Capaian pembangunan Kabupaten Lampung Selatan di tingkat nasional dan provinsi menjadi pijakan untuk terus memperkuat kinerja pemerintahan dan meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Prestasi tersebut tidak boleh berhenti sebagai kebanggaan semata, tetapi harus diwujudkan melalui pelayanan yang semakin baik, profesional, dan dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat.

Pesan itu disampaikan Staf Ahli Bupati Bidang Keuangan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan, Wahidin Amin, saat membacakan amanat Bupati Lampung Selatan dalam apel mingguan di Lapangan Korpri, Kalianda, Senin (12/10/2026).

Apel tersebut diikuti jajaran aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkab Lampung Selatan, mulai dari pejabat pimpinan tinggi pratama, administrator, pengawas, pejabat fungsional, PNS, PPPK, hingga jajaran Perumda Air Minum Tirta Jasa (Perseroda).

Dalam amanatnya, Wahidin menyampaikan bahwa Kabupaten Lampung Selatan sebelumnya berhasil meraih peringkat ketiga nasional Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) 2026 kategori kabupaten.

Selain capaian di tingkat nasional tersebut, Pemkab Lampung Selatan juga menerima apresiasi dari Pemerintah Provinsi Lampung atas upaya percepatan penurunan angka stunting.

Menurut Wahidin, kedua capaian itu merupakan hasil kerja bersama yang patut disyukuri. Namun, penghargaan tersebut sekaligus menjadi pengingat bagi seluruh jajaran pemerintah daerah untuk terus menjaga konsistensi kinerja dan meningkatkan kualitas pembangunan.

“Namun, prestasi ini bukanlah akhir, melainkan motivasi untuk terus meningkatkan kinerja dan kualitas pelayanan,” ujar Wahidin saat menyampaikan amanat Bupati.

Di balik capaian pembangunan, Wahidin menegaskan pentingnya kedisiplinan, profesionalisme, integritas, dan tanggung jawab seluruh ASN dalam menjalankan tugas.

Menurutnya, keberhasilan pemerintahan tidak cukup diukur dari banyaknya program yang terlaksana atau penghargaan yang diperoleh. Lebih dari itu, keberhasilan harus tercermin dari kualitas pelayanan, efektivitas pelaksanaan program, serta manfaat yang dirasakan masyarakat.

Karena itu, seluruh perangkat daerah diminta menjadikan tugas dan tanggung jawab sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat.

Koordinasi dan kolaborasi lintas perangkat daerah juga perlu diperkuat agar pelaksanaan pembangunan berjalan lebih efektif. Setiap instansi diharapkan mampu mengesampingkan ego sektoral dan mengutamakan kepentingan masyarakat dalam menjalankan program kerja.

“Mari kita jadikan setiap tugas sebagai bentuk pengabdian, setiap tanggung jawab sebagai amanah, dan setiap prestasi sebagai motivasi untuk terus berbenah,” katanya.

Penguatan disiplin dan kerja sama menjadi bagian penting dalam menjaga keberlanjutan pembangunan di Kabupaten Lampung Selatan.

Dengan koordinasi yang semakin solid, setiap program pemerintah diharapkan dapat terlaksana secara terarah, tepat sasaran, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Capaian di tingkat nasional dan provinsi pun diharapkan menjadi dorongan bagi seluruh ASN untuk terus melakukan pembenahan, meningkatkan standar pelayanan, serta memperkuat akuntabilitas dalam pelaksanaan tugas pemerintahan.

Pemkab Lampung Selatan berharap, melalui peningkatan kualitas sumber daya aparatur dan sinergi ant perangkat daerah, pembangunan dapat berjalan semakin efektif.

Upaya tersebut menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam mendorong terwujudnya Kabupaten Lampung Selatan yang maju, bersih, tertata, dan sejahtera, dengan pelayanan publik yang semakin berkualitas serta berorientasi pada kebutuhan masyarakat. (Jasmin)