Upaya memperluas promosi potensi daerah melalui ekosistem digital menjadi salah satu agenda penting dalam audiensi antara Lampung Post dan Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, di Ruang Kerja Bupati Lampung Selatan, Jumat (7/8/2026).


Pertemuan tersebut tidak sekadar menjadi ajang silaturahmi, tetapi membuka ruang kolaborasi strategis antara media dan pemerintah daerah untuk memperkuat promosi pariwisata, meningkatkan literasi, sekaligus memperluas jangkauan informasi mengenai berbagai potensi dan capaian pembangunan Lampung Selatan.


Pemimpin Redaksi Lampung Post, Abdul Gafur, menyampaikan apresiasi atas sambutan Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan. Ia berharap komunikasi dan kolaborasi antara media dengan pemerintah daerah dapat semakin diperkuat untuk menghadirkan informasi yang berkualitas sekaligus memperkenalkan potensi daerah kepada khalayak yang lebih luas.


"Terima kasih sebesar-besarnya kepada Bupati Lampung Selatan yang telah menerima kami bersilaturahmi. Harapan kami, kolaborasi antara Lampung Post dan Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan dapat semakin baik ke depan," ujar Abdul Gafur.


Transformasi Media di Era AI


Audiensi tersebut berlangsung menjelang Hari Ulang Tahun ke-52 Lampung Post yang jatuh pada 10 Agustus 2026. Abdul Gafur menjelaskan bahwa perjalanan panjang Lampung Post turut diiringi transformasi mengikuti perkembangan teknologi informasi dan perubahan perilaku masyarakat dalam mengonsumsi berita.


Selain memperkuat platform digital, Lampung Post disebut menjadi portal berita di Sumatra yang menjalin kerja sama eksklusif dengan Google Asia Tenggara melalui layanan Google News Showcase.


Perkembangan teknologi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI), menurut Abdul Gafur, juga membawa perubahan besar dalam ekosistem informasi. Kondisi tersebut membuat kualitas, kredibilitas, dan aksesibilitas konten menjadi semakin penting.


"Ke depan, informasi yang berkualitas akan semakin dibutuhkan, termasuk oleh mesin pencari berbasis kecerdasan buatan seperti Gemini. Karena itu kami ingin menjadi mitra strategis Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan dalam membangun kampanye digital yang positif," katanya.


Lampung Post pun menawarkan berbagai bentuk kolaborasi, mulai dari promosi pariwisata melalui portal berita, YouTube, podcast, hingga media sosial.


Tak hanya promosi, kerja sama juga diarahkan pada penguatan sumber daya manusia dan literasi. Salah satunya melalui keterlibatan kreator konten lokal, pembinaan reporter cilik bagi siswa sekolah dasar, serta pelatihan bagi guru yang nantinya dapat menjadi pembina jurnalistik di lingkungan sekolah.


Pariwisata Jadi Mesin Pertumbuhan Ekonomi


Menanggapi tawaran tersebut, Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama menyambut positif peluang kolaborasi antara pemerintah daerah dan Lampung Post.


Bagi Egi, media memiliki posisi strategis dalam memperkenalkan wajah Lampung Selatan kepada masyarakat luas. Terlebih, pengembangan pariwisata menjadi salah satu fokus pembangunan daerah.


"Tujuan kami adalah menjadikan Kabupaten Lampung Selatan sebagai destinasi pariwisata. Tidak hanya mengandalkan wisata alam, tetapi juga mengembangkan konsep agro edu tourism, yaitu pariwisata berbasis pertanian dan edukasi yang mengangkat nilai filosofis setiap destinasi," ujar Egi.


Menurutnya, potensi Lampung Selatan tidak hanya terletak pada bentang alam dan kawasan pesisir, tetapi juga pada sektor pertanian, budaya, kehidupan masyarakat, serta berbagai produk ekonomi lokal yang dapat dikembangkan menjadi pengalaman wisata.


Untuk mendukung agenda tersebut, Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan pada 2026 memprioritaskan pembangunan infrastruktur jalan menuju kawasan wisata.


Pembangunan akses tersebut diharapkan tidak berhenti pada peningkatan konektivitas, tetapi mampu menciptakan efek berganda bagi masyarakat. Mulai dari meningkatnya kunjungan wisatawan, tumbuhnya UMKM, hingga terbukanya peluang ekonomi baru di sekitar destinasi.


Dari Gema Helau hingga Sekolah Helau


Pengembangan pariwisata juga tidak hanya dilakukan melalui pembangunan fisik. Pemkab Lampung Selatan menjalankan sejumlah program pemberdayaan masyarakat, di antaranya Gema Helau, Desa Helau, Teras Helau, hingga Sekolah Helau.


Program-program tersebut diarahkan untuk membangun kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan, meningkatkan daya saing desa, sekaligus menciptakan destinasi wisata yang nyaman dan berkelanjutan.


Egi menegaskan, berbagai program tersebut pada dasarnya merupakan stimulan. Keberlanjutannya sangat bergantung pada keterlibatan masyarakat.


"Semua program ini sifatnya sebagai stimulan. Keberhasilannya sangat bergantung pada partisipasi masyarakat. Kami ingin membangun rasa memiliki terhadap lingkungan, dimulai dari hal-hal sederhana seperti tidak membuang sampah sembarangan. Kalau kesadaran itu tumbuh, saya yakin pariwisata Lampung Selatan akan berkembang lebih cepat," kata Egi.


Menjembatani Potensi Lokal ke Panggung Nasional


Audiensi Lampung Post dan Pemkab Lampung Selatan pada akhirnya memperlihatkan bahwa pembangunan pariwisata tidak cukup hanya dengan membangun destinasi.


Potensi yang dimiliki daerah membutuhkan narasi, promosi, informasi yang kredibel, serta strategi digital yang mampu menjangkau masyarakat di luar Lampung Selatan.


Kolaborasi pemerintah daerah dan media diharapkan mampu menjembatani potensi lokal menuju panggung nasional bahkan internasional.


Dengan dukungan infrastruktur, pemberdayaan masyarakat, penguatan literasi, serta promosi digital yang terarah, Lampung Selatan tengah membangun fondasi untuk menjadikan pariwisata bukan sekadar sektor unggulan, tetapi salah satu penggerak ekonomi masyarakat.


Audiensi tersebut pun menjadi langkah awal untuk memperkuat ekosistem informasi positif, memperluas promosi digital daerah, dan memperkenalkan kekayaan Lampung Selatan kepada masyarakat Indonesia maupun dunia. (Jasmin)