DBFMRadio.id — Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, menegaskan bahwa Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) harus tampil sebagai kanalis informasi yang sehat sekaligus menjadi penjaga profesionalisme wartawan di tengah derasnya arus informasi yang kian sulit dibendung.


Penegasan tersebut disampaikan Bupati Egi saat membuka secara resmi Konferensi Kabupaten (Konferkab) IX PWI Lampung Selatan yang digelar di Grand Elty Krakatoa, Kalianda, Rabu (14/1/2026).


Menurut Bupati Egi, era banjir informasi menghadirkan tantangan besar bagi insan pers, khususnya dalam melindungi masyarakat dari polusi informasi, hoaks, serta konten menyesatkan. Oleh karena itu, wartawan dituntut bekerja berdasarkan fakta, menjunjung tinggi etika jurnalistik, serta menjalankan fungsi edukasi kepada publik.


“Jurnalis bukan hanya juru tulis, tetapi penyambung lidah masyarakat dan kompas yang memberi arah. Setiap tinta dan bidikan kamera memiliki tanggung jawab moral karena dampaknya langsung dirasakan publik,” ujar Bupati Egi.


Konferkab IX PWI Lampung Selatan yang mengusung tema “Mewujudkan Wartawan yang Profesional dan Bermartabat Menuju Lampung Selatan Maju” tersebut turut dihadiri jajaran pengurus PWI Provinsi Lampung, unsur Forkopimda Lampung Selatan, Sekretaris Daerah, serta sejumlah kepala perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan.


Selain sebagai forum evaluasi organisasi, Konferkab IX juga menjadi agenda penting dalam pemilihan Ketua PWI Lampung Selatan untuk masa bhakti 2026–2029.


Bupati Egi menilai Konferkab PWI merupakan cerminan demokrasi internal yang mampu merajut kebersamaan sekaligus memperkuat profesionalisme dunia jurnalistik di daerah. Ia berharap, siapapun yang terpilih nantinya dapat membawa wajah baru jurnalistik Lampung Selatan yang lebih bermartabat, berintegritas, dan berorientasi pada kepentingan publik.


“Saya berharap PWI mampu menjadi kanalis dengan konsep edukasi yang baik, sehingga kualitas jurnalistik di Lampung Selatan bisa naik kelas,” tambahnya.


Pada kesempatan yang sama, Ketua PWI Lampung Selatan periode 2022–2025, Supradianto, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan, Polres Lampung Selatan, serta DPRD Lampung Selatan atas dukungan yang diberikan sehingga Konferkab IX dapat terlaksana dengan lancar.


“Atas nama organisasi, kami mengucapkan terima kasih atas seluruh dukungan. Dengan terpilihnya ketua PWI yang baru, maka masa kepemimpinan kami akan berakhir. Kami juga memohon maaf apabila terdapat kekurangan selama masa kepengurusan,” ujarnya.


Sementara itu, Ketua PWI Provinsi Lampung, Wirahadikusumah, menegaskan bahwa Konferkab IX menjadi penanda perjalanan panjang PWI Lampung Selatan yang telah berdiri dan berkontribusi selama 24 tahun.


Ia menekankan pentingnya membedakan antara informasi dan berita melalui kerja jurnalistik yang berlandaskan fakta, verifikasi, serta kode etik.

“Wartawan hadir untuk menyampaikan fakta, bukan menghakimi. Berita harus melalui proses jurnalistik agar kebenarannya terjamin,” tegasnya.


Wirahadikusumah juga berharap sinergi antara PWI dan Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan dapat terus terjalin di bawah kepemimpinan Bupati Radityo Egi Pratama, guna mendukung kemajuan daerah serta terciptanya ekosistem pers yang sehat. (Arya)