Kegigihan dan kedekatan anggota Polres Lampung Selatan dengan masyarakat binaannya terus menjadi bagian penting dalam menjaga keamanan sekaligus membangun kepercayaan publik terhadap kepolisian.
Hal itu terlihat dari aktivitas Bhabinkamtibmas Desa Pulau Sebesi dan Desa Canti, Kecamatan Rajabasa, Lampung Selatan, Aipda Deni Madyistira, yang secara konsisten membangun komunikasi dengan masyarakat di wilayah binaannya.
Kedekatan tersebut tidak hanya dilakukan melalui kegiatan kepolisian, tetapi juga diwujudkan dengan saling membantu, bergotong royong, menghadiri kegiatan masyarakat hingga membuka ruang komunikasi secara langsung.
Bagi seorang Bhabinkamtibmas, kehadiran di tengah masyarakat menjadi bagian penting dalam menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang kondusif. Komunikasi yang terbuka juga membuat berbagai persoalan di lingkungan masyarakat dapat diketahui dan ditindaklanjuti lebih cepat.
Salah satu kegiatan yang dilakukan Aipda Deni adalah menggencarkan pengenalan Aplikasi Siger Lampung Presisi kepada masyarakat Desa Canti dan Pulau Sebesi.
Aplikasi tersebut diperkenalkan sebagai bagian dari upaya menghadirkan pelayanan kepolisian yang lebih cepat, mudah dan transparan melalui pemanfaatan teknologi digital.
Aipda Deni Madyistira menjelaskan, Siger Lampung Presisi tidak hanya memberikan kemudahan dalam pelaporan, tetapi juga memiliki berbagai layanan yang dapat dimanfaatkan masyarakat.
"Selain memberikan pelayanan kemudahan pelaporan, aplikasi Siger Lampung Presisi juga bisa mencakup penyuluhan hukum, pencegahan kekerasan terhadap anak serta layanan darurat lainnya melalui fitur Ekol Presisi," kata Deni saat mengenalkan sejumlah fitur aplikasi kepada masyarakat Desa Canti dan Pulau Sebesi.
Menurutnya, kehadiran layanan digital tersebut diharapkan semakin memudahkan masyarakat ketika membutuhkan pelayanan kepolisian.
"Pengenalan fitur digital dan layanan kepolisian dalam genggaman, layanan darurat terhubung langsung ke Command Center, penyuluhan pencegahan kekerasan seksual pada anak dan bullying, serta pengawasan melekat dan profesionalisme personel kepolisian," jelasnya.
Deni menilai, pemanfaatan teknologi harus berjalan beriringan dengan pendekatan humanis. Sebab, secanggih apa pun layanan digital, komunikasi langsung antara polisi dan masyarakat tetap menjadi fondasi penting dalam menjaga keamanan di lingkungan.
Karena itu, kegiatan Bhabinkamtibmas tidak berhenti setelah sosialisasi aplikasi selesai. Usai memperkenalkan Siger Lampung Presisi, Deni kembali hadir bersama masyarakat dalam malam puncak peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia di Desa Canti, Kecamatan Rajabasa.
Kehadiran tersebut menjadi gambaran bagaimana Bhabinkamtibmas tidak hanya hadir ketika masyarakat membutuhkan bantuan kepolisian, tetapi juga ikut menjadi bagian dari berbagai momentum sosial dan kebersamaan warga.
Malam puncak HUT ke-81 RI di Desa Canti berlangsung meriah dan dihadiri unsur Pemerintah Kecamatan Rajabasa, Kepala Desa Canti beserta aparatur desa, Babinsa, Bhabinkamtibmas, tokoh agama, tokoh pemuda serta masyarakat setempat.
Kegiatan tersebut digelar di kawasan wisata kuliner Cafe Live Music Ayam Bakar Mashodah, yang berada di samping Dermaga Canti.
Suasana kebersamaan tampak mewarnai kegiatan tersebut. Warga berkumpul, bersilaturahmi dan menikmati rangkaian acara sebagai bentuk perayaan kemerdekaan sekaligus mempererat hubungan sosial di lingkungan desa.
Bagi Aipda Deni, keterlibatan dalam kegiatan masyarakat menjadi bagian dari tugas untuk terus membangun kedekatan dengan warga binaan.
Sebab, menjaga kamtibmas bukan hanya soal penindakan ketika terjadi gangguan keamanan. Lebih jauh, tugas tersebut juga dibangun melalui kehadiran, komunikasi, kepedulian dan kemauan untuk bersama-sama mencari solusi atas persoalan yang dihadapi masyarakat.
Dari Pulau Sebesi hingga Desa Canti, pendekatan tersebut menjadi gambaran bahwa sosok Bhabinkamtibmas berada di garis depan dalam membangun jembatan antara kepolisian dan masyarakat.
Kehadiran polisi di tengah warga, teknologi dalam genggaman, dan komunikasi yang terbuka menjadi tiga kekuatan yang saling melengkapi untuk menciptakan lingkungan yang aman, nyaman dan semakin dekat dengan pelayanan kepolisian. (Jasmin)