Kabupaten Lampung Selatan bersiap menjadi pusat berkumpulnya para pecinta American Jeep dari berbagai penjuru Indonesia dalam Jambore Nasional (Jamnas) ke-XIV Persatuan Penggemar American Jeep Indonesia (PPAJI) 2026.
Mengusung tema “Spirit of Krakatoa”, kegiatan yang dijadwalkan berlangsung pada 16–18 Oktober 2026 ini bukan sekadar ajang silaturahmi komunitas otomotif. Jambore tersebut juga menjadi peluang untuk memperkenalkan destinasi wisata unggulan Lampung Selatan sekaligus membuka ruang pergerakan ekonomi bagi masyarakat setempat.
Hingga pertengahan Oktober, sebanyak 320 peserta telah mendaftarkan diri dari target 400 peserta. Mereka berasal dari sejumlah daerah, mulai dari Bontang, Kalimantan Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB), Medan, hingga Sulawesi.
Rencana penyelenggaraan kegiatan berskala nasional itu dibahas dalam audiensi Willys Lampung Community (WLC) bersama Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, di Lamban Rakyat Lampung Selatan, Rabu (14/10/2026).
Dalam pertemuan tersebut, Bupati Egi menyambut positif pelaksanaan Jamnas XIV PPAJI. Ia berharap kegiatan berjalan lancar dan mampu memberikan manfaat nyata, terutama dalam memperluas promosi pariwisata daerah.
“Kami menyambut baik kegiatan ini. Semoga seluruh rangkaian acara berjalan lancar dan sukses, serta memberikan dampak positif bagi promosi pariwisata dan perekonomian masyarakat Lampung Selatan,” ujar Egi.
Pembukaan jambore dijadwalkan berlangsung di Grand Elty Krakatoa, Lampung Selatan, pada Sabtu (17/10/2026), dan direncanakan dibuka langsung oleh Bupati Egi.
Salah satu agenda yang menjadi perhatian dalam jambore ini adalah rencana pawai kendaraan American Jeep yang melintasi sejumlah kawasan wisata di Lampung Selatan.
Melalui perjalanan tersebut, para peserta diharapkan tidak hanya menikmati kebersamaan dalam komunitas, tetapi juga mengenal secara langsung potensi alam dan destinasi wisata yang dimiliki kabupaten berjuluk Bumi Khagom Mufakat itu.
Pengalaman menyusuri kawasan wisata diharapkan dapat menjadi sarana promosi yang efektif. Para peserta berpeluang membagikan pengalaman mereka kepada komunitas dan masyarakat di daerah asal, sehingga jangkauan informasi mengenai pariwisata Lampung Selatan semakin luas.
Ketua Willys Lampung Community (WLC), Hendry Yuza, mengatakan persiapan kegiatan terus dilakukan untuk menyambut peserta dari berbagai wilayah Indonesia.
“Alhamdulillah, kami bisa diterima untuk melaporkan kegiatan ini. Saat ini sudah ada 320 peserta yang mendaftar dari target 400 peserta. Kami terus berupaya agar target tersebut dapat tercapai,” kata Hendry.
Ia menyebutkan, peserta dari Medan diperkirakan membawa sekitar 20 unit kendaraan. Kehadiran ratusan penggemar jeep beserta kendaraannya akan menambah semarak rangkaian kegiatan selama tiga hari tersebut.
Menurut Hendry, panitia ingin menjadikan jambore sebagai pengalaman yang lebih luas daripada sekadar pertemuan komunitas.
“Kami ingin para peserta tidak hanya mengikuti jambore, tetapi juga merasakan langsung potensi wisata Lampung Selatan. Melalui kegiatan ini, kami berharap pariwisata daerah semakin dikenal luas,” ujarnya.
Selain memperkuat jejaring antarkomunitas otomotif, Jamnas XIV PPAJI diharapkan turut membuka peluang ekonomi bagi masyarakat di sekitar lokasi kegiatan maupun kawasan yang dilalui peserta.
Kehadiran tamu dari berbagai daerah berpotensi meningkatkan aktivitas usaha, terutama bagi pelaku UMKM, penyedia kuliner, jasa transportasi, serta sektor pendukung pariwisata lainnya.
Meski demikian, manfaat tersebut diharapkan dapat terwujud melalui pengelolaan kegiatan yang baik dan keterlibatan masyarakat lokal dalam rangkaian acara.
Hendry menegaskan, kolaborasi antara komunitas, pemerintah daerah, dan berbagai pihak terkait menjadi bagian penting dalam menyukseskan jambore nasional tersebut.
Dengan persiapan yang terus berjalan, Jamnas XIV PPAJI 2026 diharapkan tidak hanya meninggalkan kesan bagi para penggemar American Jeep, tetapi juga memperkuat posisi Lampung Selatan sebagai daerah tujuan wisata yang layak dikenal lebih luas.
Melalui semangat “Spirit of Krakatoa”, deru mesin jeep diharapkan menjadi bagian dari cerita tentang keindahan wisata, keramahan masyarakat, dan peluang ekonomi yang tumbuh bersama di Lampung Selatan. (Jasmin)