Suasana tenang di pesisir Desa Legundi, Kecamatan Ketapang, Kabupaten Lampung Selatan, mendadak berubah mencekam setelah warga menemukan kerangka manusia yang terkubur di pinggir pantai, Sabtu (18/7/2026) siang.
Penemuan tersebut pertama kali diketahui sekitar pukul 11.20 WIB oleh seorang warga yang sedang mencari kayu bakar di kawasan pesisir. Saat menyusuri garis pantai, saksi melihat benda mencurigakan yang mencuat dari timbunan pasir akibat terkikis sapuan ombak.
Rasa penasaran membuat saksi mendekat dan memeriksa benda tersebut. Betapa terkejutnya ia ketika mengetahui bahwa yang terlihat merupakan tulang belulang manusia. Penemuan itu kemudian segera dilaporkan kepada aparatur Desa Legundi dan diteruskan ke pihak Kecamatan Ketapang.
Laporan tersebut langsung ditindaklanjuti oleh Posko Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kecamatan Ketapang. Dua personel Damkarmat diterjunkan ke lokasi dan tiba sekitar pukul 11.45 WIB untuk membantu proses evakuasi bersama aparat terkait.
Kepala Bidang Damkarmat Kabupaten Lampung Selatan, Rully Fikriansyah, membenarkan pihaknya ikut terlibat dalam penanganan di lokasi.
"Kami segera mengerahkan personel ke lokasi untuk membantu aparat kepolisian dan pemerintah setempat dalam mengevakuasi kerangka tersebut," ujar Rully, Sabtu (18/7/2026).
Proses evakuasi berlangsung dengan hati-hati mengingat kondisi jenazah yang sudah tinggal kerangka. Hingga saat ini, identitas maupun jenis kelamin korban belum dapat dipastikan.
Rully menjelaskan, seluruh proses penyelidikan kini berada di bawah penanganan kepolisian untuk mengungkap identitas korban serta penyebab kematiannya.
"Kondisi saat ditemukan memang sudah berupa kerangka. Mengenai identitas korban hingga penyebab kematian, saat ini masih dalam proses penyelidikan mendalam oleh pihak kepolisian," tambahnya.
Usai evakuasi, petugas memasang garis polisi di sekitar lokasi penemuan untuk kepentingan olah tempat kejadian perkara (TKP). Sejumlah warga tampak memadati area sekitar pantai, namun diminta menjaga jarak agar tidak mengganggu proses penyelidikan.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari kepolisian mengenai dugaan penyebab kematian maupun kemungkinan identitas korban. Aparat mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga atau memiliki informasi terkait agar segera berkoordinasi dengan pihak kepolisian.
Penemuan kerangka manusia di pesisir Desa Legundi ini menjadi perhatian warga setempat. Masyarakat diharapkan tetap tenang dan tidak berspekulasi, sembari menunggu hasil penyelidikan resmi dari aparat penegak hukum. (Jasmin)