DBFMRadio.id - Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, Ahmad Munir, menyebut selain menjadi momentum konsolidasi antara PWI Pusat dan daerah, Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Seksi Wartawan Olahraga (SIWO) juga berpotensi menjadi pengantar bagi suatu daerah untuk menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Nasional (PON).


Hal tersebut disampaikan Ahmad Munir saat membuka Rakernas SIWO PWI yang digelar di Le Dian Hotel, Serang, Banten, Sabtu (7/2/2027). Menurutnya, Rakernas SIWO memiliki peran strategis dalam sejarah dan dinamika olahraga nasional.


Ia menegaskan bahwa SIWO PWI memiliki keterkaitan historis yang kuat dengan lahirnya Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI). Bahkan, kata dia, SIWO PWI memiliki dua “bapak pertama” KONI sebelum kemudian bernaung dalam PWI.


“SIWO PWI punya dua bapak pertama KONI, kemudian tentunya di PWI, yang sangat berkaitan dengan sejarah lahirnya KONI. Artinya, wartawan SIWO adalah wartawan yang lebih banyak di liputan olahraga harus tahu denyut nadi olahraga,” kata Ahmad Munir.


Ia menjelaskan, baik pemerintah pusat maupun daerah menempatkan KONI sebagai elemen penting dalam memajukan olahraga nasional. Dalam konteks tersebut, SIWO PWI menjadi salah satu instrumen pendukung yang berperan strategis.


“Kita bagian dalam gerakan memajukan prestasi olahraga. SIWO adalah salah satu perintis KONI Pusat. Pendahulu kita berjuang memajukan bangsa melalui olahraga,” terangnya.


Lebih lanjut, Ahmad Munir menekankan bahwa SIWO juga dituntut berperan aktif dan kontributif dalam pembangunan olahraga di daerah melalui kolaborasi yang erat dengan KONI provinsi masing-masing.


“KONI adalah stakeholder utama dalam kemajuan olahraga. SIWO harus memberikan skala prioritas pada pembinaan di daerah masing-masing, terutama dalam dorongan publikasi,” lanjutnya.


Dalam kesempatan tersebut, ia juga menyinggung potensi olahraga daerah, salah satunya Provinsi Lampung yang dikenal memiliki atlet-atlet berprestasi di cabang angkat besi.


“Nah, dorong potensi daerah masing-masing. Jadikan skala prioritas agar lahir atlet-atlet daerah yang unggul,” ungkapnya.


Ahmad Munir menambahkan, sepanjang sejarah SIWO, keputusan-keputusan yang dihasilkan dalam Rakernas kerap menjadi penentu arah penyelenggaraan PON di Indonesia.


“Mulai dari Jawa Timur, Palembang, Kalimantan Timur, Riau, semuanya bermula dari Rakernas SIWO. Ketika Rakernas SIWO digelar, dari situlah arah PON ditentukan,” tegasnya.


Usai pembukaan Rakernas, kegiatan dilanjutkan dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara SIWO PWI Pusat dan KSMI, yang disaksikan langsung oleh Ketua Umum PWI Pusat, Ahmad Munir.


Penandatanganan MoU tersebut diharapkan semakin memperkuat peran SIWO dalam mendukung kemajuan olahraga nasional melalui kolaborasi lintas sektor. (Arya)