Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan mulai mematangkan berbagai persiapan menjelang pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-53 Tingkat Provinsi Lampung yang dijadwalkan berlangsung pada 25–31 Oktober 2026.


Koordinasi lintas perangkat daerah diperkuat untuk memastikan pelayanan bagi seluruh kafilah berjalan optimal, mulai dari pendampingan peserta, kesiapan lokasi perlombaan, hingga kebersihan dan kenyamanan lingkungan selama kegiatan berlangsung.


Sekretaris Daerah Kabupaten Lampung Selatan, Supriyanto, menegaskan setiap perangkat daerah yang terlibat harus memastikan seluruh kebutuhan pelayanan telah siap sebelum kafilah dari berbagai kabupaten/kota tiba.


Salah satu hal yang menjadi perhatian ialah kesiapan liaison officer (LO) atau petugas penghubung yang bertanggung jawab menjembatani komunikasi antara panitia dan kafilah selama berada di Lampung Selatan.


Penegasan tersebut disampaikan Supriyanto saat memberikan arahan dalam Rapat Koordinasi Pejabat Pemkab Lampung Selatan di Aula Rajabasa, Kantor Bupati Lampung Selatan, Senin (12/10/2026).


Ia meminta kepala perangkat daerah yang telah ditunjuk sebagai LO untuk terlibat langsung dalam memastikan seluruh kebutuhan kafilah yang menjadi tanggung jawabnya dapat terlayani dengan baik.


“Kepala perangkat daerahnya langsung sebagai LO. Nanti satu rombongan kafilah ditangani oleh beberapa dinas,” tegasnya.


Menurut Supriyanto, keterlibatan langsung pimpinan perangkat daerah diharapkan dapat memperkuat koordinasi sekaligus mempercepat penyelesaian kebutuhan peserta selama mengikuti rangkaian MTQ.


Ia juga mengingatkan agar setiap LO memastikan nomor kontak yang digunakan selalu aktif dan mudah dihubungi. Evaluasi pelaksanaan sebelumnya menunjukkan masih terdapat nomor kontak yang tidak aktif atau kurang responsif sehingga berpotensi menghambat komunikasi.


Karena itu, setiap petugas diminta membangun komunikasi secara proaktif dengan kafilah yang didampingi, mulai dari proses penyambutan saat kedatangan hingga pelepasan setelah seluruh rangkaian kegiatan selesai.


Untuk memastikan pelaksanaan tugas berjalan terpantau, para LO juga diminta mendokumentasikan kegiatan pendampingan dan mengunggahnya ke grup koordinasi.


“Nanti dokumentasikan kegiatan tersebut, dan diunggah ke grup koordinasi agar pelaksanaan tugas dapat dipantau bersama,” ujar Supriyanto.


Selain pelayanan kafilah, kesiapan lokasi perlombaan menjadi bagian penting yang harus dituntaskan menjelang pembukaan MTQ.


Perangkat daerah terkait diminta memastikan kebersihan lingkungan, kelengkapan fasilitas, serta kebutuhan teknis di setiap lokasi tersedia dan dapat digunakan sebelum perlombaan dimulai.


Panitia sebelumnya telah memetakan sembilan mimbar perlombaan yang tersebar di sejumlah lokasi, termasuk Aula PKK Lampung Selatan.


Kesiapan setiap mimbar menjadi perhatian agar seluruh cabang perlombaan dapat berlangsung tertib, sekaligus memberikan kenyamanan bagi peserta, pendamping, dewan hakim, dan tamu yang hadir.


Persiapan tersebut membutuhkan kerja sama ant perangkat daerah agar tidak ada kebutuhan pelayanan maupun fasilitas yang terlewat menjelang kedatangan para kafilah.


Dengan waktu pelaksanaan yang semakin dekat, seluruh perangkat daerah diharapkan segera menuntaskan tugas sesuai tanggung jawab masing-masing. Koordinasi yang responsif, pendampingan yang terarah, serta kesiapan fasilitas dan lingkungan menjadi bagian dari upaya menyukseskan penyelenggaraan MTQ ke-53 Tingkat Provinsi Lampung.


Melalui persiapan yang terus dimatangkan, Pemkab Lampung Selatan berupaya menghadirkan pelayanan yang baik bagi kafilah dari seluruh kabupaten/kota di Provinsi Lampung, sehingga pelaksanaan MTQ pada 25–31 Oktober 2026 dapat berjalan lancar, tertib, dan nyaman bagi seluruh peserta maupun tamu yang hadir. (Jasmin)