternyata masih banyak yang sayang, seneng dan bersyukur banget dapet kunjungan, dapet perhatian lebihlah dari pemerintah," ungkapnya.

Desi mengatakan, sebelumnya Abhan telah divonis mengidap stunting. Hal itu terungkap pada saat Abhan di periksa ke RSUD Bob Bazar Kalianda Lampung Selatan, saat masih berusia 10 Bulan.

Pada saat itu kondisi tubuh Abhan sudah kurus dengan perut sedikit buncit yang disebabkan adanya pembengkakan limpah. Disisi lain, terdapat pula kelebihan sel darah putih (leukosit) yang berakibat menekan produksi keping darah (trombosit) dan sel  darah merah (eritrosit).

"Emang sebenernya udah sakit-sakitan dirumah itu, umur sepuluh bulanan. Jadi kita gak pernah bawa ke medis, bawa ke orang pinter. Begitu kondisinya bener-bener drop banget barulah dibawa RS Bob Bazar, Banyak yang bilang katanya stunting," ujar desi menjelaskan kronologis anaknya.

Setelah menjalani berbagai proses pemeriksaan lainnya, lanjut Desi, Abhan kembali divonis mengidap TB Paru, sehingga harus menjalani pengobatan selama 6 Bulan. Kemudian Abhan juga harus menjalani transfusi darah sebanyak 6 hingga 7 Tahun selama setahun, hingga akhirnya divonis mengidap talasemia mayor pada beberapa bulan yang lalu.

"Sudah dirujuk ke imanuel bu, saya gak tega bu anak sekecil ini harus suntik sana suntik sini sampe harus diambil darahnya, saya sampe nangis. Seminggu sekali harus diambilin darahnya di lab bu, sampe gak keluar (darah) dan dicari lagi," jelas desi serasa mengeluarkan keluh kesahnya kepada Ketua TP PKK Lampung Selatan.

Ditempat yang sama, Direktur Utama Bob Bazar Lampung Selatan, dr. Media Apriliana, mengatakan agar pihak keluarga tidak segan-segan berkonsultasi kepada pihak Rumah Sakit bila terdapat hal-hal yang kurang dimengerti dalam proses pengobatan.

"Kalo bingung, ada yang mau ditanyakan, gak papa dateng aja kerumah sakit. Nanti dikasih tau jalurnya, proses pengobatannya seperti apa," ungkapnya.

Kelainan Darah

Thalassemia merupakan kelainan darah yang disebabkan oleh faktor genetik sehingga mengakibatkan protein yang ada di dalam sel darah merah (hemoglobin) tidak berfungsi secara normal. Zat besi yang diperoleh tubuh dari makanan seharusnya digunakan oleh sumsum tulang untuk menghasilkan hemoglobin. Fungsi hemoglobin dalam sel darah merah sendiri sangat penting, yaitu mengantarkan oksigen dari paru-paru ke seluruh tubuh.

Pengidap thalasemia memiliki sedikit kadar hemoglobin yang berfungsi dengan baik. Oleh karena itu, tingkat oksigen dalam tubuh pengidap pun ikut rendah.

Bebeberapa gejala yang dapat dialami jika tubuh kekurangan oksigen, mudah mengantuk, letih, pingsan, sulit bernapas. (db/ptm-aap).

Advertisement