Menjelang puncak arus mudik Hari Raya Idulfitri, Pemerintah Provinsi Lampung bersama Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan memastikan kesiapan layanan bagi para pemudik yang melintas di jalur Trans Sumatra. Lonjakan volume kendaraan yang terus meningkat menjadi perhatian utama dalam pemantauan di sejumlah titik strategis.

Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, mendampingi Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, bersama jajaran Forkopimda Provinsi Lampung meninjau langsung sejumlah posko pelayanan mudik, Senin (16/3/2025).

Rombongan yang turut diikuti Pangdam II/Sriwijaya, Kapolda Lampung, Wakapolda Lampung, serta Danrem 043/Garuda Hitam tersebut menyambangi beberapa lokasi vital, mulai dari rest area KM 49, rest area KM 20, hingga kawasan Pelabuhan Bakauheni sebagai pintu gerbang utama Pulau Sumatra.

Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan kelancaran arus lalu lintas sekaligus kesiapan fasilitas pelayanan bagi pemudik. Jalur lintas Sumatra yang menjadi urat nadi pergerakan masyarakat saat mudik menjadi fokus utama pengawasan lintas sektor.

Dalam kunjungan tersebut, rombongan juga memeriksa kesiapan Posko Pelayanan Kesehatan yang disiagakan di rest area KM 49 dan KM 20. Posko tersebut disiapkan untuk memberikan penanganan medis bagi pemudik yang mengalami kelelahan maupun membutuhkan pemeriksaan kesehatan ringan selama perjalanan.

Kapolda Lampung, Helfi Assegaf, mengungkapkan bahwa berdasarkan hasil pemantauan di tiga titik utama tersebut, kondisi arus lalu lintas masih terpantau aman dan kondusif meski terjadi peningkatan signifikan.

“Data pantauan menunjukkan tren peningkatan. Pada tanggal 13 tercatat sekitar 5.000 kendaraan, hari berikutnya naik menjadi 11.000 kendaraan, tadi malam mencapai 19.000 kendaraan, dan hari ini menyentuh sekitar 20.000 kendaraan, baik roda dua maupun roda empat,” ujarnya.

Ia juga menambahkan, jumlah penumpang kapal penyeberangan rata-rata mencapai 2.000 hingga 2.500 orang per perjalanan. Untuk menjaga keamanan pemudik, khususnya pengendara roda dua, pihak kepolisian telah melakukan pengawalan sebanyak empat kali dari pelabuhan menuju jalur reguler.

Koordinasi lintas instansi ini akan terus dilakukan secara intensif selama masa arus mudik guna memastikan keamanan dan kenyamanan masyarakat tetap terjaga.

Sementara itu, Bupati Radityo Egi Pratama menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah bekerja keras dalam mempersiapkan layanan mudik tahun ini. Menurutnya, kesiapan fasilitas, mulai dari pengamanan hingga layanan kesehatan, menunjukkan langkah antisipatif yang matang.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh jajaran Polda, Polres Lampung Selatan, serta tim kesehatan dari provinsi dan kabupaten yang telah bersiaga. Persiapan pelayanan mudik ini sudah sangat matang,” kata Egi.

Ia juga mengimbau para pemudik untuk selalu menjaga kondisi tubuh dan memastikan kendaraan dalam keadaan laik jalan. Pemudik diminta tidak memaksakan diri saat lelah dan memanfaatkan posko istirahat yang telah disediakan di sepanjang jalur mudik.

“Saya berpesan kepada seluruh pemudik untuk selalu menjaga kesehatan agar kondisi tubuh tetap prima, pastikan kendaraan dalam keadaan laik jalan, dan yang terpenting jangan memaksakan diri. Jika lelah, istirahatlah sejenak di posko yang tersedia,” pungkasnya. (Jasmin)