16:51:47 DBFMRadio.id : Kalianda -  Program Berita Ruang Dialog DBFM Radio,  kali ini menghadirkan  narasumber Ketua Pimpinan Cabang Ikatan Pelajar Nahdatul Ulama (IPNU) Lampung Selatan,  Budiman dengan topik Kembangkan Potensi Tingkatkan Percaya Diri Menuju Hari Santri Nasional, di Studio DBFM Radio, Selasa (21/09/2021).

Dialog yang Dipandu Host Melinda Holilah ini antara lain mengulas tentang kepercayaan diri, yang menurut  Budiman adalah modal yang sangat penting untuk dimiliki setiap pribadi.

Kepercayaan diri juga merupakan cara pandang seseorang terhadap dirinya sendiri, apa yang orang itu lihat, pikirkan dan percayai terhadap dirinya sendiri.

"Yang pertama yang harus kita lakukan adalah  kenali diri kita sendiri, agar  kita bisa  percaya diri.  Kemudian kita bangun pola pikir positif, karena  kalau selalu berpikiran negatif akan membuat diri kita jatuh, dan tidak bisa berbuat banyak." terang Budiman.

Disisi lain, lanjut Budiman,  kita harus berhenti membandingkan diri kita dengan yang lain, karena manusia diciptakan berbeda satu sama lain, dan perbedaan itu  untuk saling melengkapi.

Sesuai dengan tema, Hari Santri Nasional, 22 Oktober  2021,  Santri Siaga Jiwa Raga.  Ini sebagai bentuk pernyataan sikap santri Indonesia agar selalu siap siaga menyerahkan jiwa dan raga untuk membela Tanah Air.

Menyambut Hari Santri Nasional, IPNU Lampung Selatan sudah menyiapkan berbagai agenda diantaranya adalah festival santri, namun mengingat masih pada masa pandemi covid 19, tetap dilaksanakan namun dibuat sesederhana mungkin secara virtual dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.

"Insya Allah kita mengadakan festival hari santri secara  virtual dengan berbagai Lomba baik yang sifatnya keagamaan atau umum,  karena kita lihat  potensi para santri, seperti berceramah dan lomba fotografi" tetang Budiman.

Pengkaderan  Nahdatul Ulama

Ikatan Pelajar Nahdatul Ulama (IPNU), lanjut Budiman,  didirikan pada tanggal 24 Februari 1954 di Semarang dibawah naungan Nahdatul Ulama (NU) organisasi terbesar di Indonesia.

"Organisasi ini juga sebagai salah satu organisasi pengkaderan di NU nya sendiri dengan batasan usia 13-27 Tahun yang mencakup Siswa, Mahasiswa, Santri serta semua golongan selagi usianya masih bisa untuk bergabung. IPNU tidak bergerak dibidang politik melainkan dibidang sosial, kemasyarakatan serta bidang pendidikan", terangnya.

Pimpinan cabang mempunyai program untuk melakukan pendataan karena tidak hanya DPC tetapi ada PAC dikecamatan-Kecamatan dan ranting di desa-desa serta di komisaris, maka sedang melakukan pendataan yang sudah terkumpul lebih dari 600 kader Lampung Selatan.

IPNU mempunyai Visi Terbentuknya Pelajar Bangsa yang Bertaqwa Kepada Allah Swt, Berilmu, Berakhlak Mulia, Berwawasan Kebahasaan serta Bertanggung Jawab atas Tegak dan Terlaksananya syariat Islam dan berdasarkan Pancasila UUD. Kemudian, Misinya Menghimpun dan Membina Pelajar NU Dalam Wadah Organisasi.

"Selama pandemi covid-19 IPNU melakukan kegiatan melalui Virtual ditingkat Nasional mengadakan webinar bersama anggota DPD RI dengan kuota yang terbatas diikuti oleh seluruh Indonesia" tutup Budiman.(db-bngpsp-aap).

14:25:22 DBFMRadio.id: Pasuruan - Sejatinya Lembaga Penyiaran Publik Lokal - LPPL- atau Radio "Pemda" Keren banget,  namun, LPPL   berada pada kondisi yang berani berjuang,  untuk menyampaikan informasi.

"Dalam sebuah obrolan,  biasanya kalau radio daerah itu mainstreem,  pidatonya Pak Bupati  terus di tok'e (disiarkan: red), ada idealisme yang mereka (LPPL) capai,  tapi kadang-kadang lepas dari keinginan masyarakat,  sehingga teksnya dapat konteksnya gagal." Ujar Ketua umum Persatuan Radio TV  Publik Daerah Seluruh Indonesia (indonesiapersadaID) Ganjar Pranowo, Jum'at (17/9/2021).

Ide para Broadcaster LPPL, lanjut Mas Ganjar sebenarnya brillian, namun tidak bisa dieksekusi.  oleh karenanya harus diberi ruang dan difasilitasi, agar  bisa menjadi kekuatan daerah setempat.

"Jika saya ketemu dengan kawan-kawan  penyiar itu,  idenya brilian, ini bagus,  kenapa tidak dikasih ruang,  kenapa tidak di kasih fasilitas.  Kalau kemudian itu mau dicocokkan dengan apa yang menjadi kehendak publik,  Saya kira ini upgrade nya nggak terlalu sulit,  itu  bisa jadi kekuatan kabupaten" terangnya lagi pada ngobrol bareng Mas Ganjar "Radio Itu Asyik, yang disiarkan Radio Ramapati LPPL Pasuruan, dipandu Host Gus Ipul, yang juga Walikota Pasuruan.

Menurut Gubernur Jawa Tengah ini , diera konvergensi media saat ini,   kita tidak hanya mendengarkan radio, namun  dapat  nonton radio.

Ketika ditanya pengalaman masa kecil mendengarkan Radio,  penggemar penyiar Sambas ini bercerita dulu kalau mendengarkan radio di gelombang Short Wave (SW), dari Radio BBC. Generasi milenial saat ini tidak faham apa itu 2 band.

Obrolan santai yang disiarkan 77 LPPL anggota indonesiapersadaID ini, juga menampilkan beberapa Kepala Daerah di Jawa Timur, seperti Bupati Pasuruan Irsyad Yusuf, PLT Bupati ProbolinggoTimbul Prihanjoko , dan Bupati Magetan Suprawoto (db-rmptiytb-aap).

Buletin DB Minggu 12 September 2021

----------------------------Tune On-----------------------

----------------------------------Narator------------------------

Sahabat di bi, berbagai informasi dan peristiwa akan kami sajikan dalam bulletin db hari ini, minggu 12 September 2021, rangkuman berita yang kami himpun dalam sepekan ini, diantaranya, dengan ditandatanganinya Nota Kesepakatan KUA PPAS, selanjutnya Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan akan segera menyusun rencana kerja dan anggaran dari masing - masing perangkat daerah.//

-----------------VOICE OVER------------------------------ 

 

 

 

 

 

 

20:50:58 DBFMRadio.id : Kalianda - Aktif di Kepramukaan, sejak  dibangku Sekolah Dasar, hingga  SMA, bahkan  sebagai Wakil Bupati hingga  Bupati Way Kanan, Senator DPD RI Bustami Zainudin, mengaku, dirinya adalah satu satunya pejabat pemerintahan di provinsi Lampung, dalam melaksanakan tugasnya tidak  mengenakan baju dinas Bupati, namun  sergam Pramuka.

Menurut Kak Bus, setiap hari Rabu, mewajibkan ASN di Way Kanan mengenakan Seragam Pramuka. Sampai sampai, ASN lebih hafal Tri Satya dan Dasa Darma Pramuka, dibanding Panca Prasetya Korpri.

"Pramuka ini sebagai wadah untuk membentuk  karakter bangsa yang sangat tepat dan sangat baik. Karena saya pastikan ya mereka (ASN di Way Kanan : red) itu pasti pernah ikut Pramuka,  ini terbukti banyak yang tidak hafal Panca Prasetya Korpri,  namun  Tri Satya dan dasa darma Pramuka diluar kepala" terang Bustami Zainudin dalam Podcsstnya  Sambut HUT Ke 60 Pramuka  yang diterima dbfmradio.id Selasa (10/8/2021). Sembari mengucap Tri Satya dan Dasa Darma Pramuka dengan lancar.

Bupati Way Kanan 2010 – 2015 ini,  di Ulang tahunnya ke 60 Pramuka “Berbakti Tanpa Henti”  14 Agustus 2021 berpesan dan  memotivasi kaum millenial bahwa diera digitalisasi ini  bukan hanya bersaing di tingkat nasional saja namun global, bersaing di tingkat dunia, oleh karenanya, harus mempersiapkan diri untuk menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi,  dan harus membuka diri,  tidak ada lagi terkooptasi oleh primordialisme.

"Kita bukan hanya bersaing di tingkat  Kabupaten atau Provinsi, tapi kita sudah bersaing di antara umat manusia seluruh dunia,  tidak ada lagi batas.  Kita juga harus mempersiapkan diri untuk menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi. Kemudian kita juga harus membuka diri,  tidak ada lagi ada  sekat-sekat ada isu-isu primordialisme,  isu-isu ras dan lain sebagainya." Jelas Bustami Zainudin.

Diakhir Podcsstnya,  Bustami juga mengatakan, Pramuka adalah wadah untuk  menempa diri. Oleh karena itu, dirinya mengajak para kaum millenial untuk bergabung di Gerakan Pramuka.

"Pramuka adalah  wadah untuk menempa diri, sebagaimana amanat dari  Dasa Darma.   Masih ada kesempatan untuk bergabung digerakkan Pramuka, sebagai sarana untuk berbagi ilmu" tutupnya.(db-aap).

13:38:00 DBFMRadio.id : Kalianda - Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) yang juga Ketua Umum Dewan Kesenian Lampung Selatan (DKLS) membuka lomba melukis tingkat PAUD dan Workshop Eco Printing se-Lampung Selatan di panggung terbuka Radio DBFM, Rabu (15/9/2021).

Ketua TP PKK Lampung Selatan ini dalam sambutannya mengharapkan, Kegiatan lomba melukis bagi Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), bukan sekedar mencari siapa pemenangnya, akan tetapi yang lebih penting bagaimana terjalin silaturahmi yang kuat antara anak-anak, guru dan orang tua.

"Karena, dalam membentuk anak ini kita dapat melihat bagaimana kreativitas anak-anak kita dalam mengekspresikan imajinasinya, melalui kegiatan menggambar" harap Ketua DKLS ini..

Winarni mengatakan sangat mengapresiasi dan mengucapkan terimakasih atas terselenggaranya kegiatan lomba melukis dan workshop eco printing. Kegiatan ini, menurutnya bisa menjadi salah satu upaya dalam meningkatkan kreativitas dan perekonomian masyarakat di Lampung Selatan.

"Saya mengapresiasi, dan berterimakasih atas diselenggarakannya kegiatan yang bersinergi ini. Baik dari Kominfo dan DBFM serta bersinergi dengan DKLS, ini bisa menjadi program untuk meningkatkan ekonomi masyarakat serta mencerdaskan anak bangsa bisa terselenggara disini," tuturnya.

Tingkatkan Indeks Inovasi Daerah

Ditempat yang sama, Kepala Dinas Kominfo Lampung Selatan Sefri Masdian mengatakan, Lomba melukis dan Workshop eco printing ini, juga dalam rangka meningkatkan indeks inovasi daerah yang digencarkan oleh Bupati Nanang Ermanto.

"Semua harus ada inovasi, dengan segala keterbatasan yang ada pada kami, namun kami selalu berupaya untuk menampilkan atau membuat program-program yang sesuai dengan bidang kami pada dinas komunikasi dan Informatika." Kata Sefri Masdian.

Menurut Anggota Dewan Pengawas Lembaga Penyiaran Publik Lokal (LPPL) Lampung Selatan, keberadaan radio Dimensi Baru FM sebagai bagian dari Dinas Kominfo juga menginspirasi anak muda, dalam mengembangkan kreativitasnya.

"Disini (Studio DBFM : Red) tempatnya anak muda berkumpul, karena saya melihat hampir setiap malam masih pada nongkrong kenapa, nggak kita akomodir" aku Sefri.

Sementara dalam laporannya, Direktur Utama Radio DBFM Lampung Selatan Rudi Suhaimi mengatakan lomba melukis tingkat PAUD se-Lampung Selatan telah diikuti oleh 273 peserta. Setelah dilakukan penyaringan secara online terseleksi menjadi 20 peserta yang masuk dalam grand final pada hari ini.

Sedangkan, kegiatan Workshop Eco Printing diikuti oleh 33 peserta dari seluruh kalangan masyarakat Lampung Selatan. Kegiatan diselenggarakan secara terbatas dengan menerapkan protokol kesehatan Covid-19 secara ketat.

"Kalau kita jangkau semua peserta akan membludak, kita tetap patuhi prokes kesehatan maka dari itu kami batasi untuk yang hadir disini, kita seleksi dulu secara online setelah itu tersaringlah sebanyak 20 peserta untuk Lomba tingkat PAUD," ungkap Rudi dalam laporannya.

Dari 20 Finalis lomba melukis, tiga juri Masing-masing Ujang Irawan, Zulkifli Husin dan Novianti, menentukan 6 peserta masing-masing, Pitra Alfian Meta, Zakia dan Khodijah, sebagai Juara Harapan 1,2 & 3. Sementara Salsa, Alifah dan Nabila peraih Juara 1, 2 & 3.(db-bgpspt-ptm-aap).

DBFMRadio.id : Kalianda- Sahabat db, berbagai informasi dan peristiwa akan kami sajikan dalam bulletin db hari ini, minggu 5 September 2021, rangkuman berita yang kami himpun dalam sepekan ini, diantaranya, Dalam Kunjungannya di Lampung, Presiden Joko Widodo memberi pengarahan kepada Forum Koordinasi Pimpinan Daerah -Forkopimda- Provinsi Lampung dan Bupati/walikota.(db-aap).

Dialog RuSi DBFM 93.0 MHz

17:29:42 DBFMRadio.id : Kalianda - Layanan pesan antar On Line bangJEK Kalianda,   didirikan   20 Agustus 2020,  saat awal pandemi Covid-19, usaha yang digeluti para kaum milenial ini untuk membantu para pengangguran dan para mahasiswa  agar produktif di masa pandemi Covid-19.

Menurut Owner bangJEK Kalianda, Agung Utomo , Ada 4 hal yang menjadi visi dan misi untuk membangun bangJEK Kalianda yakni Solutif, Transformasi, Transparansi dan Industri.

"Kendala yang dialami bang Jek Kalianda sejak satu tahun berjalan, adanya fake order, lokasi tidak terjangkau,  WhatsApp yang tidak responsif serta UMKM yang tidak update terhadap digital", terang Agung pada dialog interaktif Ruang Promosi  (RuSi) "Tanya bangJEK Aja", dipandu host Viska, di Studio DBFM Radio, Sabtu (07/08/21).

"bangJEK Kalianda bisa di akses melalui Instagram @bangjek_kalianda, Facebook bang JEK, WhatsApp 085 2667 096 73 bagi masyarakat khususnya Kalianda Lampung Selatan yang ingin menggunakan jasa bangJEK Kalianda." Lanjut dia

Agung juga mengatakan,  untuk membackup wilayah orderan, bangJEK Kalianda menyesuaikan dengan kilometer yang sudah diperhitungkan seperti jarak luar kalianda, untuk pagi hingga sore hari dengan perhitungan unlimited (diatas 8 kilometer) dan malam hari dengan perhitungan dibatasi (dibawah 8 kilometer).

"Bang Jek Kalianda sudah beranggotakan 25 driver (20 sepeda motor dan 5 mobil) dengan jam operasional atau orderan yang telah ditentukan dalam 1 hari dari pukul 8 pagi hingga 11 malam", jelasnya

Sementara, Sistem pembayaran orderan bang Jek Kalianda menyesuaikan pesanan dari customer dengan transaksi cash, transfer atau menggunakan Shopee pay, Gopay, DANA, OVO, BNI dan BRI.(db-bngpsp-aap).

More Articles ...