Semangat gotong royong dan kepedulian lingkungan yang tumbuh dari masyarakat Desa Canti, Kecamatan Rajabasa, mendapat apresiasi tinggi dari Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama. Pada Jumat (5/6/2026), bertepatan dengan momentum Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Bupati Egi meresmikan Bank Sampah Lapah Khagom Jejama, sebuah inisiatif yang lahir dari kolaborasi warga dan komunitas setempat untuk mengelola sampah secara produktif sekaligus bernilai ekonomi.
Peresmian bank sampah tersebut menjadi simbol kuat bahwa perubahan menuju lingkungan yang lebih bersih dan berkelanjutan dapat dimulai dari tingkat desa. Kegiatan itu turut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Lampung Selatan Supriyanto, sejumlah kepala perangkat daerah, Camat Rajabasa, pengelola bank sampah, serta masyarakat Desa Canti yang selama ini menjadi penggerak utama program tersebut.
Dalam sambutannya, Bupati Egi mengaku terkesan dengan semangat dan kemandirian masyarakat Desa Canti dalam menghadirkan solusi terhadap persoalan sampah. Menurutnya, keberadaan Bank Sampah Lapah Khagom Jejama menjadi contoh nyata bahwa inovasi pembangunan tidak selalu harus berangkat dari pemerintah, melainkan dapat tumbuh dari kesadaran dan partisipasi aktif masyarakat.
"Alhamdulillah, hari ini kita meresmikan salah satu inisiatif dari masyarakat dan komunitas, yaitu Bank Sampah Lapah Khagom Jejama yang ada di Desa Canti. Inisiatifnya Masya Allah sangat bagus. Saya tertarik untuk kita kolaborasikan dengan program yang ada di Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan," ujar Bupati Egi.
Bupati Egi menegaskan, pengelolaan sampah berbasis masyarakat merupakan langkah strategis dalam menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan. Selain mampu mengurangi timbunan sampah yang berpotensi mencemari lingkungan, program bank sampah juga memiliki dampak sosial dan ekonomi yang signifikan karena mendorong masyarakat untuk memilah sampah serta memanfaatkan limbah yang masih memiliki nilai jual.
Menurutnya, model pengelolaan seperti ini sejalan dengan visi Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan dalam membangun budaya hidup bersih sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui ekonomi sirkular yang ramah lingkungan.
Karena itu, Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan berkomitmen memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak agar gerakan serupa dapat berkembang di desa-desa lainnya. Dukungan tersebut diharapkan mampu memperluas manfaat bank sampah sebagai sarana edukasi lingkungan sekaligus pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Lebih jauh, Bupati Egi berharap Bank Sampah Lapah Khagom Jejama dapat menjadi contoh dan inspirasi bagi wilayah lain di Lampung Selatan dalam membangun budaya peduli lingkungan yang berkelanjutan.
"Mudah-mudahan ini menjadi embrio untuk gerakan bersama menuju Kabupaten Helau di Lampung Selatan," kata Egi.
Keberadaan Bank Sampah Lapah Khagom Jejama diharapkan tidak hanya berkontribusi dalam mengurangi volume sampah di lingkungan sekitar, tetapi juga mampu meningkatkan partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan serta mendukung Program Kabupaten Helau yang saat ini terus digalakkan Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan.
Dengan semangat kolaborasi antara pemerintah, komunitas, dan masyarakat, Bank Sampah Lapah Khagom Jejama kini menjadi simbol optimisme baru dalam pengelolaan lingkungan berbasis masyarakat. Dari Desa Canti, gerakan kecil itu diharapkan mampu menjadi motor penggerak perubahan menuju Lampung Selatan yang lebih bersih, sehat, produktif, dan berkelanjutan. (Jasmin)