Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan terus memperkuat kualitas sumber daya manusia (SDM) guna mendukung pertumbuhan sektor pariwisata dan perhotelan. Salah satu langkah nyata diwujudkan melalui pelatihan waiter dan waitress yang diselenggarakan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) bekerja sama dengan LPK Harapan Bangsa Institut.


Pelatihan yang berlangsung di Aula Seandanan Dinas Pendidikan Kabupaten Lampung Selatan, Kamis (6/8/2026), diikuti 20 peserta dari berbagai kecamatan. Program ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam mencetak tenaga kerja yang kompeten, profesional, dan siap bersaing di dunia industri.


Kepala Disnakertrans Lampung Selatan, Rikawati, mengatakan pelatihan tersebut dirancang untuk meningkatkan kualitas tenaga kerja agar mampu menjawab kebutuhan dunia usaha yang terus berkembang, khususnya di sektor parhotelan dan pariwisata.


"Tujuan kami menyiapkan tenaga kerja yang siap pakai, kompeten, berdampak, dan memiliki daya saing sehingga mampu terserap di dunia kerja," ujar Rikawati.


Selain keterampilan teknis, para peserta juga mendapatkan pembekalan mengenai etika pelayanan, komunikasi, kedisiplinan, hingga sikap profesional yang menjadi standar utama dalam industri jasa.


"Peserta tidak hanya menguasai keterampilan dasar, tetapi juga harus memiliki sikap pelayanan yang baik agar mampu memberikan layanan secara profesional," tambahnya.


Rikawati menjelaskan, 20 peserta yang mengikuti pelatihan terdiri atas 11 perempuan dan 9 laki-laki. Seluruhnya telah melalui proses seleksi sehingga diharapkan dapat mengikuti pelatihan secara optimal dan siap memasuki dunia kerja setelah program selesai.


Sementara itu, mewakili Bupati Lampung Selatan, Staf Ahli Bidang Keuangan, Wahidin Amin, menegaskan bahwa pelatihan vokasi merupakan langkah strategis dalam meningkatkan kualitas angkatan kerja, khususnya generasi muda.


Menurut Wahidin, peserta yang mayoritas berasal dari usia produktif memiliki peluang besar untuk berkembang apabila dibekali kompetensi sesuai kebutuhan industri.


"Semoga ilmu yang diperoleh selama pelatihan menjadi bekal untuk memasuki dunia kerja dan meningkatkan kesejahteraan," kata Wahidin.


Melalui pelatihan ini, Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan berharap lahir tenaga kerja profesional yang mampu mengisi kebutuhan sektor pariwisata dan perhotelan, sekaligus menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi daerah di tengah semakin berkembangnya potensi wisata di Lampung Selatan. (Jasmin)