Pembangunan yang tepat sasaran tidak hanya ditentukan oleh besarnya anggaran atau banyaknya program yang dijalankan, tetapi juga bertumpu pada kualitas data yang menjadi dasar setiap kebijakan. Kesadaran inilah yang mendorong DPRD Kabupaten Lampung Selatan memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 sebagai pijakan dalam merancang pembangunan yang lebih efektif dan berkelanjutan.


Komitmen tersebut ditunjukkan melalui audiensi Tim Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Lampung Selatan dengan Ketua DPRD Lampung Selatan, Erma Yusneli, di ruang kerja Ketua DPRD, Rabu (8/7/2026). Pertemuan itu menjadi bagian dari agenda Sosialisasi Sensus Ekonomi 2026 sekaligus Pendataan Tokoh dan Pejabat Daerah guna memperkuat sinergi antara BPS dan pemerintah daerah dalam menyukseskan pelaksanaan sensus ekonomi secara nasional.


Tim BPS Kabupaten Lampung Selatan dipimpin Ketua Tim Pelaksana Sensus Ekonomi 2026, Rudy Ramadhani Syoer, S.Si., M.M., didampingi Ketua Tim Manajemen Lapangan Nyoman Nastra, S.E., Ketua Tim Sekretariat Joni Sampurno, S.M., serta Diza Potenza, S.ST. dari Tim Humas BPS Kabupaten Lampung Selatan.


Dalam kesempatan tersebut, Tim BPS memaparkan berbagai tahapan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 beserta tujuan strategisnya, yakni menghasilkan data yang lengkap, akurat, dan mutakhir mengenai seluruh aktivitas ekonomi di Kabupaten Lampung Selatan.


Data hasil sensus nantinya akan menjadi landasan penting bagi pemerintah dalam merumuskan kebijakan pembangunan, memperkuat iklim investasi, mendorong pertumbuhan sektor usaha, hingga meningkatkan kesejahteraan masyarakat.


Ketua DPRD Lampung Selatan, Erma Yusneli, menyambut positif pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026. Menurutnya, pembangunan yang berkualitas harus diawali dengan data yang valid sehingga setiap kebijakan benar-benar mampu menjawab kebutuhan masyarakat.


Ia menegaskan, keberhasilan sensus tidak hanya menjadi tanggung jawab BPS, tetapi membutuhkan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah daerah, DPRD, pelaku usaha hingga masyarakat.


"Kami mendukung penuh pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026. Semoga seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar dan menghasilkan data yang akurat sebagai dasar penyusunan kebijakan pembangunan yang benar-benar sesuai dengan kondisi riil di masyarakat," ujar Erma.


Erma juga mengajak seluruh pelaku usaha, lembaga, dan masyarakat di Kabupaten Lampung Selatan untuk memberikan informasi yang benar dan lengkap kepada petugas sensus. Menurutnya, partisipasi aktif masyarakat menjadi faktor utama dalam menghasilkan potret ekonomi daerah yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan.


Audiensi berlangsung dalam suasana hangat dan penuh semangat kolaborasi. Pertemuan tersebut menjadi momentum memperkuat sinergi antara BPS dan DPRD dalam mendukung terselenggaranya Sensus Ekonomi 2026 secara optimal.


Melalui dukungan seluruh elemen daerah, diharapkan data yang dihasilkan tidak hanya menjadi dokumen statistik semata, tetapi menjadi fondasi kuat bagi penyusunan kebijakan pembangunan yang lebih terukur, tepat sasaran, dan mampu mempercepat pertumbuhan ekonomi serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Lampung Selatan. (Jasmin)