Memasuki Bulan Kemerdekaan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan mengobarkan semangat nasionalisme sekaligus mempertegas komitmen pelayanan publik melalui apel mingguan yang digelar di Lapangan Korpri, Kalianda, Senin (3/8/2026).
Apel perdana pada bulan Agustus itu menjadi momentum untuk mengingatkan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) bahwa makna kemerdekaan tidak hanya dirayakan melalui seremoni, tetapi harus diwujudkan dalam dedikasi, integritas, dan pelayanan yang semakin berkualitas bagi masyarakat.
Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, melalui Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setdakab Lampung Selatan, Tri Umaryani, menegaskan bahwa Agustus merupakan bulan yang sarat makna bagi bangsa Indonesia karena menjadi pengingat perjuangan para pahlawan dalam merebut kemerdekaan.
Apel tersebut diikuti seluruh jajaran ASN di lingkungan Pemkab Lampung Selatan, mulai dari pejabat pimpinan tinggi pratama, pejabat administrator, pejabat pengawas, pejabat fungsional, PNS, PPPK, hingga jajaran Perumda Air Minum Tirta Jasa (Perseroda).
Dalam amanat Bupati yang dibacakan Tri Umaryani, ditegaskan bahwa semangat perjuangan para pahlawan harus menjadi inspirasi dalam menjalankan tugas sebagai aparatur negara. Nilai-nilai perjuangan itu, kata dia, harus tercermin melalui disiplin kerja, integritas, tanggung jawab, serta pelayanan publik yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
"Sebagai Aparatur Sipil Negara, semangat kemerdekaan tidak cukup kita maknai melalui upacara maupun kegiatan seremonial semata. Semangat itu harus tercermin dalam cara kita bekerja, melayani masyarakat dengan sepenuh hati, menjaga disiplin, memperkuat integritas, serta menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat," ujar Tri Umaryani membacakan amanat Bupati.
Selain memperkuat kualitas pelayanan, seluruh ASN juga diajak menjadi teladan dalam menyemarakkan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Seluruh perangkat daerah diminta mengibarkan Bendera Merah Putih di kantor, rumah dinas, maupun lingkungan tempat tinggal, memasang umbul-umbul, serta menghias kawasan perkantoran dan permukiman agar semangat kemerdekaan terasa di seluruh penjuru Kabupaten Lampung Selatan.
Namun demikian, Bupati mengingatkan bahwa kemeriahan perayaan tidak boleh berhenti pada simbol dan dekorasi semata. Esensi kemerdekaan justru terletak pada karya nyata, peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat, penguatan budaya gotong royong, serta menjaga persatuan dan kesatuan.
"Semarak kemerdekaan bukan hanya diukur dari banyaknya bendera atau meriahnya hiasan. Yang jauh lebih penting adalah bagaimana kita mengisi kemerdekaan melalui karya nyata, meningkatkan kualitas pelayanan, memperkuat gotong royong, dan menjaga persatuan di tengah masyarakat," lanjut Tri Umaryani.
Menjelang rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, seluruh perangkat daerah juga diminta mempersiapkan setiap agenda secara maksimal melalui koordinasi yang baik, menjaga kekompakan antarlembaga, serta memastikan seluruh kegiatan berlangsung tertib, aman, dan sukses.
Mengakhiri amanatnya, Bupati mengajak seluruh ASN menjadikan Bulan Kemerdekaan sebagai titik tolak untuk memperkuat semangat pengabdian dan menghadirkan pelayanan terbaik bagi masyarakat Lampung Selatan.
"Mari kita jadikan bulan kemerdekaan ini sebagai momentum untuk memperkuat semangat pengabdian. Semarakkan Merah Putih di setiap sudut Lampung Selatan, hadirkan pelayanan terbaik di setiap kantor, dan tebarkan semangat gotong royong di tengah masyarakat," tutup Tri Umaryani membacakan pesan Bupati. (Jasmin)