Pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kabupaten Lampung Selatan berpeluang memperoleh akses lebih luas terhadap dukungan perbankan seiring rencana penguatan kolaborasi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan dengan Bank Syariah Indonesia (BSI).
Penguatan kerja sama tersebut mengemuka dalam audiensi Pemkab Lampung Selatan bersama jajaran BSI KCP Kalianda di Lamban Rakyat Lampung Selatan, Rabu (23/9/2026).
Pertemuan yang diterima langsung Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama itu membahas sejumlah peluang program yang dapat dikolaborasikan, terutama dalam mendorong pemberdayaan UMKM sekaligus memperluas akses layanan keuangan bagi masyarakat.
Hadir dalam audiensi tersebut Asisten Bidang Administrasi Umum Edy Firnandi, Kepala BPKAD Rini Ariasih, Kepala Bagian Perekonomian Mahat Santosa, serta jajaran terkait lainnya.
Area Manager BSI Area Bandar Lampung Luthvy Indaka mengatakan, BSI ingin menghadirkan program yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat Lampung Selatan. Salah satu fokus yang didorong adalah pemberdayaan usaha-usaha kecil.
“Kami ingin BSI bisa memberikan manfaat untuk masyarakat sekitar. Saat ini kami fokus pada usaha-usaha kecil di Lampung Selatan, termasuk membuka lapak-lapak di pasar-pasar yang ada di Kabupaten Lampung Selatan,” ujar Luthvy.
Menurutnya, penguatan UMKM tidak hanya diarahkan melalui dukungan terhadap aktivitas perdagangan, tetapi juga dengan membuka ruang bagi masyarakat untuk memperoleh akses terhadap berbagai layanan dan produk perbankan.
Selain pemberdayaan UMKM, BSI juga menawarkan program investasi emas yang dapat dimanfaatkan oleh aparatur sipil negara (ASN) maupun masyarakat umum.
Luthvy menyebut, BSI sebelumnya telah memiliki sejumlah bentuk kerja sama dengan Pemkab Lampung Selatan. Ke depan, pihaknya berharap kolaborasi tersebut dapat diperluas melalui program-program yang semakin dekat dengan kebutuhan masyarakat.
“Kami berharap program-program yang kami miliki dapat semakin memberikan manfaat bagi masyarakat Lampung Selatan, khususnya dalam pengembangan usaha dan peningkatan kesejahteraan,” katanya.
Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama menyambut baik rencana penguatan kolaborasi tersebut.
Egi menegaskan, Pemkab Lampung Selatan terbuka membangun kemitraan dengan berbagai pihak, termasuk sektor perbankan, selama program yang dijalankan memiliki manfaat serta dampak yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
“Saya mengucapkan terima kasih. Secara prinsip, kami terbuka untuk kolaborasi. Yang perlu kita garis bawahi, program yang dimiliki harus berdampak dan sama-sama memberikan keuntungan,” tegas Egi.
Bagi Pemkab Lampung Selatan, kemitraan dengan lembaga keuangan memiliki ruang strategis untuk memperkuat aktivitas ekonomi masyarakat. Dukungan perbankan diharapkan tidak sebatas pada transaksi keuangan, tetapi dapat berkembang menjadi bagian dari upaya meningkatkan kapasitas dan kemandirian pelaku usaha.
Karena itu, Egi menekankan pentingnya menerjemahkan setiap bentuk kerja sama ke dalam program yang konkret dan menjawab kebutuhan masyarakat.
“Kolaborasi yang baik bukan hanya tentang bekerja sama, tetapi bagaimana setiap program memberikan dampak nyata dan manfaat yang bisa dirasakan masyarakat,” ujar Egi.
Penguatan akses perbankan menjadi salah satu kebutuhan penting bagi pelaku UMKM untuk mengembangkan usaha. Dengan dukungan layanan keuangan yang lebih mudah dijangkau, pelaku usaha memiliki peluang untuk memperkuat aktivitas ekonomi sekaligus meningkatkan skala usahanya.
Rencana kolaborasi Pemkab Lampung Selatan dan BSI pun diarahkan agar tidak berhenti pada pertemuan dan kesepakatan semata. Program-program yang dihasilkan diharapkan dapat menyentuh langsung pelaku usaha di berbagai wilayah, termasuk melalui keberadaan lapak usaha di pasar-pasar.
Di sisi lain, pengenalan instrumen investasi emas menjadi bagian lain dari pilihan layanan keuangan yang ditawarkan BSI kepada ASN dan masyarakat.
Pemkab Lampung Selatan berharap kerja sama tersebut dapat terus berkembang menjadi berbagai program yang memperkuat kapasitas dan akses pelaku UMKM, sekaligus membuka lebih banyak peluang bagi masyarakat untuk meningkatkan kesejahteraan melalui aktivitas ekonomi.
Dengan kolaborasi yang diarahkan pada kebutuhan nyata di lapangan, sektor perbankan diharapkan dapat menjadi salah satu mitra strategis pemerintah daerah dalam memperkuat fondasi perekonomian Lampung Selatan dari tingkat masyarakat dan pelaku usaha kecil. (Jasmin)