Semangat membangun generasi pemimpin masa depan mewarnai pelaksanaan Latihan Kepemimpinan Pelajar Lampung (LKPL) Kabupaten Lampung Selatan yang resmi dibuka oleh Wakil Bupati Lampung Selatan, M. Syaiful Anwar, di SMA Negeri 1 Sidomulyo, Sabtu (30/5/2026).


Kegiatan yang diinisiasi Forum Pelajar Lampung (FPL) Kabupaten Lampung Selatan tersebut menjadi momentum penting dalam menyiapkan generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat, kemampuan kepemimpinan, serta kesiapan menghadapi tantangan era digital yang terus berkembang.


Puluhan pelajar dari berbagai sekolah di Kabupaten Lampung Selatan tampak antusias mengikuti rangkaian kegiatan yang dirancang sebagai wadah pembentukan karakter, peningkatan kapasitas kepemimpinan, dan pengembangan potensi diri. LKPL hadir sebagai ruang pembelajaran yang mendorong para pelajar untuk berani berpikir kritis, berkolaborasi, dan mengambil peran sebagai agen perubahan di lingkungan masing-masing.


Dalam sambutannya, Wakil Bupati M. Syaiful Anwar menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, LKPL merupakan sarana strategis dalam mencetak calon-calon pemimpin daerah yang siap menghadapi dinamika zaman.


“Ruang ini dipenuhi calon-calon pemimpin masa depan Lampung Selatan yang siap ditempa untuk menghadapi tantangan zaman,” ujar Syaiful di hadapan para peserta.


Ia menekankan bahwa perkembangan teknologi dan transformasi digital telah mengubah banyak aspek kehidupan, termasuk cara generasi muda belajar, bekerja, dan berinteraksi. Oleh karena itu, kemampuan akademik harus diimbangi dengan keterampilan abad ke-21 seperti berpikir kritis, komunikasi, kolaborasi, kreativitas, serta kepemimpinan.


Menurutnya, kepemimpinan menjadi elemen penting yang mampu menggerakkan seluruh potensi yang dimiliki seseorang. Karena itu, LKPL diharapkan tidak sekadar menjadi agenda seremonial tahunan, melainkan mampu memberikan dampak nyata bagi perkembangan peserta.


“Kepemimpinan adalah motor penggerak dari seluruh potensi yang dimiliki. Karena itu, saya berharap kegiatan ini tidak berhenti sebagai seremonial semata, tetapi mampu melahirkan perubahan nyata dalam diri para peserta,” tegasnya.


Lebih lanjut, Syaiful mengajak para pelajar untuk menjadi generasi yang matang dalam berpikir, bijak dalam bertindak, serta memiliki kepedulian terhadap lingkungan sosial. Ia juga menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan sangat terbuka terhadap ide, inovasi, dan gagasan segar yang lahir dari kalangan generasi muda.


“Pemerintah daerah membutuhkan pemikiran-pemikiran segar dari generasi muda. Jadilah pemimpin yang mampu merangkul, menginspirasi, dan membawa kemajuan bagi Lampung Selatan,” katanya.


Pelaksanaan LKPL 2026 menjadi bukti komitmen bersama dalam membangun sumber daya manusia unggul sejak usia pelajar. Melalui pembinaan kepemimpinan yang terarah dan berkelanjutan, kegiatan ini diharapkan mampu melahirkan kader-kader pemimpin muda yang berintegritas, inklusif, visioner, dan siap melanjutkan estafet pembangunan daerah.


Di tengah derasnya arus perubahan global, LKPL bukan hanya menjadi tempat belajar tentang kepemimpinan, tetapi juga menjadi kawah candradimuka yang membentuk generasi muda Lampung Selatan agar mampu tampil sebagai penggerak kemajuan, baik di tingkat sekolah, masyarakat, maupun daerah di masa mendatang. (Jasmin)