Momentum Hari Kartini menjadi spirit penting dalam merefleksikan sekaligus mengimplementasikan nilai perjuangan Raden Ajeng Kartini. Di tengah tantangan zaman, semangat tersebut dinilai semakin relevan dalam upaya pencegahan dan perlindungan generasi muda dari ancaman narkoba, Selasa (21/04/2026).
Dalam rangka mendukung program P4GN (Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika), Kepala BNNK Lampung Selatan, Rahmad Hidayat, menegaskan pentingnya peran ibu sebagai pilar utama dalam keluarga.
Ia menyampaikan ucapan Selamat Hari Kartini sekaligus menggarisbawahi bahwa ibu memiliki fungsi krusial dalam pengawasan aktif terhadap anak.
“Ibu menjadi ‘radar’ pertama yang mendeteksi perubahan perilaku anak. Mengetahui dengan siapa anak berteman dan ke mana mereka pergi bukan berarti mengekang, melainkan bentuk perlindungan dini,” ujar Rahmad Hidayat.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa peran ibu juga sangat penting dalam pendampingan emosional anak melalui komunikasi dua arah yang hangat. Anak yang merasa nyaman untuk bercerita di rumah cenderung tidak mencari pelarian atau pengakuan di lingkungan pergaulan yang berisiko.
Selain itu, edukasi literasi narkoba juga menjadi aspek penting yang harus dimiliki oleh orang tua, khususnya ibu. Pengetahuan tentang jenis dan bahaya narkoba terkini dinilai dapat membantu orang tua memberikan pemahaman yang tepat kepada anak tanpa terkesan menggurui.
Tak kalah penting, penerapan nilai karakter juga menjadi fondasi utama dalam membentengi generasi muda. Penanaman nilai agama dan moral sejak dini diyakini mampu membentuk ketahanan diri anak agar berani mengatakan “tidak” terhadap ajakan negatif dari lingkungan sekitarnya.
“Ibu adalah benteng pertahanan pertama negara dalam menciptakan generasi emas yang bersih dari narkoba,” pungkas Rahmad Hidayat.
Melalui momentum Hari Kartini ini, diharapkan peran perempuan, khususnya ibu, semakin diperkuat dalam menjaga masa depan generasi muda agar tetap sehat, berkarakter, dan terbebas dari ancaman narkotika. (Jasmin)