Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan terus membuka ruang kolaborasi dengan sektor perbankan untuk memperkuat fondasi ekonomi daerah. Kali ini, kemitraan dengan Bank Lampung didorong menjadi salah satu instrumen strategis dalam memperluas akses pembiayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sekaligus membuka peluang investasi di berbagai sektor potensial.


Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi pemerintah daerah dalam mengoptimalkan potensi ekonomi Lampung Selatan agar pertumbuhan tidak hanya bertumpu pada sektor unggulan, tetapi juga mampu dirasakan secara luas oleh pelaku usaha dan masyarakat.


Komitmen itu disampaikan Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama saat menerima audiensi Branch Manager Bank Lampung Kantor Cabang Kalianda, Hendri Yadi, di Rumah Dinas Bupati Lampung Selatan, Selasa (3/11/2026).


Dalam pertemuan tersebut, Egi menegaskan bahwa kerja sama antara pemerintah daerah dan sektor perbankan harus menghasilkan program konkret yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.


Menurutnya, perbankan memiliki posisi penting dalam menggerakkan roda perekonomian daerah, terutama melalui kemudahan akses permodalan bagi UMKM serta dukungan terhadap pengembangan investasi di sektor perdagangan, jasa, dan pariwisata.


“Harapan saya, kerja sama ini tidak hanya sekadar formalitas. Kita harus punya keselarasan dan membuat program yang benar-benar bermanfaat bagi masyarakat. Ayo kita bangun kolaborasi yang produktif, tumbuh, berdampak, dan berkelanjutan,” ujar Egi.


Ia menilai, UMKM merupakan salah satu kekuatan ekonomi masyarakat yang perlu mendapatkan dukungan lebih luas. Ketersediaan akses pembiayaan yang sesuai dengan kebutuhan usaha menjadi faktor penting agar pelaku UMKM mampu meningkatkan kapasitas produksi, memperluas pemasaran, hingga mengembangkan skala bisnis.


Karena itu, Egi mendorong Bank Lampung untuk memperbesar peran dalam mendukung pembiayaan UMKM melalui berbagai fasilitas perbankan yang dapat dijangkau masyarakat.


Tidak hanya sektor UMKM, peluang pengembangan investasi di bidang pariwisata juga menjadi perhatian pemerintah daerah.


Lampung Selatan dinilai memiliki potensi pariwisata yang dapat dikembangkan lebih optimal. Potensi tersebut diharapkan mampu menarik investasi baru, khususnya pada sektor perhotelan, restoran, dan kafe yang memiliki keterkaitan langsung dengan aktivitas ekonomi masyarakat.


Dengan berkembangnya sektor pariwisata, peluang usaha baru diharapkan semakin terbuka, mulai dari penyediaan jasa, kuliner, perdagangan, hingga produk-produk UMKM lokal.


Egi juga menekankan pentingnya memperluas jangkauan layanan keuangan Bank Lampung agar tidak hanya terkonsentrasi di wilayah Kalianda, tetapi dapat menjangkau masyarakat di seluruh kecamatan.


Untuk mewujudkannya, ia mengajak Bank Lampung bersama perangkat daerah terkait menyusun program kolaborasi berdasarkan kebutuhan dan karakteristik ekonomi masing-masing wilayah.


Sementara itu, Branch Manager Bank Lampung Kantor Cabang Kalianda, Hendri Yadi, menyatakan kesiapan pihaknya untuk memperkuat dukungan perbankan melalui peningkatan kualitas pelayanan dan optimalisasi program Kredit Usaha Rakyat (KUR).


Hendri menyampaikan keinginannya untuk memberikan kontribusi nyata selama menjalankan tugas di Lampung Selatan, terutama dalam meningkatkan pelayanan dan memperluas manfaat fasilitas pembiayaan bagi masyarakat.


Ia melihat sektor UMKM dan perikanan sebagai dua bidang yang memiliki peluang besar untuk dikembangkan melalui dukungan perbankan.


“Kami ingin ikut membantu, terutama dalam pelayanan dan program KUR. Ke depan, kami juga akan berkoordinasi dengan dinas terkait untuk melihat UMKM mana yang layak mendapatkan dukungan serta mengidentifikasi kebutuhan mereka,” ungkap Hendri.


Sebagai tindak lanjut, Bank Lampung berencana melakukan sosialisasi sekaligus menjajaki kerja sama dengan pelaku UMKM. Langkah ini diharapkan dapat memperluas pemahaman masyarakat mengenai layanan perbankan dan fasilitas pembiayaan yang tersedia.


Koordinasi dengan perangkat daerah juga akan menjadi bagian penting untuk mengidentifikasi pelaku usaha potensial, memetakan kebutuhan permodalan, serta memastikan dukungan pembiayaan dapat disalurkan sesuai ketentuan dan persyaratan yang berlaku.


Melalui kolaborasi tersebut, Pemkab Lampung Selatan berharap hubungan kemitraan dengan Bank Lampung mampu berkembang menjadi kekuatan baru dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.


Lebih dari sekadar penyaluran kredit, kemitraan ini diharapkan membuka kesempatan bagi UMKM untuk naik kelas, memperkuat sektor perikanan, menarik investasi pariwisata, serta memperluas akses layanan keuangan hingga ke pelosok kecamatan.


Dengan demikian, pertumbuhan ekonomi Lampung Selatan tidak hanya diukur dari besarnya investasi yang masuk, tetapi juga dari semakin terbukanya kesempatan masyarakat untuk tumbuh, berusaha, dan meningkatkan kesejahteraan melalui dukungan pembiayaan yang produktif dan berkelanjutan. (Jasmin)