Panitia Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas) XV Tahun 2027 Provinsi Lampung mulai menggerakkan persiapan menuju pesta olahraga insan pers nasional. Salah satu langkah awal yang kini dipercepat adalah pembentukan kontingen cabang olahraga seni karaoke melalui seleksi atlet dari kalangan wartawan dan anggota Ikatan Keluarga Wartawan Indonesia (IKWI) Provinsi Lampung.


Seleksi tersebut ditargetkan rampung pada akhir Juli 2026. Langkah ini menjadi sinyal bahwa Lampung tidak hanya bersiap sebagai tuan rumah, tetapi juga serius membangun kekuatan atlet sejak jauh hari agar mampu bersaing di tingkat nasional.


Ketua Harian Porwanas XV Lampung 2027, Supriyadi Alfian, mengatakan percepatan seleksi dilakukan agar peserta yang lolos memiliki waktu cukup untuk menjalani pembinaan secara intensif sebelum tampil di Porwanas XV Tahun 2027.


"Target kami seleksi lomba karaoke untuk wartawan dan anggota IKWI Provinsi Lampung sudah harus terlaksana pada akhir Juli ini," ujar Supriyadi, Senin (13/7/2026).


Menurutnya, pembinaan yang dilakukan sejak dini menjadi investasi penting untuk meningkatkan kualitas penampilan para atlet karaoke Lampung. Selain mengasah teknik vokal, pembinaan juga akan difokuskan pada penguasaan panggung dan kesiapan mental bertanding.


Dalam seleksi nanti, peserta diberikan kesempatan memilih salah satu dari tiga kategori lagu, yakni pop Indonesia, dangdut, dan lagu daerah. Panitia juga merencanakan pelaksanaan seleksi di Center Stage Novotel Lampung yang dinilai memiliki fasilitas memadai untuk mendukung jalannya perlombaan.


Proses penilaian akan dilakukan secara profesional oleh dewan juri dengan memperhatikan berbagai aspek. Materi vokal meliputi karakter suara, kualitas vokal, serta kekuatan vokal. Sementara teknik vokal mencakup ketepatan nada (pitch), kontrol vokal, tempo, ritme, hingga intonasi.


Tak hanya kemampuan bernyanyi, peserta juga akan dinilai dari interpretasi lagu melalui penghayatan, ekspresi, dan kemampuan menyampaikan makna lagu kepada penonton. Penampilan di atas panggung, termasuk stage act, penguasaan panggung, dan kesesuaian kostum, menjadi bagian penting dalam penilaian.


Manager Cabang Olahraga Karaoke Porwanas XV Lampung, Yuhadi, menegaskan komitmennya untuk mendampingi seluruh proses pembentukan tim hingga pelaksanaan Porwanas mendatang.


"Kami siap memfasilitasi seluruh proses, mulai dari seleksi hingga pelaksanaan Porwanas nanti. Karena itu, kami mengajak seluruh anggota PWI maupun IKWI Provinsi Lampung yang memiliki bakat di bidang tarik suara untuk ikut ambil bagian dalam seleksi ini. Semakin banyak peserta yang ikut, semakin besar peluang kita mendapatkan penyanyi terbaik untuk mewakili Lampung," kata Yuhadi.


Panitia juga menetapkan persyaratan yang harus dipenuhi peserta. Wartawan wajib berstatus aktif dengan memiliki Kartu Uji Kompetensi Wartawan (UKW) serta Kartu Anggota PWI Biasa yang masih berlaku. Sementara peserta dari IKWI diwajibkan memiliki kartu anggota IKWI yang masih aktif.


Seluruh peserta diwajibkan hadir paling lambat 30 menit sebelum perlombaan dimulai untuk registrasi ulang dan pengambilan nomor urut tampil. Lagu yang dibawakan harus dinyanyikan secara langsung tanpa rekaman suara, dengan musik pengiring berupa file karaoke tanpa vokal dalam flash disk atau tautan YouTube sesuai lagu pilihan dan nada dasar masing-masing.


Panitia juga menetapkan lagu yang telah didaftarkan tidak dapat diganti. Peserta yang mengundurkan diri setelah mendaftar tidak dapat digantikan oleh peserta lain. Sementara peserta yang tidak hadir setelah dipanggil sebanyak tiga kali akan dinyatakan gugur.


Apabila terjadi kesalahan saat membawakan lagu, penampilan tidak dapat diulang. Namun jika terdapat gangguan teknis yang berasal dari pihak panitia, peserta berhak mengulang penampilan dari awal lagu.


Untuk menjaga objektivitas perlombaan, pembawa acara tidak diperkenankan memberikan komentar ataupun penilaian terhadap penampilan peserta. Dewan juri juga memiliki kewenangan menghentikan sementara maupun membatalkan perlombaan apabila terdapat kondisi yang mengganggu jalannya acara.


Panitia menegaskan keputusan dewan juri bersifat mutlak dan tidak dapat diganggu gugat. Seluruh peserta juga diwajibkan menjunjung tinggi sportivitas, etika, dan mematuhi seluruh tata tertib yang telah ditetapkan.


Melalui seleksi ini, Panitia Porwanas XV Lampung berharap mampu menjaring penyanyi terbaik yang akan memperkuat kontingen Provinsi Lampung pada cabang olahraga seni karaoke sekaligus memperlihatkan kesiapan daerah sebagai tuan rumah Porwanas XV Tahun 2027. Seleksi ini menjadi langkah awal membangun prestasi, sekaligus menunjukkan bahwa persiapan Lampung menuju Porwanas telah dimulai jauh sebelum pesta olahraga wartawan nasional digelar. (Jasmin)