Top Stories

Grid List

DBFMRadio, Kalianda : PT. Indonesia Comnets Plus (Icon+) berencana membangun jaringan internet untuk Desa Kunjir, Kecamatan Rajabasa, Kabupaten Lampung Selatan. Pembangunan ini merupakan kerja sama antara Icon+ dan Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan melalui Dinas Komunikasi dan Informatika.

Ditemui DBFM Radio usai melakukan pertemuan dengan Kepala Desa Kunjir di Balai Desa setempat, Manager Icon+ perwakilan Lampung Bhijanta Wyasa Wijaya Mukti mengatakan bahwa program ini bertujuan untuk mendukung operasional perangkat desa dan pemberdayaan masyarakat setempat, sehingga diharapkan dapat mengembangkan potensi wisata bahari di Desa Kunjir dengan menyediakan akses internet untuk para pengunjung.

"Internet kapasitasnya sepuluh sampai seratus mega. Untuk masyarakat atau para pengunjung yang ingin mengakses internet desa ini hanya perlu _join_ ke masing-masing Wifi yang ada disini. Kemudian akan masuk ke portal login _landing page_ Icon+ lalu dapat langsung dapat menikmati internet dari Icon+ dan mengekspos tempat ini melalui sosial media", jelas Bhijanta, Rabu (22/1/2020).

Internet di Desa Kunjir, lanjut dia  nantinya akan tersedia di tiga lokasi, yakni di balai desa serta di dua spot wisata yang langsung berhadapan dengan bibir pantai di tepi jalan lingkar Gunung Rajabasa. Icon+ menjanjikan bahwa layanan internet ini dapat dinikmati pada bulan Februari mendatang, hal ini karena jaringan infrastruktur transmisi kabel serat optik milik mereka sudah tersedia di Desa Kunjir.

"Insyaa Allah bulan depan harusnya sudah bisa dinikmati, karena dari infrastruktur sendiri sudah siap di daerah Kunjir ini, tinggal masalah penempatan. Instalasi perangkat di Kunjir sendiri paling membutuhkan waktu kurang lebih satu bulan harusnya selesai", terang Bhijanta.

Lebih lanjut, pria berkacamata ini mengatakan mengatakan bahwa ke depan akan ada program pengembangan lebih lanjut dari Icon+, apabila implementasi jaringan internet di Desa Kunjir ini terlaksana dengan baik.

Turut serta mendampingi dalam pertemuan tersebut Ketua Karang Taruna Kecamatan Rajabasa, Sahroni dan Pelaksana Tugas Kepala Bidang Komunikasi Publik, Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Lampung Selatan, Aidil Pattikraton. (db/ptm).

 

DBFMRadio, Kalianda : Ramanda Law Office Kantor Hukum yang dibentuk dengan tujuan membantu menyelesaikan perkara-perkara hukum yang berorientasi pada kepentingan klien.
Menurut Owner Ramanda Law Office Ramses, pidana Umum dan pidana khusus merupakan kasus yang paling sering ditangani oleh Ramanda Law office.
"Yang paling sering pidana umum dan pidana khusus, jadi kita sebagai pelapor dan terlapor. Jadi kalo misalnya ditanya Ramanda sudah berapa kasus yang di tangani sudah banyak" jelas Ramses.

Pada talkshow di DBFM Radio, sabtu (18/1/2020) Ramses juga menjelaskan tentang Kasus Dana Desa sebagai salah satu contoh kasus yang pernah ia tangani.
Menurut Ramses yang menjadi penyebab adanya penyalahgunaan dana desa yaitu adanya kesempatan yang di temukan oleh aparat desa, sehingga dana yang di tujukan untuk membiayai pembangunan dan pemberdayaan masyakat di gunakan untuk kepentingan pribadi.
"Kejahatan terjadi bukan di karenakan sengaja tetapi, ada karena adanya kesempatan, nah karena adanya kesempatan itulah peluang untuk adanya kasus begitu akan terjadi". jelasnya.

Sementara Partner Ramses, Amanda mengatakan, perlu diadakan pembinaan, edukasi kepada aparat desa agar kedepannya kepala desa atau aparat desa lebih memahami apa fungsi dari dana desa tersebut. Selain itu di perlukan adanya pendidikan moral sejak dini baik dari keluarga maupun sekolah.


"Mungkin memang perlu adanya edukasi dan pembinaan untuk kedepannya bagi kepala desa atau yang sederajat lebih memahami harus di kemanakan sebenarnya dana desa itu walaupun sebenarnya secara umum anak kecilpun tau itu bukan milik kita, tetapi mungkin jika saya perhatikan sekarang juga di sekolah-sekolah perlu ditingkatkan lagi tentang pendidikan moral, seperti itusih menurut saya". Terang Amanda.

Diakhir talkshow Owner Ramanda Law Office menghimbau keoada sahabat DB  di  Lampung Selatan untuk lebih mengenal tentang hukum.
"tapi untuk aku pribadi memang dilampung selatan memang mungkin kurang ya dalam edukasi hukum ya jadi intinya ya harus melek hukum". tutup dia.(db/ptm).

DBFMRadio, Kalianda : Hari terakhir Pelatihan Jurnalistik dan Penyiaran bagi Crew DBFM Radio, Jum'at (17/1/2020) diisi dengan materi pengenalan tentang Pedoman Perilaku Penyiaran dan Standar Program Siaran (P3SPS) 2009, yakni pedoman dan standar bagi kegiatan penyelenggaraan penyiaran baik TV maupun radio di Indonesia.


Menurut pemateri Koordinator bidang Pembinaan dan Pengawasan Komisi Penyiaran Indinesia Daerah (KPID) Lampung, Sri Wahyuni, salah satu tempat yang strategis untuk mempersatukan bangsa dan negara yaitu melalui radio. Sesuai dengan tujuannya yaitu memperkukuh integritas nasional, P3SPS merupakan panduan bagi para lembaga penyiaran untuk memproduksi skrip, menulis naskah, dan mereportase berita sehingga tidak menyajikan konten siaran yang tidak mendidik.
"P3SPS merupakan buku putih bagi lembaga penyiaran baik televisi maupun radio di seluruh indonesia termasuk di lampung P3SPS, menjadi temen-temen produksi untuk membuat skrip menulis naskah untuk mereportase berita sehingga apa yang nantinya mereka sajikan di depan mikrofon tidak lagi salah tidak lagi menimbulkan hal yang tidak kita inginkan" jelas Sri Wahyuni.


Dengan adanya P3SPS ini, lanjut dia, diharapkan para lembaga penyiaran dapat membuat program-program yang inspiratif, edukatif dan menghibur bagi masyarakat di semua kalangan usia, baik anak-anak, remaja maupun orang dewasa "Tapi kita berharap nantinya program-program siaran yang disampaikan oleh temen-temen yang ada di radio khususnya DBFM di lampung selatan ini menjadi program-program yang inspiratif, program-program yang edukasi dan juga menghibur bagi kita" harap Yuni, demikian mantan redaktur daerah SKH Lampung Post ini biasa disapa.


Apabila suatu lembaga tidak patuh terhadap P3SPS, terus Yuni, maka pendengar (masyarakat) akan menjadi korban, karena dapat merusak integritas bangsa dan moral anak, pendengar mempunyai hak untuk mendapatkan berita dan hiburan yang berkualitas dan baik. "Tentunya kalau kemudian program siaran itu tidak patuh dengan P3SPS yang akan menjadi korban adalah pendengar, kenapa? karena pendengar itu berhak mendapatkan program siaran yang berkualitas dan baik". terang Yuni lagi.


Perempuan berhijab ini juga mengatakan bila suatu lembaga penyiaran melanggar aturan P3SPS maka KPID akan memberikan sanksi berupa teguran satu lalu Teguran dua hingga ke tiga. Apabila teguran tersebut masih dilanggar maka akan ada sanksi berupa pembatasan waktu siaran, penghentian mata acara, tidak memperpanjang izin penyiaran bahkan mencabut izin penyiaran.

"Kami tentunya akan memberikan sanksi kepada lembaga penyiaran itu, apa sanksinya? Teguran satu, teguran satu masih tidak di hiraukan kita berikan teguran yang ke dua, apabila masih tidak di hiraukan kita berikan teguran yang ke tiga, jika ketiga teguran tersebut masih di abaikan juga, maka kami akan berikan sanksi pembatasan waktu siaran kemudian juga penghentian mata acara sampai nanti bisa kita usulkan untuk tidak di perpanjang izinnya dan kita cabut izin penyelenggaraan penyiaran". Jelasnya.


Menurut dia, denda pidana maksimal lima tahun dan denda administrasi satu miliar untuk radio dan sepuluh miliar untuk televisi juga di terapkan bagi lembaga penyiaran yang melakukan pelanggaran berulang.

"Selain itu ada juga denda dan pidana maksimal lima tahun dan denda administrasinya satu miliar untuk radio dan sepuluh miliar untuk televisi". tutup Yuni, sembari menjelaskan, disamping menjatuhkan punishment, KPID Lampung juga memberi Reward bagi Lembaga Penyiaran berprestasi, melalui KPID Award. (db/ptm).

DBFMRadio, Kalianda : Kru DBFM Radio dan Siswa PKL dari SMKN 1 KALIANDA dan SMKN 2 Kalianda semakin tertarik mempelajari dunia Jurnalistik, pada pelatihan Jurnalistik dan Penyiaran, yang kali ini menghadirkan Jurnalist RRI Bandarlampung Yudhi Ardianta yang juga Kepala Bidang (Kabid) Pemberitaan RRI Bandar Lampung.


Yudhi Ardianta mengawali karirnya tahun 1984 di RRI Palembang. Saat itu, priya berkumis ini mencoba melamar pekerjaan di RRI, Penerimaan berkas lamaran kerja masih terpusat yaitu pada dinas tenaga kerja lalu di salurkan ke masing-masing Instansi.
"Awalnya saya tamat SMA tahun 1984 saya waktu itu rajin mencari lowongan kerja di Dinas tenaga kerja, dulu di tahun 1983-1984 setiap pencari kerja itu harus menggunakan kartu kuning, kita lihat apakah disana ada penerimaan kerja karena semuanya terpusat di tahun 1984, kemudian saya lihat di dinas tenaga kerja kota Palembang ada penerimaan ada tiga lembaga waktu itu Departemen Penerangan, TVRI dan RRI akhirnya saya melamar ke RRI dan penyerahan berkas waktu itu langsung ke dinas tenaga kerja lalu di salurkan ke masing-masing" cerita Yudhi, Kamis (16/1/2020).


Menurut Yudhi Ardianta pelaksanaan tes RRI tidak sama dengan Instansi lain, seperti bagaimana cara kita membawakan suatu acara dengan menggunakan tiga bahasa yaitu bahasa indonesia bahasa inggris dan bahasa daerah, bagaimana membaca berita buletin berita dengan bahasa indonesia dan inggris, wawancara dan psikotes.


"Tes di RRI waktu itu tidak seperti instansi lain kita tes di situ bagaimana kita cara membawakan suatu acara jadi acara itu misalnya kita sebagai penyiar bagaimana menghantar sebuah lagu atau menghantarkan sebuah acara dengan menggunakan bahasa indonesia bahasa inggris dan bahasa daerah terus di tes lagi bagaimana kita membaca berita buletin berita dengan bahasa indonesia dan bahasa inggris terus ada wawancara kemudian ada psikotes nah itulah waktu itu saya coba alhamdulillah saya dapet panggilan". terang Yudhi yang mengawali karir di RRI sebagai Reporter.


Yudhi Ardianta di terima menjadi PNS pada tahun 1985, Pada awalnya beminat menjadi penyiar ternyata di tempatkan di bidang pemberitaan, tidak memiliki dasar sama sekali di bidang penyiaran maupun jurnalis tidak membuatnya mudah menyerah dengan kemauan belajarnya yang tinggi akhirnya dia bisa menjadi seperti sekarang ini. 
"Tahun 1985 akhirnya saya diangkat jadi PNS di RRI kemudian kepengennya waktu itu menjadi penyiar ternyata saya di tempatkan di bidang pemberitaan padahal basic saya waktu itu bukan penyiar bukan jurnalis karena saya tamat sma ips jadi tidak ada basicnyalah sama sekali cuma saya belajar ya alhamdulillah sampai sekarang". Tambahnya.


Dalam awal perjalanan karirnya banyak kesulitan yang dia temui karena tidak mempunyai basic jurnalis sama sekali, belajar membuat berita radio yang singkat padat dan jelas dapat dia kuasai setelah beberapa bulan, untuk memperdalam ilmu jurnalistik Yudhi Ardianta memutuskan untuk kuliah.


"Dalam dunia jurnalistik pada saat saya awal-awal di pemberitaan itu pertama saya basicnya tidak ada untuk jurnalistik kedua saya tidak tahu jurnalistik itu hewan seperti apa jadi setiap saya pada saat di pemberitaan saya disodorkan koran oleh senior-senior dulu dan saya harus mengubahanya kedalam berita radio yang singkat padat dan jelas dan maksimal lima paragraf, setelah sekian bulan itu ya alhamdulillah saya sudah bisa menjadu seorang jurnalis yang pada akhirnya saya tahu kemudian terus saya kuliah". Terangnya lagi.


Harus Mudah Dipahami Menurut dia, berita radio yang bagus harus sesuai dengan unsur-unsurnya dan kategorinya yaitu singkat jelas dan padat, harus mudah dipahami, berita yang aktual dan harus menyelesaikan suatu informasi secara jelas, tidak membuat berita yang berisi opini sehingga dapat meresahkan masyarakat.


"Ya banyak sih kriteria berita radio itu berita radio itukan sesuai dengan unsur-unsurnya dan kategorinya singkat jelas padat, harus mudah dipahami dan masalah peristiwa yang diangkat harus aktual, peristiwa-peristiwa itulah yang di tunggu oleh pendengar karena peristiwa itukan tidak mungkin hanya sekali jadi mereka menunggu seperti apa kelanjutan peristiwa tersebut, tidak membuat opini yang kemudian membuat orang menjadi tidak jelas dan resah" jelasnya lagi
Kata Yudhi untuk membuat berita radio yang baik tentunya harus memperbanyak refrensi, perbanyak belajar dengan orang-orang yang mengerti di bidang tersebut, memberanikan diri untuk pergi kesuatu peristiwa yang dapat diangkat menjadi suatu informasi yang menarik yang bisa kita buat dalam berbagai bentuk seperti news feature, buletin berita, majalah udara, laporan dari peristiwa dan juga reportase.


"Jadi temen-temen di DBFM Radio ini kita harus banyak refrensi, bagaimana kita membuat suatu informasi yang benar-benar menjadi perhatian pendengar dan bila perlu berita kita menjadi acuan dari media lain, jadi perlulah kita banyak belajar dengan orang-orang senior yang sudah mengerti dan jangan takut kita terus coba pergi ke suatu peristiwa atau menggali hal-hal peristiwa yang lain yang dapat diangkat menjadi berita yang menarik yang dapat di buat dalam berbagai jenis berita kan di radio itu banyak ada news feature, buletin berita, majalah udara, laporan dari peristiwa dan reportase". Jelasnya lebih lanjut.


Ilmu yang di berikan oleh Yudhi Ardianta ini diharapkan dapat dipahami dan kembangkan oleh para Kru DBFM Radio karena dengan berjalannya waktu ilmu komunikasi akan terus berkembang, belajarlah berkomunikasi untuk mendapatkan informasi yang bagus untuk di sampaikan kepada khalayak, Pesan Yudhi. "Ya mudah-mudahan memahami apa yang disampaikan dan ilmu-ilmu itu harus berkembang jadi jangan kita terpaku dengan apa yang diberikan karena ilmu komunikasi itu akan terus berkembang, tidak monoton, jadi belajarlah kita berkomunikasi mencari sesuatu yang bagus untuk di sampaikan ke masyarakat". Pungkasnya.(db/ptm).


DBFMRadio Kalianda : Hari kedua Pelatihan Jurnalistik dan Penyiaran di Radio Dimensi Baru Lembaga Penyiaran Publik Lokal (LPPL) Lampung Selatan dengan narasumber pemimpin redaksi duajurai.co Juwendra Asdiansyah, berlangsung sangat dinamis.


Mantan Jurnalis Koran Sindo ini yang berkecimpung di dunia jurnalistik sejak dibangku kuliah ini mengaku, jika dihitung waktu, sudah lebih 25 tahun.
"Saya mulai rutin dijurnalistik itu mulai sejak kuliah, sebenarnya dari SMA saya sudah mulai ikut majalah sekolah, nah pas kuliah saya ikut pers kampus itu dari tahun 1995. Jadi sekarang sudah 25 tahun". terang Juwe, demikian lelaki berkacamata minus ini biasa disapa, Rabu (15/1/2020).


Menurut dia, mengawali karirnya sebagai wartawan, melalui Organisasi Pers kampus yaitu pers kampus pilar fakultas ekonomi Unila yang bernama surat kabar mahasiswa teknokrat Unila.
"Jadi saya di jurnalistik itu di organisasi pers kampus, saya ikuti fakultas kemudian pers kampus pilar ekonomi, fakultas ekonomi unila. Masih tingkat universitas namanya surat kabar mahasiswa teknokrat unila. Jadi itu organisasi kampus tapi memang di bidang jurnalistik di bidang pers". Kata Juwendra.

Menurut Juwendra Asdiansyah selama dia menjadi jurnalis banyak sekali manfaat yang di dapatkan dari Jurnalistik yaitu banyaknya kawan yang didapat, pekerjaan, rizky dan juga ilmu, karena semakin banyak orang kita wawancarai maka semakin banyak pula ilmu yang kita dapat.
"Banyak manfaatnya itu banyak teman, banyak pekerjaan, banyak rizky, banyak ilmu jadi banyak tau kan ketemu orang satu orang itu sudah satu ilmu yang saya ketahui, semakin banyak orang yang saya ketahui saya wawancarai makin banyak ilmu saya, saya belajar banyak macam-macam saya belajar nulis, belajar ngomong, belajar foto banyak macem-macem". Jelasnya.


Pemimpin redaksi duajurai.co juga mengatakan bahwa dengan menjadi jurnalis dapat menumbuhkan rasa percaya diri serta peluang pekerjaan yang dia dapatkan menjadi bertambah seperti menjadi moderator, khost Radio dan juga khost TV.
"Setelah menjadi jurnalis saya menjadi lebih percaya diri, jadi biasa ketemu orang, bisa melobi orang, bisa meyakinkan orang. Bahkan banyak pekerjaan-pekerjaan yang saya dapatkan dari pekerjaan saya menjadi jurnalis, saya menjadi moderator, jadi host radio bahkan host TV" tukasnya.

Rasa Keingintahuan. In house Training atau pelatihan dengan materi dasar-dasar jurnalistik, penulisan berita dan teknik wawancara ini, aku Juwe berlangsung sangat dinamis, karena banyaknya rasa ingin tahu dari peserta serta keseriusan dalam mempelajari ilmu jurnalistik dan penyiaran.
"Dari para peserta sendiri responnya bagus, aktif, rasa ingin tahunya tinggi, serius, anaknya juga baik sopan-sopan kerenlah pokoknya". Puji Juwendra.
Menurut Juwe dalam dunia jurnalistik hal pertama yang harus dimiliki yaitu mempunyai rasa keingintahuan yang tinggi dan tidak pernah bosan untuk terus belajar serta dasar-dasar jurnalistik dan teknik penulisan berita itu sendiri.


"Tentunya yang paling dasar itu 5W+1H, berita, dasar-dasar jurnalistik dan yang lebih penting sebenarnya rasa ingin tahu. Jadi kalo jadi wartawan itu harus mempunyai rasa ingin tahu yang tinggi, pengen tahu macam-macam jadi dia akhirnya banyak bertanya banyak belajar". Terang Juwendra.


Dia juga berpesan kepada para kru DBFM Radio dan para siswa PKL dari SMKN 1 KALIANDA dan SMKN 2 KALIANDA agar tidak mudah puas dengan apa yang telah dicapai, terus belajar, rendah hati, tidak sombong dalam bersikap, terus semangat, jangan takut, jangan cepat menyerah dan memperluas pergaulan.
"Pesannya ya terus belajar, rendah hati, tidak sombong, perbaiki sikap, semangat, jangan takut, jangan cepat menyerah, jangan cepat berpuas diri, jadi pribadi yang baik, harus memperluas pergaulan, banyak baca semuanya". pungkasnya(db/ptm).

(19:53:48) DBFMRadio, kalianda: Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Lampung Selatan mengadakan Inhouse Training (Pelatihan) pengelolaan LPPL Radio tentang Jurnalistik dan Penyiaran di Radio DBFM, Selasa (14/01/2020.
Inhouse Training menghadirkan pemateri Pemimpin Redaksi duajurai.co Juwendra Asdiansyah, tentang dasar dasar Jurnalistik dan penulisan berita di ikuti oleh Kru Dbfm Radio dan para siswa PKL dari SMKN 1 Kalianda dan SMKN 2 Kalianda.
Menurut Direktur Radio DBFM Aidil Adrian Pattikraton pelatihan ini diadakan untuk berbagi pengalaman dengan orang yang berkompetensi di bidang tersebut agar para kru DBFM Radio mempunyai pemahaman dasar yang kuat akan tugas pokok dan fungsinya sebagai broadcaster.
"Tentunya pelatihan ini yang pertama bertujuan untuk berbagi pengalaman dengan orang-orang yang memang berkompeten agar nantinya temen-temen DBFM Radio mempunyai pemahaman dasar yang kuat akan tugas pokok dan fungsinya sebagai broadcaster di DBFMRadio ini". Jelas Aidil A Patfrikaton.
Aidil A Pattrikaton juga mengatakan sebagai broadcaster yang bekerja di lembaga penyiaran publik lokal milik pemerintah harus menguasai hal tersebut agar kedepannya informasi yang dihasilkan mempunyai nilai manfaat yaitu informatif dan inspiratif.
"Seorang broadcaster harus mengetahui Jurnalistik dan penyiaran, hal ini sangat penting agar dalam menyampaikan informasi sesuai dengan kaidah jurnalistik" kata dia.
Aidil juga berharap dengan diadakannya pelatihan jurnalistik dan penyiran ini, DBFM Radio bisa menjadi bagian dari solusi atas masalah-masalah yang dihadapi oleh pemerintah daerah dan masyarakat minimal sebagai penyebar informasi yang diketahui masyarakat.
"Harapannya untuk para kru kita jadi bagian dari solusi yang digadapi Pemda dan menyebarkan informasi kepada masyarakat (pendengar), contoh informasi tentang potensi daerah, informasi tentang masalah pekerjaan dan sebagainya". Pungkasnya.(db/ptm).

(10:57:08) DBFMRadio, Kalianda : Musim hujan air di mana mana, saat air mulai meninggi apa yang harus anda lakukan? Amankan listrik saat musim hujan. Tahukah anda kalau air adalah penghantar listrik yang baik apabila terjadi banjir dan aliran listrik masih menyala maka aliran listrik dapat dihantarkan melalui air yang kian meninggi, sehingga bisa berakibat fatal inilah mengapa PLN sama dengan masyarakat harus tanggap mematikan listrik saat banjir.
Nah, ada beberapa kondisi yang mengharuskan aliran listrik dipadamkan oleh PLN sementara waktu, agar tidak membahayakan lingkungan sekitar.
1. Apabila ruang pelanggan terendam banjir maka PLN akan langsung mematikan listrik di pemukiman tersebut untuk keselamatan bersama apabila aliran listrik yang masih menyala. Partisipasi masyarakat di area pemukiman tersebut untuk sesegera mungkin melaporkannya melalui kontak center PLN 123.
2. Apabila gardu distribusi terendam air wilayah sekitarnya tidak banjir, maka PLN juga akan segera mematikan listrik di gardu tersebut. Hal ini tentunya menyebabkan pasokan listrik di beberapa lokasi terpaksa terhenti sementara waktu.
Mematikan listrik pada gardu tidak semudah mematikan listrik di rumah. Gardu distribusi dimatikan dengan proses bertahap melalui pemutaran beberapa knop dan tombol, proses ini cukup memakan waktu dan tidak mudah.
Apa yang perlu kita lakukan untuk mengantisipasi bahaya listrik saat banjir?
1. Matikan instalasi listrik di dalam rumah.
2. Segera cabut peralatan listrik di rumah yang masih tersambung dengan stop kontak.
3. Naikkan alat elektronik ke tempat yang lebih tinggi agar tidak terendam banjir.
4. Apabila aliran listrik di lokasi yang terkena banjir belum padam segera hubungi kontak center PLN 123.
5. Mengungsi ke daerah aman sedini mungkin, jika air terus meninggi hubungi instansi yang terkait dengan penanggulangan bencana banjir.
Nah banjir surut PLN memerlukan waktu untuk melakukan pembersihan dan penormalan gardu distribusi pasca banjir, di sisi pelanggan dimohon untuk memastikan semua peralatan elektronik maupun instalasi keadaan kering.
Kita harus sama sama mengetahui juga bahwa instalasi listrik di dalam rumah adalah tanggung jawab pemilik rumah pln berwenang sampe dengan Kwh meter pelanggan setelah semua instalasi di sisi pelanggan dan instalasi PLN sudah dipastikan kering maka proses penormalan listrik dapat segera dilakukan setelah penandatanganan berita acara yang disaksikan Ketua RT/ RW atau tokoh masyarakat tempat.
"Nah yuk, sama sama kita amankan listrik saat musim hujan" (db/ILM).

(12:09:45) DBFMinfo, Kalianda : Pelaksana Tugas Bupati Lampung Selatan Nanang Ermanto membuka Turnamen Sepak Bola U11 bertajuk Dreams Come True Goes to China, Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Piala Bupati Lampung Selatan Tahun 2019, dalam rangkaian Peringatan Hari Olahraga Nasional (Haornas) Ke XXXVI Kab. Lampung Selatan Tahun 2019 di Stadion Zainal Abidin Pagaralam Kalianda.
Menurut Plt Bupati Nanang Ermanto, Turnamen Sepak Bola U11 merupakan ajang tingkat Nasional yang baru pertama kali diselenggarakan di Lampung Selatan. Nanang juga mengapresiasi kepada panitya, khususnya KONI Lamsel, dan berharap event ini menghasilkan bibit pesepakbola yang berprestasi serra dapat menjadi wadah bagi pemain muda untuk mengembangkan bakatnya dan membuka kesempatan bagi mereka untuk meraih prestasi yang lebih tinggi.
"Turnamen Sepak Bola U11 merupakan ajang tingkat Nasional yang baru kali pertama diselenggarakan di Kabupaten Lampung Selata, ini saya apresiasi saya ucapkan selamat kepada panitya, khususnya KONI beserta jajaran, yang mana ini merupakan satu kebanggaan, pertama kali kita mengadakan Turnamen sepak bola dibawah usia 11 tahun (Under -eleven), di Kabupaten Lampung Selatan yang kita cintai ini" Kata Nanang, Jum'at (6/9/2019)
Reporter DBFM Chika Dhea melaporkan, Ketua Panitya Penyelenggara yang juga Plt Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Lampung Selatan Ariswandi, mengatakan Turnamen Sepak Bola U11 Road to China, merupakan rangkaian kegiatan mempetingati Hari Olah Raga Nasional (Haornas) yang akan berlangsung hingga 8 September lusa, diikuti 16 tim yang berasal dari 13 provinsi, seperti Bangka Belitung, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, DKI Jakarta.
"Ini (Turnamen Sepakbola U 11) salah satu rangkaian kegiatan Haornas,diikuti 16 Tim dari luar Provinsi Lampung ada dari Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bangka Belitung DKI Jakarta juga hadir" kata Ariswandi.(cd/db).

(16.45.23) DBFMinfo Kalianda : Dua even bertaraf nasional akan mewarnai Peringatan hari olahraga nasional (Haornas) tingkat Kabupaten Lampung Selatan tahun 2019, yakni  Kompetisi Sepak Bola U 11 bertajuk Dream Come True to China yang dilaksanakan pada 6 – 8 September di Stadion Jati Kalianda dan Kejurnas Tae Kwondo di GOR Way Handak Kalianda, pada 28 September , mendatang.
Plt Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Lampung Selatan Ariswandi, pada dialog Publik Kabar Pemkab di Radio DBFM Kalianda siang ini mengatakan, berbagai kegiatan telah disusun untuk memperingati Haornas 2019 tingkat Kabupaten Lamsel yang akan dipusatkan di Lapangan Korpri Kalianda pada Senin (9/9/2019) mendatang.
"Namun, berbagai kegiatan dibidang olahraga lain bahkan yang bertaraf nasional juga menjadi bagian dari rangkaian peringatan Haornas di kabupaten Lampung Selatan" ungkap Ariswandi dalam dialog Kabar Pemkab di Radio DBFM Kalianda, Rabu (4/9/2019).
Pada upacara peringatan Haornas tanggal 9 September, Lanjut Ketua Federasi Olahraga Karate Indonesia (FORKI) Lamsel ini, usai melaksanakan upacara bendera, Plt Bupati Nanang Ermanto juga akan melepas Kontingen Pra PON Lampung Selatan disamping digelar turnamen futsal dan bola voli tingkat pelajar SMA sederajat di Lapangan Pemkab Lamsel.
“Rangkaian kegiatan lengkapnya adalah mulai tanggal 6 – 8 September kompetisi tingkat Nasional Sepak Bola U 11di Stadion Jati, lalu pada tanggal 9 September upacara Haornas dan langsung dilanjutkan pertandingan Bolla Volly dan Futsal Tingkat SLTA /SMA.  Setelah itu pada tanggal 28 September kita akan menggelar Kejurnas Tae Kwondo di GOR Way Handak,” katanya lagi.(db).

(11:55:37) DBFMinfo, Kalianda : Ribuan warga Kalianda dan sekirarnya nampak antusias mengikuti jalan sehat 5K BUMN Hadir Untuk Negri, sebagai rangkaian kegiatan memperingati HUT Ke 74 Kemerdekaan RI, Minggu (18/8/2019).
Rika, road manager Mata Hati Even Organizer (EO) menjelaskan, jalan sehat yang siawali senam bersama, dengan start dan finish di Lapangan Korpri, dilepas oleh staff ahli Bupati Burhanudin, didampingi direktur SDM PT. Bukit Asam (Persero) Tbk. PT.BA, Joko Purnomo dan Direktur KBN (Kawasan Berikat Nusantara) Lampung.
"Kita mulai dari jam 06.00 pagi, kita mulai dengan senam bersama, didepan Kantor Bupati (Lapangan Korpri: Red), tadi ada pelepasan start oleh Staff ahli Bupati dan didamping dua Direksi dari PTBA dan KBN" terang Rika, Minggu (18/8/2019).
Menurut Rika, Jalan sehat 3 Kilometer menyusuri Jalan Zainal Abidin Pagar Alam - Jalan Raden intan masuk kearah Gang Pengayoman dan kembali menuju jalan Zainal Abidin pagar alam, ini menyebar 4000 kupon menyediakan 102 macam dorprize dan grandprize sebuah sepeda motor.
"Ada 2000 kupon yang kami bagikan di Radio (DBFM) dan 2000 di Kecamatan Kalianda dengan 102 doorprize yang kita bagikan, dan grandprizenya sepeda motor, Lemari Es dan Mesin Cuci, yang diundi di Panggung diselingi Hiburan Band dari Lokal Lampung dan Jakarta" kata dia lagi. Akhirnya, Juriyah (28)  warga jalan Veteran Kelurahan Bumi Agung berhasil memperoleh Grand Prize Sepeda Motor.
Diketahui, PT. Bukit Asam (Persero) Tbk. (PTBA) selaku koordinator program BUMN Hadir Untuk Negeri untuk Provinsi Lampung disamping mengadakan kegiatan jalan sehat dan bhakti sosial di Kota Kalianda, juga menggelar pasar murah 4000 paket sembako seharga Rp. 100.000 namun dijual murah Rp. 25.000. (db).

DBFMinfo (Bandarlampung) : Hingga wasit Fadillah yang memimpin laga Perseru Badak Lampung FC melawan Borneo FC meniup peluit panjang, skor masih tetap imbang 1-1 pada laga pekan ke-10 Liga 1 Shopee 2019 di Stadion Sumpah Pemuda, Bandar Lampung, Senin (22/7/2019).

Di Babak pertama, Perseru Badak Lampung FC menunjukkan dominasi terhadap tamunya Borneo FC. Meskipun lamban, dengan pola menyerang, Badak Lampung FC mengandalkan pemain asal brazil Francisco Torres sebagai ujung tombak. Meski hingga waktu turun minum, skor masih kacamata 0-0.

Memasuki babak ke dua, kedua kesebelasan meningkatkan tempo permainan, dan hasilnya, dimenit ke 55, Borneo FC yang di capteni Diego Micael berjuluk Pesut Etam ini menghasilkan gol pertama di pertandingan ini melalui kaki Lerby Eliandry pada menit ke 55.

Namun skor 1-0 itu tidak bertahan lama, Perseru Badak Kampung FC mencoba meningkatkan serangan dengan memasukkan Fernandinho untuk mengganti Jujun Saepulloh pada menit ke-59, team dari Lampung berjuluk Laskar Saburai inipun mampu menyamakan kedudukan menjadi 1-1 melalui gol dari Marquinhos pada menit ke-67.

Dengan hasil ini, tambahan satu poin, Borneo FC kini naik ke peringkat kelima klasemen sementara Liga 1Shopee 2019 dengan koleksi 14 poin. Sementara Perseru Badak Lampung FC naik ke peringkat ke-13 dengan mengoleksi sembilan poin dari 10 pertandingan.(aap).

 

DBFMinfo (Bandarlampung) : Perseru Badak Lampung FC menjamu Borneo FC dalam pertandingan pekan ke-10 Liga 1 Shopee 2019, hari ini Senin (22/7/2019). Skor sementara imbang 1-1, kedua gol terjadi di babak kedua menit ke 10 dan Gol balasan Perseru BLFC pada menit ke 22.

Pertandingan yang berlangsung di Stadion Sumpah Pemuda Way Halim Bandarlampung ini, sejak kick of babak pertama, berlangaung lambat, kedua kesebelasan saling menunggu serangan, pada menit ke 15, wasit terpaksa mengeluarkan kartu kuning untuk pemain Badak Lampung nomor punggung 13 dan dimenit ke 25 giliran pemain nomor punggung 4 Borneo FC menerima kartu kuning ketika mengganjal Torres diluar kotak pinalty, Perseru BL FC mendapat tendangan bebas, namun kesempatan itu disia siakan Oleh Fransisco Tores.

Diketahui, Perseru BLFC berada diurutan 15 klasemen dan telah bermain 9 kali, menang 2 kali, seri 2kali dan kalah 5 kali dengan nilai 8. Srmrntsra Borneo FC bertengger di urutan 8, brtmain 7 kali, menang 4 kali, seri 1 lali dan kalah 2 kali nilai 13.(aap).

 

 

 

 

(17:12:23) DBFMinfo  Kalianda: Memperingati hari guru 25 November 2019, Menteri Pendidikkan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim dalam pidatonya antaralain mengatakan, perubahan kecil terus bisa dilakukan dengan cara mengajak kelas berdiskusi, bukan hanya mendengar. Memberikan kesempatan kepada murid untuk mengajar di kelas.
Disamping Itu, Nadiem Makarim juga minta guru mengingatkan, tidak mencetuskan proyek bakti sosial yang melibatkan seluruh kelas. Namun, guru hendaknya menemukan suatu bakat dalam diri murid yang kurang percaya diri, dan menawarkan bantuan kepada guru yang sedang mengalami kesulitan.
Menanggapi hal itu, Kepala Sekolah SMP Negri Way Panji Lampung Selatan Astina, pada dialog khusus memperingati Hari Guru, Senin (25/11/2019) sore, di Radio Dimensi Baru (DB) FM 93.0 Lampung Selatan mengatakan, kelima pesan Mendikbud itu, semuanya telah di lakukan oleh para guru. Diskusi misalnya, di SMP Negri Way Panji sering melakukannya, setiap sabtu setelah senam, siswa siswi bergotong royong membersihkan lingkungan sekolah.
"Sebenarnya lima yang di lontarkan Pak Menteri itu sudah kami lakukan, kegiatan diskusi ada kok, bahkan memberikan kesempatan kepada Siswa untuk menjadi tutor kepada siswa lain. Begitu juga belajar diluar kelas. Mungkin karena Pak Menteri belum terjun kesekolah, jadi belum tahu." terang Astina, Senin (25/11/2019).
Senada dengan Astina, Ketua Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Seni Budaya Asnawi Mangku Sastra, menilai yang dipesankan Mendukbud itu bukan hal yang baru di Sekolahnya, di SMP Negeri 2 Candipuro, bahkan membuat proyek menyertakan anak didik, namun terlepas dari itu, yang terpenting, menurut Seniman lukis lulusan IKIP Jogja ini, semua yang dilontarkan "Mas Mentri" itu harus ditindak lanjuti dengan regulasi yang efektif.
Diketahui sambutan Mendikbud Nadiem Makarim memperingati Hari Guru Nasional yang diperingati setiap 25 November, yang sempat viral di media sosial, dibacakan saat upacara peringatan Hari Guru Nasional 2019.(db).

(12:55:44) DBFMinfo, Kalianda : Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Lampung selatan mendukung program Anak Bangsa Cerdas (ABC) Radio Dimensi Baru, dengan mendatangkan Perpustakaan Keliling ini salah satu upaya untuk meningkatkan minat baca anak di usia dini.
Pustakawan Dinas PK Lampung Selatan Rusman, disela sela siaran Program ABC di Radio DB FM, hari ini mengatakan, perpustakaan keliling ini sudah masuk ke sekolah sekolah dari Taman Kanak (TK) hingga Sekolah Lanjutan Atas (SLTA).
"Seluruh TK, SD, MI, MTS dan juga Madrasah se Kabupaten Lampung Selatan, kami juga sudah kerja sama dengan beberapa OPD, seperti Dinas Koperasi dan UMKM, Dinas Kominfo dan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P3A)" terang Rusman, Sabtu (23/11/2019).
Ditanya seputar program ABC yang mengundang Perpustakaan Keliling ini, menurut Rusman, hal ini merupakan program jemput bola agar masyarakat terutama pelajar dapat mengakses Perpustakaan dengan mudah.
Rusman juga mengatakan, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Lampung Selatan akan menyewa tempat yang mudah diakses masyarakat, khususnya di Desa yang jauh dari Kota Kalianda.
"Kami akan menyewa tempat di desa mengingat kami harus menginap misalnya di Tanjung Bintang atau Merbau Mataram yang jauh dari Kalianda" terang Rustam.
Terpisah, Kepala Dinas Kominfo Lampung Selatan M.Sefri Masdian menjelaskan,  tahun 2020 Perpustakaan Keliling ini akan ada 500 kali kunjungan ke TK hingga SMP dan Desa di Lampung Selatan.
"Tahun 2020 akan ada 500 kunjungan pelayanan kesekolah TK, SD, SMP dan desa2 di Lampung Selatan" kata Sefri Masdian.
Program siaran ABC Radio DBFM LPPL Lampung Selatan, untuk kali ini menampilkan TK Dharma Wanita Depag Kalianda Lampung Selatan (db/ran).

 

(13:31:13) DBFMinfo, Kalianda : Kabupaten Lampung Selatan merupakan daerah penghasil ikan, sudah selayaknya sebagai warga masyarakat Lampung Selatan memanfaatkan potensi perikanan yang sangat besar tersebut secara baik, salah satu upaya tersebut adalah dengan memasyarakatkan makan ikan.
Pada Peringatan Hari Ikan Nasional (HIN) dan Lomba Masak Serba Ikan Kab. Lampung Selatan Tahun 2019 di Wisata Kuliner Dermaga Bom Kalianda Lampung Selatan, Plt Bupati Lampung Selatan, melalui Staff Ahli Bupati Bidang Ekobang dan Kemasyarakatan Burhannudin, menyambut baik Lomba masak berbahan ikan dan diharapkan dapat memotivasi kaum ibu mengembangkan berbagai menu masakan berbahan ikan.
"Oleh karena itu saya menyambut baik atas diselenggarakan kegiatan lomba masak berbahan ikan ini, dengan satu harapan bahwa kegiatan ini dapat memotivasi masyarakat melalui kegiatan ibu ibu pengurus Tim Penggerak PKK Kecamatan dan Desa untuk mengembangkan berbagai menu masakan berbahan ikan, sehingga secara luas dapat dinikmati oleh masyarakat, sesuai dengan yang telah dicanangkan oleh pemerintah, program gerakan kemasyarakatan makan ikan" harap Nanang Ermanto, Kamis (21/11/2019).
Melalui kegiatan ini Lanjut Nanang Ermanto, juga mengingatkan, pentingnya makan ikan untuk kesehatan dan kecerdasan anak.
"Saya menghimbau kepada kita semua khususnya ibu ibu untuk menyiapkan menu ikan setiap hari di keluarga kita masing masing di mana makan ikan sangat penting untuk kesehatan dan kecerdasan anak kita karena ikan mengandung omega tiga yang diperlukan bagi tubuh kita" kata dia lagi.
Ditempat yang sama, Ketua Panitya Kegiatan yang juga Ketua Tim Penggerak PKK Lampung Selatan Hj. Winarni Nanang Ermanto mengatakan, kegiatan lomba masak serba ikan tingkat kabupaten lampung selatan ini hasil kerjasama antara Dinas Perikanan dan Tim Penggerak PKK Kabupaten Lampung Selatan, bertujuan untuk berinovasi aneka masakan berbahan ikan. "Ini merupakan kerjasama antara Dinas Perikanan dan Tim Penggerak PKK Kabupaten Lampung Selatan di mana salah satu tujuan kegiatan lomba masak serba ikan ini adalah untuk menciptakan inovasi aneka menu makanan berbahan dasar ikan yang memenuhi syarat syarat kecukupan gizi yang tinggi" terang Winarni.
Winarni menambahkan, tahun ini tim penggerak PKK Kabupaten Lampung selatan menjadi juara pertama lomba masak serba ikan tingkat Provinsi Lampung dan mewakili Provinsi Lampung pada lomva yang sama tingkat Nasional di Jakarta.
"Insyaallah pada 14 desember mendatang tim dari Kabupaten Lampung Selatan akan mewakili Provinsi Lampung pada lomba masak serba ikan tingkat nasional yang akan diadakan di jakarta" tambah istri Plt. Bupati Nanang Ermanto ini.
Peserta lomba ada 17 Tim Penggerak PKK Kecamatan se Kabupaten Lampung Selatan, kemudian bazaar produk kolam perikanan oleh kelompok pengolahan dan pemasaran ikan binaan Dinas Perikanan untuk tim juri terdiri Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Lampung, Tim Penggerak PKK Provinsi Lampung dan Ikatan chef Indonesia Provinsi Lampung. (db/mel).

(20:40:47) DBFMinfo, Kalianda: Peringatan 1 Tahun bencana alam Tsunami yang meluluh lantakkan hampir seluruh wilayah pesisir Lampung Selatan dan Sebagian Banten 22 Desember 2018, tidak dimaksudkan untuk mengungkit duka warga pesisir Lampung Selatan, namun justru untuk me mbangkitkan semangat membangun serta meringankan masryakat terdampak Tsunami.
Yodistara Nugraha Pegiat pariwisata berbasis ekonomi kerakyatan dan Komunitas Lingkungan Laut dan Pantai Lampung Selatan mengatakan, rata rata keluarga korban tsunami di Desa Kunjir akan mengirim do'a namun tidak bersama sama, 24 keluarga masing masing mengirim do'a, anggota keluarga yang menjadi korban dan pihaknya akan mengakomodir dengan menggelar do'a bersama.
"Jadi gini loh, rata rata keluarga yang korban tsunami ini kan akan mengadakan acara kirim do'a dan di desa kunjir itu ada 24 keluarga korban tsunami, jadi kalau setiap keluarga mengadakan itu pada tanggal yang sama siapa yang mau datang" terang Yodistara Nugraha, Senin (18/11/2019).
Pada Dialog Publik di Radio DBFM Lampung Selatan Senin Sore, Yodistara juga mengatakan, rencana peringatan 1Tahun Tsunami ini nendapat dukungan penuh dari Kepala Desa Kunjir Rio Imanda,  karena kegiatan ini dapat membangkitkan semangat para korban tsunami.
"Saya sudah menghadap Kepala Desa Bang Rio (Rio Imanda : red) yang pada prinsipnya Pak Kades Mendukung, ya kita juga punya program untuk mencari donasi dari beberapa lembaga ataupun relawan ataupun siapapun lah yang mau berkontribusi dalam kegiatan ini" jelas Yodistara lagi.
Seperti diketahui, peristiwa tsunami yang disebabkan oleh letusan Anak Gunung Krakatau di Selat Sunda menghantam daerah pesisir Lampung dan Banten, paling tidak 426 orang tewas dan 7.202 terluka dan 23 orang hilang akibat peristiwa ini. (db).

(12:48:54) DBFMinfo, Kalianda : Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Yasba Kalianda Lampung Selatan, hari ini mewusida 67 lulusan Strata 1 terdiri 12 wisudawan dari  Fakultas Syariah, 55  dari Fakultas Tarbiyah, Periode ke-4 di Grand Elty Krakatoa Kalianda Resort Lampung Selatan.
Sebagai wisudawan terbaik, Evi Novita dari Program Studi (Prodi) Perbankan Syariah  dengan Indek Prestasi Komulatif (IPK) 3,71 berprediket Dengan Pujian, Abdulah Umar Siddiq dari Manajemen Pendikan Islam meraih IPK 3,62 dengan prediket Dengan Pujian dan Roslina meraih IPK 3,60 juga Dengan Pujian.
Ketua STAI Yasba Kalianda Drs. M. Yacub Yuhira, S.H., M.M.Pd setelah membuka rapat senat terbuka sebagai dimulainya prosesi wisuda dalan sambutannya nengatakan, dalam kondisi yang ketat persaingan, mahasiswanya mampu mencatat prestasi tidak hanya dalam bidang akademik, tapi juga ninakademik.
“Mahasiswa kita mencatat prestasi di tingkat provinsi hingga nasional dengan menjadi juara pertama dan kedua,” terangnya Senin (18/11/2019).
Sedangkan Plt. Bupati Lampung Selatan Nanang Ermanto mengapresiasi para wisudawan sehingga bisa meraih prediket sarjana dan semoga dengan wisuda ini menjadi titik awal untuk memacu STAI Yasba terus meningkatkan kualitas lulusannya.
"Semoga dengan telah diwisuda nya para mahasiswa angkatan keempat Sekolah Tinggi Agama Islam, akan menjadi titik awal yang memacu lembaga ini untuk terus meningkatkan kualitas secara lebih baik dan masa yang akan datang" harap Nanang Ernanto.
Hadir pada Wisuda ini, Koordinator Wilayah VII Kopertais Sumatera Bagian Selatan, DR Erizal MA, anggota Forkompimda,  Ketua Perguruan Tinggi di Lampung Selatan termasuk Rektor Itera, Prof., Ir. Ofyar Z. Tamin, M.Sc (Eng).,(db/mel)

(16:31:24) DBFMinfo, Bandarlampung : Guna mematangkan persiapan pelaksanaan kegiatan Safari Gerakan Nasional Gemar Membaca dan Pengukuhan Bunda Literasi Provinsi Lampung yang akan digelar pada hari Selasa, (8/10/2019) di ruang Abung Balai Keratun Kantor Gubernur Lampung.
Untuk itu Jajaran Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Lampung, hari ini mengadakan audiensi dengan Gubernur Lampung yang diwakili oleh Pj. Sekdaprov Fahrizal Darminto. Dalam audiensi dibahas berbagai persiapan guna suksesnya acara pengukuhan ibu Riana Sari Arinal sebagai Bunda Literasi Provinsi Lampung Tahun 2019.
Kadis Ferynia melaporkan kesiapan pelaksanaan Pengukuhan Bunda Literasi telah mencapai 90 persen.
"Prinsipnya kami beserta jajaran Dinas Perpustakaan dan Kearsipan telah mempesiapkan acara tersebut semaksimal mungkin. Undangan telah disebar begitu juga dengan para narasumber. Bahkan Kepala Perpustakaan Nasional RI Bapak Syarif Bando akan hadir sekaligus mengukuhkan Ibu Riana Sari Arinal sebagai Bunda Literasi Provinsi Lampung Tahun 2019" terang Ferynia, Jum'at (4/10/2019).
Lebih lanjut dikatakannya bahwa pengukuhan bunda literasi ditetapkan dengan Surat Keputusan Gubernur Lampung.
"Surat Keputusannya sedang di proses di Biro Hukum, untuk ditandatangani bapak gubernur", tambah Ferynia.
Dalam arahannya Fahrizal berpesan, peningkatan budaya baca disemua lapisan agar lebih cepat, sebagai seorang perempuan sekaligus Ibu, Bunda Riana Sari Arinal lebih inovatif dan kreatif.
"Peningkatan budaya baca disemua lapisan masyarakat akan lebih cepat, karena dengan seorang ibu akan lebih dekat dengan masyarakat, lebih inovatif dan kreatif dalam menumbuh kembangkan minat baca. Dengan terbangunnya masyarakat Lampung yang cerdas, maka kesejahteraan Lampung meningkat menuju terwujudnya Lampung Berjaya". Jelas Fahrizal.
Dalam audiensi itu juga dibahas juga, terkait sedang dibangunnya gedung perpustakaan yang representatif dan modern milik Pemprov, menurut Fahrizal masyarakat Lampung akan memiliki tempat yang nyaman dan layak yang membuat masyarakat mudah mencari informasi yang dibutuhkan guna meningkatkan kualitas diri dan mencerdaskan masyarakat Lampung sesusi dengan transformasi perpustakaan berbasis inklusi sosial.
"Dengan meningkatkan budaya literasi di Provinsi Lampung, maka akan tumbuh generasi yang kreatif dan inovatif, karena hasil dari literasi adalah kreatifitas". Pungkas Fahrizal. (db/dpa).
044786
Today
Yesterday
This Week
Last Week
This Month
Last Month
All days
22
102
922
42298
5140
7044
44786

Your IP: 18.232.51.247
25-01-2020
disdukcapil
Advertisement

Top Stories

Grid List

(18:26:19) DBFMinfo, Kalianda : Perizinan berusaha secara elektronik terintegrasi atau Online Single Submission (OSS) diterbitkan oleh Lembaga OSS digunakan dalam pengurusan izin berusaha oleh pelaku usaha berbentuk badan usaha maupun perorangan, Usaha mikro, kecil, menengah maupun besar, Usaha perorangan/badan usaha baik yang baru maupun yang sudah berdiri sebelum operasionalisasi OSS.
Kepala Bidang Pelayanan Perizinan Dinas Penanaman Modal Pelayanan Perizinan Satu Pintu (DPMPPSTP) Lampung Selatan Pramudya Wardana mengatakan, OSS ini adalah sistem baru yang dikembangkan pemerintah untuk mempermudah dan memangkas birokrasi dalam pengurusan perizinan, sebelumnya perizinan ini diterbitkan masing2 kementrian, Pemerintah Daerah, dengan persyaratan dan prosedur tertentu yang ditetapkan oleh pemberi izin.
"Jadi perizinannya kalau dulu diterbitkan oleh masing masing kementerian, masing masing Pemda dengan persyaratan tertentu dan prosedur tertentu, ada keragaman ada kemungkinan tiap tiakementerian itu berbeda" terang Pramudya Wardana pada dialog publik Radio DBFM Lampung Selatan, Kamis (19/12/2019).
Pramudya Wardana juga menjelaskan, untuk saat ini, diterbitkan oleh Lembaga OSS untuk dan atas nama Menteri, pimpinan lembaga, gubernur bupati atau walikota, dengan prosedur srandar.
"Perizinan berusaha itu diterbitkan oleh Lembaga OSS, untuk dan atas nama menteri pimpinan lembaga, gubernur, bupati atau walikota, dengan prosedur tetap dan di standar kan kalau dulu kan beda beda, beda daerah dia minta persyaratannya beda sehingga membingungkan pelaku usaha yang akan mendaftar" jelas dia, sambil menjelaskan, pada intinya tujuan OSS untuk mempermudah pendaftaran izin usaha dengan memangkas birokrasi.
"Kalau manfaatnya banyak bagi pengusaha, tujuannya ini kan sebenarnya untuk kemudahan berinvestasi di indonesia secara nasional bagi pengusaha atau yang akan membuka usaha" lanjutnya lagi.
Sedangkan syarat yang harus dipenuhi dalam OSS ini, pemohon harus memiliki NIK, NPWP, badan usaha berbentuk PT, badan usaha yang didirikan oleh yayasan, koperasi, CV, firma, dan persekutuan perdata menyelesaikan proses pengesahan badan usaha di Kementerian Hukum dan HAM melalui Administrasi Hukum Umum (AHU) Online, sebelum mengakses OSS.(db).

(22:19:20) DBFMRadio, Kalianda : Dermaga Bom Kalianda, tapi jangan kemudian membayangkan bahwa di wisata kuliner tepi pantai ini terdapat Bomb, namun begitu kita masuk di kawasan wisata bahari ini, kita disuguhi pemandangan seperti di Legian, Bali. Berderet kafe dan warung kuliner menyambut pengunjung.

Berdasarkan pantauan, DBFMRadio di Pusat Pelelangan Ikan (TPI) Dermaga Bom Kalianda, Selasa Sore  (21/1/20120), wisata kuliner Dermaga bom yang terletak di Kel, Kalianda- Kec, Kalianda, Kab, Lampung selatan, yang dibangun semasa Bupati Ryco Menoza ini, tempat yang sangat mudah di akses bagi para pengunjung.

Adalah Ade Tri Oktavianita, warga Hara Kalianda mengaku Dermaga Bom dikaki gunung Rajabasa ini, adalah tempat yang nyaman, asyik, tempat santai yang menyediakan berbagai macam kuliner dimana pengunjungnya bisa langsung melihat pemandangan laut lepas.

"Karena tempatnya nyaman, asyik sih, untuk kumpul kumpul sama temen temen nih, dermaga bom inikan ikon di Kalianda, terus ada tempat kuliner juga, kita juga bisa langsung ngeliat kearah laut juga" aku Ade yang diamini karib disebelahnya.

Keunikan di Dermaga Bom, lanjut Ade, adalah topeng, payung payung besar seperti di halaman masjid Nabawi Madinah, deretan perahu nelayan yang berjajar rapih.

"Keunikannya apa ya, Topeng kali ya, payung payung yang kayak di Arab gitu loh, dan perahu nelayan banyak" terang gadis berkacamata minus ini.

Dermaga bom dibuka untuk umum 24 jam dan tidak di pungut biaya alias gratis untuk memasuki objek wisata di kota Kalianda ini. Berbagai fasilitas yang ada di lokasi wisata Kuliner tersedia untuk memberi kenyamanan bagi warga kota Kalianda yang membutuhkan ruang terbuka bersama keluarga.

Selain sebagai ruang terbuka, kuliner Kalianda merupakan Tempat Pelelangan lkan (TPI), tempat bersandar kapal kapal nelayan serta menjadi lokasi favorit warga Kalianda setiap hari bahkan semakin ramai saat akhir pekan.(db/tsf).

DBFMinfo (Jakarta) : Pertemuan Gubernur Lampung Arinal Djunaidi (Kiri) dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (25/6/2019) dalam rangka rencana kerjasama dan pembahasan kesepakatan bersama dalam Penyediaan Pangan dari Provinsi Lampung untuk Provinsi DKI Jakarta.(Foto: humasprovlpg).

DBFMinfo – Berkunjung Ke Lampung? Ini dia destinasi wisata di Lampung yang wajib Anda kunjungi. Berada di daerah perbukiatan dan pantai, Lampung merupakan salah satu kota yang memberikan tempat wisata yang menarik untuk dikunjungi. Lampung merupakan salah satu kota yang paling besar di provinsi Sumatera Selatan dan merupakan kota penghubung antara Sumatera dan Jawa sehingga tidak heran jika Lampung selalu ramai dengan berbagai suku yang ada di dalamnya dari Sumatera maupun jawa. Selain terkenal sebagai pintu gerbang sumatera yang menyajikan kehidupan ekonomi yang baik, Lampung juga memberikan tempat wisata yang indah dan menarik bahkan terkenal mendunia sehingga wajib untuk dikunjungi. Untuk lebih lengkapnya, berikut beberapa tempat wisata di Lampung yang paling terkenal bahkan sampai ke mancanegara.

   Daftar Tempat Wisata Di Lampung   

 1  Tanjung Setia

Tempat Wisata Lampung - Tanjung Setia

Pantai Tanjung setia sudah terkenal sejak lama sebagai tempat wisata di Lampung yang memberikan tempat surfing kelas dunia yang memukau. Pantai ini menjadi alternative bagi para pecinta selancar yang sudah bosan dengan pantai pelabuhan ratu di jawa Barat. Pantai ini memberikan ombak terbaik di dunia yang sangat menantang. Selain anda dapat menguji adrenalin anda dengan surfing, anda juga dapat menikmati panorama lainnya yang tidak kalah indah layaknya panorama pantai. Untuk mencapai tempat yang memukau ini, anda harus menempuhnya dengan jarak yang cukup jauh. Tempat ini berada sekitar 270 km dari Bandar Lampung yang membutuhkan waktu sekitar 6 jam untuk sampai di tempat ini. Akan tetapi, semua perjalanan tersebut akan terbayar dengan panorama pantai yang masih asri dan pengalaman surfing yang menegangkan dengan ombak yang menakjubkan.

 2  Taman Nasional Way Kambas

Tempat Wisata Lampung - Taman Nasional Way Kambas

Taman nasional way kambas merupakan objek wisata di lampung yang menjadi salah satu taman nasional yang paling tua di Indonesia. Taman nasional way kambas merupakan wisata cagar alam yang sudah terkenal dengan pelatihan serta perlindungan gajah sehingga tidak heran apabila gajah menjadi mascot bagi tempat wisata ini. Akan tetapi, selain konservasi terhadap habitat gajah, wisata cagar alam lampung ini juga melindungi berbagai hewan yang hampir punah lainnya seperti harimau sumatra serta badak sumatera. Untuk mencapai tempat ini anda hanya perlu melakukan perjalanan selama kurang lebih 2 jam dari kota Bandar Lampung. Selain anda dapat mengetahui bagaimana cara melindungi gajah dan hewan lainnya, di tempat ini anda akan dihibur dengan berbagai atraksi gajah seperti menari, bola gajah, dan lain sebagainya. Selain itu anda juga dapat mencoba untuk menunggang gajah berkeliling melewati hutan, rawa, padang alang-alang serta semak belukar.

 3  Wisata Gunung Krakatau

Tempat Wisata Lampung - Wisata Gunung Krakatau

Siapa yang belum pernah mendengar kata Gunung Krakatau. Bagi kalangan pecinta photography dan topografi mengunjungi gunung Krakatau menjadi hal yang wajib untuk dikunjungi. Di objek wisata ini anda akan dimanjakan dengan pemandangan yang menakjubkan yang memadukan antara panorama gunung dengan laut yang tidak akan anda temui di tempat lain. Gunung Krakatau merupakan salah satu tempat wisata di Lampung yang sudah mendunia dengan aktivitas gunung vulkanik yang masih aktif hingga saat ini. Di tempat ini anda akan diberikan dengan berbagai paket wisata Lampung berupa wisata laut yang eksotik serta berbagai wisata alam lainnya.

 4  Pantai Pasir Putih

Tempat Wisata Lampung - Pantai Pasir Putih

Pantai pasir putih merupakan salah satu objek wisata di lampung yang paling menarik untuk dikunjungi. Berada tidak jauh dari pusat kota, yakni sekitar 20 km dari Bandar lampung sehingga hanya memerlukan kurang lebih 20 menit saja pantai ini ramai dan banyak dikunjungi oleh wisatawan baik domestic maupun mancanegara. Selaras dengan namanya, pantai ini mempunyai pasir putih yang sangat menawan serta panorama laut serta kesejukan udara pepohonan yang menentramkan hati. Selain pantai pasir putih, anda juga dapat menjelajahi pulau Condong yang menawan karena berada tepat di depan pantai sehingga lengkap sudah trip wisata anda di kota Lampung. (AZWisata)

Upcoming Events

Advertisement