Top Stories

Grid List

dbfmradio.id - Kunjir : Rencana PT. Indonesia Comnets Plus, ICON+ Wilayah Lampung, Anak perusahaan PT PLN (Persero), bergerak dibidang jaringan telekomunikasi, membangun jaringan internet untuk Desa Kunjir, Kecamatan Rajabasa, Kabupaten Lampung Selatan, akhirnya terwujud.

Pembangunan jaringan ini merupakan kerja sama antara Icon+ dan Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan melalui Dinas Komunikasi dan Informatika.

Program ini bertujuan untuk mendukung operasional perangkat desa dan pemberdayaan masyarakat setempat, sehingga diharapkan dapat mengembangkan potensi wisata bahari di Desa Kunjir pasca Tsunami dengan menyediakan akses internet untuk para pengunjung dan masyarakat setempat.

Ketua Karang Taruna Kecamatan Rajabasa Sahroni mengatakan, jaringan internet di desa kunjir baru terpasang hari Rabu (29/4/2020) sinyalnya kuat dan mayoritas warga masyarakat Desa Kunjir sudah banyak memanfaatkannya. Terutama pelajar yang sedang menjalani belajar dirumah, terkait dengan Pandemi Covid 19.

"Terutama pelajar, SMP dan SMA seperti instruksi Bapak Menteri Pendidikan dan pihak sekolah, agar belajar di rumah masing masing dan malam maupun siang hari membawa laptop masing masing ke tempat di mana ada Wifi" jelas Sahroni, Kamis, (30/4/2020).

Diketahui, Wifi di Desa Kunjir, tersedia di tiga lokasi, yakni di kantor desa serta di dua spot wisata yang langsung berhadapan dengan bibir pantai di tepi jalan lingkar Gunung Rajabasa, pantai Jandong dan pantai Wat Wat Gawoh.

Sebelumnya pihak Icon+ menjanjikan layanan internet ini dapat dinikmati pada bulan Februari, namun karena pengadaan jaringan infrastruktur transmisi kabel serat optik baru dikerjakan, sehingga baru dapat direalisasikan bulan April ini.(db/pms-aap).

 

(DBFMRadio.id) : Kalianda – Upaya melawan penyebaran virus Covid-19 terus dilakukan pemerintah kabupaten Lampung Selatan. Kali ini, Tim Penggerak PKK Kabupaten Lampung Selatan memberikan bantuan tandon air bersih yang dilengkapi dengan wastafel, kran air dan tempat sabun pencuci tangan.

"Tandon Air ini kita berikan untuk 17 kecamatan yang ada di Lampung Selatan untuk mengajak masyarakat agar tertib Melakukan cuci tangan sebelum dan sesudah berkegiatan untuk memutus mata rantai penularan dari covid-19 ini" jelas Plt. Ketua Tim Penggerak PKK Winarni Nanang Ermanto di Rumah Dinas Bupati Lampung Selatan, Sabtu (11/04/2020)

Winarni juga menghimbau kepada masyarakat desa untuk selalu berprilaku hidup bersih dan sehat. Tandon air ini juga merupakan contoh untuk di setiap kecamatan dan juga desa agar masyarakat bisa mencontoh dan membuat sendiri dirumah masing- masing dengan bahan seperti ember cat,baskon dan lain sebagainya.

"Karena PKK desa juga ada dalam anggaran dana desa jadi bisa dianggarkan untk penanganan covid-19 termasuknya membuat tandon-tandon air yang di tempeli ajakan cuci tangan dan diletakan di tempat-tempat umum sebagai media sosialisasi untuk bisa masyarakat juga contoh " jelasnya Sebagai

Sebagai kecamatan perwakilan, kecamatan Penengahan yang pertama kali menerima dari tandon Air tersebut dan langsung diterima oleh Camat Penengahan yaitu Erdiyansyah, SH.MM.

Diakhir wawancara Winarni meminta kepada masyarakat untuk menaatin segala himbauan pemerintah supaya menyebaran Covid-19 di kabupaten Lampung Selatan tidak semakin meluas. (db/lmhr)

DBFMRadio.id (Kalianda) : Pengukuhan Pengurus Kelompok Sadar Keamanan Ketertiban Masyarakat (Pokdar Kamtibmas) Lampung Selatan, dilaksnakan di Aula Sebuku Rumah Dinas Bupati Lampung Selatan, jum'at (13/3/2020).

Selain dihadiri oleh Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Lampung Selatan, H. Nanang Ermanto, Kapolres Lampung Selatan, Edi Purnomo, acara pengukuhan ini juga dihadiri Kepala BNN Kabupaten Lampung Selatan, Iklas, serta Para Jajaran Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan.

Ketua Pokdar Kamtibmas Lampung Selatan, Syahirul Alim, dalam sambutannya mengatakan, keamanan di Lampung Selatan merupakan tanggung jawab dari seluruh jajaran serta kerja sama dari masyarakat setempat.

"Permasalahan yang ada di Lampung Selatan, bukan hanya tugas perintah daerah, polres, dan jajaran yang terkait, tetapi menjadi kewajiban masyarakat Lampung Selatan," jelas syahirul alim.

Untuk membantu mencegah dan mengatasi terjadinya pelanggaran di desa, Syahirul Alim berharap, kedepannya dapat dibentuk Pokdar Kamtibnas Kecamatan dan Desa, sehingga dapat menyelesaikan masalah dari sedini mungkin.

"Saya berharap, kedepan dapat dibentuk pokdar kamtibnas Kecamatan hingga Desa, sehingga apabila ada permasalahan kecil, permasalahan tersebut tidak melebar dan menjadi besar," jelasnya lebih lanjut.

Ditempat yang sama, Kapolres Lampung Selatan, AKBP Edi Purnomo mengungkapkan pembentukan Pokdar Kamtibmas sudah diselenggarakan sejak bulan September 2019.

Dan dengan dibentuknya Pokdar Kamtibmas, Lanjut Edi Purnomo, dapat memberikan pemahaman kepada masyarakat sehingga tercipta kesadaran Keamanan dan ketertiban di Lampung Selatan.

"Tugas Pokdar Kamtibmas, yakni memberikan pemahaman kepada masyarakat, sehingga tercipta kesadaran kamtibmas ditengah masyarakat, dengan begitu masyarakat dapat saling mengingatkan dan menjaga," terangnya.

Dalam penutup sambutan, AKBP Edi Purnomo berharap dengan dikukuhkannya pengurus Pokdar Kamtibmas Lampung Selatan dapat menciptakan situasi kondusif menuju indonesia maju dan bersatu dalam menyongsong pilkada 2020. (db/ptm).

DBFMRadio.id - Jakarta : Ketentuan bagi orang yang terpapar Corona Virus, yang bisa saja tanpa gejala, dan hidup bebas bersosialisasi di tengah masyarakat, seharusnya melakukan karantina pribadi setelah dari hasil rappid test dinyatakan positif.

Jika hal itu benar2 ada, menurut Juru bicara Pemerintah Gugus Tugas Percepatan Penangan Covid 19 Achmad Yurianto, apabila tidak terlindungi dengan cara menerapkan adaptasi kebiasaan baru atau New Normal, akan sangat besar kemungkinannya, akan menularkan.

Oleh karena itu, adaptasi kebiasaan baru mutlak harus dijalankan, basis perubahan ini adalah pada edukasi yang terus menerus, oleh keluarga.

"Kita sangat berharap, peran keluarga dalam perubahan adaptasi kebiasaan baru ini harus dilakukan brrsama sama" ujar Ahmad Yurianto, Selasa (2/6/2020).

Beberapa daerah, lanjut Ahmad Yurianto, secara bertahap akan mulai mengimplementasikan kebiasaan baru, sejalan dengan mulai dijalankan kembali aktivitas produktif, dalam rangka untuk mempertahankan kinerja.

Meskipun demikian, tegasnya lagi, New Normal ini bukan sebuah eforia yang bisa saja diekspresikan dengan merasa bebas melakukan tindakan apapun, dengan mengabaikan protokol kesehatan.

"New normal ini hendaknya tidak disikapi dengan eforia, bebas melakukan tindakan apapun apalagi mengabaikan protokol kesehatan Covid 19" kata Ahmad Yurianto.

Pada bagian lain, Ahmad Yurianto juga menjelaskan dalam melaksanakan kebiasaan baru ini banyak yang akan dirubah, namun bukan sesuatu yang sulit, karena pada dasarnya, sudah pernah dilakukan.

"Memang, banyak yang akan kita rubah, namun sebenarnya tidak terlalu sulit, karena memang petubahan itu sudah biasa kita lakukan" ujar Yurianto.

Sementara untuk perkembangan data kasus Covid 19, Ahmad Yurianto menyebut, hingga pukul 12.00 WIB, Gugus Tugas telah menyelesaikan pemeriksaan spesimen dan terferifikasi 9.409 spesimen, dan masih tersisa 1.143 spesimen. Sehingga yang telah diperiksa dengan total pemeriksaan 342.466 Spesimen, baik dengan real time PCR maupun dengan test cepat mulekuler.

Sedangkan konfirmasi Covid 19 positif, lanjut Yurianto, bertambah 609 orang, sehingga menjadi 27.549 orang.

"penambahan 609 itu tersebar di beberapa propinsi, seperti Jawa Timur 213 kasus, Papua 94 kasus, DKI Jakarta 60 kasus, Sulawesi Selatan 44 Kasus, Sumatra Selatan 24, dan ada 4 propinsi yang melaporkan hanya 1 positif, dan 11 provinsi nihil." terang dia.

Dalam pada itu, Angka sembuh meningkat 298 orang sehingga totalnya menjadi 7. 935 orang, meninggal 22, 417 Kabupaten/Kota terdampak di 34 Provinsi. Orang Dalam Pemantauan (ODP) 48.023, dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) 13.213 orang.(fmb9/db/aap).

DBFMRadio, Kalianda : Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan mengikuti upacara peringatan Hari Lahir Pancasila secara Virtual melalui media siaran TVRI, di Ruang Video Conference, Aula Rajabasa, Kantor Bupati setempat.

Turut mengikuti upacara tersebut, Bupati Lampung Selatan, H. Nanang Ermanto, Sekretaris Daerah, Thamrin beserta para Kepala Organiasi Perangkat Daerah (OPD) dan camat di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan.

Kegiatan upacara itu, diselenggarakan langsung dari ruang Garuda Kepresidenan Bogor, dan dipimpin langsung oleh Presiden Republik Indonesia (RI), Joko Widodo (Jokowi).

Pada kesempatan itu, Joko Widodo mengatakan Pancasila merupakan salah satu bintang penjuru yang menggerakkan persatuan Indonesia ditengah pandemi Corona Virus Disease (Covid)-19, yang dalam menghadapinya memerlukan kesabaran serta kedisiplinan seluruh lapisan masyarakat.

"Peringatan hari lahir Pancasila tahun ini (2020) kita laksanakan ditengah pandemi COVID-19, yang menguji daya juang kita (Indonesia) sebagai Bangsa, menguji pengorbanan, kedisiplinan dan kepatuhan dan ketenangan dalam mengambil semua kebijakan dengan cepat dan tepat," Jelasnya.

Jokowi juga berpesan agar nilai pacasila harus tertanam dalam jiwa bangsa Indonesia, dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari serta pengambilan keputusan.

"Nilai yang bekerja dalam kehidupan kita, dalam mengambil keputusan dan kebijakan," pesan Jokowi. (Db/ptm-aap).

DBFMRadio, Kalianda : Situasi pandemi Corona Virus Disease (COVID)-19 berdampak pada tidak adanya peningkatan pajak daerah, namun demikian upaya pembagunan sistem serta database tetap dilakukan oleh Pemerintah Daerah (Pemda).

Dengan pembangunan sistem tersebut dan penekanan inovasi, Kasatgas Direktorat Litbag KPK, Niken Arianti berharap dapat meningkatkan pajak daerah setelah pandemi COVID-19 usai. Pada database potensi pajak, nantinya Pemda harus menyusun databese aktual dan potensial.

"Kalau sudah ada sistem akan lebih mudah, disini ada data base yang meminta pemda menyiapkan database yang memuat identitas, data objek, kisaran kewajiban pajak, data catatan regulasi kepatuhan pajaknya," jelas Niken Ariyanti melalui Video Confrence, Rabu (20/5/2020).

Selain itu, lanjut Niken Ariati, Pemda juga melakukan pemutakhiran dan integrasi database, sehingga dapat mempermudah dalam penanganan pajak daerah.

"Bisa menahan izinya, hingga saat mereka patuh wajib pajak, dan ini kita berharap ada integrasi, tadi juga sudah dijelaskan harus ada post to post antara instansi terkait," jelasnya lebih lanjut.

Pada Videoconvrence yang diikuti Sekda dan Kepala OPD Pemkab Lampung selatan diruang Video Convrence, Niken juga berharap sudah banyak sistem yang telah digunakan daerah, sehingga akan lebih memudahkan dalam penginputan data. (db/ptm-aap).

dbfmradio.id - Kalianda : Mengawali karirnya dengan mengikuti lomba Ceramah (Dakwah) di kampungya Desa Beringin Jaya Kecamatan Bumiagung Lampung Selatan dan berulangkali menjadi juara pertama, Nabilla Zainnuri, Runner up Sunsilk Hijab Hunt Trans7 ini kemudian meningkatkan fase lomba di tingkat Kecamatan.

Setiap kali ada lomba di tingkat Kecamatan, demikian Nabila Zainuri berujar, selalu menjadi juara, kemudian meningkat lagi ditingkat Kabupaten hingga akhirnya, saat duduk dibangku SMP, masih ikut lomba dicabang yang sama, Syarhil Quran dan lagi lagi menjadi juara, disinilah titik balik karir Nabila sebagai pendakwah.

"Dari situlah mulai ngikut sampai akhirnya kuliah waktu itu di UIN Radin Inten Lampung, temen temen ngajakin ikutan latihan syarhil, sampai akhirnya tahun 2015 tu Nabila juara satu Cabang Syarhil Quran MTQ tingkat provinsi lampung di kota Metro" cerita Nabila pada dialogg khusus dbfmradio, Kamis (38/4/2020).

Mulai saat itulah, lanjut dia, usai dari MTQ 2015, kemudian mendadtar di AKademi Sahur Indosiar (AKSI), terinpirasi oleh seniornya Laili, Finalis Aksi 2013, akhirnya baru ditahun 2015, menjadi salah satu dari 37 kontestan Aksi dari srkitar 5. 000 pendaftar.

"nah nabila sebelumnya juga sudah daftar AKSI indosiar berawal dari ketertarikan pada saat temen Nabila ngikut AKSI Indosiar tahun 2013, jadi pas gitu ngelihat dia loh kok bisa ikut ya, gimana caranya gitu nah mulailah nanya nanya, tahun 2014, terhalang Ujian Akhir Semester (UAS) di kampus, namun tahun 2015 mendapat dispensasi dari Kampus, 2015 dan ikut auidisi hingga sampai ke 37 untuk live di indosiar" cerita Nabila lagi.

Pada dialog yang dipandu presenter Melinda ini juga terungkap, setelah mencapai 5 besar AKSI Indosiar, selanjutnya 2016, ikut ajang Sunsilk Hijab Hunt di Trans7, bermodalkan di AKSI Indosiar, Nabila menampilkan bakat yang dia punyai yakni ceramah dan meraih juara II.

"Ngikut juga waktu itu ajang Hijab Hunt, nah kalau Hijab Hunt itu ajang pencarian muslimah berbakat, jadi bakatnya boleh apa saja, tapi pada saat itu Nabila menampilkan bakat ceramah, Alhamdullilah mendapat juara dua" tukas Nabila lagi.

Diluar karir Nabila sebagai Lecture (Penceramah) tanggal 13 Desember 2017, Mahasiswa Pasca Sarjana Tarbiyah dan Dakwah UIN Radin Intan Lampung yang saat ini sedang ikut berAKSIdirumahsaja Indosiar ini, di Wisuda dan akan tampil 2 Mei lusa di Kloter 9.(db/ptm-aap).

(DBFMRadio.id) : Kalianda - Menjalani hobi sebagai sebuah pekerjaan merupakan hal sangat menyenangkan, selain membuat hati senang, hal ini juga dapat menjadi sumber pendapatan bagi yang menjalani dengan sepenuh hati.

Berawal dari hobi , Pemilik Make Up Artis (MUA) RI-ID Mery Maria optimis mengembangkan usaha rias yang sudah dimulai sejak dua tahun yang lalu.

Menurut Mery Maria untuk menjadi MUA yang yang handal, perlu menjalani kursus (pelatihan), sehingga dapat memperluas ilmu pengetahuan tentang bidang tersebut.

"Kalau untuk menjadi MUA itu biasanya kursus, selain itu sekarang juga sudah ada pelatihan, sehingga kita bisa lebih menguasai bidang kita," jelasnya, pada dialog Jelita di DBFM Radio, Selasa (31/3/2020).

Salah satu pencapaian yang tidak terlupakan, lanjut Mery Maria yakni dapat merias Kepala Dinas Pariwisata Lampung selatan, karena tidak semua MUA bisa mendapat kesempatan tersebut.

"Kalau pencapaian yang paling berarti bisa merias Ibu Kepala Dinas Pariwisata, seneng banget sih, karena tidak semua orang bisa merias ibu kepala dinas," jelas Mery Maria.

Untuk menjadi MUA yang baik, ungkap Mery lagi, diperlukan kesabaran dalam menghadapi customer, sebab setiap customer memiliki karakter dan sifat yang berbeda-beda.

MUA yang mengidolakan Dean, salah satu MUA sukses dijakarta ini, mengatakan bahwa dalam menjalankan bisnis ini membutuhkan semangat juang yang tinggi dan jangan mudah menyerah. (db/ptm).

(DBFMRadio.id) : Kalianda - Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) adalah sebuah gerakan nasional di dalam pembangunan masyarakat yang tumbuh dari bawah.

Tujuan gerakan PKK ini adalah untuk mewujudkan keluarga yang beriman dan juga bertakwa kepada Tuhan YME, berakhlak mulia dan berbudi luhur, sehat sejahtera, maju dan mandiri, kesetaraan dan keadilan gender serta kesadaran hukum dan lingkungan. Gerakan PKK tersebar di seluruh Indonesia, mulai dari tingkat pusat hingga ke tingkat desa.

DBFM Radio pada Selasa (3/3/2020) pada Program Dialog Publik Jelita (Jendela Wanita dan Anak) mengangkat tema "Peran PKK Dalam Pembangunan Daerah". Program dialog publik ini mengangkat empat tema utama, yakni mengenai pemberdayaan perempuan, kesetaraan gender, kabupaten layak anak dan intervensi stunting di Lampung Selatan.

Hadir sebagai narasumber adalah Pelaksana Tugas Ketua Tim Penggerak PKK (Plt. Ketua TP PKK) Kabupaten Lampung Selatan, Hj. Winarni Nanang Ermanto dengan dipandu oleh presenter DBFM Radio, Monica Hatu Riwu.

Dalam dialog publik ini, Winarni Nanang Ermanto menyampaikan salah satu program unggulan TP PKK Lampung Selatan, yaitu swasembada gizi. Program ini digagas sebagai bentuk pengentasan stunting dalam upaya untuk mengatasi kekurangan asupan gizi bagi anak di Lampung Selatan.

"Swasembada gizi ini merupakan bentuk intervensi stunting di Kabupaten Lampung Selatan. Program ini melibatkan kerjasama semua elemen dari mulai pemerintah kabupaten, OPD, kecamatan, pemerintahan desa juga masyarakat, " jelasnya.

"Kalau di PKK program swasembada gizi ini ditangani oleh Pokja III dan Pokja IV. Di Pokja III ada program "Hatinya PKK", dengan ini lahan pekarangan rumah dimanfaatkan menjadi sumber pangan bergizi untuk keluarga serta ditata menjadi halaman asri, teratur, indah dan nyaman, " urainya lebih jauh.

"Seperti yang kita ketahui, bahwa gizi ini mempengaruhi tingkat pertumbuhan anak, jadi kita berikan arahan agar ibu-ibu di rumah agar bisa memberikan asupan gizi yang seimbang untuk anaknya," lanjut perempuan kepala desa Way Galih ini.

Kerjasama dan kekompakan yang dibangun oleh TP PKK Lampung Selatan dalam menjalankan program swasembada gizi ini berhasil menurunkan angka stunting secara signifikan. Bahkan kini di bawah angka rata-rata nasional.

"Alhamdulillah dengan kerja sama dari seluruh pemerintahan Lampung Selatan, dari tingkat kabupaten hingga desa. Tingkat stunting di Lampung Selatan mengalami penurunan dari 53% menjadi 14% dibawah rata-rata nasional yaitu 20%. Saya maunya kedepannya tidak adalagi masyarakat Lampung Selatan yang mengalami stunting," jelasnya lagi.

Pada segmen terakhir Winarni Nanang Ermanto menyampaikan harapan bagaimana meningkatkan kesuksesan program ini dapat membantu kesejahteraan seluruh masyarakat Lampung Selatan.

"Target dari program PKK dapet tercapai, dapat membantu pemenuhan kebutuhan keluarga sehingga dapat benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Lampung Selatan," harapnya.

Turut hadir menyaksikan dialog publik ini, direktur utama DBFM Radio Rudi Suhaimi, pengurus TP PKK Lampung Selatan, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Lampung Selatan, M. Sefri Masdian bersama jajaran pejabat stukturalnya. (db/ptm).

(21:09:09) DBFMinfo, Kalianda : Polres Lampung Selatan akan menggelar Operasi Lilin Krakatau (OLK) sebagai pengamanan masa angkutan Natal 2019 dan Tahun Baru 2020 diwilayah Polres Lampung Selatan, selama 10 hari dari tanggal 23 Desember 2019 hingga 1 Januari 2020.
Kapolres Lampung Selatan AKBP Edi Purnomo, pada rapat koordinasi lintas sektoral pengamanan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2020 di Aula Rajabasa, Sekretariat Kabupaten Lampung Selatan Senin (16/12/2019), mengatakan, untuk pengamanan di Lampung Selatan memang agak berbeda, meskipun sepuluh hari namun H-7 Natal atau tanggal 18 Desember Pos sudah siaga, bersama institusi lain, seperti Kodim, Dinas Kesehatan, Dishub dan Sat Pol PP.
"Meskipun masa operasi 10 hari, dari tanggal 23 Desember 2019, hingga 1 Januari 2020, namun H-7 Natal Pospam sudah siaga" terang Kapolres.
Kemudian, lanjut AKBP Edi Purnomo, untuk puncak Kepadatan, diprediksi pada tanggal 24 dan 30 Desember 2019. Meskipun tanggal 1 masa liburan, dan masa operasi berakhir, namun 23 Pos Pengamanan (Pospam) masih tetap disiagakan hingga H+5.
"Ada tiga jenis pos yakni pos terpadu, pelayanan dan pengamanan dengan total keberadaan pospam ada 23 pos" jelas dia.
Kapolres juga memprediksi akan terjadi peningkatan arus lalulintas dibanding tahun lalu, dengan beroperasinya Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) Bakauheni-Kayu Agung, yang dapat memangkas waktu perjalanan hingga 50% dari jarak tempuh di jalan non toll.
Menurut mantan Kapolres Mesuji ini, OLK 2019 akan melibatkan 400-an personel yang dibantu oleh institusi terkait untuk pengamanan libur Nataru. Tidak saja di sepanjang Jalur Lintas Sumatra, namun di Exit Tol diwilayah Lampung Selatan, Pelabuhan Penyeberangan Bakauheni, tempat hiburan dan  tempat ibadah.
Sedangkan konsentrasi pengamanan Malam Pergantian Tahun, tambah AKBP Edi Purnomo, ada 3 di Kahai Beach, Grand Elty, dan Menara Siger yang akan di tingkatkan keamanan nya.
"Ada sekitar 400 anggota yang kami libatkan dalam operasi ini, untuk pengamanan sepanjang jalur lintas, pelabuhan bakauheni termasuk kawasan wisata dan gereja akan kita kerahkan personel baik dari polisi, kesehatan dan basarnas, konsentrasi pengamanan di 3 lokasi tempat perayaan malam pergantian tahun" jelas Edi Purnomo.(db/mel).

(17:34:34) DBFMinfo, Bandarlampung : Keterbukaan informasi publik adalah ciri penting negara demokratis, hal ini juga yang melatar belakangi lahirnya UU 14/2008 tentang Keterbukaan informasi Publik.
Ketua Komisi Informasi Provinsi (KIP) Lampung Dery Hendryan, mengatakan, disamping itu, mewujudkan good governence juga latar belakang terbitnya UU 14/2008, disamping keterbukaan informasi, sarana untuk pengawasan publik terhadap semua aktifitas penyelenggara Negara maupun badan publik.
Menurut Dery Hendyan, semua badan publik, baik eksekutif, legislatif dan yudikatif yang fungsi atau tugas pokoknya berkaitan dengan penyelenggaraan negara, yang sebagian atau seluruh dananya bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) atau Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), sumbangan masyarakat dari dalam dan luar negeri, wajib mengelola informasi dan dokumentasi agar publik dapat dengan mudah, cepat dan murah untuk mendapatkan informasi yang dibutuhkan.
"Semua badan publik, yang berkaitan dengan penyelenggaraan negara, yang didanai APBN atau APBD dan sumbangan masyarakat dari dalam dan luar negeri wajib nengelola informasi yang dibutuhkan masyarakat." terang Dery Hendryan pada Penganugerahan KI Award, Rabu (11/12/2019) seraya mengatakan, dari 134 Self Assessment Quistioner (SAQ) dari KI Provinsi Lampung, hingga saat ini baru 38 Badan Publik yang mengembalikan.
Sementara itu, untuk Katagori Pemkab/Pemko, sebagai penyelenggara informasi dan dokumentasi, Kabupaten Lampung Selatan memperoleh penghargaan dengan penilaian Partisipatif, bersama Lampung Barat, Kota Metro dan Tulang Bawang Barat, sedangkan dengan penilaian cukup informatif, diraih Kabupaten Tanggamus.
Kabupaten Way Kanan, Pesawaran dan Kanwil Kemenag Lampung dengan penilaian Informatif, dan untuk katagori Organisasi Perangkat Daerah (OPD),  BAPPEDA Provinsi Lampung dengan penilaian informatif dan RSUD Abdoel Moeloek menuju informatif.
Sedangkan Instansi Vertikal, BPS Provinsi Lampung dan BPK RI wilayah Lampung dengaan penilaian menuju informatif.(db).

(12:13:16) DBFMinfo, Kalianda : Layanan Aspirasi dan Pengaduan Online Rakyat (LAPOR) adalah sarana aspirasi dan pengaduan berbasis media sosial yang dijalankan dengan prinsip mudah terpadu dan tuntas.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Lampung Selatan M. Sefri Masdian dalam laporannya pada Bimbingan Teknis dan Evaluasi Pelaksanaan LAPOR, Selasa (19/11/2019) di Kalianda juga mengatakan, kabupaten lampung selatan sudah menjalankan atau menggunakan aplikasi ini sejak tahun lalu, untuk menjaring partisipasi masyarakat sekaligus tuntutan demokrasi dalam Pemilihan umum di Kabupaten Lampung Selatan.
"Kabupaten Lampung Selatan sudah menggunakan LAPOR sejak tahun 2018, dalam rangka untuk mendorong partisipasi publik terhadap jalannya Pemilihan Umum di Kabupaten Lampung Selatan" Kata M. Sefri Masdian, Selasa (19/11/2019).
Pada bagian lain laporannya, Sefri Masdian mengatakan, aplikasi LAPOR sendiri oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, bersama Kementerian Dalam Negeri, Kantor Staff Kepresidenan, Ombudsman Republik Indonesia, sebagai saluran partisipasi masyarakat untuk pengawasan pembangunan dan pelayanan publik.
"Bagi masyarakat yang ingin menyampaikan aspirasi dan pengaduan bisa melalui situs www.lapor.go.id atau melalui sms ke 0708 atau bisa juga melalui twetter." lanjut dia.
Sementara PLT. Bupati Lampung Selatan Nanang Ermanto melalui Asisten Sekda Bidang Kesra dan Pemerintahan Supriyanto mengatakan jika dulu hanya sebagian orang saja yang dapat mengakses intetnet, namun di era tehnologi informasi saat ini, setiap orang bisa mengakses internet dan permasalahan sudah semakin kompleks.
"Tidak bisa disangkal bahwa saat ini adalah era tehnologi dan informasi jika dulu internet hanya dikonsumsi bagi sebagian orang yang berpendidikan namun sekarang ini seiring dengan kemajuan tekologi masalah di indonesia sudah semakin kompleks, ini dapat dibuktikan salah satunya dengan indonesia sebagai pengakses facebook terbesar dan fenomena ini memiliki dampak yang baik apabila menggunakannya tepat sasaran dan juga kemajuan teknologi dapat berdampak buruk apabila mempergunakan untuk hal hal yang menyimpang" tegas plt. Bupati Nanang Ermanto.
Diketahui, laporan dari lmplementasl Iayanan pengaduan masyarakat melalul aplikas LAPOR pada tahun 2019 sampai dengan akhlr bulan November Jumlah Laporan yang Masuk 70 laporan dengan Iaporan terdisposisl kepada OPD : 58, laporan tertunda : 2, laporan belum terverifikasi dan Iaporan yg tidakjelas atau ditulis berulang : 8. Dari 58 Laporan yang terdisposisi, terdapat 51 laporan yang belum dltindaklanjuti OPD/Kecamatan den 7 laporan yang sudah selesai ditindaklanjuti.
Kategori pelaporan yang sering diadukan adalah masalah administrasi dan lnsfrastruktur. Lokasi dari laporan pengaduan tertinggl adalah Kecamatan Jatimulyo dan Kalianda . Sedangkan OPD yang sering menerima Iaporan pengaduan adalah Dinas PU, Disdukcapil, BPMD, Dlnsos, Dinas Pendidikan dan BLHD. Sementara OPD yang sudah menindaklanjuti laporan baru Dinas PU dan Disdukcapil.
Bimtek dan Evuasi Pelaksanaan LAPOR, berlangsung sehari, diikuti dari unsur Polri, OPD, dan Kecamatan di Lampung Selatan.(db/mel).
Advertisement