Top Stories

dbfmradio.id (Kalianda) : Kecamatan Rajabasa diwilayah pesisir Lampung Selatan ada 16 desa dengan potensi desanya yang sangat beragam, seperti di desa Kunjir, kawasan pesisir rajabasa ini terkenal dengan potensi wisata bahari atau pantai, namun sejak bencana tsunami akhir tahun 2018 lalu, kawasan ini sempat lumpuh, terutama disektor ekonomi.

Dialog interaktif Warta Desa DBFM Radio LPPL Lampung Selatan, menghadirkan Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) yang juga Kaur Perencanaan Desa Kunjir Kecamatan Rajabasa,  Iyung, dengan topik Menata Kembali Desa Wisata Kunjir Pasca Tsunami.

Menurut Iyung, sebelum tsunami Wisata Bahari sangat potensial di desa Kunjir, yang ditunjang oleh wisata kuliner dan wahana bermain anak anak, disamping wana (hutan) wisata seperti air terjun dan sumber air panas.

"Sebetulnya (sebelum tsunami : red) potensinya banyak, di atas ada air terjun ada sumber air panas, waktu itu memang belum kita kembangkan karena memang dana desa tidak mendukung, karena banyaknya kebutuhan pembangunan infrastruktur" terang Iyung, Rabu (4/3/2020).

Sebelum dilanda Tsunami, terus Iyung, obyek wisata di Kunjir dikelola oleh Karang Taruna bersama Pokdarwis, berkoordinasi dengan Dinas Pariwisata Kabupaten Lampung Selatan.

"Sebelum tsunami itu memang setiap dusun pemuda pemudanya itu mengelola pantai didusunnya masing2, mereka bersama dengan pokdarwis dan pokdarwislah lah yang yang melanjutkan koordinasi dengan pihak dinas pariwisata" terus Iyung lagi.

Kebetulan, lanjut Iyung, Pokdarwis di bawah naungan Dinas Pariwisata dan di SK kan Bupati, namun mengandalkan swadaya masyarakat, sehingga sulit sekali berkembang.

"soalnya kan kita harus mengandalkan swadaya masyarakat ya makanya sulit sekali berkembangnya tapi setelah mendekati tsunami di tahun 2017 mulai terlihat geliat kunjungan wisatawan, namun tahun 2018, diporak porandakan Tsunami" sesal Iyung.

Pasca tsunami, Iyung menambahkan, Pokdarwis Rajabasa mulai mempromosikan kembali wisata bahari, khususnya yang ada di Desa Kunjir.

"Kita mulai menggaungkan apa potensi yang ada di pulau mengkudu dan batu lapis, kita promosikan lewat media sodial dan alhamdulillah kebanyakan pengunjung yang mau ke sana itu (pulau mengkudu : red) transitnya di Kunjir" tukasnya.

Memang, untuk memulhkan geliat wisata di Kecamatan Rajabasa, perlu banyak keterlibatan masyarakat, perlu perahu nelayan yang telah diluluh lantakkan saat tsunami serta ibu ibu PKK yang membuka pusat kuliner di di di pulau mengkudu.

"Tidak hanya itu destinasi wisata alam sepanjang pesisir rajabasa itu pun rusak dan kini masih dalam proses pemulihan seperti yang ada di desa kunjir dan desa lain, di Kecamatan Rajabasa" Ujar Iyung mengakhiri. (db).

 

DBFMRadio, Kalianda :  Pantai Batu Rame merupakan salah satu dari sekian banyak tempat pariwisata pantai yang ada di Kalianda, Namun pantai ini lebih hangat di telinga masyarakat domestik dengan sebutan pantai ketang Pengunjung yang selalu ramai di kala sore tiba merupakan pemandangan yang tidak asing lagi, bahkan disana banyak pendagang yang menjajakan makanannya seperti bakso ikan, rujak, somay serta es doger yang ramai di serbu pengunjung.

Nama pantai ini, konon diambil dari deretan bebatuan yang tersusun indah dibibir pantai dan menjadi spot swafoto pengunjung,  tetapi ombak di pantai ini arusnya cukup besar sehingga sangat berbahaya untuk berenang.

Aktifitas di pantai ini pada sore hari tidak hanya dari pengunjung yang ingin menikmati sunset aja, namun banyak juga nelayan yang menjala serta memancing ikan. (db/lmhr).

DBFMRadio, Kalianda : Memanjakan mata disore hari dengan pemandangan matahari terbenam yang indah memang sudah menjadi tren di masa kini, Apalagi bagi pecinta senja yang memang mendambakan hadirnya sebagai sesuatu yang menenangkan dan bermakna.

Pantai menjadi salah satu tempat untuk menikmati adanya senja, seperti tempat wisata yang terdapat di daerah kalianda, ketang, Batu rame. Hamparan pantai yang luas serta bebatuan di sisi tepi pantai yang memecah garangnya ombak, menjadikan nuansa senja yang berbeda dari pantai lainnya.

Untuk menikmati keindahan tersebut ternyata tidak perlu merogoh kocek sama sekali, cukup datang dan nikmati, kalimat yang tepat untuk menggambarkan pantai ini. Pantai yang ramai dikunjungi wisatawan di sore hari ini menjadi tempat yang cocok bagi kamu yang suka berfoto dengan senja.

Bukan hanya itu, di pantai ini juga terdapat banyak nelayan yang sedang memancing. Jadi, kalo kamu mau dapetin foto para nelayan secara langsung atau foto bareng dengan nelayan, pantai ini rekomended banget buat kamu.

Atau mau beli hasil nelayannya juga boleh, selain membuat senang nelayan perut kamu juga jadi kenyang. Kamu bisa langsung bakar ikannya bareng keluarga atau teman kamu, jadi menambah kesan indah liburan kamu di sore hari kan.

Buat kamu yang gak mau ribet bawa makanan dan masak di pantai gak perlu khawatir deh, karena walaupun pantai ini gratis tapi sudah ada beberapa pedagang yang tentunya akan memanjakan lidah kamu, jadi kamu gak perlu takut kelaparan deh. (db/ptm).

*(dbfmradio,Kalianda)* - Sebanyak lebih dari 30 orang Kandidat calon siswa mengikuti acara sosialisasi dan Perekrutan Calon Siswa Pelatihan Berasrama ( Bording Training) dari Balai Besar Pengembangan Latihan Kerja (BBPLK) Kabupaten Serang yang diadakan untuk pertama kalinya di Kabupaten Lampung Selatan, Rabu 22/01/2020

Menurut Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi Pembangunan Burhanuddin,SH mengatakan yang dengan ini menyampaikan sambutan dari Plt. Bupati Kabupaten Lampung Selatan Hj. Nanang Ermanto yakni "Kami berkerjasama dengan BBPLK Kabupaten Serang untuk menciptakan suatu lapangan pekerjaan melalui pelatihan - pelatihan untuk menekan angka pengangguran disini yang mencapai 21rb"

Ditempat yang sama, Suyekto.,ST.,Msi perwakilan dari BBPLK Kabupaten Serang menyampaikan bahwa BBPLK tersebut tidak di bawah naungan Dinas Kabupaten Serang melainkan Langsung di bawah Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia yang dengan ini juga di jelaskan memiliki 5 balai besar yaitu BBPLK Serang, BBPLK Bandung, BBPLK Bekasi, BBPLK Semarang dan BBPLK Medan dan setiap BBPLK memiliki Konsentrasi masing-masing di Bidangnya. BBPLK Serang sendiri memiliki konsentrasi di bidang Las dan Listrik, Suyekto juga menjelaskan bahwa di BBPLK ini juga menyediakan asrama bagi siswa dari luar daerah Sehingga mempermudah siswa dalam mencari tempat tinggal selama 3bulan pelatihan.

Hanya ada 2 cara untuk menyelesaikan masalah pengangguran yaitu pelatihan dan pendidikan, maka dari itu pemerintah daerah Kabupaten Lampung Selatan meningkatkan motivasi dan mendidik para peserta agar memiliki kemampuan dan keahlian dalam melakukan suatu pekerjaan oleh karena itu diharapkan para peserta serius dalam mengikuti pelatihan ini. Para peserta juga dapat mendaftarkan dirinya melalui online melalui website yang sudah di jelaskan oleh pihak BBPLK. (db/lmhr)

(dbfmradio.id) : Kalianda - Balai Besar Pengembangan Pelatihan Kerja (BBPLK) Bandung lakukan sosialisasi bagi calon siswa pelatihan berasrama (_boarding training_) di Aula Krakatau Pemkab Lampung Selatan, Kamis (23/1/2020).

Acara ini sebagai tindak lanjut kunjungan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Lampung Selatan ke BBPLK Bandung pada akhir 2019 lalu.

Kepala Disnakertrans Lampung Selatan, Anas Anshori mengatakan bahwa program kerjasama pelatihan ini sebagai upaya meningkatkan daya saing pekerja asal Lampung Selatan.

Mewakili Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Lampung Selatan, Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan Hermansyah Hamidi mengatakan bahwa acara sosialisasi ini diharapkan dapat meningkatkan motivasi peserta pelatihan, sehingga diperoleh peserta yang mempunyai kualitas unggul dan kompetitif.

Lebih lanjut Hermansyah Hamidi mengatakan bahwa selain pelatihan ini dimaksudkan untuk dapat membuka peluang kerja, juga agar kesempatan kerja itu sendiri dapat diisi oleh Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas dan berkompeten di bidangnya.

Di tempat yang sama, perwakilan BBPLK Bandung Fransiska Dwi Setyaningsih menjelaskan terdapat tiga jurusan unggul yang ada BBPLK Bandung yaitu teknik otomotif, manufaktur dan refrigerasi. Selanjutnya dia menerangkan untuk para peserta yang ingin mendaftar bisa melalui website atau datang langsung ke BBPLK Bandung dan kemudian melaksanakan serangkaian test untuk seleksi.

"Untuk kegiatan pelatihannya sendiri, teman-teman tadi sudah mulai mendaftar di disnaker atau di website pelatihan.kemnaker.go.id dan untuk pendaftarannya sendiri nanti akan di bantu oleh operator yang ada di pojok sana. Lalu untuk yang sudah melakukan pendaftaran akan kita lakukan seleksi, nanti seleksinya akan ada dua jenis yakni tes tertulis dan tes wawancara, tapi teman-teman tidak perlu khawatir karena tes yang akan kita selenggarakan tebilang mudah," terang Fransiska.

Dalam sosialisasi ini dijelaskan juga bahwa peserta _boarding training_ akan tinggal di asrama dengan fasilitas lengkap seperti makan, minum, modul, baju kerja, dan _safety shoes_.

Selain itu peserta juga akan memperoleh asuransi, uang saku dan bantuan biaya transport selama pelatihan.

Pada akhir pelatihan peserta akan mendapatkan dua sertifikat yakni sertifikat pelatihan yang dikeluarkan oleh BBPLK Bandung dan Setifikat Kompetensi yang dikeluarkan oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).

Pada sesi tanya jawab Fransiska menegaskan bahwa untuk menjadi peserta pelatihan ini tidak ada kriteria tertentu, hanya perlu kemauan dan tekad yang kuat untuk belajar.

Turut hadir dalam acara sosiliasi ini beberapa perwakilan dari Organisasi Perangkat Daerah terkait pada Pemkab Lampung Selatan. (db/ptm).

 (DBFMRadio.id) : Kalianda - Sejak tanggal 16 Maret 2020, Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan, melalui Dinas Pendidikan (Disdik) mulai menerapkan sistem belajar di rumah kepada para siswa, mulai dari TK/PAUD, SD dan SMP.

Sesuai dengan Surat Edaran Bupati Lampung Selatan Nomor 444.2/0994/IV.02/2020 tentang Pencegahan Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) Kabupaten Lampung Selatan tanggal 16 Maret 2020, dengan sistem belajar di rumah para guru akan melakukan kegiatan belajar dan mengajar kepada para siswa secara online, dengan memanfaatkan aplikasi teknologi informasi.

Baik melalui pembelajaran berbasis android juga pembentukan group belajar dengan aplikasi WhatsApp demi mendukung penangan COVID-19 di Lampung Selatan.

Demikian disampaikan Kepala Disdik Lampung Selatan, Thomas Amirico, ketika menjadi narasumber dialog publik di DBFM Radio, Rabu (18/3/2020).

Menurut Thomas Amirico, sistem ini sudah terjadwal dan wali kelas bertugas untuk menyebarkan informasi yang didapat dari guru mata pelajaran.

"Ada jadwalnya, misalnya hari Senin belajar matematika, besok belajar IPA, yang nantinya pada saat siswa masuk akan dibahas dan didiskusikan," jelasnya.

Lebih lanjut Thomas Amirico menjelaskan bahwa sistem ini mempunyai dua cara, yakni melalui daring (dalam jaringan) yang menggunakan sistem android dan luring (luar jaringan) yang memberikan hak salinan dari sekolah untuk memberikan tugas.

"Melalui daring, kita menyiapkan delapan link (tautan) pembelajaran yang dapat diakses secara gratis oleh para siswa, sedangkan untuk luring nantinya pihak sekolah akan memberikan tugas baik berupa hafalan atau lainnya yang akan dikumpulkan ketika masuk sekolah," terang Thomas Amirico.

Pemberlakuan belajar di rumah selama 14 hari ini, diharapkan dapat memutus mata rantai penyebaran COVID-19 sehingga dapat menyelamatkan puluhan ribu orang.

Agar kebijakan ini bisa memberikan manfaat yang efektif, Thomas Amirico berharap dapat disertai dengan kedisiplinan dan konsistensi dari masyarakat. Dengan begitu dapat mencegah penyebaran COVID-19 utamanya di wilayah Lampung Selatan. (db/ptm).

(01:20:37) DBFMinfo, Kalianda : Komandan Kodim (Dandim) 0421 /Lamse| Letkol Kav Robinson Oktovianus Bessie  menjadi Inspektur Upacara Apel Kehormatan dan Renungan Suci Dalam Rangka Peringatan HUT Ke 74 Kemerdekaan RI Tahun 2019, Jum'at tengah malamPukul 00.00 Wib di Taman Makam Pahlawan Kesuma Bangsa, Kalianda.
Nampak Dalam renungan suci tersebut Sekreraris Daerah Lampung Selatan Fredy SM bersama anggota forkopimda dan sejumah pejabat Pemkab Lamsel, serta anggota pramuka dengan hikmat melakukan renungan untuk mengingat dan mendo'akan para pahlawan yang gugur dalam memperjuangkan kemerdekaan Indonesia.
Kepada info.dbfmradio.id Fredy SM mengatakan, apel kehormatan dan renungan di makam pahlawan Kesuma Bangsa ini, bertujuan untuk merenungkan diri mengenang para pahlawan yang telah gugur, agar dapat merasakan perjuangan mereka.
"kita merenung ya, inikan para pahlawan yang sudah gugur mendahului kita, dan ditengah malam kita ya ikut merasakan istilahnya ya, perjuangan mereka saat itu" terang Fredy SM, Sabtu (17/8/2019) dinihari.
Apel kehormatan dan renungan suci ditutup dengan penghormatan terakhir untuk arwah para pahlawan dan dilanjutkan meletakkan karangan bunga.(hen/db).

 

 

Kasdam II/Sriwijaya Brigjen TNI Syahrial dan Gubernur Arinal Djunaidi serta Pamen Yonif 143/TWEJ, menyambut kepulangan 450 personel TNI dari Perbatasan RI-PNG (foto: hmsprv)

Hankam

(17:40:34) DBFMinfo, Bandarlampung : Kasdam II/Sriwijaya Brigjen TNI Syahrial dan Perwira Menengah (Pamen) Batalyon Infantri (Yonif)143/Tri Wira Eka Jaya menyambut kepulangan 450 personel TNI dari Yonif 143/TWEJ, menggunakan KRI Tanjung Kambani 971, dalam upacara penyambutan di Dermaga IV Pelindo II Pelabuhan Panjang, Bandarlampung, yang juga dihadiri Gubernur Lampung Arinal Djunaidi.
Pangdam II/Sriwijaya Mayjen TNI Irwan, S.IP, M.Hum, dalam amanat tertulis mengatakan, selaku Pangdam II/SWJ dan atas nama seluruh keluarga besar Kodam II/SWJ, mengucapkan selamat datang kepada Satgas pengamanan perbatasan Yonif 143/TWEJ dari daerah penugasan pengamanan perbatasan darat sektor Selatan RI-Papua New Gini (PNG) ke Home base.
"Terima kasih yang sebesar-besarnya atas dedikasi dan pelaksanaan tugas dalam menjaga integritas dan keutuhan wilayah Perbatasan NKRI." ucap pangdam seperti dibacakan Brigjend TNI Syahrial, Sabtu (10/08/2019).
Dikatakan Kasdam, Prajurit Satgas pengamanan perbatasan RI-PNG yang saya banggakan, selama lebih kurang 12 bulan kalian telah melaksanakan tugas pengamanan perbatasan dan disadari bahwa melaksanakan tugas pengamanan wilayah perbatasan bukan tugas yang ringan namun sangatlah mulia dan strategis.
"Karena wilayah perbatasan merupakan beranda depan NKRI yang bernilai strategis bagi kedaulatan bangsa dan Negara, tugas pengamanan di wilayah perbatasan RI-PNG yang memiliki tingkat kerawanan dan risiko yang tinggi terutama aktivitas berbagai kegiatan ilegal seperti permasalahan lintas batas human trafficking dan tindakan kriminalitas penyelundupan narkoba dan kelompok separatis bersenjata yang ingin memisahkan diri dari NKRI" terang Kasdam.
Keberhasilan yang telah dicapai di daerah penugasan, tegas Kasdam, tentu menjadi bekal dan pengalaman yang sangat berharga dalam menyongsong tugas-tugas kedepan yang semakin berat dan penuh dinamika.
Oleh sebab itu, lanjutnya,  perlu melakukan evaluasi secara menyeluruh terhadap pelaksanaan tugas yang telah dilakukan, sebagai bahan penyempurnaan dalam peningkatan kualitas pembinaan satuan, sehingga kredibilitas dan reputasi Satuan yonif 143/TWEJ tetap terjaga dan terpelihara bahkan dapat lebih ditingkatkan. (hmsprv).

DBFMinfo (Bandarlampung) : Peningkatan kualitas lingkungan hidup di Provinsi Lampung akan dipercepat dengan memperkuat regulasi guna mengatasi isu lingkungan di Provinsi Lampung, salah satunya mengenai pengelolaan sampah.

Kabag Humas & Komunikasi Publik Biro Humas dan Protokol Setprov Lampung Heriyansyah mengatakan, Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Provinsi Lampung Irwan Sihar Marpaung saat membacakan sambutan tertulis Gubernur Lampung, pada Upacara Mingguan Pemprov Lampung, Senin pagi di Lapangan Korpri mengatakan, Lebih dari 7.200 ton sampah/hari dihasilkan penduduk Lampung yang mencapai 9 juta jiwa.

"Sampah di Lampung paling tidak 7.200 ton per hari, 3,5 % dibuang ke sungai yang dipastikan akan bermuara ke laut" terang Irwan Sihar Marpaung, Senin (22/7/2019).

Guna mengatasi hal tersebut, lanjut Irwan SM, saat ini Pemerintah Provinsi Lampung sedang menyusun naskah akademik dan Rencana Peraturan Daerah (raperda) mengenai pengelolaan sampah.

"Raperda ini menjadi point penting agar permasalahan sampah seperti di wilayah Pesisir Teluk Lampung dapat terselesaikan" Kata Irwan SM lagi.

Ia mengatakan, selain menyusun raperda pengelolaan sampah, Pemprov Lampung juga sedang menyusun studi pendahuluan pembangunan TPA sampah regional dan membentuk Pokja pengelolaan sampah regional. Selain itu, Pemprov Lampung juga akan bekerjasama dengan perguruan tinggi dan para ahli dalam rencana penanganan dan pengelolaan sampah Teluk Lampung.

"Untuk itu diperlukan sinergitas antar Organisasi Perangkat Daerah guna menyelesaikan permasalahan tersebut, sehingga program perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup tidak bersifat kewilayahan administratif melainkan berbasis ekosistem” ujarnya. (hmsprv).

(dbfmradio.id) : Kalianda* - Ikatan Bidan Indonesia (IBI) cabang Lampung Selatan mengadakan acara Sidang Ilmiah Pengukuhan Bidan Delima di Gedung Olah Raga Way Handak (GWH) Kalianda, pada Kamis (23/01/2020).

Turut hadir dalam acara tersebut Pelaksanaan Tugas (Plt) Bupati kabupaten Lampung Selatan H. Nanang Ermanto beserta jajarannya.

Dalam sambutannya, Nanang meminta kepada seluruh bidan untuk terus berjuang meningkatkan kualitas pelayanan dalam menurunkan angka kematian ibu dan bayi paska melahirkan.

Dia juga mengimbau agar para bidan tidak menyia-nyiakan keberadaan Pos Kesehatan Desa (Poskesdes) untuk lebih dekat dalam melayani masyarakat. "Mari bersama-sama kita bangun bidang kesehatan dengan selalu menjaga eksistensi profesi dalam menurunkan angka kematian ibu dan bayi, sebagai wujud membangun dan mengangkat derajat kesehatan masyarakat. Profesi bidan adalah ujung tombak keberhasilan pencapaian target Dinas Kesehatan, Badan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinas PPKB)," ujarnya.

Sementara itu Ketua IBI Provinsi Lampung Mery Destianty mengatakan bahwa pengukuhan Bidan Delima ini adalah sebagai wujud kepedulian terhadap peningkatan kualitas pelayanan profesi bidan di Lampung Selatan.

Bidan Delima adalah sistem standarisasi kualitas pelayanan bidan praktek swasta, dengan penekanan pada kegiatan monitoring dan evaluasi serta kegiatan pembinaan dan pelatihan yang rutin dan berkesinambungan. "Pengukuhan ini adalah sebagai wujud kepedulian terhadap bidan di Lampung Selatan. Yang harus diingat bahwa bidan adalah pelaku pelayanan kesehatan terbanyak di dalam pengabdian dan pelayanan kesehatan kepada masyarakat," terangnya.

Selain jajaran pejabat Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan turut hadir dalam acara ini Dandim 0421 Lampung Selatan Letkol Kav. Robinson Octavianus Bessie. (db/lmhr)

(DBFMRadio.id) : Kalianda - Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri) telah menerbitkan Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 1 tahun 2020 tentang  Pencegahan Penyebaran dan Percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) di Lingkungan Pemerintah Daerah.

Instruksi tersebut dikeluarkan dalam rangka pencegahan penyebaran dan percepatan penanganan COVID-19 dengan memperhatikan Instruksi Presiden Nomor 4 Tahun 2020 tentang Refocusing Kegiatan, Realokasi Anggaran, serta Pengadaan Barang dan Jasa Dalam Rangka Percepatan Penanganan COVID-19.

Selain itu, Instruksi ini juga memperhatikan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 20 Tahun 2020 tentang Percepatan Penanganan COVID-19 di Lingkungan Pemerintah Daerah.

Dengan mengacu pada hal tersebut, Pelaksana Harian (Plh) Dirjen Bina Pembangunan Daerah Kemendagri, Hari Nur Cahya Murni menegaskan untuk realokasi anggaran, dalam pelaksanaan belanja kebutuhan alat kesehatan pandemi COVID-19 Kemendagri akan membentuk dua tim yang akan membantu dalam pendataan keperluan alat kesehatan.

"Untuk kebutuhan alat kesehatan, nanti tim pendataan akan mendata kebutuhan alat kesehatan yang ada di provinsi dan kota dalam rangka penanganan COVID-19, dan tidak akan membiarkan belanja secara sendiri-sendiri," tegas Hari Nur Cahya Murni pada Video Convrence (Vicon) yang digelar di Ruang Vicon Rumah Dinas Bupati Lampung Selatan, Kamis (9/4/2020).

Selain itu, Lanjut Hari Nur Cahya Murni, akan ada tim yang bertugas untuk mencocokkan kebutuhan yang telah didata dengan produsen. "Untuk mendapatkan barang tersebut, harus melakukan pemesanan, mulai dari siapa yang akan dihubungi, contact person, kapan dan dimana, hingga barang yang diproduksi. Semua sudah jelas keterangannya," jelas Hari Nur Cahya Murni.

Hari Nur Cahya Murni mengungkap, nantinya barang tersebut akan ditransfer melalui Asosiasi Dinas Kesehatan dan akan diteruskan ke Provinsi/Kota masing-masing. (db/ptm).

(DBFMRadio.id) : Kalianda – Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid 19 Lampung Selatan terus berupaya mencegah penyebaran mata rantai COVID-19 di lingkungan tersebut, salah satunya yakni dengan dilakukannya penyemprotan disinfektan secara masif diseluruh tempat yang sering dilalui masyarakat setempat, oleh Polres Lampung Selatan, Sabtu (28/3/2020).

Kapolres Lampung Selatan, AKBP Eddie Purnomo dan Komandan Distrik Militer (Kodim) 0421/Lampung Selatan, Letkol Kav Robinson Octavianus Bassie, mengawasi penyemprotan ini.

AKBP Eddie Purnomo selaku Wakil Ketua Satgas penanganan Covid 19  menjelaskan penyemprotan ini merupakan salah satu upaya untuk mencegah penyebaran mata rantai COVID-19 di Kabupaten Lampung Selatan, yang keberadaannya menjadi perhatian khusus oleh masyarakat dunia.

“Paling tidak kita berusaha mencegah, dan terus mengimbau masyarakat yang masih berkumpul agar tetap tinggal dirumah, apabila tidak ada keperluan mendesak,” jelas orang nomor satu di jajaran Polres Lampung Selatan.

Kapolres mengatakan penyemprotan disinfektan sudah dilakukan sejak beberapa hari yang lalu, dan bekerjasama dengan Komando Rayon Militer (koramil), Kecamatan serta Unit Pelaksana Teknis (UPT) serta jajaran yang terkait.

“kita sudah melakukan penyemprotan sejak beberapa hari yang lalu, dan hari ini kita lakukan penyemprotan disinfektan diseputaran Kota Kalianda secara massif, dengan menggunakan water cannon, terutama dijalur utama jalan kalianda,” jelasnya.

Hal serupa juga dikatakan oleh Letkol Kav Robinson Octavianus Bassie, bahwa penyemprotan ini dilakukan di seluruh wilayah Lampung Selatan, dan dilakukan secara bertahap.

“semua kami lakukan penyemprotan, kemarin kami lakukan penyemprotan dikecamatan, semua fasilitas sudah kami semprot, mulai dari pasar, kantor pemerintahan dan sekolah,” terangnya.(db/ptm).

Advertisement