DBFMRadio.id - PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) menyampaikan hasil pantauan nasional pelaksanaan Angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025–2026 yang dilakukan bersama pemerintah serta seluruh stakeholder terkait di seluruh pelabuhan ASDP di Indonesia. Secara umum, arus penyeberangan selama periode libur panjang Nataru berjalan aman, lancar, dan terkendali.


Khusus di lintasan Bakauheni–Merak, hingga update H+8 tercatat sebanyak 984 trip kapal telah beroperasi. Jumlah penumpang yang menyeberang mencapai 192.600 orang atau meningkat 17,8 persen dibandingkan periode sebelumnya.


Peningkatan juga terjadi pada kendaraan roda dua yang tercatat sebanyak 16.202 unit. Kendaraan roda empat mencapai 19.295 unit atau naik 12,2 persen. Sementara itu, kendaraan truk tercatat 8.632 unit, sedikit menurun akibat adanya pembatasan operasional demi memprioritaskan angkutan penumpang. Untuk kendaraan bus, tercatat 1.722 unit atau meningkat 15,9 persen.


Secara total, jumlah kendaraan yang melintas di lintasan Bakauheni–Merak mencapai 45.855 unit atau meningkat 10,9 persen. Adapun secara nasional, ASDP mencatat kenaikan total penumpang sebesar 5,1 persen dan total kendaraan naik 4,5 persen.


Hal tersebut disampaikan Direktur Keuangan ASDP, Bunga Herlina Oktaviyanti, didampingi General Manager ASDP Cabang Bakauheni Partogi Tamba serta Senior General Manager (SGM) Zulfidon, dalam jumpa pers penutupan Posko Angkutan Nataru 2025–2026 di Pelabuhan ASDP Bakauheni, Minggu (4/1/2026).

Sementara berdasarkan pemantauan arus penyeberangan dari Sumatera ke Jawa melalui Posko Angkutan Nataru ASDP Cabang Bakauheni selama 24 jam periode 3 Januari 2026 hingga pukul 00.00 WIB, tercatat sebanyak 100 trip kapal beroperasi. Jumlah penumpang meningkat 11,5 persen menjadi 40.131 orang.


Kendaraan roda dua tercatat 2.188 unit atau naik 41,1 persen. Kendaraan roda empat sebanyak 4.312 unit atau meningkat 8,2 persen. Kendaraan truk mengalami penurunan tipis sebesar 2,1 persen dengan total 2.805 unit. Sementara jumlah bus meningkat 5,8 persen menjadi 380 unit. Secara keseluruhan, total kendaraan yang menyeberang di lintasan Sumatera–Jawa mencapai 9.685 unit atau naik 10,5 persen.

Secara kumulatif, sejak H-10 (15 Desember 2025) hingga H+9 (3 Januari 2026), ASDP mencatat total penumpang mencapai 647.898 orang dengan total kendaraan sebanyak 157.257 unit.


“Pelaksanaan Angkutan Nataru 2025–2026 di lintasan Bakauheni–Merak berjalan dengan aman dan lancar berkat sinergi seluruh stakeholder serta kesiapsiagaan petugas di lapangan,” ujar Bunga Herlina Oktaviyanti.


Terkait adanya dinamika penurunan arus kendaraan dan penumpang di beberapa periode, Bunga menjelaskan hal tersebut dipengaruhi oleh kedekatan waktu dengan bulan Ramadan dan Idulfitri serta libur anak sekolah pada periode tersebut, sehingga masyarakat cenderung menghindari perjalanan pulang-pergi dalam waktu berdekatan. Faktor cuaca juga menjadi pertimbangan masyarakat dalam melakukan perjalanan.


Senada dengan itu, Senior General Manager ASDP Cabang Bakauheni, Zulfidon, menegaskan seluruh personel ASDP disiagakan penuh selama 24 jam untuk memastikan kelancaran layanan penyeberangan.


“Pengaturan antrean kendaraan, optimalisasi dermaga dan kapal, serta penguatan personel lapangan kami lakukan secara intensif demi memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat pengguna jasa,” jelasnya.


Sementara itu, General Manager ASDP Cabang Bakauheni Partogi Tamba menyampaikan bahwa secara operasional kapal dan pelabuhan selalu dalam kondisi siap melayani pengguna jasa. Namun, penguatan operasional dilakukan secara khusus pada periode tertentu seperti Nataru dan Lebaran.


Pada kesempatan tersebut, ASDP juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak terkait, mulai dari Kementerian Perhubungan, Kepolisian, TNI, pemerintah daerah, KSOP, BPTD, operator kapal, hingga insan media atas dukungan dan kerja sama selama masa Angkutan Nataru.


Ke depan, ASDP berkomitmen terus melakukan evaluasi dan peningkatan layanan, termasuk penguatan sistem manajemen lalu lintas pelabuhan serta digitalisasi layanan guna menghadapi periode angkutan berikutnya. (Arya)