Semangat kebersamaan dan kecintaan terhadap warisan leluhur mewarnai peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-98 Desa Totoharjo, Kecamatan Bakauheni, yang dirangkaikan dengan peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah, Selasa (16/6/2026).
Perayaan yang berlangsung meriah tersebut dipadati masyarakat dari berbagai kalangan. Momentum hari jadi desa yang bertepatan dengan pergantian tahun baru Islam itu menjadi ajang mempererat silaturahmi sekaligus ungkapan rasa syukur atas perjalanan panjang Desa Totoharjo yang kini memasuki usia hampir satu abad.
Dalam kesempatan itu, Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, menyampaikan apresiasi kepada masyarakat Desa Totoharjo yang dinilainya mampu menjaga nilai-nilai sejarah, budaya, serta semangat kebersamaan yang diwariskan para pendahulu.
Menurut Bupati Egi, keberagaman budaya, kekayaan alam, serta kuatnya nilai historis yang dimiliki masyarakat menjadi modal penting dalam mendukung pembangunan daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Saya melihat masyarakat Totoharjo sangat menghormati sejarah dan budaya yang dimiliki. Ini merupakan potensi besar yang apabila dikelola dan dimanfaatkan dengan baik akan memberikan dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat,” ujar Egi.
Bupati termuda di Lampung itu menilai Desa Totoharjo memiliki peluang besar untuk berkembang menjadi destinasi wisata berbasis sejarah dan budaya. Keberadaan museum serta berbagai jejak historis yang dimiliki desa tersebut dinilai mampu menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan.
“Potensinya sudah ada, termasuk keberadaan museum dan nilai-nilai sejarah yang dimiliki desa ini. Tinggal bagaimana kita bersama-sama menjaga kebersihan, keindahan, dan semangat gotong royong untuk mengembangkannya,” katanya.
Ia berharap pengembangan sektor pariwisata berbasis sejarah dan budaya dapat menjadi sumber pertumbuhan ekonomi baru bagi masyarakat setempat, sekaligus menjadi sarana pelestarian warisan leluhur agar tetap dikenal oleh generasi mendatang.
Pada kesempatan itu, Bupati Egi juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga persatuan dan memperkuat semangat kebersamaan dalam mendukung berbagai program pembangunan daerah.
Dengan kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat, ia optimistis Kabupaten Lampung Selatan akan terus berkembang menjadi daerah yang maju, sejahtera, dan semakin Helau.
Perayaan HUT ke-98 Desa Totoharjo pun menjadi lebih dari sekadar seremoni tahunan. Momentum tersebut menjadi peneguh identitas desa, ruang pelestarian budaya, sekaligus simbol optimisme masyarakat dalam menyongsong masa depan yang lebih baik dengan tetap berakar pada sejarah dan nilai-nilai yang telah diwariskan dari generasi ke generasi. (Jasmin)