Mobilitas masyarakat sekaligus roda perekonomian di Kecamatan Way Sulan dipastikan akan semakin berkembang dengan dimulainya pembangunan Jembatan Beton Perintis Garuda Tahap V dan VI di Desa Talang Way Sulan, Kecamatan Way Sulan.


Pembangunan infrastruktur strategis tersebut resmi ditandai dengan peletakan batu pertama oleh Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan, Anasrullah, di kawasan Way Kali Pasir, Desa Talang Way Sulan, Kamis (5/6/2026).


Kehadiran jembatan beton ini menjadi wujud nyata komitmen pemerintah daerah bersama TNI dalam memperkuat konektivitas antarwilayah, memperlancar akses transportasi masyarakat, serta mendukung aktivitas ekonomi warga yang selama ini bergantung pada akses jalan penghubung antardesa.


Dalam kesempatan tersebut, Komandan Kodim 0421/Lampung Selatan, Letkol Kav Mochammad Nuril Ambiyah, menjelaskan bahwa pembangunan jembatan di Desa Talang Way Sulan merupakan bagian dari program terpadu yang dilaksanakan secara serentak di empat lokasi strategis di Kabupaten Lampung Selatan.


"Hari ini terdapat empat titik pembangunan jembatan yang dilaksanakan secara bersamaan, yakni di Desa Talang Way Sulan, Desa Karya Tunggal Kecamatan Katibung, Desa Purwosari Kecamatan Natar, dan Desa Bandar Dalam Kecamatan Sidomulyo," ujar Nuril Ambiyah.


Menurutnya, jembatan beton yang dibangun di Way Kali Pasir memiliki panjang 8 meter dengan lebar 3,5 meter. Infrastruktur tersebut dirancang untuk memperkuat akses masyarakat sekaligus menunjang kelancaran distribusi hasil pertanian dan perkebunan yang menjadi sektor unggulan wilayah setempat.


Nuril menambahkan, pihaknya menargetkan pembangunan dapat diselesaikan dalam waktu satu bulan agar manfaatnya segera dirasakan oleh masyarakat.


"Kami menargetkan pembangunan jembatan ini dapat selesai dalam waktu satu bulan sehingga dapat segera dimanfaatkan masyarakat untuk menunjang aktivitas sehari-hari," katanya.


Keberadaan jembatan baru ini diharapkan menjadi solusi atas kebutuhan akses transportasi yang lebih aman dan efisien. Selain memangkas waktu tempuh, jembatan tersebut diyakini akan memperlancar arus distribusi hasil bumi, meningkatkan produktivitas masyarakat, serta menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi di Kecamatan Way Sulan dan wilayah sekitarnya.


Pelaksanaan peletakan batu pertama juga mendapat dukungan luas dari berbagai unsur pemerintah dan pemangku kepentingan. Turut hadir dalam kegiatan itu Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setdakab Lampung Selatan Tri Umaryani, jajaran Forkopimda, serta sejumlah instansi terkait.


Menariknya, kegiatan tersebut juga terhubung secara virtual melalui Zoom Meeting bersama jajaran Kodam XXI/Radin Inten, Korem 043/Garuda Hitam, serta seluruh Kodim se-Provinsi Lampung. Keterlibatan berbagai pihak ini menunjukkan sinergi kuat antara pemerintah daerah dan TNI dalam mempercepat pembangunan infrastruktur yang berdampak langsung bagi masyarakat.


Sebagai penutup rangkaian kegiatan, pemerintah daerah bersama TNI turut menyalurkan bantuan sembako kepada warga sekitar. Aksi sosial tersebut menjadi simbol bahwa pembangunan tidak hanya berfokus pada infrastruktur fisik, tetapi juga berjalan beriringan dengan upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat.


Dengan dimulainya pembangunan Jembatan Beton Perintis Garuda Tahap V dan VI ini, harapan baru pun tumbuh bagi masyarakat Way Sulan. Infrastruktur yang lebih baik diyakini akan membuka akses yang lebih luas, memperkuat konektivitas, dan menjadi fondasi penting bagi kemajuan ekonomi daerah di masa mendatang. (Jasmin)