Kepedulian terhadap masa depan generasi penerus kembali ditunjukkan Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Lampung Selatan, Zita Anjani, melalui aksi nyata yang menyentuh langsung keluarga. Di tengah upaya pemerintah menekan angka stunting, Zita hadir membawa bukan hanya bantuan, tetapi juga harapan dan kasih sayang bagi anak-anak yang membutuhkan.
Didampingi jajaran TP PKK, Zita mengunjungi anak-anak yang berisiko dan mengalami stunting di Desa Sidomulyo, Kecamatan Sidomulyo, Senin (3/8/2026). Kunjungan tersebut menjadi bukti bahwa penanganan stunting tidak cukup dilakukan melalui program semata, melainkan juga dengan sentuhan kemanusiaan yang mampu menguatkan semangat keluarga.
Sebanyak 10 anak menerima bantuan berupa susu, bahan kebutuhan pokok, dan mainan edukatif. Bantuan itu diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan gizi sekaligus memberikan stimulasi yang mendukung proses tumbuh kembang anak secara optimal.
Suasana penuh kehangatan tampak mewarnai setiap rumah yang dikunjungi. Zita menyapa satu per satu anak dengan penuh kelembutan, berinteraksi, bahkan menghibur mereka dengan mainan yang dibawanya. Ia juga berdialog langsung dengan para orang tua, mengingatkan pentingnya menjaga pola makan bergizi, kesehatan, serta pola pengasuhan yang baik sebagai langkah utama mencegah stunting sejak dini.
Menurut Zita, setiap anak memiliki hak yang sama untuk tumbuh sehat, bahagia, dan mendapatkan perhatian terbaik dari keluarga maupun lingkungan sekitar. Oleh karena itu, keberhasilan pencegahan stunting sangat bergantung pada peran aktif orang tua dalam memberikan kasih sayang dan pemenuhan kebutuhan dasar anak.
"Melihat senyum mereka membuat hati saya tergerak. Saya titip anak-anak Lampung Selatan kepada kita semua. Tolong dijaga, dipastikan gizinya tercukupi, dan dibesarkan dengan penuh kasih sayang. Mereka adalah harapan masa depan daerah ini, dan bagi saya, mereka sudah seperti anak saya sendiri," ujar Zita Anjani.
Ucapan tersebut menggambarkan komitmen kuat TP PKK Lampung Selatan dalam mendampingi tumbuh kembang anak-anak agar kelak menjadi generasi yang sehat, cerdas, dan mampu membawa kemajuan daerah.
Kehadiran Zita pun mendapat sambutan hangat dari keluarga penerima manfaat. Salah seorang orang tua, Amina (37), mengaku terharu karena keluarganya mendapat perhatian secara langsung dari istri Bupati Lampung Selatan.
Menurut Amina, bantuan yang diterima sangat berarti untuk memenuhi kebutuhan anaknya. Ia berharap kepedulian terhadap penanganan stunting terus berlanjut sehingga semakin banyak keluarga memperoleh pendampingan dan dukungan.
"Alhamdulillah, saya sangat bersyukur atas bantuan dari Ibu Zita. Bantuan ini sangat berarti untuk anak kami. Semoga Ibu Zita selalu diberikan kesehatan, dimudahkan dalam setiap langkahnya, dan terus bisa membantu masyarakat," ungkap Amina.
Melalui kegiatan tersebut, Tim Penggerak PKK Kabupaten Lampung Selatan kembali menegaskan komitmennya dalam memperkuat upaya pencegahan stunting melalui pendekatan yang lebih humanis dan menyentuh langsung keluarga. Selain memenuhi kebutuhan gizi anak, edukasi kepada orang tua tentang pentingnya perhatian, kasih sayang, dan pola asuh yang tepat menjadi bagian penting dalam membangun fondasi generasi masa depan yang sehat, unggul, dan berkualitas.
Dengan kolaborasi antara pemerintah, TP PKK, tenaga kesehatan, serta masyarakat, harapan untuk mewujudkan Lampung Selatan bebas stunting bukan sekadar cita-cita, melainkan langkah nyata yang terus diperjuangkan dari rumah ke rumah, demi senyum dan masa depan anak-anak Lampung Selatan. (Jasmin)