Pelantikan Ikatan Motor Indonesia (IMI) Koordinator Wilayah Lampung Selatan bukan sekadar seremoni organisasi. Di balik pengukuhan kepengurusan baru itu, tersimpan ambisi besar menjadikan Lampung Selatan sebagai lumbung talenta otomotif yang mampu bersaing di level nasional hingga internasional.


Ketua Umum Pengprov IMI Provinsi Lampung, Handitya Narapati SZP, secara resmi melantik Agnatius Syahrizal sebagai Ketua IMI Korwil Lampung Selatan periode 2026-2028 di Pendopo Agung Rumah Dinas Bupati Lampung Selatan, Rabu (6/5/2026).


Momentum tersebut dihadiri Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama, unsur Forkopimda, kepala perangkat daerah, Ketua KONI Lampung Selatan, hingga ratusan pecinta otomotif dari berbagai komunitas roda dua dan roda empat.


Dalam sambutannya, Agnatius Syahrizal menegaskan komitmennya menjadikan IMI sebagai rumah besar bagi seluruh pecinta otomotif di Lampung Selatan. Di bawah kepemimpinannya, IMI akan menaungi berbagai cabang balap mulai dari road race, grasstrack, hingga drag race.


Menurutnya, organisasi otomotif tidak hanya berbicara soal kompetisi dan prestasi, tetapi juga mampu menjadi penggerak sektor pariwisata dan ekonomi masyarakat melalui penyelenggaraan event-event otomotif berskala besar.


“Selain prestasi, kami ingin IMI menjadi motor promosi pariwisata dan mendorong peningkatan ekonomi masyarakat lewat event-event otomotif,” ujar Agnatius.


Sementara itu, Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, menegaskan bahwa dunia otomotif bukan sekadar tentang kecepatan dan mesin. Lebih dari itu, otomotif dinilai menjadi ruang pembentukan karakter, disiplin, keberanian mengambil keputusan, hingga pengembangan mental kompetitif generasi muda.


Egi bahkan memberikan tantangan terbuka kepada IMI Lampung Selatan untuk mampu melahirkan pembalap-pembalap berkelas nasional hingga internasional. Ia menilai IMI harus bertransformasi menjadi ekosistem strategis yang mampu bersinergi dengan pemerintah dalam pengembangan sport tourism dan ekonomi kreatif daerah.


“IMI harus jadi motor penggerak lahirnya talenta otomotif nasional bahkan internasional. Ini bukan sekadar komunitas, tapi ruang kolaborasi untuk membangun ekonomi kreatif daerah,” tegas Egi.


Sebagai langkah konkret, Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan akan menggelar ajang bergengsi Indonesian Drift Series (IDS) pada 23-24 Mei 2026. Event tersebut menjadi yang pertama kali digelar di Pulau Sumatra dan diproyeksikan menghadirkan sejumlah figur publik nasional.


Nama-nama seperti Revy Vamella, Wendy Walters, Harris Virza, hingga Hassan Alaydrus dijadwalkan hadir. Selain itu, rencana kehadiran Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan dan Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir turut menambah gaung ajang tersebut.


Tak berhenti di situ, Egi juga menginstruksikan pengaktifan kembali sirkuit-sirkuit di Lampung Selatan guna mendukung pembinaan atlet otomotif, khususnya pada cabang grasstrack dan drag motor.


Ia bahkan menyiapkan program pencarian talenta muda berbakat yang nantinya akan diberi kesempatan tampil pada ajang nasional di Yogyakarta dan Bali.


“Nanti kita seleksi talenta muda untuk ikut lomba di Jogja dan Bali. Kita ingin anak-anak Lampung Selatan tampil dan membuktikan bahwa daerah ini berkelas,” ujarnya.


Menutup arahannya, Egi mengajak seluruh elemen, khususnya IMI dan komunitas otomotif, untuk bergerak secara kolaboratif membangun daerah.


“Kalau bergerak sendiri-sendiri, kita lambat. Tapi kalau bersama, Lampung Selatan akan melesat. Bismillah, BISA,” kata Egi. (Jasmin)