Optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) menjadi salah satu fokus utama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan dalam menjaga keberlanjutan pembangunan sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Penegasan tersebut disampaikan Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama melalui Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setdakab Lampung Selatan, Tri Umaryani, saat memimpin Apel Mingguan di Lapangan Korpri, Kalianda, Senin (21/9/2026).
Apel mingguan tersebut diikuti jajaran aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkab Lampung Selatan. Peserta apel terdiri atas pejabat pimpinan tinggi pratama, pejabat administrator, pejabat pengawas, pejabat fungsional, PNS, PPPK, hingga jajaran Perumda Air Minum Tirta Jasa (Perseroda).
Dalam amanat Bupati yang dibacakan Tri Umaryani, seluruh perangkat daerah diminta memperkuat fokus kerja pada pekan berjalan. Hal itu dilakukan melalui evaluasi capaian program, percepatan terhadap pekerjaan yang masih tertinggal, serta pengoptimalan berbagai potensi PAD.
Tri menyampaikan, Bupati memberikan perhatian khusus terhadap sejumlah sumber penerimaan daerah yang dinilai masih memiliki peluang untuk ditingkatkan.
“Coba kita lihat kembali, apakah masih ada potensi penerimaan yang belum terdata dengan baik, belum tergarap, atau pengawasannya masih perlu diperkuat,” kata Tri Umaryani saat membacakan amanat Bupati.
Menurutnya, optimalisasi PAD perlu didukung dengan pemanfaatan teknologi, peningkatan kualitas pelayanan, serta penguatan sistem pengawasan. Langkah tersebut diharapkan mampu membuat pengelolaan potensi penerimaan daerah menjadi lebih efektif, tertib, dan transparan.
Namun demikian, Tri menegaskan bahwa peningkatan PAD tidak boleh dilakukan dengan membebani masyarakat. Optimalisasi harus diarahkan pada sumber-sumber penerimaan yang memang menjadi hak daerah dan dilaksanakan sesuai ketentuan yang berlaku.
“Kita mengoptimalkan potensi yang memang menjadi hak daerah, bukan menambah beban masyarakat,” lanjutnya.
Selain persoalan PAD, Bupati juga meminta seluruh kepala perangkat daerah memahami secara menyeluruh perkembangan pekerjaan di masing-masing unit kerja.
Setiap kendala yang muncul diminta segera dikomunikasikan sehingga dapat dicarikan solusi secara bersama-sama. Koordinasi lintas perangkat daerah dinilai penting untuk memastikan program dan kegiatan pemerintah berjalan sesuai target.
Melalui koordinasi yang semakin kuat serta percepatan penyelesaian pekerjaan, Pemkab Lampung Selatan berharap seluruh program dapat terlaksana tepat waktu, tertib, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Di akhir amanatnya, Bupati mengajak seluruh jajaran ASN untuk terus menjaga disiplin kerja, memperkuat koordinasi, serta meningkatkan kepekaan terhadap berbagai persoalan yang berkembang di lingkungan masing-masing.
Semangat tersebut diharapkan menjadi bagian dari upaya bersama dalam memperkuat kinerja pemerintahan sekaligus memastikan pembangunan di Kabupaten Lampung Selatan terus berjalan secara berkelanjutan. (Jasmin)