Komitmen Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan dalam merawat kerukunan dan memperkuat toleransi antarumat beragama kembali mendapat apresiasi. Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, dijadwalkan menerima penghargaan dari Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) Distrik XXXII Lampung dalam puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) HKBP yang akan digelar di Gedung Adora, Kabupaten Pesawaran, pada 22 Agustus 2026 mendatang.


Rencana pemberian penghargaan tersebut disampaikan jajaran pimpinan dan panitia HUT HKBP Distrik XXXII Lampung saat melakukan audiensi dengan Bupati Radityo Egi Pratama di ruang kerja Bupati Lampung Selatan, Jumat (7/8/2026).


Audiensi itu tidak sekadar menjadi ajang penyampaian undangan. Pertemuan tersebut sekaligus menjadi momentum mempererat komunikasi dan sinergi antara Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan dengan HKBP Distrik XXXII Lampung dalam menjaga nilai-nilai toleransi, kebersamaan, serta kehidupan sosial yang harmonis di tengah keberagaman masyarakat.


Rombongan HKBP dipimpin Pdt. Mauli H. Aritonang, S.Th., selaku Pimpinan HKBP Provinsi Lampung. Turut hadir Ketua Panitia HUT HKBP Distrik XXXII Lampung, Dr. Donal Sihotang, bersama Pdt. Reonald Hutabarat, Diakonas Mai Siregar, Agnes, dan Hendry Gunawan.


Sementara Bupati Radityo Egi Pratama didampingi Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Darmawan, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Martoni Sani, serta Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setdakab Firmansyah.


1.300 Jemaat dari Sembilan Resort


Ketua Panitia HUT HKBP Distrik XXXII Lampung, Dr. Donal Sihotang, menyampaikan bahwa puncak peringatan HUT HKBP tahun ini diperkirakan dihadiri sekitar 1.300 peserta yang berasal dari sembilan resort HKBP di Provinsi Lampung.


Menariknya, jemaat asal Kabupaten Lampung Selatan disebut menjadi peserta dengan jumlah terbanyak dibandingkan kabupaten/kota lainnya di Provinsi Lampung.


Rangkaian kegiatan pun tidak hanya berfokus pada ibadah syukur. Sejumlah agenda pembekalan juga disiapkan bagi pendeta, pengurus gereja, guru sekolah minggu, anak-anak usia sekolah, hingga kalangan pemuda gereja.


Adapun tamu undangan eksternal dijadwalkan hadir mulai pukul 11.00 WIB untuk mengikuti rangkaian agenda penyerahan penghargaan kepada Bupati Lampung Selatan, sambutan, serta ramah tamah.


Donal berharap Bupati Egi dapat hadir secara langsung dalam momentum tersebut. Menurutnya, kehadiran kepala daerah bukan hanya menjadi bentuk dukungan kepada keluarga besar HKBP di Provinsi Lampung, tetapi juga memberikan semangat tersendiri bagi ribuan jemaat yang akan mengikuti perayaan.


“Kami sangat berharap Bapak Bupati dapat hadir. Kehadiran Bapak akan menjadi penyemangat bagi jemaat kami, sekaligus memperkuat kolaborasi antara gereja dan Pemkab Lampung Selatan dalam menjaga kebersamaan dan kerukunan,” ujar Donal.


Egi: Kerukunan Fondasi Pembangunan


Menanggapi undangan sekaligus rencana penghargaan tersebut, Bupati Radityo Egi Pratama menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan HKBP kepada Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan.


Egi juga mendoakan agar seluruh rangkaian peringatan HUT HKBP Distrik XXXII Lampung dapat berlangsung lancar dan sukses.


Ia menyatakan kesiapannya untuk menghadiri puncak peringatan tersebut sepanjang tidak berbenturan dengan agenda kedinasan yang telah terjadwal.


“Mudah-mudahan saya sehat dan jika tidak ada kegiatan lain saya akan hadir. Semoga acaranya berjalan lancar dan sukses,” kata Bupati Egi.


Bagi Pemkab Lampung Selatan, penghargaan tersebut menjadi lebih dari sekadar bentuk apresiasi. Momentum itu mencerminkan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat dalam membangun kehidupan yang rukun di tengah kemajemukan.


Kerukunan antarumat beragama menjadi salah satu fondasi penting bagi terciptanya suasana daerah yang aman, damai, dan kondusif. Dengan komunikasi yang terus dibangun bersama tokoh agama, organisasi keagamaan, dan masyarakat, pemerintah daerah berupaya memastikan keberagaman menjadi kekuatan dalam mendorong pembangunan.


Audiensi antara Pemkab Lampung Selatan dan HKBP Distrik XXXII Lampung pun menjadi penanda bahwa hubungan harmonis antara pemerintah dan komunitas keagamaan terus terpelihara.


Sinergi tersebut diharapkan tidak berhenti pada momentum peringatan HUT, tetapi terus berkembang menjadi kolaborasi nyata dalam memperkuat toleransi, menjaga persaudaraan, serta menghadirkan pembangunan daerah yang inklusif, damai, dan berlandaskan semangat kebersamaan.


Sebab, di tengah keberagaman, pembangunan tidak hanya membutuhkan infrastruktur dan program, tetapi juga membutuhkan rasa saling menghormati. Dan dari kerukunan itulah, Lampung Selatan dapat melangkah bersama menuju masa depan yang lebih maju. (Jasmin)