DBFMRadio.id - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan melanjutkan rangkaian Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027. Pada hari pertama pelaksanaan, Musrenbang titik kedua digelar di Kecamatan Palas dan dipusatkan di Desa Pulau Jaya, Senin (2/2/2026).


Kegiatan tersebut secara resmi dibuka oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Lampung Selatan, Supriyanto, yang hadir mewakili Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama.


Musrenbang RKPD Kecamatan Palas dihadiri anggota DPRD Kabupaten Lampung Selatan Daerah Pemilihan (Dapil) II, jajaran pejabat utama Pemkab Lampung Selatan, para kepala perangkat daerah, Camat Palas, unsur Forkopimcam, kepala desa se-Kecamatan Palas, serta tokoh masyarakat, tokoh agama, dan pemuda.

Dalam paparannya, Camat Palas Rosalina menyampaikan bahwa Kecamatan Palas memiliki peran strategis sebagai salah satu pilar ekonomi daerah. Dengan luas wilayah mencapai 173,56 kilometer persegi dan lahan sawah seluas 5.450 hektare, Palas menjadi salah satu lumbung pangan utama di Kabupaten Lampung Selatan.


Menjawab tantangan tata kelola pemerintahan di era digital, Kecamatan Palas juga meluncurkan inovasi unggulan bertajuk “MISI MAS EGI” (Mitigasi Potensi Masalah Pengelolaan Dana di Desa). Inovasi tersebut dirancang untuk memastikan pengelolaan dana desa berjalan secara transparan dan akuntabel.


“Melalui aplikasi ini, tim kecamatan dapat memantau titik-titik krusial pengelolaan keuangan desa secara presisi, dengan tingkat keberhasilan mitigasi mencapai 90 hingga 96 persen. Kepala desa juga dapat memantau kinerja aparatur secara real-time,” ujar Rosalina.


Selain itu, Kecamatan Palas mengembangkan sektor ekonomi kreatif berbasis potensi lokal melalui program “KEPO GES” (KalendEr POtensi aGro Edu Wisata palaS). Program ini mengintegrasikan sektor pertanian dan pariwisata agar setiap desa memiliki nilai tambah sekaligus mampu menarik kunjungan wisatawan ke destinasi agroeduwisata yang ada di wilayah Palas.


Sementara itu, Sekda Supriyanto dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas capaian pertumbuhan ekonomi Kabupaten Lampung Selatan yang mencapai 4,62 persen, lebih tinggi dibandingkan rata-rata pertumbuhan ekonomi Provinsi Lampung.


Ia menegaskan bahwa Kecamatan Palas sebagai lumbung pangan daerah harus menjadikan peningkatan produktivitas pertanian sebagai prioritas utama pembangunan.


“Pariwisata di Palas bukan tentang bangunan megah, tetapi bagaimana sawah, budaya tani, dan kehidupan desa mampu memberikan nilai edukasi sekaligus nilai ekonomi bagi masyarakat,” kata Supriyanto.


Sekda juga mendorong penguatan Gerakan Desa Helau dengan semangat ABRI (Asri, Bersih, Rapi, Indah) serta penerapan konsep ekonomi sirkular melalui pengelolaan sampah dan budidaya maggot sebagai solusi lingkungan sekaligus sumber ekonomi baru bagi masyarakat.


Menutup sambutannya, Supriyanto menyampaikan empat instruksi utama sebagai arah penyusunan RKPD Tahun 2027. Pertama, fokus pada kebutuhan mendesak di bidang pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur melalui program Lamsel Mulus dan Lamsel Terang.


Kedua, memastikan keselarasan kebijakan yang realistis dan sesuai dengan kemampuan keuangan daerah. Ketiga, menjamin inklusivitas dengan melibatkan perempuan, pemuda, serta pelaku usaha lokal. Keempat, menegaskan komitmen seluruh perangkat daerah agar hasil Musrenbang benar-benar menjadi bahan utama penyusunan program kerja perangkat daerah.


“Mari kita satukan energi untuk mewujudkan Palas yang maju dan Lampung Selatan yang sejahtera menuju Indonesia Emas 2045,” pungkas Supriyanto. (Arya)