Top Stories

Grid List

DBFMRadio.id : Kalianda - Ketua Dekranasda Lampung Selatan Hj. Winarni Nanang Ermanto bersama wakil ketua dan Jajaran Kepala OPD terkait mengikuti Webinar HUT ke 41 Dewan Kerajinan Nasional tingkat Provinsi, secara virtual di aula Rajabasa kantor bupati Lampung Selatan, Senin, (1/03/2021).

Pada webinar yang mengangkat tema "UMKM Bangkit masa pandemi covid-19 melalui semangat dan Kegotongroyongan" menampilkan pembicara Ketua Dekranasda Provinsi Lampung Riana Sari Arinal, Ketua Dekranasda Pesawaran Nanda Indira Dendi, Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Lampung Budiharto dan Direktur PT Bank Lampung Presley Hutabarat.

Webinar ini juga di ikuti oleh seluruh pengurus dekranasda kabupaten/kota se-provinsi Lampung, Unsur UMKM, dan Badan Usaha Milik Desa dengan jumlah akun sebanyak 719 akun yang telah mendaftar pada webinar ini.

Ketua Dekranasda Provinsi Lampung dengan Materi Peran Dekranasda Provinsi Lampung dalam UMKM di masa pandemi, Ketua Dekranasda Kabupaten Pesawaran dengan tema Program Unggulan Kabupaten Pesawaran, serta direktur utama PT Bank Lampung dengan materi dukungan dunia perbankan dalam pemberdayaan UMKM di masa pandemi.

Dalam sambutannya Riana mengatakan Webinar ini sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan kualitas SDM dalam mengembangkan produk-produk kerajinan yang berdaya saing, sehingga laku di pasaran.

"Sebagian besar pelaku industri kerajinan berskala kecil dan menengah (UMKM=red), merupakan salah satu pelaku ekonomi yang paling penting, baik bagi perekonomian di Lampung maupun nasional." tambahnya.

UMKM, lanjut Riana, juga sangat berperan dalam penyerapan tenaga kerja dan pertumbuhan ekonomi, dari hasil akumulasi sektor ekonomi, kontribusi UMKM terhadap PDB nasional mencapai 58% - 60% dengan tlaju pertumbuhan 6%/tahun.

Diakhir acara dilakukan penandatanganan kerjasama antara Dekranasda yang di tanda tangani langsung oleh Riana Sari Arinal serta Perwakilan Bank Indonesia dan Dirut PT. Bank Lampung. (lmhr-aap)

DBFMRadio : Kalianda - Kegiatan Pertama paska dilantik, bupati Lampung Selatan, H. Nanang Ermanto, meresmikan Gedung Kantor BRI Cabang Kalianda, Senin (1/3/2021).

Dalam sambutannya, Nanang Ermanto mengucapkan selamat atas diresmikannya Gedung Baru Kantor BRI Cabang Kalianda. "Saya ucapkan selamat kepada BRI cabang Kalianda, yang menempati Gedung baru, ini luar biasa," ujarnya.

Ia berharap seiring dengan diresmikannya Gedung Kantor BRI Kalianda, dapat menambah semangat dalam memaksimalkan pelayanan terhadap nasabah.

"Mudah-mudahan dengan diresmikannya gedung ini, menjadi suatu semangat, mempunyai integritas yang diharapkan oleh pak Hari tadi, pelayanan-pelayanan yang sudah maksimal menjadi lebih maksimal lagi," harapnya.

Selain itu, lanjut Nanang, dengan hadirnya Bank BRI ditengah masyarakat diharapkan dapat membantu dan mempermudah UMKM dalam merintis usaha yang sedang dijalani.

"Hadirnya BRI mudah-mudahan membantu UMKM khususnya di Lampung Selatan," harap Nanang Ermanto lebih lanjut.

Sementara, Pemimpin Wilayah BRI Bandar Lampung, Hari Purnomo, mengatakan kedepannya ruangan-ruangan yang ada didalam gedung tersebut akan dijadikan sebagai ruang konsultasi dan edukasi literalisasi keuangan.

Sehingga dengan demikian, ia berharap semua transaksi keuangan dapat bertransformasi menjadi digital, sehingga dapat lebih mempermudah masyarakat dalam mengakses pelayanan.

"Karena mungkin dua puluh tahun kedepan atau sepuluh tahun atau Covid-19 ini mempercepat proses digitalisasi, mudah-mudahan yang berkunjung kedalam ruangan semakin berkurang," ungkapnya.

Hari juga mengatakan, pengabdian Bank BRI kepada masyarakat difokuskan kepada UMKM, sehingga secara tidak langsung membantu dalam pembangunan serta kesejahteraan masyarakat.

Hadir dalam peresmian tersebut, Jajaran Forkopimda Kabupaten Lampung Selatan, Sekretaris Daerah Kabupaten Lampung Selatan, Thamrin, Plt. Asisten Bidang Administrasi Umum, M. Dharmawan. Kepala Badan Pengelolaan dan Aset Daerah, Intji Indriati dan Kepala Dinas Komunikasi dan informatika, M. Sefri Masdian. (db/ptm-aap).

DBFMRadio.id: :  Kalianda - Tim Penggerak PKK Kabupaten Lampung Selatan menyaksikan secara virtual Pelantikan Ketua TP PKK dan Dekranasda kabupaten Lampung Selatan Winarni Nanang Ermanto dan Wakil Ketua TP PKK Nury Maulida Lenggono dari Aula Rajabasa Setdakab Kabupaten Lampung Selatan, Jum'at (26/02/2021).

Tetap menerapkan protokol Kesehatan, undangan yang hadir sebelum memasuki ruangan terlebih dahulu, terlebih dahulu baterai tangan dan cek suhu oleh petugas kesehatan dari dinas kesehatan kabupaten Lampung Selatan.

Dilantik bersama 6 Pasang Ketua dan Wakil Ketua TP PKK dan Dekranasda dari beberapa kabupaten/kota lainnya berdasarkan Surat Keputusan Ketua TP PKK provinsi Lampung nomor 01 s/d 07/Kep/PKK. LPG/II/2021 tentang pengangkatan Ketua Tim Penggerak PKK Kota metro, Kota bandar Lampung, Kabupaten Lampung Timur, Kabupaten Way Kanan, Kabupaten Pesawaran, Kabupaten Lampung Selatan dan Kabupaten Lampung Tengah.

Dalam Sambutannya Ketua TP PKK Provinsi Lampung Riana Sari Arinal berpesan seluruhKetua dan Wakil Ketua TP PKK untuk tetap menjalankan seluruh program TP PKK untuk memajukan kabupaten masing-masing.

"Beberapa program tersebut adalah penurunan prevalensi angka stunting, program kesejahteraan keluarga serta pendidikan dan keterampilan" ungkapnya.

Acara yang berlangsung secara virtual di Gedung Pusat Informasi dan Pembangunan (Pusiban) Kantor Gubernur Lampung dengan tetap menerapkan protokol kesehatan, selain suami (Bupati dan wakil Bupati / walikota) dan petugas, tidak diperbolehkan masuk. (db-lmhr-aap)

16:01:23 DBFMRadio.id : Jakarta - Dalam menghadapi bencana kemanusiaan pandemi covid 19  tidak pernah ada pembandingnya,  dalam sejarah,  baru bencana ini sektor kesehatan dan ekonomi harus diselesaikan dalam waktu yang bersamaan.  Bukan hanya skala daerah dan nasional namun skala global.

"Lebih dari 215 negara mengalami hal yang sama,  yang mengharuskan kita bekerja cepat harus inovatif dan juga berkolaborasi dengan semua pihak dengan negara lain dengan lembaga-lembaga internasional. Selain bencana alam, dalam 1 tahun terakhir, ini kita telah diberi pengalaman, diberi pelajaran yang sangat luar biasa,  bukan hanya bencana alam tetapi juga bencana non alam berupa pandemi covid 19"Demikian dikatakan Presiden Joko Widodo, saat membuka Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) penanggulangan bencana, di Istana negara, Rabu (3/2/2021).

Presiden juga  mengapresiasi jajaran BNPB atas dedikasinya dalam menangani dan menyelesaikan krisis saat ini dan harus momentum untuk memperkokoh ketangguhan dalam menghadapi segala bentuk bencana.

"Saya mengapresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh jajaran BNPB yang telah mendedikasikan seluruh waktunya bekerja dalam menangani dan menyelesaikan krisis sekarang ini dan pengalaman ini harus kita jadikan sebagai momentum untuk memperkokoh ketangguhan kita dalam menghadapi segala bentuk bencana."ujar Presiden.

Pada bagian lain sambutannya, presiden  mengingatkan  Indonesia adalah negara yang rawan terhadap bencana, masuk 35 paling rawan risiko bencana di dunia, baik bencana hidro meteorologi maupun bencana geologi. Dengan kepadatan penduduk mencapai 271.349.889 jiwa, risiko korban bencana juga sangat besar.

Dengan telah disusunnya rencana induk penanggulangan bencana 2020- 2024 yang dituangkan dalam Perpres 87 tahun 2020, terus Presiden,  bukan hanya berhenti dengan memiliki grand design dalam jangka panjang,  tapi grand design itu harus bisa diturunkan dalam kebijakan-kebijakan dalam perencanaan  termasuk tata ruang yang sensitif dan memperhatikan aspek kerawanan bencana.

Setahun Indonesia Rugi Rp. 22,8 triliun.

Sementara Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Dony Monardo, dalam laporannya menyebut, dalam 1   tahun terakhir telah  menghadapi 3.253 bencana.

"Sejak awal Februari 2020 hingga akhir Februari 2021, telah mengalami 3.253 bencana atau lebih dari  9 bencana/hari, apakah itu gempa,  tsunami, erupsi gunung berapi, banjir dan  banjir bandang,  tanah longsor dan angin puting beliung." Rinci Dony Monardo.

Dony Monardo juga mengatakan, hampir setiap bencana diikuti dengan korban harta benda dan jiwa. Dalam setahun terakhir, kerugian  akibat bencana rata-rata Rp.22,8 triliun dengan  korban jiwa  dalam 10 tahun terakhir rata-rata 1.123 jiwa meninggal.

"melalui pendekatan kolaborasi pentahelix pemerintah bersama dengan akademisi,  dunia usaha, komunitas, relawan dan media terus berupaya meningkatkan kesiapsiagaan mulai dari tingkat individu, keluarga dan masyarakat. Literasi kebencanaan sejak dini senantiasa kita perkuat dalam setiap kesempatan di tingkat bawah,  pemerintah daerah hingga pusat." terang Dony diakhir laporannya.(db-fbbnpb-aap).

DBFMRadio : Kalianda - Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Lampung Selatan, Hj. Winarni Nanang Ermanto dan Wakil Ketua, Nuri Maulida Lenggono mengikuti webinar dalam rangka HUT Dekranas ke-41 tingkat nasional.

Webinar yang mengangkat tema Pengrajin Sehat, Pengrajin Hebat, Indonesia Maju, juga diikuti Jajaran pengurus Dekranasda Lampung Selatan dari Aula rajabasa sekdakab setempat, Rabu (3/3/2021).

Dalam arahannya, Pembina Dekranas, Iriana Joko Widodo, mengatakan meski sedang dalam masa sulit ditengah pandemi, Dekaranasda harus mampu berjuang dalam mengembangkan produk kerajinan Nusantara.

"Dekaranasda harus tetap berjalan aktif dalam mengembangkan produk kerajinan Indonesia disertai dengan menerapkan protokol kesehatan," katanya.

Menurutnya, cara yang paling efektif untuk mewujudkan hal tersebut adalah dengan melakukan penjualan melalui platform digital atau penjualan produk secara online.

"Penjualan online tumbuh signifikan, hal ini harus kita manfaatkan, sehingga pengrajin kita (dekranas ; red) dapat memasarkan produk lebih masif lagi," ujarnya.

Ia berharap, dengan memaksimalkan pemasaran produk secara digital, produk kerajinan Nusantara mampu menjadi tuan rumah di Negara Indonesia.

Sementara, Ketua Umum Dekranas, Wury Ma'ruf Amin, mengatakan dengan bertambahnya usia dekranas, diharapkan menjadi lebih produktif, semakin memiliki peran besar untuk pengrajin, masyarakat, bangsa serta negara terutama dimasa pandemi ini.

"Dekranas diharapkan dapat selalu menjadi wadah dalam melakukan pembinaan dan penerapan protokol kesehatan terhadap pelaku usaha, UMKM atau IKM, khususnya sektor kerajinan agar dapat kembali bangkit di masa pandemi," ungkapnya.

Lebih lanjut Wury mengatakan, guna memajukan kerajinan serta pengrajin di Indonesia, Dekranas telah melakukan berbagai program, yang diharapkan dapat berperan besar untuk kemajuan Indonesia kedepan.

"Diantaranya pembinaan kepada pengrajin pada 5 destinasi wilayah super, memfasilitasi akses kendaraan dan pemasaran dengan melakukan kerjasama dengan Bank Indonesia, Tokopedia serta lainnya," ungkapnya lebih lanjut.

Dari pantauan DBFM Radio, sejumlah Kepala OPD terkait mengikuti, seperti , Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Lampung Selatan, Yusri, dan Kepala Dinas Koperasi dan UKM Lampung Selatan, I Ketut Sukerta. (db/ptm-aap).

16:28:34 DBFMRadio.id : Jakarta : Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya upacara Peringatan Hari Ulang Tahun ke 102 pemadam kebakaran dan penyelamatan,  dilaksanakan dalam suasana pandemi covid 19. Jika sebelum masa  pandemi covid 19,   upacara berlangsung di lapangan terbuka diwarnai  dengan  demonstrasi ketangkasan, kali ini diruangan tertutup.

"Dalam situasi pandemi,   harus menerapkan protokol kesehatan,  menghindari kerumunan dan yang dapat berpotensi penularan. Oleh karena itu, upacara dilaksanakan di ruangan secara hybrid diikuti tidak lebih dari 30 orang  Jajaran Pemadam Kebakaran DKI Jakarta dan secara virtual di seluruh Indonesia." terang Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, dalam amanatnya pada  upacara Peringatan Hari Ulang Tahun ke 102 pemadam kebakaran dan penyelamatan, di Gedung Sasana Bhakti Praja,  Kemendagri Jakarta Pusat, Senin (1/3/2021).

Upacara yang disiarkan langsung  kanal YouTube Kemendagri dengan  tema Pemadam Kebakaran dan penyelamatan yang profesional mandiri dan melayani,  dalam mendukung adaptasi kebiasaan Baru, dari tema ini,  terus Tito tantangan bahaya kebakaran dan penyelamatan tetap berjalan,  karena ada pandemi atau tidak kebakaran dapat terjadi.

"Untuk itu, saya minta kepada seluruh kepala daerah memberikan perhatian khusus  kepada jajaran pemadam kebakaran dan dibentuk  organisasi tersendiri, dan  Anggaran yang memadai, agar petugas pemadam kebakaran dapat bekerja maksimal. Dan saya akan mengeluarkan keputusan untuk itu" katanya lagi.

Pemadam kebakaran lanjut  Tito, juga  mengandung misi penyelamatan meskipun ada badan-badan lain yang mengerjakannya.

"Pemadam Kebakaran kita sudah ada sejak ejak tahun 1919,  sudah  terlatih untuk tugas-tugas penyelamatan, bahkan tidak hanya memadamkan kebakaran dan menyelamatkan korban kebakaran saja, namun  membantu masyarakat menyelamatkan kecelakaan kerja atau insiden yang tidak dapat ditangani masyarakat. Mengevakuasi binatang peliharaan pun pernah dilakukan" terang Tito Karnavian menjelaskan.

Dari kananl YouTube Kemendagri diketahui, Tito Karnavian juga berdialog dengan beberapa kepala daerah yang mengikuti upacara secara virtual, yang mengungkap prestasi dan kendala yang dihadapi oleh Dinas Pemadam Kebakaran didaerahnya.(db-ytbkmdg-aap).

Aditya Santoso (Pilot ) Foto: medkpcpen

Inspirasi

DBFMRadio.id : Jakarta - Pandemi COVID-19 berdampak pada banyak profesi. Ada yang kehilangan pekerjaan dan banting stir alih profesi. Bagi yang masih bekerja tetapi pendapatannya dipangkas, bersiasat dengan mencoba usaha sampingan. Salah satunya seperti yang tengah dijalani Aditya Santosa,  pilot yang sedang berbisnis online shop.

Pada Dialog Produktif bertema ‘Vaksin: Harapan Kembali Produktif’ yang digelar secara virtual di Media Center Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN), Rabu (2/12/2020), pilot ini mengaku pendapatannya berkurang 30 persen sejak pandemi. Jadwal terbang juga berkurang. Karena banyak waktu luang, Aditya berpikir tidak ada salahnya merambah bisnis online guna menambal pendapatannya yang kini berkurang jauh.

"Saya coba berwirausaha. Saya mulai jualan online dan belajar jualan dari teman saya. Puji Tuhan lumayan, ada hasilnya. Karena banyak waktu luang, jarang terbang, saya bisa invest waktu saya ke hal lain," kata Aditya.

Dalam keterangan tertulis This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it. yang diterima dbfmradio.id Jum'at (4/12/2020) Aditya juga berkisah, dengan berjualan online, dirinya mengaku terbantu untuk menambal kebutuhan hidup sehari-hari bersama keluarga.

Apalagi selain gaji yang dipangkas, pilot juga kehilangan uang terbang yang biasanya didapat setiap kali menjalankan tugas.

"Sebelum pandemi saya bisa terbang 4-5 kali dalam sebulan, selama pandemi jadwal paling hanya sekali dalam tiga bulan" akunya.

Namun demikian, Pemerintah tak tinggal diam dan membantu masyarakat yang ekonominya terdampak pandemi COVID-19. Berbagai bantuan disalurkan melalui program pemulihan ekonomi nasional (PEN).

Tak tanggung tanggung, Total anggaran PEN mencapai Rp 695,2 triliun. Bantuan yang diberikan pun tak hanya menyasar masyarakat ekonomi lemah dan UMKM saja, namun juga perusahaan dan karyawan yang dirumahkan.

Stimulus Untuk UMKM

Bantuan  Stimulus Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) kepada para pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) menjadi salah satu penunjang untuk membangkitkan perekonomian Indonesia akibat pandemi.

Pada webinar KPCPEN bersama Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Lampung Selatan, Kamis (3/12/2020), Kepala Dinas Koperasi dan UKM, I Ketut Sukerta, mengatakan guna meningkatkan perekonomian nasional, Pemerintah telah menggulirkan berbagai bantuan stimulus kepada para UMKM di Lampung Selatan.

 

Dinas Koperasi dan UKM telah mengusulkan 7.087 pelaku usaha yang sudah memenuhi persyaratan, dan telah terealisasi sebanyak 5.592 pelaku usaha melalui Bank BRI.

"Sebanyak 7.087 pelaku UMKM telah diusulkan dengan 8 tahapan, dan telah terealisasi sebanyak 5.592 pelaku usaha, karena prosedur pencairan masih terkena kendala persyaratan dan lainnya, sehingga saat ini baru 2.292 pelaku usaha yang sudah dapat memanfaatkan stimulus tersebut," katanya.(db/medkpcpen-aap)

DBFMRadio.id : Jakarta - Pertengahan Agustus lalu, Icha Atmadi beserta suami dan ayahnya dinyatakan positif COVID-19.

Ayahnya mengalami gejala COVID-19 yang terbilang berat sehingga harus dirawat di rumah sakit. Sementara Icha dan suaminya disarankan untuk melakukan isolasi mandiri. 

“Sampai dinyatakan sembuh, perlu waktu hampir satu bulan buat saya dan suami melakukan isolasi mandiri. Sedangkan ayah harus menjalani perawatan di rumah sakit selama satu bulan dan total 45 hari sampai dinyatakan sembuh,” tutur Icha dalam Dialog Produktif dengan tema ‘Memaksimalkan Pengelolaan Kesehatan Lewat Vaksinasi’ pada Kamis (26/11/2020) yang diselenggarakan di Media Center Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN).

Diakuinya, penderitaan yang dialami tidak hanya fisik tapi juga secara psikis. Persoalan bertambah dengan biaya pengobatan COVID-19 yang terbilang tidak murah.

“Jika dihitung-hitung, biaya perawatan ayah selama di rumah sakit bisa menyentuh angka 100 juta rupiah,” ujar Icha.

Namun, Icha merasa cukup beruntung biaya perawatan ayahnya di rumah sakit ditanggung oleh pemerintah. Selain itu, pemerintah setempat sangat bertanggung jawab setelah dia melaporkan ke RT/RW terkait kondisi yang dialaminya dan keluarganya. Icha tidak menyangka akan terkena COVID-19 karena dia dan keluarganya termasuk yang protektif dan disiplin melakukan protokol kesehatan.

“Namun kami pun masih bisa kena. Pengalaman ini membawa kami pada titik terendah yang membuat kami jadi intropeksi diri dalam menjaga hati dan fisik, yang ringan saja mengerikan apalagi sampai gejala berat,” terangnya.

Dalam keterangan tertulis This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it. yang diterima dbfmradio.id  Sabtu (28/11/2020) menyebut, Kini, protokol kesehatan lebih ketat dilakukan di keluarga Icha dan telah menjadi gaya hidup. Icha berharap pengalaman ini tidak dialami oleh orang lain.

“Tolong jaga kesehatan karena kalau sudah sakit itu lebih susah lagi perjuangannya. Lakukan protokol kesehatan. Untuk yang mulai merasa ada gejala tolong segera periksa karena cepat atau lambatnya pemeriksaan akan sangat berpengaruh pada proses penyembuhan. Jangan tunggu parah,” pesannya di akhir cerita.(db/medkpcpen-aap).

DBFMRadio.id : Jakarta - Deswita Supriyatni MPd, adalah seorang Dosen Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi (PJKR).

Perempuan peraih medali perak PON 2004 cabang olahraga Dayung ini tidak pernah membayangkan bahwa suatu ketika dia harus memberikan materi perkuliahan sepenuhnya secara daring kepada para mahasiswanya.

“Materi pembelajaran yang saya sampaikan identik dengan tatap muka dan praktek. Sekarang mau tidak mau harus melalui teknologi media tatap muka virtual,” ujar Deswita dalam Dialog Produktif dengan tema ‘Mendukung Para Pendidik Tetap Berkarya’ yang diselenggarakan di Media Center Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN), Rabu (25/11/2020).

Deswita sadar betul jika kini dia bersandar sepenuhnya pada teknologi. Karena itu, dosen STKIP Pasundan ini mengemas materi perkuliahannya dalam teknologi penyampai pesan suara dan video, sehingga para mahasiswanya tetap dapat mengikuti materi dari mata kuliah yang sedang diajarkan, jika terjadi gangguan jaringan internet.

“Saya berusaha kreatif dalam mengemas dan menyampaikan materi agar para mahasiswa tetap dapat menyimak maksimal walaupun mereka mengalami gangguan koneksi internet. Karena banyak mahasiswa yang ada di daerah umumnya mengalami hambatan pada jaringan internet,” katanya.

Begitulah, para guru tak boleh kehilangan ide, meski situasi pandemi berdampak pada proses belajar mengajar. Mereka harus bersiasat dengan situasi saat ini. Dalam keterangan tertulis This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it. yang diterima dbfmradio.id Jum’at (27/11/2020) menyebut, pendidik lainnya juga berbagi kisah tentang proses mengajar mereka di tengah pandemi ini.

Arya Wiratman, seorang guru SDS Islam Ibnu Hajar Cipayung Jakarta Timur punya tantangan lain.

“Kondisi pandemi saat ini dengan pembelajaran jarak jauh melalui kelas virtual dan video pembelajaran sangat monoton buat anak-anak. Kami dituntut mengemas pembelajaran seperti saat tatap muka di kelas.

"Mereka harus tetap merasakan rasa pembelajaran tatap muka dan bersosialisasi dengan teman-temannya,” katanya.

Sri Murni S.Pd., M.Pd, yang menjadi dosen STKIP PGRI Bandar Lampung juga berbagi cerita di forum yang sama. Dia mengaku bahwa dirinya perlu melakukan terobosan dengan mulai menggunakan beberapa media pembelajaran dalam proses belajar mengajar jarak jauh.

“Harus lebih giat dan semangat dalam menggunakan media pembelajaran yang lain agar materi yang disampaikan bisa diterima dengan baik. Meskipun ada tantangan yang harus dihadapi namun harus tetap dilakukan untuk para mahasiswa,” tukasnya.(db/medkpcpen-aap)

DBFMRadio : Kalianda - Wakil Kepala Kepolisian Daerah (Wakapolda) Lampung, Brigjen Pol Drs. Subiyanto, bersilaturahmi dengan Bupati Lampung Selatan, H. Nanang Ermanto, di Rumah dinas bupati setempat, Rabu (20/1/2020), didampingi Kepala Kepolisian Resor (Kapolres), AKBP Zaky Alkazar Nasution, SH, S.IK, MH., dan disambut anggota Forkopimda Lampung Selatan.

Ditemui usai pertemuan itu, Bupati Nanang Ermanto mengatakan, kegiatan kunjungan itu dalam rangka mempererat tali silaturahmi antara Pemerintah Daerah dengan Wakapolda Lampung serta sejumlah anggota Forkopimda lainnya.

"Kunjungan kerja polres dan pemerintah daerah aja, untuk saling silaturahim Wakapolda ke rumah dinas dan Forkopimda di Lampung Selatan," ungkapnya kepada Dbfm Radio.

Dalam kunjungan singkat ini, kata Bupati Nanang, Wakapolda juga turut meminta kepada jajaran Pemkab Lampung Selatan agar dapat bekerja sama dalam menuntaskan laju penyebaran Covid-19.

"Kita ditekankan oleh pak Waka, bahwa Covid-19 ini, sama-sama kita untuk turun dari tingkat desa sampai ke kecamatan dan provinsi," jelasnya.

Salah satu upaya yang dilakukan dalam menuntaskan permasalahan Covid-19 ini, kata Nanang, dengan memberikan edukasi kepada masyarakat, terkait kesadaran masyarakat dalam mendisiplinkan prilaku 3M.

"Kita edukasi, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk sama-sama sadar dengan 3M, kita sendiri mengumpulkan seluruh kepala desa untuk membangkitkan kembali gugus tugas Covid-19 di desa," jelasnya lebih lanjut.

Diketahui, Kunjungan Wakapolda Lampung ke Lampung Selatan itu dalam rangka ramah tamah bersama jajaran Forkopimda di Polres Lampung Selatan. (db/ptm-aap).

DBFMRadio.id: Kalianda - Rapat paripurna DPRD Kabupaten Lampung Selatan mengambil keputusan Rancangan Peraturan Daerah tentang Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LPJ) Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Lampung Selatan Tahun Anggaran 2019, Jum'at, 17 Juli 2020 disyahkan menjadi Peraturan Daerah (Perda).

Rapat Paripurna virtual meeting yang dipimpin Ketua DPRD Hendri Rosyadi ini, dari pihak eksekutif mewakilkan Sekda Kab Lamsel Thamrin karena Bupati Nanang Ermanto berhalangan dan dihadiri Forkopimda di Aula Rajabasa Setdakab Lampung Selatan.

Dalam sambutannya, Bupati Nanang Ermanto melalui Thamrin mengucapkan terima kasih dan mengapresiasi kepada pimpinan dan Anggota DPRD Lampung Selatan, yang telah bekerja keras untuk membahas dan mengesyahkan Raperda LPJ Pelaksanaan APBD Kabupaten Lampung Selatan Tahun Anggaran 2019.

"Laporan pertanggungjawaban ini merupakan program kinerja yang baik dan program yang ada di Organisasi Perangkat Daerah" kata Thamrin Jum'at (17/7/2020).

Bupati juga meminta seluruh kepala OPD dan jajarannya, agar terus bekerja keras, bahu membahu untuk mengoptimalkan pelaksanaan APBD tahun yang sedang berjalan, membuat Visi dan Misi Kabupaten Lampung Selatan dapat terwujud.

Sementara dalam pandangan akhirnya, fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menerima dan menyetujui Raperda LPJ Pelaksanaan APBD 2019 untuk disyahkan menjadi Perda dan mengapresiasi kepada Bupati Lampung Selatan karena mampu mempertahankan penilaian dari BPK RI Perwakilan Lampung dengan memperolah predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP), selama 4 Tahun berturut turut.

"Fraksi kami mengapresiasi kepada pemerintah daerah karena mampu mempertahankan predikat WTP dari BPK selama 4 tahun berturut-turut terkait dengan hal tersebut hendaknya dapat meningkatkan kinerjanya untuk mengurangi potensi penyimpangan dengan membangun sistem pengendalian yang efektif" Kata jurubicara Fraksi Lukman.

Pada bagian lain pandangan akhirnya, Fraksi PKS juga mengingatkan, hendaknya dapat membangun sistem informasi dan komunikasi yang efektif dan membangun sistem pemantauan berkala. Sedangkan terkait dengan target pendapatan asli daerah yang mencapai Rp. 275.464 .317.220,17 atau 99,48% dari target yang direncanakan. Fraksi PKS mengharapkan kedepan agar penetapan PAD harus berdasarkan study dan analisa yang komperhensif.

"Kami mengharapkan agar penetapan PAD kedepan harus berdasarkan study dan analisa yang komperhensif, dan dipersiapkan strategi target pencapaian, terlebih kita masih dibayangi pandemi Covid 19" harap fraksi PKS.

Demikian pula, 7 Fraksi lainnya yaitu Fraksi PDIP, Fraksi PAN, Fraksi Golkar, Fraksi Gerindra, Fraksi Demokrat, Fraksi PKB, dan Fraksi Gabungan Nasdem Hanura Perindo, menerima dan menyetujui  Raperda Laporan Pertanggungjawaban Pelaksanaan  APBD 2019  disyahkan menjadi peraturan daerah. (Db / lmhr -ap).

DBFMRadio.id : Kalianda - Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2019, Dinas Kesehatan (Dinkes) Untuk belanja daerah terealisasi sebesar 91.24%.

Dari alokasi Anggaran belanja TA. 2019 sebesar Rp. 241.510.303.777,00 terealisasi sebesar Rp. 220.356.998.980,60 dengan rincian, untuk belanja tidak langsung (gaji pegawai), alokasi anggaran Rp. 78.883 .391. 200,00 realisasi Rp. 77.805.673112,00 atau terealisasi 98,70%.

Sedangkan, untuk belanja  langsung yang dialokasikan untuk 12 program dan 66 kegiatan, dari alokasi anggaran Rp. 162.676.912.577,00 terealisasi Rp. 142.551.325.868,00 atau terealisasi 87,63%.

Hal itu diungkapkan oleh Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Lampung Selatan, dr. Jimmy Banggas Hutapea, MARS pada pembahasan Raperda pertanggungjawaban pelaksanaan APBD TA. 2019 di Aula Rumah Dinas Ketua DPRD setempat, Rabu (15/7/2020).

Dirinya mengatakan bahwa tidak terealisasinya anggaran itu, dikarenakan banyaknya kegiatan, seperti pengadaan tender yang gagal lelang, sehingga serapan untuk belanja langsung tidak tercapai.

"Untuk belanja langsung ini, realisasinya banyak yang tidak tercapai, karena banyaknya gagal lelang, sehingga untuk belanja langsung realisasinya tidak tercapai," ungkapnya.

Sedangkan dari segi program, lanjut Jimmy Hutapea, yakni anggaran pemeliharaan roda empat dan dua di puskesmas, yang sudah di alokasikan dari pendapatan Badan Layanan Umum Daerah (BULD) puskesmas.

"Sudah dialokasikan dari BLUD Puskesmas, jadi tidak terserap, ini yang menyebabkan tidak terealisasi pak," jelasnya kepada pihak DPRD Kabupaten Lampung Selatan.

Sedangkan, untuk pendapatan daerah, Jimmy Hutapea menyebut over target, dari target Rp. 48.222.218.881,00 terealisasi Rp. 48.921.727.341,00 atau terealisasi sebesar 101,45%.

"Dari segi pendapatan, di Dinas kesehatan ini, melebihi target pak," ujarnya. (db/ptm-aap).

Advertisement