DBFMRadio.id - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan menggelar Konsultasi Publik Rancangan Awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Lampung Selatan Tahun 2027 sebagai tahapan awal dalam proses penyusunan dokumen perencanaan pembangunan daerah.
Kegiatan yang berlangsung di Aula Rajabasa, Kantor Bupati Lampung Selatan, tersebut merupakan bagian dari rangkaian panjang proses perencanaan pembangunan daerah yang hasil akhirnya akan ditetapkan pada pertengahan tahun 2026 mendatang.
Melalui forum konsultasi publik ini, Pemkab Lampung Selatan berharap dapat merumuskan tema prioritas, isu-isu strategis, serta arah kebijakan pembangunan tahun 2027 yang komprehensif, terukur, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Wakil Bupati (Wabup) Lampung Selatan, Muhammad Syaiful Anwar, dalam sambutannya menegaskan bahwa konsultasi publik bukan sekadar agenda rutin tahunan, melainkan menjadi titik awal yang krusial dalam memastikan arah pembangunan daerah berjalan tepat sasaran dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Ia menekankan bahwa pembangunan daerah tidak dapat dilakukan secara parsial atau dengan pendekatan single fighter. Menurutnya, perencanaan pembangunan harus melibatkan seluruh pemangku kepentingan agar tidak berhenti sebatas dokumen administratif semata.
“Jangan sampai proses perencanaan ini hanya menjadi tumpukan dokumen yang mati. Rencana pembangunan harus mencerminkan denyut nadi masyarakat Lampung Selatan,” tegas Wabup Syaiful.
Lebih lanjut, Wabup Syaiful menyampaikan bahwa Kabupaten Lampung Selatan memiliki posisi strategis sebagai beranda Pulau Sumatera, dengan potensi besar di sektor pariwisata, industri, serta sumber daya manusia. Potensi tersebut, menurutnya, perlu dikelola secara optimal dan terarah guna mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang berkelanjutan.
Sektor pariwisata dinilai dapat menjadi salah satu motor penggerak ekonomi daerah. Oleh karena itu, pengembangan potensi desa yang memiliki keunikan dan kearifan lokal perlu terus didorong agar mampu menjadi daya tarik wisata sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.
Selain pariwisata, Wabup Syaiful juga meminta agar penguatan ekonomi masyarakat melalui UMKM, Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), serta Koperasi Merah Putih menjadi prioritas dalam perencanaan pembangunan ke depan.
Di sisi lain, peningkatan kualitas layanan dasar masyarakat melalui pembangunan infrastruktur tetap menjadi fokus utama. Hal tersebut harus diiringi dengan penyelenggaraan pelayanan publik yang transparan, mudah diakses, serta bebas dari praktik-praktik yang merugikan masyarakat.
“Mari kita letakkan ego sektoral dan bersama-sama merumuskan tema prioritas serta isu strategis pembangunan Kabupaten Lampung Selatan Tahun 2027 demi kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat,” pungkas Wabup Syaiful. (Arya)