Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Lampung mulai memanaskan mesin organisasi dalam menghadapi dua agenda nasional bergengsi yang akan digelar secara bersamaan pada 2027 mendatang. Sebagai tuan rumah Hari Pers Nasional (HPN) dan Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas), PWI Lampung resmi memulai tahapan persiapan melalui rapat pembentukan panitia besar yang berlangsung di Aula Balai Solfian Akmal, Kamis (4/6/2026).


Rapat yang dipimpin langsung Ketua PWI Lampung, Wirahadikusumah, dihadiri seluruh pengurus harian, jajaran pengurus PWI dari 15 kabupaten/kota se-Lampung, serta pengurus Ikatan Keluarga Wartawan Indonesia (IKWI) Lampung. Pertemuan tersebut menjadi langkah awal dalam menyusun strategi dan struktur kerja guna memastikan kesiapan Lampung sebagai penyelenggara dua event nasional terbesar insan pers Indonesia.


Dalam arahannya, Wirahadikusumah menegaskan bahwa Lampung menghadapi tantangan besar karena harus menjadi tuan rumah HPN dan Porwanas dalam tahun yang sama. Menurutnya, pembentukan kepanitiaan sejak dini menjadi langkah penting agar seluruh proses persiapan dapat berjalan terukur dan terkoordinasi dengan baik.


“Ini hajat terbesar PWI. Apalagi HPN dan Porwanas dilaksanakan dalam tahun yang sama. Karena itu rapat pembentukan panitia ini sangat menentukan keberhasilan kita ke depan,” tegasnya.


Ia menekankan pentingnya penyusunan struktur kepanitiaan yang efektif dan profesional. Setiap personel, lanjutnya, harus ditempatkan sesuai kapasitas dan kompetensi agar tidak terjadi tumpang tindih tugas yang dapat menghambat persiapan.


“Jangan sampai ada panitia yang memegang tugas ganda. Kita harus pilah dengan baik karena target kita jelas, yakni sukses penyelenggaraan dan sukses sebagai tuan rumah,” ujarnya.


Lebih jauh, Wirahadikusumah mengajak seluruh anggota dan keluarga besar PWI Lampung untuk menumbuhkan rasa memiliki terhadap agenda nasional tersebut. Ia menilai HPN dan Porwanas bukan sekadar kegiatan organisasi, tetapi momentum strategis untuk menunjukkan kemampuan Lampung dalam menyelenggarakan event berskala nasional.


“Kita bukan tamu, tapi tuan rumah. Kita bukan mau dilayani, tetapi melayani. Karena itu seluruh anggota PWI harus terlibat dan memiliki semangat yang sama untuk menyukseskan kegiatan ini,” katanya.


Rapat tersebut juga menjadi forum awal untuk menghimpun berbagai gagasan terkait konsep penyelenggaraan, kebutuhan kepanitiaan, hingga strategi pelayanan bagi ribuan peserta dan tamu yang diperkirakan akan hadir dari seluruh Indonesia. Berbagai aspek mulai dari akomodasi, transportasi, venue kegiatan, hingga promosi daerah mulai menjadi pembahasan dalam tahapan awal persiapan tersebut.


Sebagai daerah penyelenggara, Lampung diproyeksikan akan menjadi pusat perhatian insan pers nasional. Selain delegasi PWI dari seluruh provinsi, kegiatan HPN dan Porwanas diperkirakan turut dihadiri pejabat pemerintah, tokoh nasional, pelaku industri media, hingga atlet wartawan dari berbagai daerah di Indonesia.


Momentum ini dinilai membuka peluang besar bagi Lampung untuk memperkenalkan potensi daerah kepada publik nasional. Sektor pariwisata, kebudayaan, ekonomi kreatif, hingga produk unggulan daerah berpotensi mendapat panggung promosi yang luas melalui kehadiran ribuan peserta dan tamu selama pelaksanaan kegiatan.


“Kita berembug bersama hari ini untuk menentukan apa saja yang harus dilakukan. Ini pekerjaan besar yang membutuhkan kekompakan seluruh keluarga besar PWI Lampung,” pungkas Wirahadikusumah.


Dengan dimulainya pembentukan panitia besar tersebut, PWI Lampung resmi membuka babak awal persiapan menuju HPN dan Porwanas 2027. Dua agenda nasional itu sekaligus menjadi ajang pembuktian kesiapan Lampung sebagai tuan rumah yang mampu menghadirkan penyelenggaraan profesional, berkesan, dan membanggakan bagi seluruh insan pers Indonesia. (Jasmin)