Gemuruh semangat olahraga dan nuansa kebersamaan mewarnai Stadion Raden Intan Kalianda, Senin (11/5/2026), saat Kapolres Lampung Selatan AKBP Toni Kasmiri resmi membuka Football Competition Kapolres Cup 2026 dalam rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80.


Turnamen sepak bola yang mengusung tema “Jaga Lamban, Jaga Lampung Selatan” tersebut menjadi ajang silaturahmi besar masyarakat Lampung Selatan dengan melibatkan 12 tim pelajar tingkat SMA/SMK/MA serta 16 tim kategori U-40 dari berbagai kecamatan di wilayah setempat.


Ratusan penonton, suporter, dan peserta tampak memadati stadion sejak pagi hari. Atmosfer kompetisi terasa semarak, namun tetap dibalut suasana kekeluargaan yang menjadi semangat utama penyelenggaraan Kapolres Cup tahun ini.


Dalam sambutannya, AKBP Toni Kasmiri menegaskan bahwa turnamen tersebut bukan sekadar kompetisi olahraga untuk mencari juara, melainkan wadah mempererat hubungan sosial dan memperkuat persaudaraan antar masyarakat di Kabupaten Lampung Selatan.


“Kegiatan ini dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80 untuk mempererat tali silaturahmi masyarakat Lampung Selatan, bukan semata-mata soal kalah atau menang,” kata Toni Kasmiri.


Ia menjelaskan, pihaknya sengaja membatasi peserta hanya berasal dari tim-tim lokal Lampung Selatan agar nilai kebersamaan dan rasa kekeluargaan lebih terasa selama turnamen berlangsung.


“Kita khusus keluarga kita saja di Lampung Selatan. Sebenarnya banyak yang ingin bergabung dari luar daerah, tapi cukup kita-kita saja supaya lebih akrab, senang, dan sehat bersama,” ujarnya.


Menurut Toni, sepak bola memiliki kekuatan menyatukan masyarakat lintas usia dan wilayah. Karena itu, ia berharap seluruh peserta menjunjung tinggi sportivitas dan tidak menjadikan kompetisi sebagai ajang perselisihan.


“Harapan saya jangan ada tarik-tarikan pemain dari luar. Kita bermain untuk silaturahmi, bersenang-senang, dan menjaga kebersamaan,” katanya.


Tak hanya kepada pemain, Kapolres Lampung Selatan juga memberikan pesan khusus kepada para wasit agar memimpin pertandingan secara adil, profesional, dan tegas demi menjaga kualitas kompetisi tetap kondusif.


“Untuk para wasit saya minta fair play dan tegas dalam memimpin pertandingan agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” ucapnya.


Ia kembali mengingatkan para pemain maupun suporter agar menerima setiap hasil pertandingan dengan lapang dada serta tetap mengedepankan rasa persaudaraan.


“Kalah menang itu biasa, yang paling penting tetap junjung tinggi sportivitas dan persaudaraan,” tegas Toni Kasmiri.


Usai pembukaan, turnamen langsung diawali laga kategori pelajar antara SMKN 1 Sragi menghadapi SMKN 2 Kalianda yang dijadwalkan kick off pukul 14.30 WIB di Stadion Raden Intan Kalianda.


Sementara pada kategori U-40, pertandingan sore hari mempertemukan Klaten FC Kecamatan Penengahan melawan tim Polsek Penengahan mulai pukul 16.00 WIB. Kedua laga pembuka itu diprediksi berlangsung menarik karena masing-masing tim membawa semangat sportivitas sekaligus kebanggaan daerah dalam ajang silaturahmi sepak bola se-Lampung Selatan.


Antusiasme masyarakat terhadap Kapolres Cup 2026 terlihat begitu tinggi. Kehadiran turnamen tersebut diharapkan mampu menjadi sarana memperkuat kebersamaan warga, meningkatkan semangat olahraga, sekaligus membangun budaya kompetisi yang sehat dan harmonis di tengah masyarakat Lampung Selatan dalam momentum Hari Bhayangkara ke-80. (Jasmin)