Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan bersiap meluncurkan layanan pengaduan digital bertajuk “Hallo Lamsel” yang dirancang agar mudah digunakan oleh seluruh lapisan masyarakat, termasuk warga yang belum terbiasa dengan teknologi.
Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, menegaskan bahwa layanan tersebut harus benar-benar sederhana dan ramah pengguna (user-friendly), sehingga masyarakat tidak mengalami kesulitan saat menyampaikan keluhan maupun aspirasi.
Rencana peluncuran “Hallo Lamsel” dibahas dalam rapat lanjutan yang dipimpin langsung oleh Bupati Egi bersama jajaran pemerintah kabupaten secara hybrid, Kamis (4/2/2026).
Dalam rapat tersebut, Egi secara khusus meminta para camat memberikan masukan terkait kemudahan penggunaan layanan, terutama bagi masyarakat di wilayah kecamatan yang memiliki keterbatasan dalam akses dan pemahaman teknologi digital.
“Para camat perhatikan, saya minta tanggapan. Kira-kira masyarakat di kecamatan, khususnya yang mungkin kurang paham teknologi, apakah mudah menggunakan layanan ini,” ujarnya.
Egi juga menginstruksikan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) untuk melakukan sosialisasi secara masif sebelum layanan resmi diluncurkan. Ia menilai, uji coba dengan melibatkan masyarakat secara langsung menjadi langkah penting untuk memastikan sistem berjalan optimal dan sesuai kebutuhan pengguna.
“Sebelum launching, harus dipastikan sekali kalau layanan digital Hallo Lamsel ini bisa berjalan dan mudah diakses oleh masyarakat. Rancang se-user-friendly mungkin,” tegasnya.
Melalui “Hallo Lamsel”, Pemkab Lampung Selatan berupaya menghadirkan sistem pengaduan yang lebih cepat, responsif, dan terintegrasi. Salah satu keunggulannya adalah kemudahan akses melalui aplikasi WhatsApp.
Masyarakat cukup mengirimkan pesan “Hallo” ke nomor layanan, kemudian sistem akan merespons secara otomatis dan memandu pengguna dalam menyampaikan laporan.
Alur pengaduan pun dibuat sederhana. Pengguna hanya perlu memilih jenis layanan, mengisi identitas, menjelaskan kejadian, serta melampirkan bukti foto jika tersedia. Setelah itu, sistem akan menampilkan ringkasan laporan untuk dikonfirmasi sebelum diproses lebih lanjut.
Setelah laporan dikirim, masyarakat akan menerima nomor tiket beserta tautan untuk memantau perkembangan penanganan secara berkala.
Pelaksana tugas Kepala Diskominfo Lampung Selatan, Hendry Kurniawan, menjelaskan bahwa sistem ini telah terhubung langsung dengan perangkat daerah terkait, baik melalui WhatsApp maupun sambungan telepon. Hal ini memungkinkan komunikasi dua arah berlangsung lebih cepat dan efektif.
Selain itu, seluruh laporan akan terdokumentasi secara sistematis dan dapat dipantau untuk memastikan transparansi serta efektivitas penanganan.
“Data laporan, baik yang telah selesai, sedang diproses, maupun yang mengalami kendala, dapat diakses untuk memastikan transparansi dan efektivitas penanganan,” jelas Hendry.
Ke depan, Bupati Lampung Selatan juga dapat berkomunikasi langsung dengan pelapor guna memperoleh umpan balik terhadap pelayanan yang diberikan.
Saat ini, fitur pengaduan telah ditempatkan di halaman utama agar mudah diakses. Bahkan, layanan ini akan terus dikembangkan dengan penambahan fitur lain, seperti informasi harga bahan pokok di enam pasar yang terintegrasi melalui aplikasi Go Track.
Dengan berbagai kemudahan tersebut, “Hallo Lamsel” diharapkan menjadi pusat layanan digital yang mampu mempererat interaksi antara pemerintah dan masyarakat, sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik di Kabupaten Lampung Selatan. (Jasmin)