Upaya membangun budaya antikorupsi di Kabupaten Lampung Selatan tidak hanya menyasar aparatur pemerintahan, tetapi juga mulai diperkuat melalui keterlibatan kalangan mahasiswa.


Hal itu tergambar dalam kegiatan Sosialisasi Program Desa Antikorupsi Kabupaten Lampung Selatan yang digelar di Universitas Sang Bumi Ruwa Jurai (Saburai), Bandar Lampung, Rabu (30/9/2026).


Kegiatan tersebut menghadirkan Zulfikar, S.Kom., M.M., Inspektur Pembantu pada Inspektorat Kabupaten Lampung Selatan, sebagai narasumber. Sejumlah mahasiswa mengikuti kegiatan yang dikemas sebagai bagian dari upaya memperluas pemahaman mengenai nilai-nilai antikorupsi sekaligus mendorong keterlibatan generasi muda dalam tata kelola pemerintahan desa.


Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa didorong untuk tidak berhenti pada pemahaman teori di ruang kelas. Mereka diharapkan mampu menginternalisasi nilai kejujuran, transparansi, dan akuntabilitas dalam kehidupan sehari-hari.


Mahasiswa juga diarahkan menjadi agen perubahan (agent of change) yang dapat memberikan kontribusi positif di tengah masyarakat.


Semangat tersebut menjadi semakin relevan karena mahasiswa dinilai memiliki ruang untuk menyumbangkan gagasan, inovasi, serta solusi nyata dalam mendukung tata kelola pemerintahan yang lebih baik.


Dalam implementasi program kerja sama yang ditampilkan dalam kegiatan tersebut, mahasiswa didorong ikut memberikan gagasan dan inovasi untuk mendukung terwujudnya tata kelola pemerintahan desa yang bersih, transparan, dan bebas dari korupsi di Kabupaten Lampung Selatan.


Pesan yang dibangun bukan sekadar tentang pencegahan korupsi sebagai sebuah konsep, tetapi bagaimana nilai-nilai integritas dapat diterapkan sejak dari lingkungan pendidikan dan kehidupan bermasyarakat.


Dengan demikian, gerakan Desa Antikorupsi di Lampung Selatan diharapkan tidak hanya menjadi program pemerintah, melainkan berkembang menjadi gerakan bersama yang melibatkan generasi muda sebagai bagian penting dalam membangun pemerintahan desa yang berintegritas.


“Bersama Wujudkan Desa Bersih, Maju dan Sejahtera.” (Arya)