Semangat gotong royong yang tumbuh di tengah masyarakat Desa Suak, Kecamatan Sidomulyo, membuktikan bahwa perubahan besar dapat dimulai dari langkah sederhana yang dilakukan bersama. Melalui implementasi Program HELAU (Hijau, Elok, Lestari, Aman, dan Unggul), wajah desa kini tampil lebih bersih, tertata, aman, dan nyaman, sekaligus menjadi contoh nyata pembangunan berbasis partisipasi masyarakat.


Transformasi tersebut mendapat apresiasi langsung dari Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, saat meninjau pelaksanaan Gerakan Desa HELAU di Desa Suak, Rabu (29/7/2026).


Dalam kunjungan itu, Bupati Egi didampingi Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan Tri Umaryani, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Erdiyansyah, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Hendry Kurniawan, Camat Sidomulyo Fran Sinatra Adung, serta jajaran perangkat daerah terkait.


Bagi Bupati Egi, perubahan yang tampak di Desa Suak menjadi bukti bahwa pembangunan akan memberikan hasil nyata ketika pemerintah desa dan masyarakat bergerak bersama dalam semangat gotong royong. Menurutnya, keberhasilan sebuah desa tidak hanya diukur dari pembangunan fisik, tetapi juga dari tumbuhnya kesadaran kolektif masyarakat untuk menjaga lingkungan dan memperkuat kebersamaan.


Berbagai inovasi pun lahir dari tangan-tangan kreatif warga. Mulai dari pemilahan sampah organik dan nonorganik, pembangunan pos keamanan lingkungan, pemasangan penjor yang dihiasi lampu-lampu, hingga penataan jalan desa lengkap dengan marka jalan, seluruhnya dikerjakan secara bersama-sama.


Tak hanya itu, perhatian Bupati Egi juga tertuju pada tempat sampah berbahan anyaman bambu hasil karya masyarakat. Inovasi sederhana tersebut dinilai mampu memadukan fungsi pengelolaan sampah dengan nilai estetika, sekaligus menunjukkan bahwa potensi lokal dapat menjadi solusi dalam membangun desa yang lebih ramah lingkungan.


Menurut Bupati Egi, Gerakan Desa HELAU bukan sekadar mempercantik wajah desa, tetapi juga menjadi simbol kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dalam menciptakan pembangunan yang berkelanjutan dari tingkat paling dasar.


"Saya mengapresiasi semangat masyarakat Desa Suak yang telah bersama-sama membangun desa melalui Gerakan Desa HELAU. Keindahan, kebersihan, keamanan, dan kenyamanan lingkungan ini harus terus dijaga agar Desa Suak semakin mandiri dan dapat menjadi inspirasi bagi desa-desa lainnya di Lampung Selatan," ujar Bupati Egi.


Bupati Egi juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus mempertahankan budaya gotong royong sebagai modal sosial utama dalam membangun desa yang maju, mandiri, dan berdaya saing. Menurutnya, keberhasilan pembangunan tidak hanya bergantung pada program pemerintah, tetapi juga pada keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat dalam menjaga dan mengembangkan lingkungan tempat mereka tinggal.


Di sisi lain, masyarakat Desa Suak mengaku telah merasakan manfaat nyata dari Gerakan Desa HELAU. Lingkungan yang kini lebih bersih, rapi, dan nyaman menghadirkan kualitas hidup yang lebih baik. Tak hanya itu, program tersebut juga mempererat hubungan antarwarga, meningkatkan kepedulian terhadap kebersihan, menghidupkan kembali budaya gotong royong, serta memunculkan berbagai inovasi berbasis potensi lokal yang mendukung pembangunan desa secara berkelanjutan.


Keberhasilan Desa Suak menjadi cerminan bahwa Program HELAU bukan sekadar gerakan kebersihan, melainkan sebuah gerakan sosial yang mampu membangun karakter masyarakat, memperkuat solidaritas, dan menciptakan desa yang semakin hijau, elok, lestari, aman, serta unggul. Dengan semangat kebersamaan yang terus dijaga, Desa Suak kini menjelma menjadi inspirasi bagi desa-desa lain dalam mewujudkan pembangunan yang dimulai dari lingkungan dan digerakkan oleh masyarakatnya sendiri. (Jasmin)