DBFMRadio.id - Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat kecamatan se-Kabupaten Lampung Selatan resmi dimulai. Kecamatan Sragi menjadi kecamatan pertama yang menggelar Musrenbang dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Lampung Selatan Tahun 2027, Senin (2/2/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Balai Desa Bandar Agung tersebut dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Lampung Selatan, Supriyanto. Musrenbang dihadiri para pejabat utama di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan, kepala perangkat daerah, Camat Sragi beserta unsur Forkopimcam, serta para kepala desa se-Kecamatan Sragi.
Dalam sambutannya, Camat Sragi Wayan Susana memaparkan gambaran umum wilayah Kecamatan Sragi yang memiliki luas 9.273 hektare dengan jumlah penduduk mencapai 36.017 jiwa. Ia menyampaikan bahwa sepanjang tahun 2025, Kecamatan Sragi mencatat berbagai capaian positif di sejumlah sektor pembangunan.
Salah satu capaian tersebut diwujudkan melalui inovasi PESONA SRAGI 3 yang berhasil meraih Juara 3 pada ajang LINDA LAMSEL 2025. Inovasi ini dinilai efektif dalam memangkas antrean pelayanan BPJS serta mempercepat penyaluran bantuan sosial kepada masyarakat.
Di sektor pertanian, Kecamatan Sragi juga tetap menjadi salah satu lumbung pangan daerah dengan produksi padi mencapai 40,9 juta ton dan jagung sebesar 31 juta ton per tahun.
“Kami juga meraih Juara 2 ketaatan pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) tingkat kabupaten, dengan Desa Sumbersari mencatatkan realisasi pajak hingga 100 persen,” ujar Wayan Susana.
Meski demikian, Camat Sragi turut menyampaikan sejumlah usulan strategis untuk pelaksanaan pembangunan tahun 2027, salah satunya terkait kondisi Gedung Kantor Kecamatan dan Aula yang dinilai sudah tidak layak. Ia menjelaskan bahwa bangunan tersebut belum pernah mendapatkan rehabilitasi total sejak dibangun pada tahun 2000.
Menanggapi hal tersebut, Sekda Supriyanto menyampaikan apresiasi atas kinerja dan capaian jajaran Kecamatan Sragi. Ia menegaskan bahwa arah pembangunan daerah ke depan harus berorientasi jangka panjang dengan tetap menjaga keseimbangan antara pengembangan wilayah pesisir dan sektor pertanian.
“Arah pembangunan harus tegas dan terukur, selaras dengan tema pembangunan tahun ini, yakni Percepatan Pembangunan Pariwisata Berkelanjutan Berbasis Potensi Desa,” tegas Supriyanto saat menyampaikan sambutan Bupati Lampung Selatan.
Lebih lanjut, Supriyanto mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menghidupkan budaya Desa Helau melalui semangat ABRI (Asri, Bersih, Rapi, Indah). Ia menekankan bahwa Musrenbang bukan sekadar forum formal perencanaan, melainkan kontrak moral antara pemerintah dan masyarakat.
“Pembangunan harus inklusif dengan melibatkan perempuan dan pemuda agar memberikan efek berganda bagi perekonomian. Usulan yang disampaikan harus diselaraskan dengan kemampuan keuangan daerah, namun tetap memprioritaskan pelayanan dasar seperti pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur,” kata Supriyanto.
Sebagai bentuk dukungan nyata terhadap penguatan ekonomi lokal di wilayah pesisir, kegiatan Musrenbang Kecamatan Sragi ditutup dengan penyerahan bantuan cool box nelayan secara simbolis oleh Sekda Supriyanto kepada para penerima manfaat di Kecamatan Sragi. (Arya)