Setelah melalui proses pencarian yang penuh tantangan, korban tenggelam di sekitar Pantai Batu Rame, Kelurahan Way Urang, Kecamatan Kalianda, Kabupaten Lampung Selatan akhirnya berhasil ditemukan pada Rabu (25/03/2025).


Korban ditemukan tidak jauh dari lokasi awal dilaporkan tenggelam. Tim gabungan yang terdiri dari Basarnas, Damkar, Satpol PP, kepolisian, TNI, BPBD, serta masyarakat setempat menemukan jenazah korban di sekitar Pantai Bintaro pada pukul 12.18 WIB.


“Alhamdulillah sudah ditemukan, kondisi jenazah masih utuh. Informasinya akan langsung dibawa ke rumah duka,” ujar salah satu anggota tim penyelamatan dari Basarnas di lokasi.


Usai ditemukan, jenazah korban langsung dievakuasi menggunakan ambulans dan dibawa ke rumah duka untuk segera dimakamkan.


Korban diketahui bernama Syafiq (16), warga Dusun Jogja, Desa Sidoharjo, Kecamatan Way Panji, Kabupaten Lampung Selatan. Ia merupakan siswa kelas IX di SMP Negeri 2 Kalianda.


Peristiwa tragis tersebut bermula pada Selasa (24/03/2025) sekitar pukul 17.40 WIB. Saat itu, korban bersama enam rekannya tengah bermain air di sekitar bibir pantai. Namun nahas, korban terseret arus laut yang cukup kuat dan tidak berhasil diselamatkan.


Laporan kejadian pertama kali diterima Dinas Pemadam Kebakaran dari rekan korban yang panik setelah upaya penyelamatan mandiri gagal dilakukan. Menanggapi laporan tersebut, tim Damkar langsung bergerak cepat menuju lokasi untuk melakukan pencarian awal di titik terakhir korban terlihat.


Upaya pencarian dilakukan dengan menyisir garis pantai serta melakukan pemantauan ke arah laut. Namun hingga Selasa malam, korban belum berhasil ditemukan. Proses pencarian sempat terkendala oleh minimnya pencahayaan serta kondisi gelombang laut yang masih tinggi, sehingga operasi malam dilakukan secara terbatas.


Peristiwa ini kembali menjadi pengingat akan pentingnya kewaspadaan saat beraktivitas di kawasan pantai, terutama di wilayah dengan karakter ombak besar dan arus bawah laut yang berbahaya. (Jasmin)