Nobar Piala Dunia 2026 Jadi Berkah UMKM, Gema HELAU Hidupkan Ekonomi Rakyat di Lampung Selatan
Gelaran nonton bareng (nobar) babak 16 besar Piala Dunia FIFA 2026 antara Argentina melawan Mesir yang digelar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan di Lapangan Korpri, Kalianda, Selasa malam (7/7/2026), tidak hanya menghadirkan kemeriahan bagi pecinta sepak bola. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi penggerak ekonomi kerakyatan dengan menghadirkan berkah bagi puluhan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Sejak pukul 20.00 WIB, ratusan masyarakat memadati kawasan Lapangan Korpri untuk menyaksikan laga bergengsi tersebut. Antusiasme warga menciptakan perputaran ekonomi yang signifikan. Lapak-lapak kuliner dan berbagai produk UMKM yang berjajar di sekitar lokasi dipadati pembeli hingga larut malam, membuat omzet para pedagang meningkat tajam dibandingkan hari-hari biasa.
Momentum itu menjadi implementasi nyata semangat Gerakan Bersama HELAU (Gema HELAU) yang diusung Pemkab Lampung Selatan, yakni menggerakkan gotong royong sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui aktivitas yang melibatkan partisipasi publik.
Tidak sekadar menjadi ajang menyaksikan pertandingan sepak bola dunia, nobar tersebut dikemas sebagai festival rakyat. Beragam kegiatan disuguhkan, mulai dari bazar UMKM, pembagian voucher belanja UMKM gratis, pentas seni, hiburan musik, hingga pengundian doorprize. Konsep itu sukses menciptakan suasana yang meriah sekaligus memperluas peluang usaha bagi pelaku ekonomi lokal.
Salah seorang pedagang kuliner, Ida, mengaku bersyukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia mengatakan, lapaknya sudah dipenuhi pembeli bahkan sebelum pertandingan dimulai.
"Biasanya jam segini sudah mulai sepi, tetapi malam ini ramai sekali. Omzet saya naik hingga tiga kali lipat. Kami sangat berterima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan dan Pak Bupati yang telah menghadirkan kegiatan seperti ini karena benar-benar membantu perekonomian masyarakat," ujarnya.
Semarak acara semakin terasa dengan penampilan grup musik lokal yang menghibur masyarakat sebelum pertandingan dimulai. Suasana kebersamaan juga dihadiri langsung oleh Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama, Wakil Bupati M. Syaiful Anwar, unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah Supriyanto, serta jajaran pejabat di lingkungan Pemkab Lampung Selatan.
Dalam sambutannya, Bupati Radityo Egi Pratama menegaskan bahwa olahraga harus mampu memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat, tidak hanya sebagai hiburan tetapi juga sebagai penggerak ekonomi.
Menurut Egi, kegiatan tersebut sejalan dengan semangat Gema HELAU yang mengedepankan gotong royong sekaligus membuka ruang bagi tumbuhnya aktivitas ekonomi masyarakat.
"Melalui momentum ini, saya mengajak seluruh masyarakat untuk terus memperkuat Gema HELAU. Ini bukan sekadar slogan, tetapi menjadi semangat gotong royong kita dalam menjaga kebersihan, keamanan, kerukunan, sekaligus mendukung pembangunan daerah," kata Egi.
Ia juga mengapresiasi seluruh panitia, aparat keamanan, tenaga kesehatan, petugas kebersihan, sponsor, dan semua pihak yang telah berkontribusi menyukseskan kegiatan tersebut. Bupati mengajak masyarakat menikmati pertandingan dengan tertib serta menjaga keamanan dan ketertiban bersama.
Di atas lapangan hijau, Argentina memastikan tiket ke babak perempat final setelah menundukkan Mesir dengan skor dramatis 3-2 di Stadion Mercedes-Benz, Atlanta. Sempat tertinggal dua gol melalui Yasser Ibrahim dan Mostafa Ziko, Argentina bangkit lewat gol Cristian Romero, Lionel Messi, dan Enzo Fernandez untuk membalikkan keadaan. Hasil tersebut mengantarkan Argentina menghadapi Swiss di babak perempat final.
Keberhasilan penyelenggaraan nobar Piala Dunia FIFA 2026 ini menjadi bukti bahwa kolaborasi pemerintah dan masyarakat mampu menghadirkan manfaat yang dirasakan secara langsung. Di balik kemeriahan pertandingan, kegiatan tersebut berhasil memperkuat kebersamaan sekaligus menggerakkan roda perekonomian lokal melalui pemberdayaan UMKM, sejalan dengan semangat Gema HELAU dalam mewujudkan Lampung Selatan yang maju, sejahtera, dan berdaya saing. (Jasmin)