DBFMRadio.id - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan kembali menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027 sebagai bagian dari tahapan penyusunan arah pembangunan daerah.


Pada hari kedua pelaksanaan, Kecamatan Tanjung Sari menjadi titik pertama penyelenggaraan Musrenbang RKPD yang menitikberatkan pada penguatan infrastruktur dasar dan ekonomi masyarakat desa. Kegiatan tersebut digelar di Koperasi Produksi Ternak (KPT) Maju Sejahtera, Desa Wawasan, Selasa (3/2/2026).


Forum Musrenbang RKPD 2027 ini menjadi wadah strategis untuk menyampaikan aspirasi masyarakat sekaligus merumuskan arah pembangunan daerah yang berbasis pada kebutuhan riil di tingkat kecamatan.


Camat Tanjung Sari, Handoyo Susilo, dalam paparannya menyampaikan bahwa Kecamatan Tanjung Sari terdiri dari delapan desa dengan jumlah penduduk lebih dari 33 ribu jiwa. Wilayah ini memiliki karakteristik yang didominasi sektor pertanian, perkebunan, serta kawasan permukiman.


Handoyo menjelaskan, sepanjang tahun 2025 berbagai program pembangunan telah direalisasikan, khususnya pada sektor infrastruktur dasar. Pembangunan tersebut meliputi peningkatan dan rehabilitasi jalan, penanganan jembatan, normalisasi sungai, perluasan jaringan air bersih, serta pembangunan sarana pendukung lingkungan.


Selain itu, capaian pembangunan juga terlihat pada sektor pendidikan melalui rehabilitasi dan pembangunan ruang belajar. Pada sektor ekonomi, program ketahanan pangan, penguatan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), serta dukungan terhadap UMKM desa terus didorong guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat.


“Kecamatan Tanjung Sari juga memiliki potensi pariwisata lokal seperti Way Tulangreng dan Bendungan Umbul Slawe yang terus kami kembangkan,” ujar Handoyo.


Dalam Musrenbang penyusunan RKPD Tahun 2027 tersebut, Camat Tanjung Sari menyampaikan sejumlah usulan prioritas pembangunan. Di antaranya peningkatan jalan hotmix, pembangunan irigasi pertanian, rehabilitasi fasilitas kesehatan, pembangunan jalan usaha tani, bantuan benih pertanian, jaminan BPJS, pembangunan jembatan gantung, serta program bedah rumah bagi masyarakat.


Sementara itu, mewakili Bupati Lampung Selatan, Sekretaris Daerah Kabupaten Lampung Selatan, Supriyanto, menegaskan bahwa Musrenbang merupakan forum strategis dalam menyerap aspirasi masyarakat sekaligus menyelaraskan program pembangunan daerah.


Menurut Supriyanto, Kecamatan Tanjung Sari memiliki peran penting sebagai wilayah transisi yang menopang sektor pertanian dan perekonomian daerah. Oleh karena itu, arah pembangunan ke depan difokuskan pada peningkatan kualitas infrastruktur, penguatan ekonomi lokal, serta pengembangan pariwisata berbasis potensi desa.


“Pembangunan Lampung Selatan harus dilakukan secara bersama-sama melalui sinergi lintas sektor. Musrenbang ini menjadi fondasi agar pembangunan tepat sasaran dan berdampak langsung bagi masyarakat,” tegas Supriyanto.


Ia juga menekankan pentingnya penyusunan usulan pembangunan yang bersifat prioritas, realistis, serta selaras dengan kemampuan keuangan daerah. Selain itu, partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat dalam proses perencanaan pembangunan dinilai menjadi kunci keberhasilan.


“Melalui Musrenbang RKPD 2027 ini, Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan berkomitmen menghadirkan pembangunan yang inklusif, berkelanjutan, dan berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya. (Arya)