Kabupaten Lampung Selatan kembali menjadi perhatian pemerintah pusat. Daerah berjuluk Bumi Khagom Mufakat itu dipercaya sebagai pusat peluncuran Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) atau bedah rumah se-Sumatra Tahun 2026, dengan total 1.491 unit rumah tidak layak huni yang akan segera dibangun dan diperbaiki.


Peluncuran program dilakukan langsung oleh Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) RI, Maruarar Sirait, di Desa Lematang, Kecamatan Tanjung Bintang, Kamis (7/5/2026).


Kunjungan kerja tersebut turut didampingi Bupati dan Wakil Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama dan Muhammad Syaiful Anwar, dalam agenda pengecekan usulan BSPS, Tender Rakyat, sekaligus launching BSPS se-Sumatra Tahun 2026.


Turut hadir pula Gubernur dan Wakil Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal dan Jihan Nurlela, Pangdam XXI/Radin Inten Mayjen TNI Kristomei Sianturi, serta jajaran Pemerintah Provinsi Lampung dan Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan.


Dalam kunjungannya, Menteri PKP bersama rombongan meninjau langsung kondisi rumah para penerima Program BSPS di Desa Lematang. Mereka berdialog dengan warga penerima bantuan sekaligus memastikan ketepatan data penerima program.


Hasil pengecekan lapangan menunjukkan bantuan yang disalurkan memang menyasar warga yang benar-benar membutuhkan. Sejumlah rumah tampak mengalami kerusakan cukup parah, mulai dari dinding geribik yang lapuk dan sobek hingga atap bocor yang membahayakan keselamatan penghuni.


Program BSPS sendiri merupakan bantuan pemerintah bagi masyarakat berpenghasilan rendah untuk meningkatkan kualitas hunian agar lebih layak ditempati. Setiap penerima bantuan memperoleh stimulan sebesar Rp20 juta untuk perbaikan rumah.


Mewakili Presiden RI Prabowo Subianto, Menteri PKP Maruarar Sirait menegaskan komitmen pemerintah dalam mempercepat perbaikan rumah masyarakat kurang mampu di berbagai daerah.


“Hari ini Pak Prabowo datang memperbaiki rumah tidak layak huni. Tanggal 15 Mei sudah mulai bekerja memperbaiki rumah,” ujar Maruarar Sirait.


Ia menjelaskan, total bantuan BSPS untuk Provinsi Lampung mencapai 9.382 unit rumah. Rinciannya meliputi 5.372 unit untuk wilayah pedesaan, 3.196 unit wilayah pesisir, dan 814 unit wilayah perkotaan.


Dari jumlah tersebut, Lampung Selatan menjadi daerah dengan alokasi terbesar, yakni sebanyak 1.491 unit rumah bantuan. Tak hanya itu, daerah ini juga dipercaya menjadi lokasi launching BSPS se-Sumatra Tahun 2026.


Sementara itu, Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah pusat terhadap masyarakat di daerahnya. Menurutnya, program tersebut menjadi harapan besar bagi warga yang selama ini tinggal di rumah tidak layak huni.


“Kita bersama Pak Menteri dan Pak Gubernur sudah mengunjungi beberapa titik dan ini adalah titik terakhir, titik keempat penyerahan bantuan BSPS untuk Pulau Sumatra yang launching-nya ada di Lampung Selatan. Terima kasih Pak Presiden Prabowo atas bantuannya untuk masyarakat kami yang ada di Lampung Selatan,” ujar Egi.


Egi juga menyampaikan terima kasih kepada Menteri PKP, Pemerintah Provinsi Lampung, serta seluruh pihak yang telah mendukung program tersebut.


“Terima kasih Pak Menteri dan Pak Gubernur, semoga amal kebaikannya Allah ganti berkali-kali lipat. Terima kasih, Indonesia maju,” kata Egi. (Jasmin)