Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan kembali menorehkan prestasi membanggakan di bidang tata kelola pemerintahan. Kali ini, inovasi digital yang dikembangkan dalam layanan pengadaan barang dan jasa (PBJ) menarik perhatian Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) RI hingga melakukan kunjungan khusus untuk sharing knowledge dan studi pengembangan sistem informasi PBJ.


Kunjungan yang berlangsung di Aula Rajabasa, Kantor Bupati Lampung Selatan, Senin (11/5/2026), menjadi bukti pengakuan terhadap kualitas sistem informasi PBJ milik Pemkab Lampung Selatan yang dinilai mampu mendukung tata kelola pengadaan secara optimal, efektif, transparan, dan akuntabel.


Rombongan Bappenas RI diterima langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Lampung Selatan, Supriyanto, didampingi Staf Ahli Bupati Bidang Keuangan Wahidin Amin, Kepala Bagian PBJ Gunawan, serta sejumlah pejabat terkait lainnya.


Dalam sambutannya, Supriyanto menyampaikan apresiasi atas kunjungan tersebut. Menurutnya, forum berbagi pengetahuan itu menjadi momentum strategis untuk memperkuat kualitas tata kelola pemerintahan, khususnya pada sektor pengadaan barang dan jasa yang kini semakin dituntut profesional dan transparan.


“Kami menyambut baik kunjungan Tim Bappenas RI ke Kabupaten Lampung Selatan. Pertemuan ini menjadi kesempatan yang sangat baik untuk saling berbagi informasi, pengalaman, serta inovasi dalam pengelolaan pengadaan barang dan jasa,” ujar Supriyanto.


Ia menilai, pengembangan sistem digital dalam layanan PBJ bukan hanya sekadar kebutuhan administratif, tetapi juga bagian penting dari upaya membangun pemerintahan modern yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan tuntutan pelayanan publik.


Supriyanto berharap jajaran pengelola PBJ di lingkungan Pemkab Lampung Selatan dapat memanfaatkan forum tersebut sebagai ruang belajar sekaligus penguatan kapasitas dalam meningkatkan kualitas pelayanan.


“Saya berharap teman-teman PBJ dapat memanfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya, karena banyak hal positif yang dapat dipetik dalam pertemuan ini, tidak hanya terkait pengadaan barang dan jasa, tetapi juga pengembangan tata kelola pemerintahan yang lebih baik,” lanjutnya.


Sementara itu, Pengelola Pengadaan Barang/Jasa Bappenas RI, Yanuar Adiantoro, mengatakan kunjungan ke Lampung Selatan dilakukan untuk mempelajari secara langsung pengembangan aplikasi dan sistem informasi pendukung layanan PBJ yang telah diterapkan pemerintah daerah tersebut.


Menurut Yanuar, sistem informasi yang dikembangkan Bagian PBJ Kabupaten Lampung Selatan menjadi salah satu yang terbaik dan layak dijadikan rujukan karena terbukti mampu mendukung proses layanan pengadaan secara optimal.


“Kami datang ke Lampung Selatan untuk sharing knowledge sekaligus mempelajari pengembangan dan pemanfaatan aplikasi pendukung kegiatan pengadaan barang dan jasa. Sistem informasi yang dimiliki Bagian PBJ Kabupaten Lampung Selatan dinilai sangat baik dan dapat menjadi referensi bagi pengembangan layanan PBJ di lingkungan Bappenas,” kata Yanuar.


Ia berharap, kunjungan tersebut menjadi awal terbangunnya sinergi yang lebih kuat antara Bappenas RI dan Pemkab Lampung Selatan dalam mendorong penguatan tata kelola pengadaan berbasis digital di berbagai instansi pemerintah.


“Kami berharap hasil dari pertemuan ini dapat menjadi bahan pembelajaran bersama serta mendorong peningkatan kualitas layanan pengadaan barang dan jasa yang lebih efektif, efisien, transparan, dan akuntabel di masing-masing instansi,” tutupnya.


Kunjungan Bappenas RI itu sekaligus menegaskan bahwa inovasi digital yang dibangun Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan tidak hanya berdampak pada peningkatan pelayanan internal daerah, tetapi juga mampu menjadi model pembelajaran dan inspirasi di tingkat nasional dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang modern, profesional, dan berbasis teknologi. (Jasmin)