14:34:28 DBFMRadio.id : Kalianda -  Production House (PH) Bagimu Negri (Barisan Generasi Muda Republik Indonesia) menggelar ajang pencarian bakat di Lampung, khususnya Lampung Selatan.

Team social media bagimu negri, Gavin Aditya, pada Dialog Bincang Asik DBFM Radio Rabu (24/02/2021), mengatakan bahwa pihaknya mengharapkan sekali masyarakat Lampung khususnya Lampung Selatan bisa antusias mengikuti “Talent Hunt bagimu Negri”

"Ajang pencarian bakat  TALENT HUNTING BAGIMU NEGRI,  Adalah ajang pencarian bakat dan sebagai wadah yang peduli terhadap pemberdayaan dan pengembangan potensi talent generasi muda untuk meningkatkan kreativitasnya" Katanya.

Kegiatan ini, terus Gavin terbagi dalam beberapa tahapan mengingat pandemi covid-19, team Bagimu Negri tetap  mengikuti aturan pemerintah dengan mematuhi Protokol Kesehatan.

Open  audition online pada 14-27 Februari 2021. Kategori peserta untuk SD, SMP, SMA dan UMUM, umur 8 tahun sampai dengan 45 tahun. Para peserta menujukan potensinya seperti bernyanyi atau acting.

Peserta audisi bisa mengunjungi instagram @bagimunegriofficial, Facebook Bagimu negri official dan Youtube Bagimu Negri Official.

"Peserta yang memenuhi syarat berkesempatan menjadi Aktor, Aktris dan Duta Bagimu Negri. Ada beberapa Duta seperti DUTA ANTI NARKOBA, DUTA PARIWISATA dan DUTA PENDIDIKAN yang nantinya menjadi DUTA BAGIMU NEGRI DALAM SETIAP PROVINSI. Hingga terkumpul 34 provinsi yang dipilih secara nasional." Pungkas Gavin.(bpst -aap).

BFMRadio.id : Kalianda - Rupanya, dunia broadcasting tidak asing lagi bagi Piyu Padi  Reborn, karena ditahun 90-an gitaris Padi Reborn ini pernah menjadi penyiar Radio di Surabaya, bersama Maya Estianty.

Piyu mengaku, dari sinilah karir bermusiknya  berawal. Sambil menyelam minum air, dirinya mulai memperkenalkan lagu ciptaannya. Sembari meng-handle program musik, Rock Klasik 70's.   Gitaris yang punya nama Satriyo Yudi Wahono ini kemudian membawakan lagu ciptaannya.

"Akhirnya saya mulai untuk mencoba memperkenalkan lagu saya sebagai penyiar radio,  kebetulan saya punya acara sendiri yaitu acaranya namanya rock klasik & heavy metal night atau apa ya lupa saya" Aku Piyu pada Webinar Radio for Music, Music for Radio, Persatuan Radio Publik Daerah Indonesia (Persadaindonesia.id), Minggu (7/2/2021).

Sebenarnya lanjut Piyu, lagu ataupun musik yang bisa dibawakan oleh para New B  atau penyanyi pendatang baru bisa  dilakukan lewat radio,  sehingga  ketika bergabung  dengan Padi,  untuk mempromosikan lagunya memanfaatkan Radio.

"Lagu lagu Padi, saya promosikan melalui media radio,  ketika saya bisa bisa berkenalan dengan radio dan saya pernah  jadi penyiar kalau saya juga kemudian saya jadi musisi bersama-sama dengan padi di situlah awal perkenalan saya dengan radio saya membawakan rekaman lagu Padi di radio." urainya.

Dikatakan Piyu, ketika Padi pertama merilis single pertamanya "Sobat" ditahun 1998, waktu itu masih dalam bentuk kompilasi lagu dengan penyanyi dan Band lain.

Meskipun hanya satu lagu,  Padi merilisnya ke  semua radio di Surabaya dan Jakarta dalam bentuk Cassete, dan langsung menemui Music Director (MD) Radio TMII sampai akhirnya kenal Bens Leo,  jurnalis Majalah Musik Aktuil dan diundang ke Jakarta untuk tampil di sebuah event  di Ancol

"Padahal, kita (Padi: red) baru punya satu single,  mungkin ini satu-satunya band yang baru punya satu singgel tapi sudah tampil di acara di Ancol waktu itu dan itulah membuat saya yakin banget bahwa Radio  adalah sebuah  garda terdepan untuk untuk mempromosikan musik (lagu) kita" terangnya lagi.

Pelanggaran Hak Moral dan Hak Ekonomi

Selain Piyu, sebagai narasumber, pengamat musik senior Bens Leo, yang mengatakan,  ada kenyataan diera digital ini memudahkan orang untuk membuat konten terkadang melanggar  hak cipta, contohnya mengcover karya orang tanpa izin.

Pada era  Lomba Cipta Lagu Remaja (LCLR)  Prambors tahun 77-78, muncul   lagu Lilin-Lilin Kecil, Kidung  dan Apatis, pada saat itu, terjadi pembajakan lagu, dengan memperbanyak album Cassete tanpa seijin produsernya.

"Fenomena saat ini yang terjadi adalah pelanggaran hak cipta berkaitan dengan pemakaian nama jadi misalnya pemakaian nama itu adalah, sebuah Band dengan  formasi berlima, namun saat  lagu itu dirilis di pasaran dan tidak mencantumkan nama penciptanya dikatagorikan pelanggaran hak cipta" Kata  Benny "Bens Leo" Hadi Utomo.

Jurnalis dan  pengamat musik/entertainment Indonesia, Bens Leo melanjutkan, berdasarkan Undang Undang Nomor 28/2014 tentang Hak Cipta, pelanggaran hak cipta ada dua,  Hak Moral dan Hak Ekonomi.

"Hak Moral,   berkaitan dengan pencantuman dan penyebutan nama,  apresiasi terhadap pencipta lagu, aranger dan lain-lain. Sedangkan Hak ekonomi adalah apabila kita melakukan kegiatan memperbanyak tanpa seijin penciptanya, konten YouTube misalnya dan mendapatkan  reward, atau sejumlah uang" terang Bens Leo.

Bens Leo mencontohkan, saat Via Vallen mengcover lagu milik Superman Is Death (SID)  yang bergenre  punk Rock  dibawakan dalam genre koplo oleh via Vallen tanpa seijin SID.

Diberitakan sebelumnya, Webinar yang membahas kebutuhan musik untuk siaran radio, sekaligus sebagai penanda tepat dua tahun Konferensi Nasional LPPL Indonesia yang berlangsung 6 – 7 Pebruari 2019 lalu di Surabaya.

Konferensi itulah  yang melahirkan INDONESIAPERSADA.ID dan kepengurusannya dilantik oleh Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara waktu itu, di Tangerang pada 28 Agustus 2019. (db-liveyoutubesusi-aap).

BFMRadio.id : Surabaya - Ibarat mata uang, Musik dan Radio tidak dapat dipisahkan, Radio perlu music untuk konten  siarannya dan music perlu  radio  agar bisa dinikmati pendengarnya.

Selama berpuluh tahun, Radio berkuasa akan  musik, dan munculnya era digital mengubah cara pendengar menikmati musik.

Saat ini, musik bisa saja ditemukan diberbagai platform, namun  pendengar masih dapat menemukannya di Radio.

Dikutip dari laman Indonesiapersada.id , Persatuan Radio TV Publik Daerah Seluruh Indonesia (INDONESIAPERSADA.ID), akan menyelenggarakan Webinar yang membahas kebutuhan musik untuk siaran radio.

Webinar  berlangsung pada Minggu (7/2/2021), sekaligus untuk menandai tepat dua tahun Konferensi Nasional LPPL Indonesia yang berlangsung 6 – 7 Pebruari 2019 lalu di Surabaya.

Direktur Eksekutif INDONESIAPERSADA.ID Aries Widojoko, mengatajan Konferensi tersebutlah yang melahirkan INDONESIAPERSADA.ID dan kepengurusannya dilantik oleh Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara di Tangerang pada 28 Agustus 2019.

"Materi yang dibahas nanti seksi banget bagi orang – orang radio. Meliputi bgaimana media radio dan artis/band saling mempengaruhi dari jaman ke jaman. Kemudian bagaimana perkembangan dan regulasi royalty musik di Indonesia. Terus, apa saja kategori format musik untuk radio. Dan yang juga sangat penting adalah, bagaimana cara dan rumus menentukan musik sebuah radio,” urai AW, panggilan akrab Aries Widojoko, kepada Indonesia persada.id.

Webinar  menghadirkan para pembicara yang berkomperen dibidang  musik, Piyu gitaris Padi Reborn dari Surabaya.  Gitaris yang punya nama Satriyo Yudi Wahono ini, mengajak pendengar LPPL Indonesia untuk menyimak Webinar yang diikuti 90 LPPL anggota Indonesia persada.id

"Dalam perjalanan musik Indonesia tidak bisa lepas dari Media Radio,  juga sebaliknya ini jadi topik yang sangat menarik akan menjumpai teman-teman Radio Publik Indonesia tanggal 7 Februari di webinar music for radio radio, radio for music" katanya, Sabtu (6/2/2021).

Selain Piyu, sebagai narasumber, pengamat musik senior Bens Leo dari Jakarta. Dan Aries Widojoko sendiri yang memiliki pengalaman sebagai music director atau penata lagu di sebuah stasiun radio terkemuka di Surabaya..(db-persind-aap).

DBFMRadio : Kalianda - Babak Final  Lomba Baca Puisi, Baca Berita dan Solo Song berlangsung meriah dan mendapat antusias dari peserta maupun penonton.

Kegiatan yang diselenggarakan dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) Ke 1 DBFM Radio dan Hari Ibu itu, berlangsung di Panggung terbuka Studio DBFM Radio, Sabtu (19/12/2020).

Dilaksanakan ditengah pandemi, acara tetap menerapkan protokol kesehatan, dengan menyediakan tempat cuci tangan, pengukuran suhu badan, memakai masker serta menjaga jarak.

Ketua Panitia Lydia Monica Hatu Riwu, dalam laporannya mengatakan kegiatan Lomba tersebut dimulai pada 1 November yang diikuti oleh 150 Peserta dari berbagai daerah di Indonesia.

"Peserta Lomba Baca Puisi, Baca Berita dan Solo Song ini diikuti oleh 150 peserta, yang terdiri dari berbagai daerah, seperti Metro, Pesawaran, Solo dan Yogyakarta," jelas Monica dalam laporannya.

Dilaksanakan secara virtual, kegiatan perlombaan itu, dilaksanakan dengan mengirimkan video lomba dan diseleksi oleh masing-masing juri perkategori.

Pada Kesempatan yang sama, Direktur Utama DBFM Radio, Rudi Suhaimi, SH., mengatakan HUT DBFM Radio ini tepat pada tanggal 25 November 2019 sesuai dengan Izin Penyelenggaraan Penyiaran (IPP) dari Kementrian Kominfo Republik Indonesia.

Sebagai salah satu media Pemerintah Daerah, kata Rudi, DBFM Radio memilki peran dalam mensosialisasikan pembangunan-pembangunan fisik maupun nonfisik yang ada di Kabupaten Lampung Selatan.

"Mensosialisasikan pembangunan ideologi, sosial, ekonomi, budaya dan lain-lain, saya rasa radio ini merupakan corong yang sangat efektif, terlebih di era digitalisasi yang dapat menjangkau seluruh dunia," ujarnya.

Dia juga mengucapkan selamat kepada para pemenang Lomba yang telah melalui berbagai tahapan dari awal hingga akhir.

Wadah Salurkan Kreativitas

Sementara, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Lampung Selatan, M. Sefri Masdian, S.Sos, mengatakan kegiatan ini merupakan wadah untuk masyarakat dalam menyalurkan kreatifitas serta bakat di bidang seni, sastra dan jurnalistik.

"Ditengah pandemi teman-teman panitia menyediakan ruang, menyediakan panggung untuk generasi muda, agar kawan-kawan kita berkreasi, berprestasi ditengah pandemi," jelasnya.

Sefri Masdian juga berpesan kepada seluruh generasi muda agar dapat berkreatifitas meski ditengah pandemi. Kemudian, Asisten Bidang Ekonomi Pembangunan dan Kemasyarakatan, Burhanudin, S.H., M.H., mengatakan Radio merupakan salah satu sarana untuk pendidikan di Indonesia.

"Sebagai sarana pendidikan radio harus mampu memberikan proses pembelajaran kepada masyarakat, bagaimana masyarakat memiliki kemampuan dan pengetahuan melalui informasi yang diberikan oleh radio," ungkapnya.

Melalui lomba ini, kata Burhanudin, juga dapat memberubah karakteristik dan kegembiraan masyarakat di tengah pandemi, dimana masyarakat sudah mulai jenuh terhadap keadaan.

"Apalagi sekarang ditengah-tengah Covid-19, masyarakat sudah mulai jenuh karena tidak bisa menikmati lingkungan lebih luas, tidak bisa berpariwisata, dan berkumpul dengan keluarga," ungkapnya lebih lanjut.

Melalui Radio ini, melalui kegiatan yang luar biasa, karena radio mampu menciptakan kegiatan yang digemari oleh masyarakat.

Lomba Baca Puisi, Juara 1 diraih oleh Syifa Azzuhaira Ramadhani dari SDN 1 Jati Indah, Juara II diraih oleh Meyrifa Zyvara Marsabaya dari SDN Palas Aji, dan Juara III diraih oleh Arafat Baratasyah dari SMP N 1 Kalianda.

Selanjutnya, Baca Berita, Juara 1 diraih Tiara Meili Neza dari SMA N 1 Kalianda, Juara II diraih Mutiara Rahmah dari Universitas Terbuka Bandar Lampung dan Shilvia Ajeng M dari Universitas Muhammadiyah Surakarta sebagai juara III.

Sementara, untuk Lomba Solo Song, Juara 1 diraih Handi Julian Saputra dari SMA N 1 Kalianda, Juara II diraih oleh Keila Naza Amalia dari SMP 1 Penengahan, dan Juara III diraih oleh Chandra Yulia Rahma dari SMA N 1 Kalianda.

Selain itu, juara terfavorite yang didapatkan dari hasil like terbanyak video lomba yang telah di upload di Kanal YouTobe DBFM Radio id dari masing-masing kategori lomba.

Dengan juara terfavorite Lomba Baca Puisi disematkan kepada Ayra Calma Nabila dari SD IT Insan Taqwa Lampung, juara terfavorite Lomba Baca Berita disematkan kepada Ririn Handayani dari SMA N 1 Kalianda dan juara terfavorite Lomba Solo Song disematkan kepada Hugies Imelca Putri dari SD N 03 Sidoasri.

Pada kegiatan itu, diselenggarakan juga pemotongan tumpeng secara simbolis oleh Burhanuddin yang diberikan kepada Lydia Monica dan Sefri Masdian diberikan kepada Rudi Suhaimi.

Selain itu, acara tersebut juga disiarkan secara live di kanal YouTobe DBFM Radio id dan facebook DBFM Radio di Pemda LPPL Lamsel. (db/ptm-aap).

More Articles ...

Page 1 of 4