Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan terus memperkuat pembangunan sektor kesehatan melalui kolaborasi strategis dengan dunia pendidikan. Langkah tersebut diwujudkan dengan penjajakan pembaruan Kesepakatan Bersama (MoU) dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) bersama Fakultas Kesehatan Universitas Aisyah Pringsewu (UAP) yang difokuskan pada peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM), pengembangan riset kesehatan, hingga pengabdian kepada masyarakat.
Pembahasan kerja sama berlangsung di Aula Rajabasa, Kantor Bupati Lampung Selatan, Kamis (4/6/2026), melibatkan jajaran Pemkab Lampung Selatan dan civitas akademika Universitas Aisyah Pringsewu. Pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi dalam mendukung pembangunan kesehatan yang berkelanjutan.
Kolaborasi ini sekaligus menjadi implementasi nyata Tri Dharma Perguruan Tinggi yang mencakup pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Melalui kemitraan tersebut, kedua pihak berkomitmen menghadirkan program-program yang tidak hanya mendukung proses pendidikan mahasiswa, tetapi juga memberikan dampak langsung bagi peningkatan kualitas layanan kesehatan masyarakat.
Kepala Bagian Kerja Sama sekaligus Tim Koordinasi Kerja Sama Daerah (TKKSD) Lampung Selatan, Muhammad Ali, mengatakan bahwa pertemuan tersebut menjadi momentum penting untuk mengevaluasi sekaligus memperbarui kemitraan yang sebelumnya telah berjalan hingga tahun 2025.
Menurutnya, kerja sama yang akan diperpanjang diharapkan mampu berjalan lebih terintegrasi dan sistematis sehingga manfaat yang dihasilkan dapat dirasakan secara lebih luas oleh masyarakat maupun institusi yang terlibat.
"Pihak Pemkab berharap mekanisme kerja sama ke depan dapat terintegrasi dengan lebih baik secara sistem," ujar Ali.
Sementara itu, Dekan Fakultas Kesehatan UAP, Surmiasih, menyampaikan apresiasi atas dukungan yang selama ini diberikan Pemkab Lampung Selatan terhadap pengembangan pendidikan kesehatan. Ia menilai kemitraan tersebut memiliki potensi besar untuk diperluas ke berbagai bidang strategis.
Menurut Surmiasih, kerja sama tidak hanya sebatas penyediaan lokasi praktik bagi mahasiswa keperawatan, kebidanan, gizi, dan farmasi, tetapi juga dapat menjadi wadah kolaborasi dalam menghasilkan riset-riset kesehatan yang aplikatif serta program pengabdian masyarakat yang mampu menjawab kebutuhan daerah.
"Kami berharap sinergi ini tidak hanya terbatas pada praktik lapangan mahasiswa keperawatan, kebidanan, gizi, atau farmasi di rumah sakit dan puskesmas saja. Lebih dari itu, kita dapat berkolaborasi dalam riset kesehatan serta program pengabdian yang berdampak langsung pada peningkatan kualitas kesehatan masyarakat dan mutu SDM di Kabupaten Lampung Selatan," kata Surmiasih.
Secara teknis, objek utama PKS yang tengah disiapkan adalah pemanfaatan fasilitas pelayanan kesehatan di bawah naungan Dinas Kesehatan Lampung Selatan sebagai sarana praktik klinik dan pembelajaran mahasiswa Fakultas Kesehatan UAP. Kerja sama tersebut mencakup penyelenggaraan pendidikan, pengajaran, penelitian, serta pengabdian masyarakat di bidang kesehatan.
Tidak hanya itu, kedua pihak juga sepakat memperkuat kolaborasi dalam pengembangan SDM kesehatan, peningkatan kompetensi tenaga kesehatan, pelaksanaan riset, pemanfaatan sarana dan prasarana, hingga penataan jadwal Praktik Kerja Lapangan (PKL) mahasiswa secara lebih terstruktur dan efektif.
Melalui PKS yang direncanakan berlaku selama satu tahun tersebut, Pemkab Lampung Selatan berkomitmen menyediakan fasilitas praktik yang memadai bagi mahasiswa. Di sisi lain, Universitas Aisyah Pringsewu akan bertanggung jawab terhadap pembiayaan kegiatan, bimbingan akademik, serta memastikan seluruh mahasiswa mematuhi ketentuan yang berlaku di fasilitas pelayanan kesehatan.
Sinergi antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi ini diharapkan menjadi fondasi penting dalam melahirkan berbagai inovasi kesehatan, memperkuat kapasitas SDM, serta meningkatkan kualitas pelayanan publik. Pada akhirnya, kolaborasi tersebut diharapkan mampu mendukung terwujudnya masyarakat Lampung Selatan yang lebih sehat, produktif, dan berdaya saing di masa depan. (Jasmin)