DBFMRadio : Kalianda - Babak Final  Lomba Baca Puisi, Baca Berita dan Solo Song berlangsung meriah dan mendapat antusias dari peserta maupun penonton.

Kegiatan yang diselenggarakan dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) Ke 1 DBFM Radio dan Hari Ibu itu, berlangsung di Panggung terbuka Studio DBFM Radio, Sabtu (19/12/2020).

Dilaksanakan ditengah pandemi, acara tetap menerapkan protokol kesehatan, dengan menyediakan tempat cuci tangan, pengukuran suhu badan, memakai masker serta menjaga jarak.

Ketua Panitia Lydia Monica Hatu Riwu, dalam laporannya mengatakan kegiatan Lomba tersebut dimulai pada 1 November yang diikuti oleh 150 Peserta dari berbagai daerah di Indonesia.

"Peserta Lomba Baca Puisi, Baca Berita dan Solo Song ini diikuti oleh 150 peserta, yang terdiri dari berbagai daerah, seperti Metro, Pesawaran, Solo dan Yogyakarta," jelas Monica dalam laporannya.

Dilaksanakan secara virtual, kegiatan perlombaan itu, dilaksanakan dengan mengirimkan video lomba dan diseleksi oleh masing-masing juri perkategori.

Pada Kesempatan yang sama, Direktur Utama DBFM Radio, Rudi Suhaimi, SH., mengatakan HUT DBFM Radio ini tepat pada tanggal 25 November 2019 sesuai dengan Izin Penyelenggaraan Penyiaran (IPP) dari Kementrian Kominfo Republik Indonesia.

Sebagai salah satu media Pemerintah Daerah, kata Rudi, DBFM Radio memilki peran dalam mensosialisasikan pembangunan-pembangunan fisik maupun nonfisik yang ada di Kabupaten Lampung Selatan.

"Mensosialisasikan pembangunan ideologi, sosial, ekonomi, budaya dan lain-lain, saya rasa radio ini merupakan corong yang sangat efektif, terlebih di era digitalisasi yang dapat menjangkau seluruh dunia," ujarnya.

Dia juga mengucapkan selamat kepada para pemenang Lomba yang telah melalui berbagai tahapan dari awal hingga akhir.

Wadah Salurkan Kreativitas

Sementara, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Lampung Selatan, M. Sefri Masdian, S.Sos, mengatakan kegiatan ini merupakan wadah untuk masyarakat dalam menyalurkan kreatifitas serta bakat di bidang seni, sastra dan jurnalistik.

"Ditengah pandemi teman-teman panitia menyediakan ruang, menyediakan panggung untuk generasi muda, agar kawan-kawan kita berkreasi, berprestasi ditengah pandemi," jelasnya.

Sefri Masdian juga berpesan kepada seluruh generasi muda agar dapat berkreatifitas meski ditengah pandemi. Kemudian, Asisten Bidang Ekonomi Pembangunan dan Kemasyarakatan, Burhanudin, S.H., M.H., mengatakan Radio merupakan salah satu sarana untuk pendidikan di Indonesia.

"Sebagai sarana pendidikan radio harus mampu memberikan proses pembelajaran kepada masyarakat, bagaimana masyarakat memiliki kemampuan dan pengetahuan melalui informasi yang diberikan oleh radio," ungkapnya.

Melalui lomba ini, kata Burhanudin, juga dapat memberubah karakteristik dan kegembiraan masyarakat di tengah pandemi, dimana masyarakat sudah mulai jenuh terhadap keadaan.

"Apalagi sekarang ditengah-tengah Covid-19, masyarakat sudah mulai jenuh karena tidak bisa menikmati lingkungan lebih luas, tidak bisa berpariwisata, dan berkumpul dengan keluarga," ungkapnya lebih lanjut.

Melalui Radio ini, melalui kegiatan yang luar biasa, karena radio mampu menciptakan kegiatan yang digemari oleh masyarakat.

Lomba Baca Puisi, Juara 1 diraih oleh Syifa Azzuhaira Ramadhani dari SDN 1 Jati Indah, Juara II diraih oleh Meyrifa Zyvara Marsabaya dari SDN Palas Aji, dan Juara III diraih oleh Arafat Baratasyah dari SMP N 1 Kalianda.

Selanjutnya, Baca Berita, Juara 1 diraih Tiara Meili Neza dari SMA N 1 Kalianda, Juara II diraih Mutiara Rahmah dari Universitas Terbuka Bandar Lampung dan Shilvia Ajeng M dari Universitas Muhammadiyah Surakarta sebagai juara III.

Sementara, untuk Lomba Solo Song, Juara 1 diraih Handi Julian Saputra dari SMA N 1 Kalianda, Juara II diraih oleh Keila Naza Amalia dari SMP 1 Penengahan, dan Juara III diraih oleh Chandra Yulia Rahma dari SMA N 1 Kalianda.

Selain itu, juara terfavorite yang didapatkan dari hasil like terbanyak video lomba yang telah di upload di Kanal YouTobe DBFM Radio id dari masing-masing kategori lomba.

Dengan juara terfavorite Lomba Baca Puisi disematkan kepada Ayra Calma Nabila dari SD IT Insan Taqwa Lampung, juara terfavorite Lomba Baca Berita disematkan kepada Ririn Handayani dari SMA N 1 Kalianda dan juara terfavorite Lomba Solo Song disematkan kepada Hugies Imelca Putri dari SD N 03 Sidoasri.

Pada kegiatan itu, diselenggarakan juga pemotongan tumpeng secara simbolis oleh Burhanuddin yang diberikan kepada Lydia Monica dan Sefri Masdian diberikan kepada Rudi Suhaimi.

Selain itu, acara tersebut juga disiarkan secara live di kanal YouTobe DBFM Radio id dan facebook DBFM Radio di Pemda LPPL Lamsel. (db/ptm-aap).

DBFMRadio.id : Kalianda - Babak Final 5 besar event Kalianda Acoustic Festival, tampil Indigo Band, Angka Band, Thirtysyndicate Band, Genikos Band, dan Ini Band, yang berasal dari daerah dan membawakan gendre musik yang berbeda-beda, dan masing-masing band diwajibkan untuk menyanyikan 2 lagu sekaligus.

Kegiatan yang diselenggarakan di Mille Coffe, Kalianda itu, Minggu (11/10/2020) malam diawali dengan penampilan dari Band Indigo, dilanjutkan dengan Angka Band hingga penampil terakhir.

Bukan hanya itu, dalam kegiatan itu juga disiapkan berbagai dorprize, untuk para penonton maupun peserta, yang mampu menjawab kuis atau tantangan yang telah disediakan oleh pihak panitia.

Bagi para penonton terheboh selama acara Kalianda Acoustic Festival, juga  diberikan apresiasi oleh para panitia, berupa hadiah khusus yang sebelumnya telah disediakan oleh pihak penyelenggara.

Ada pula games, yakni memberikan kesempatan bagi 2 peserta, yang bersedia untuk menari ala-ala Tiktok yang akhir-akhir ini sedang viral dikalangan masyarakat Indonesia, khususnya anak muda.

Apabila pada malam sebelumnya, telah tampil guestar Arwasap x Garis Senyum, kini acara itu kembali dimeriahkan oleh penampilan gueststar Threesixty, yang siap membius para penonton yang hadir, untuk turut serta larut dalam lagu yang dibawakan.

Akhirnya, Juara 1 diraih genikos st, Juara 2 indiego dan thirtysindycate urutan 3 sedangkan Juara favorit disematkan kepada Jhon Khimbol. (db/ptm-aap).

DBFMRadio : Kalianda - Meski berlangsung ditengah pandemi, Kalianda Acoustic Festival tetap berjalan lancar, meriah dan tertib dalam menerapkan protokol kesehatan Corona Virus Disease (COVID)-19.

Acara yang digagas oleh, Karang Taruna Kabupaten Lampung Selatan dan Rumah Roket itu, Minggu (10/10/2020), menyediakan tempat cuci tangan di pintu utama, serta menyediakan masker bagi penonton yang tidak menggunakan masker.

Tak lupa juga, acara yang dipandu oleh Kinand Ahmad dan Lydia Monica itu, tetap menjaga jarak demi menghindari penyebaran Covid-19 semakin buruk.

Selain itu, kegiatan itu juga turut di dukung oleh DBFM Radio LPPL Lampung Selatan, sebagai media partner, Cocas, Deote, Matcmaker, Yatta.Co, Dacostale, Unskill Project, Hollyfams, Skie, Guns, dan AHD Company.

Kemudian, Let's Kuy, Kolor Boxer LPG, Pemkab Lampung Selatan, Barter Place.id, Komunitas Digital Stuva 168, Honda TDM Kalianda, Supreme Energy dan D9 Guitar.

Menampilkan 15 Peserta dari berbagai kalangan dan daerah, yang juga ditampilkan secara live facebook DBFM Radio, di Pemda LPPL Lamsel.

Para peserta itu akan dinilai secara langsung oleh tiga juri yang berkompeten dibidang musik, yakni, Dicky saputra, produser label musik dinamis, Prisma, dosen musik Unila, Pras, Owner Sympony Production dan Juri Lampung Selatan Idol 2017.

Ketua Pelaksana Kegiatan Kalianda Acoustic Festival, Rega Fernanda, mengatakan bahwa acara itu merupakan kegiatan anak muda yang bertujuan untuk menjadi wadah para pemuda dibidang musik.

"Ini istilahnya acara anak muda, nikmatilah, udah lama kita gak ada event kan, mudah-mudahan kedepannya bisa sambung lagi event-event seterusnya gitu," ungkapnya.

Untuk 5 besar pemenang Kalianda Acoustic Festival, secara eksklusif akan talkshow dan on air di Studio DBFM Radio, untuk memperkenalkan profile dan bercerita mengenai sepak terjang para pemenang. (db/ptm-aap).

DBFMRadio.id : Kalianda, Event Kalianda Acoustic Festival (KAF) menjadi event yang ditunggu bagi pecinta musik akustik di Lampung Selatan. Pasalnya event ini sempat tertunda karena pandemi covid-19.

Ketua Panitya Pelaksana Rega Fernanda saat Ngobrol Santai (NGOBRAS) di studio Radio Dimensi Baru Lampung Selatan mengatakan, KAF sebagai wadah untuk menyalurkan bakat para pecinta musik terutama musik acoustik di Lampung Selatan.

"Kegiatan ini tentunya sebagai wadah dalam menyalurkan bakat para pecinta musik terutama musik acoustik di lingkungan Lampung Selatan" terangnya, Senin (14/9/202.).

Rega mebambahkan, KAF akan digelar di Mille Caffe Way Urang, Sabtu & Minggu 10-11 Oktober 2020 dengan tetap menerapkan Protokol Kesehatan.

"Di Cafe Mille, tentunya tetap menerapkan protokol kesehatan dan akan menggadirkan Guest star Threesixty, serta bazaar clothing, games dan berbagai doorprize" promonya.

Untuk Diketahui, KAF kreasi dari Rumah Roket & Karang Taruna Way Urang ini, kerja sama dengan Radio Dbfm 93.0 sebagai media patner.

Pendaftaran akan ditutup 5 oktober 2020, melalui Telepon 081368625331 (Rega)/ 083169440624 (Andri) atau datang langsung ke Mille caffe dan studio radio Dbfm 93. Dengan biaya registrasi Rp. 130 .000 peserta group membawakan lagu bebas, panitya menyiapkan alat music.

"untuk peralatan kami siapkan namun peserta juga bisa membawa alat music sendiri " Pungkas Rega. (db/hen-aap).

More Articles ...

Page 1 of 3