Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan resmi meluncurkan Program Sekolah HELAU di SMP Negeri 2 Tanjung Bintang, Kecamatan Tanjung Bintang, Rabu (21/10/2026). Program ini menjadi langkah untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang bersih, indah, lestari, aman, dan mampu mendukung lahirnya generasi unggul.
Lebih dari sekadar penataan lingkungan sekolah, Program Sekolah HELAU diarahkan untuk membangun budaya positif di dunia pendidikan melalui semangat gotong royong, kepedulian terhadap lingkungan, serta kolaborasi seluruh warga sekolah.
Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama menegaskan, keberhasilan program tersebut tidak dapat bertumpu pada pemerintah semata. Kepala sekolah, tenaga pendidik, siswa, hingga orang tua harus terlibat aktif agar nilai-nilai yang dibangun dapat menjadi kebiasaan sehari-hari.
“Program ini bukan dari saya, tapi program ini dari kita untuk kita. Kita sudah mulai tahun 2026 ini melalui program Desa HELAU, dan sekarang kita perluas di bawah Dinas Pendidikan dengan me-launching yang namanya Program Sekolah HELAU,” ujar Egi.
Menurutnya, perluasan program dari desa ke lingkungan sekolah merupakan upaya untuk menanamkan kepedulian terhadap kebersihan, keindahan, keamanan, dan kelestarian lingkungan sejak usia dini.
Dengan keterlibatan semua pihak, Sekolah HELAU diharapkan tidak hanya menjadi program seremonial, tetapi berkembang menjadi gerakan bersama yang membentuk karakter dan perilaku positif peserta didik.
Dalam arahannya, Egi menekankan bahwa sekolah ideal harus mampu menghadirkan suasana yang nyaman dan menyenangkan bagi seluruh warga sekolah.
Lingkungan belajar, menurutnya, tidak seharusnya terasa kaku. Sebaliknya, sekolah perlu menjadi tempat yang membuat siswa betah belajar, guru nyaman mengajar, dan orang tua merasa tenang saat anak-anak mereka menempuh pendidikan.
“Saya ingin semua sekolah-sekolah ini jadi sekolah yang nyaman. Jadikan sekolah ini taman buat siswa-siswinya, taman buat guru-gurunya, taman buat orang tua siswa-siswinya. Buatlah taman itu sebersih mungkin, seindah mungkin, selestari mungkin, seaman mungkin, sehingga lahirlah anak-anak yang unggul,” katanya.
Pesan tersebut menegaskan bahwa kualitas pendidikan tidak hanya berkaitan dengan proses pembelajaran di dalam kelas, tetapi juga dipengaruhi oleh kondisi lingkungan tempat siswa tumbuh dan berkembang.
Sekolah yang bersih, hijau, dan aman diharapkan dapat mendukung kenyamanan belajar sekaligus menumbuhkan rasa tanggung jawab terhadap lingkungan.
Untuk mewujudkan tujuan tersebut, Egi meminta jajaran Dinas Pendidikan, kepala sekolah, dan tenaga pendidik memperkuat sinergi dalam pelaksanaan Program Sekolah HELAU.
Kolaborasi tersebut diperlukan agar perubahan lingkungan sekolah dapat berjalan konsisten dan berkelanjutan, bukan hanya terlihat saat peluncuran program.
Usai meluncurkan program secara simbolis, Bupati Egi meninjau sejumlah stan pameran yang menampilkan hasil karya, kerajinan, serta inovasi siswa SMP Negeri 2 Tanjung Bintang.
Berbagai karya tersebut menjadi gambaran kreativitas pelajar yang dapat terus dikembangkan melalui lingkungan pendidikan yang mendukung eksplorasi, pembelajaran, dan pengembangan potensi diri.
Selain meninjau pameran, Egi juga melakukan penanaman pohon sebagai bagian dari aksi peduli lingkungan.
Kegiatan tersebut sejalan dengan semangat HELAU dalam mendorong terciptanya lingkungan pendidikan yang hijau dan lestari. Penanaman pohon juga menjadi pengingat bahwa menjaga lingkungan membutuhkan tindakan nyata dan keterlibatan bersama.
Melalui pembiasaan sederhana, seperti menjaga kebersihan, merawat tanaman, serta memelihara fasilitas sekolah, siswa diharapkan dapat mengembangkan kepedulian terhadap lingkungan yang terbawa hingga kehidupan sehari-hari.
Rangkaian kegiatan peluncuran Program Sekolah HELAU juga diisi dengan dialog interaktif antara Bupati Egi dan para pelajar Lampung Selatan.
Dalam kesempatan itu, Egi memberikan motivasi kepada siswa agar terus tekun belajar, berani memiliki cita-cita besar, dan mengembangkan kemampuan melalui prestasi.
Pesan tersebut menjadi bagian dari upaya mendorong generasi muda Lampung Selatan agar memiliki kepercayaan diri, semangat belajar, serta kesiapan menghadapi tantangan masa depan.
Program Sekolah HELAU pun diharapkan dapat berjalan beriringan dengan peningkatan kualitas pembelajaran dan pembentukan karakter peserta didik. Lingkungan yang nyaman menjadi salah satu fondasi untuk menciptakan pengalaman belajar yang lebih baik.
Sejalan dengan cita-cita mewujudkan Generasi Emas Indonesia 2045, pembangunan pendidikan membutuhkan dukungan berbagai aspek, mulai dari kualitas pembelajaran, lingkungan yang aman, hingga pembiasaan perilaku positif.
Melalui Program Sekolah HELAU, Pemkab Lampung Selatan mendorong sekolah menjadi ruang tumbuh yang tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga menanamkan kepedulian lingkungan, kedisiplinan, kreativitas, dan tanggung jawab sosial.
Dengan semangat gotong royong dan kolaborasi, program ini diharapkan menjadi gerakan berkelanjutan yang menghadirkan sekolah lebih bersih, indah, hijau, aman, dan menyenangkan, sekaligus mendukung lahirnya generasi muda Lampung Selatan yang unggul dan berdaya saing. (Jasmin)