Penguatan kapasitas perempuan menjadi salah satu perhatian Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Lampung Selatan. Tidak hanya memperkuat organisasi, DWP mendorong anggotanya memiliki kemampuan komunikasi yang semakin baik untuk mendukung peran di keluarga, lingkungan kerja hingga masyarakat.
Upaya tersebut diwujudkan melalui Seminar Peningkatan Keterampilan Public Speaking yang digelar bersamaan dengan pengukuhan pengurus Unsur Pelaksana Sekretariat, Badan, Dinas dan Kecamatan se-Kabupaten Lampung Selatan masa bakti 2024-2029.
Kegiatan berlangsung di Aula Krakatau, Rabu (23/9/2026), dan diikuti sekitar 210 peserta.
Sekretaris Daerah Kabupaten Lampung Selatan, Supriyanto, mengatakan kemampuan berkomunikasi merupakan salah satu bekal penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, khususnya perempuan yang memiliki peran di berbagai lingkungan.
“Pengetahuan bagaimana ibu bisa berkomunikasi dengan baik, ini menjadi penting. Inilah pendidikan dalam rangka peningkatan kualitas sumber daya manusia yang ada,” kata Supriyanto.
Menurutnya, anggota DWP memiliki peran yang lebih luas daripada sekadar mendampingi suami yang berstatus ASN. Perempuan juga memiliki peran strategis dalam keluarga maupun kehidupan bermasyarakat.
Karena itu, kemampuan menyampaikan gagasan dengan baik menjadi bagian penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
“Unggul ini salah satunya bagaimana meningkatkan kualitas sumber daya manusia, khususnya di bidang pendidikan pada ibu-ibu,” ujarnya.
Penasihat DWP Lampung Selatan, Rheny Apriyani, menambahkan bahwa public speaking bukan hanya persoalan keberanian tampil di depan orang banyak.
Menurutnya, kemampuan tersebut juga mencakup bagaimana seseorang menyampaikan pesan secara tepat sehingga dapat dipahami dan memberikan dampak positif.
“Public speaking bukan sekadar kemampuan berbicara panjang atau tampil percaya diri. Yang lebih penting adalah bagaimana pesan yang disampaikan dapat dipahami, diterima, dan memberi dampak positif bagi orang lain,” kata Rheny.
Ia berharap keterampilan yang diperoleh dapat diterapkan dalam aktivitas sehari-hari, mulai dari menyampaikan gagasan secara terstruktur, membangun kepercayaan diri, mendengarkan hingga menyesuaikan cara berkomunikasi dengan situasi dan lawan bicara.
“Perempuan yang tergabung dalam Dharma Wanita Persatuan bukan hanya mampu mendampingi, tetapi juga mampu memberi, mampu berbicara, mampu berkarya dan mampu memberikan manfaat bagi sesama,” tuturnya.
Ketua DWP Lampung Selatan, Ratna Yanuana, menjelaskan pengukuhan pengurus unsur pelaksana baru dapat dilakukan setelah penataan organisasi perangkat daerah selesai dan kepengurusan di lingkungan sekretariat, badan, dinas serta kecamatan telah lengkap.
Selain pengukuhan dan seminar, kegiatan juga dirangkai dengan bakti sosial berupa pemberian 35 paket sembako kepada petugas kebersihan kantor.
Rangkaian kegiatan tersebut menegaskan upaya DWP Lampung Selatan untuk memperkuat organisasi sekaligus meningkatkan kapasitas perempuan agar semakin mampu berkomunikasi, berkarya dan memberikan manfaat bagi lingkungan. (Jasmin)