Menjelang pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-53 Tingkat Provinsi Lampung yang akan digelar pada 25 Oktober 2026, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan mengintensifkan penataan dan kebersihan lingkungan melalui Gerakan Bersama HELAU (Gema HELAU) di sejumlah titik strategis, termasuk Gedung Olahraga Way Handak (GWH) Kalianda yang menjadi lokasi utama penyelenggaraan MTQ.


Gerakan tersebut menjadi wujud komitmen Lampung Selatan sebagai tuan rumah dalam menyambut para kafilah, tamu, dan peserta dari seluruh kabupaten/kota di Provinsi Lampung dengan menghadirkan lingkungan yang bersih, rapi, dan nyaman selama rangkaian MTQ berlangsung.


Tidak hanya berfokus pada lokasi utama, Gema HELAU juga menyasar area depan Kantor Bupati Lampung Selatan serta sembilan venue yang akan digunakan sebagai lokasi perlombaan dan kegiatan pendukung MTQ tingkat provinsi.


Sekretaris Daerah Kabupaten Lampung Selatan, Supriyanto, mengatakan aksi gotong royong tersebut merupakan bagian dari upaya memastikan kesiapan daerah menjelang pelaksanaan MTQ sekaligus membangun kesadaran bersama akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.


“Hari ini kita melaksanakan Gema HELAU untuk menyambut MTQ yang akan berlangsung pada 25 Oktober. Kegiatan bersih-bersih dilaksanakan di sejumlah lokasi, termasuk GWH, area depan Kantor Bupati, dan sembilan venue yang menjadi sasaran kegiatan. Kita ingin memastikan seluruh lokasi dalam kondisi bersih dan rapi,” ujar Supriyanto.


[23/10, 21.26] Ari: Menurutnya, kebersihan dan kerapian lingkungan tidak boleh menjadi budaya yang hanya muncul saat menyambut kegiatan besar. Nilai tersebut harus menjadi kebiasaan yang terus dijaga dalam kehidupan sehari-hari agar lingkungan tetap terawat dan memberikan kenyamanan bagi masyarakat.


“Kebersihan dan kerapian ini harus menjadi kebiasaan, bukan hanya dilakukan saat ada kegiatan. Terutama dalam rangka MTQ ini, kita ingin memberikan kesan yang baik kepada para tamu yang datang dari luar Lampung Selatan agar mereka merasa nyaman,” katanya.


Melalui Gema HELAU, Pemkab Lampung Selatan ingin menunjukkan bahwa kesiapan sebagai tuan rumah tidak hanya diukur dari kelengkapan sarana dan prasarana penyelenggaraan, tetapi juga dari wajah daerah yang tertata dan lingkungan yang terpelihara.


Semangat gotong royong yang tercermin dalam gerakan tersebut diharapkan menjadi warisan positif yang terus berlanjut, bahkan setelah pelaksanaan MTQ berakhir.


Dengan berbagai persiapan yang dilakukan, Lampung Selatan optimistis mampu menyambut MTQ ke-53 Tingkat Provinsi Lampung dalam suasana yang bersih, asri, dan nyaman, sehingga seluruh kafilah serta tamu undangan dapat mengikuti rangkaian kegiatan dengan kesan yang baik terhadap daerah tuan rumah. (Jasmin)