Kecamatan Jati Agung tampil sebagai kampiun Turnamen Bola Voli Putra Bupati Cup 2026 setelah menundukkan Kecamatan Palas dengan skor telak 3-0 pada partai final yang berlangsung di GOR Way Handak (GWH), Kalianda, Kamis (8/10/2026).
Kemenangan tanpa kehilangan satu set tersebut mengantarkan Jati Agung ke podium tertinggi dalam turnamen yang digelar selama tiga hari, 6–8 Oktober 2026. Kompetisi ini diikuti 16 tim yang sebelumnya lolos seleksi di tingkat kecamatan se-Kabupaten Lampung Selatan pada September lalu.
Namun, di balik persaingan memperebutkan gelar juara, Bupati Cup 2026 menyimpan misi yang lebih besar, yakni menjaring bibit atlet potensial sekaligus membangun sistem pembinaan bola voli yang berkelanjutan di Lampung Selatan.
Turnamen ini menjadi ruang bagi para atlet dari berbagai kecamatan untuk menunjukkan kemampuan, menguji mental bertanding, serta membuka peluang menapaki jenjang kompetisi yang lebih tinggi.
Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Lampung Selatan, Muhammad Yusup, mengatakan hasil turnamen menjadi salah satu dasar untuk mengidentifikasi atlet-atlet potensial yang dapat dipersiapkan menghadapi kompetisi tingkat provinsi maupun ajang lainnya.
“Melalui turnamen ini, kami memiliki data atlet potensial yang muncul dari kecamatan. Mereka akan didata, dibina, dan dilatih secara berkelanjutan untuk dipersiapkan membawa nama Lampung Selatan pada ajang Porprov maupun kompetisi lainnya,” ujar Yusup.
Menurutnya, pembinaan olahraga tidak cukup berhenti pada penyelenggaraan kompetisi. Diperlukan proses berkesinambungan agar kemampuan atlet terus berkembang dan regenerasi pemain dapat berjalan dengan baik.
Karena itu, Dispora Lampung Selatan berupaya mendorong terbentuknya ekosistem bola voli yang terintegrasi, mulai dari desa, kecamatan, hingga kabupaten.
“Target akhirnya adalah terbentuknya ekosistem bola voli Lampung Selatan dari desa, kecamatan, hingga kabupaten, sekaligus memastikan adanya regenerasi atlet untuk masa mendatang,” kata Yusup.
Dalam klasemen akhir turnamen, Kecamatan Jati Agung menempati posisi pertama, disusul Kecamatan Palas sebagai juara kedua. Sementara itu, Kecamatan Sidomulyo meraih juara ketiga dan Kecamatan Bakauheni berada di posisi keempat.
Sebagai bentuk apresiasi atas perjuangan dan prestasi para peserta, panitia memberikan trofi serta uang pembinaan kepada empat tim terbaik.
Juara pertama memperoleh Rp10 juta, juara kedua Rp7,5 juta, juara ketiga Rp5 juta, dan juara keempat Rp3,5 juta.
Penghargaan tersebut diharapkan tidak hanya menjadi bentuk apresiasi atas hasil pertandingan, tetapi juga menjadi motivasi bagi para atlet untuk terus meningkatkan kemampuan dan menjaga konsistensi latihan.
Mewakili Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama, Sekretaris Daerah Kabupaten Lampung Selatan, Supriyanto, menyampaikan apresiasi kepada seluruh tim dan atlet yang telah berpartisipasi serta menunjukkan kemampuan terbaik sepanjang turnamen.
Apresiasi juga diberikan kepada panitia, wasit, perangkat pertandingan, pelatih, ofisial, serta seluruh pihak yang telah mendukung kelancaran penyelenggaraan Bupati Cup 2026.
Supriyanto berharap turnamen tersebut menjadi momentum bagi para atlet untuk terus berkembang, meningkatkan disiplin, dan memperkuat tekad dalam meraih prestasi melalui latihan yang konsisten.
“Teruslah berlatih, tingkatkan kemampuan, dan jangan pernah berhenti berusaha untuk meraih prestasi terbaik,” ujar Supriyanto.
Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan terus mendorong pengembangan olahraga sebagai bagian dari upaya membentuk generasi muda yang sehat, disiplin, dan berkarakter.
Melalui kompetisi yang terarah serta pembinaan yang berkelanjutan, potensi atlet di daerah diharapkan tidak hanya berhenti pada prestasi di tingkat kecamatan, tetapi mampu berkembang hingga bersaing di tingkat kabupaten, provinsi, bahkan nasional.
Bupati Cup 2026 pun menjadi salah satu langkah untuk memastikan bahwa di balik setiap pertandingan, terdapat peluang lahirnya atlet-atlet baru yang kelak membawa nama Lampung Selatan ke panggung prestasi yang lebih tinggi. (Jasmin)