DBFMRadio.id — Upaya meningkatkan kualitas layanan literasi dan pemustaka terus dilakukan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Lampung Selatan. Salah satu langkah nyata yang kini dihadirkan adalah fasilitas perpustakaan di lingkungan Masjid Agung Kalianda, sebagai pusat literasi yang mudah diakses oleh masyarakat dan jemaah.


Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Lampung Selatan, Feri Bastian, SE, M.Ling, mengatakan Masjid Agung Kalianda kini telah memiliki perpustakaan yang terletak di tengah-tengah kompleks masjid.


Keberadaan perpustakaan tersebut diharapkan mampu meningkatkan minat baca, pengetahuan, serta indeks pembangunan literasi masyarakat Lampung Selatan.

“Dengan adanya perpustakaan di masjid, kami berharap masyarakat dapat lebih mudah mengakses buku dan meningkatkan pengetahuan mereka,” ujar Feri Bastian, Jumat (30/1/2026).


Menurutnya, perpustakaan di Masjid Agung Kalianda dirancang sebagai ruang literasi yang nyaman dan inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat. Selain menyediakan ruang baca yang representatif, perpustakaan ini juga dilengkapi dengan koleksi buku yang beragam serta akses internet untuk menunjang kebutuhan informasi dan pembelajaran.


“Fasilitas ini dapat dimanfaatkan oleh jemaah maupun pengunjung masjid, baik untuk menambah wawasan, memperdalam pengetahuan, maupun meningkatkan keimanan,” tambahnya.


Masjid Agung Kalianda sendiri merupakan salah satu masjid unggulan masyarakat Kabupaten Lampung Selatan yang berada di pusat pemerintahan kabupaten. Kehadiran perpustakaan di kawasan tersebut dinilai strategis karena mampu menjangkau masyarakat secara luas dan menjadikan masjid tidak hanya sebagai pusat ibadah, tetapi juga sebagai pusat edukasi dan pengembangan literasi.


Melalui inovasi ini, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Lampung Selatan berharap budaya gemar membaca masyarakat semakin tumbuh, seiring meningkatnya kualitas sumber daya manusia dan indeks literasi di daerah tersebut. (Arya)